PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
40. Prahara Rumah Tangga (Season 3)


__ADS_3

Cup..


Dengan lembut Lexa mengecup kening Garvin. "Mimpi indah sayang." Lirih Lexa pelan. Tubuhnya membungkuk. Jemarinya dengan sayang mengusap pipi putranya.


Lexa baru saja berhasil menidurkan Garvin. Sedari tadi putranya ini terus menempel, tidak ingin ditidurkan. Ada sebuah rasa janggal di hatinya ketika pernyataan putranya tadi.


Kejadian tadi..


"Mommy crying because of Daddy?" Tanya Garvin sambil menatap wajah Mommy-nya. Kedua tangan mungilnya dengan sayang menangkup paras ayu Mommy-nya.


Lexa seketika membulatkan kedua bola matanya ketika mendengar pertanyaan itu. Lexa sontak menggeleng kuat. "Tidak kak. Mommy tidak menangis karena Daddy. Mommy baik-baik saja. Mommy menangis karena film kesayangan Mommy harus berakhir sad ending." Jawab Lexa berbohong.


Garvin mengangguk percaya. Kedua tangan mungilnya memeluk erat tubuh Mommy-nya. "Garvin will accompany Mommy here so that Mommy is not alone." Bisik Garvin lembut. Kepalanya ia sandarkan di dada milik Mommy-nya.


Ceklek..


Pintu kamar terbuka. Lexa reflek berbalik dan menatap tubuh tegap yang sedari ia tunggu kepulangannya. "Kenapa kamu pulang terlambat El?" Tanya Lexa to the poin.


Dengan santainya Elden melangkah masuk dan melepas beberapa kancing kemeja yang ia pakai. "Aku ada rapat tadi sayang." Jawab Elden berbohong. Dilepasnya kemeja yang ia pakai. Lalu Elden berjalan masuk ke dalam kamar mandi.


Melihat tingkah Elden yang tidak seperti biasanya membuat Lexa heran. Dengan rasa gemas, Lexa memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamar mandi.


Mendengar pintu kamar mandi terbuka, membuat Elden menoleh. "Apa yang kamu lakukan sayang?"

__ADS_1


Sebuah senyuman tersungging di bibir Lexa. Tanpa ragu Lexa melepas pakaian yang ia pakai hingga kini Elden dan Lexa sama-sama telanjang.


"Boleh aku bergabung?" Tanya Lexa dengan nada suara menggoda.


"Tentu saja boleh sayang." Jawab Elden kemudian keduanya saling berpelukan erat.


"Kamu kemana saja El?" Tanya Lexa. Jemarinya mulai mengusap seduktif dada bidang suaminya.


Kedua mata Elden sesekali terpejam, merasakan sentuhan lembut istrinya. "Aku tadi ada rapat sayang. Maaf aku tidak bisa menghubungi kamu." Ujar Elden. Kedua tangan kekar milikinya memeluk pinggang Lexa.


"Oh benarkah?" Tanpa ragu Lexa memegang milik Elden. "Aku tidak percaya itu El. Apa kamu asik bermain dengan wanita lain?" Dengan seringai tipisnya Lexa menatap menantang wajah suaminya.


Elden menggeleng. Kepalanya mendongak menikmati sensasi hangat di daerah privasinya. "Aku tidakhh.. sayang, jangan terlalu kuat!" Protes Elden.


Setelah mengatakan hal itu Lexa langsung berlalu pergi meninggalkan Elden sendiri. "Sayang, bantu aku!" Rutuk Elden ketika melihat adik kecilnya berdiri tegak. "Sial! Aku harus menuntaskannya sendiri." Omelnya.


***


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘

__ADS_1


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari

__ADS_1


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊


__ADS_2