
" Vi kita makan,yu .. ?? " ( Fani ) ia berdiri di depan sebrang meja.
Silvi pun mendongak kan wajah nya,ia tersenyum.
" ayo,mau makan dimana .. ?? " ( Silvi ) sambil tangan nya,menutup leptop.
" dimana ,ya .. ?? " ( Fani ) sambil mengetuk ngetuk dagu nya.
" kamu mau nya dimana .. ?? " ( Fani ) ia berbalik bertanya.
" aku bingung,tapi aku pingin yg pedes pedes .. ?? " ( Silvi )
" iya udah kita ke resto depan aja .. ?? " ( Fani )
" boleh .. ?? " ( Silvi ) sambil beranjak,dari kursi nya.
" iya udah ayo .. ?? " ( Fani )
mereka pun berjalan,tangan Fani menggandeng tangan Silvi,mereka pun menuju lip.
di saat lip terbuka,ada pemandangan yg kurang mengenakan,Silvi dan Fani pun mematung,kalaw Fani canggung,karena harus satu lip dengan CEO,sedang kan Silvi ia malas,harus satu ruangan dengan Angga,apalagi itu ada Seli.
" kenapa kalian,malah bengong,cepet masuk .. ?? " ( Angga ) dengan tegas.
" ga pa,makasih,bapa duluan aja.. ?? " ( silvi )
" iya,udah sayang ,kalaw dia ga mau jangan di paksa,lagian mereka kan ga level,sama kamu,mereka cuman bawahan kamu .. ?? " ( Seli ) sambil menatap sinis ke arah,Silvi.
" apa yg di ucap kan nona,ada benar nya,pa .. ?? " ( Silvi )
" jadi silah kan,duluan .. ?? " ( Silvi ) sambil tersenyum.
" saya ga Nerima,bantahan .. ?? " ( Angga ) dengan tegas.
" kalaw,kalian ga masuk sekarang,siap siap aja,saya akan memecat kalian .. ?? " ( Angga ) dengan tatapan tajam.
" iya udah Vi,ayo.. ?? " ( Fani ) ia menoel Noel lengan Silvi.
" aku baru beberapa Minggu kerja di sini,masa iya aku harus di pecat .. ?? " ( Fani ) ia menatap memohon.
Silvi yg melihat itu,ia menghela napas panjang,mau tidak mau ia pun masuk,ia berada di depan Angga,dan Seli.
karena ia malas,untuk melihat Angga dan Seli.
di saat mereka turun ke satu lantay,ada karyawan yg mau masuk,tapi mereka urung kan,karena mereka melihat ada CEO,di dalam lip.
tapi Angga dengan tegas menyuruh karyawan untuk masuk,otomatis Silvi pun mundur,dan sejajar dengan Angga dan Seli,Silvi berada di samping Angga.
Angga menggenggam tangan Silvi.
Silvi pun berusaha untuk melepas kan nya,tapi Angga menggenggam dengan sangat kuat,sehingga Silvi tidak bisa melepas kan nya.
sedang kan lengan satu lagi,sela sedang bergelayut manja.
tak berselang lama,mereka pun sampai ke lobi.
Angga melepas kan genggaman nya,Silvi kembali menghela napas nya,dan berjalan terlebih dahulu,tanpa menoleh ke arah Angga.
ia menarik tangan Fani,menuju luar,karena pikiran nya sedang kacaw,Silvi menyebrang jalan tanpa menoleh ke kanan ke kiri Al hasil ia tertabrak,sedang kan Fani posisi nya di belakang Silvi,genggaman tangan nya pun terlepas.
" Silvi ... ?? " ( Fani ) ia berteriak,membuat orang yg berada di sana,menoleh.
termasuk Angga,ia melihat Silvi sudah tak sadar kan diri,dan berlumuran darah,di bahu jalan.
Angga pun tanpa basa basi,ia pun berlari menuju Silvi.
__ADS_1
" awas .. ?? " ( Angga ) ia berteriak,karena orang orang di sana sedang melihat Silvi.
Angga melihat,istri nya terluka parah,hati nya sangat sakit,tiba tiba air mata nya jatuh begitu saja.
" Vi .. bangun .. ?? " ( Angga ) ia menepuk nepuk pipi Silvi,tapi Silvi tidak merespon.
" Vi ,buka mata nya .. ?? " ( Angga ) ia menatap Silvi.
orang orang yg berada di sana bingung,kenapa bos nya menangis,dan ada hubungan apa,antara Silvi dan Angga .
" Vi aku mohon,bangun .. ?? " ( Angga )
" kalian jangan bengong aja,cepat panggil kan ambulan .. ?? " ( Angga ) ia berteriak.
Seketaris nya Angga pun memanggil ambulan.
sedang kan Seli melihat,Angga sebegitu nya menangis,ia merasa kesal,ia berharap dalam hati nya,kalaw Silvi tidak tertolong.
tak berselang lama,ambulan pun datang.
Angga sendiri yg memindah kan tubuh Silvi ke bangkar,dan ia juga masuk ke mobil ambulan.
" Vi,kamu harus kuat ya,aku mohon .. ?? "( Angga ) ia mengecup ngecup punggung tangan Silvi.
" kamu harus ,kuat dan bertahan demi aku .. ?? " ( Angga ) ambil tangan nya,menggenggam tangan Silvi dengan erat.
tak berselang lama mobil ambulan pun sampai ke rumah sakit.
Silvi langsung masuk ke UGD,sedang kan Angga menunggu di luar,ia mondar mandir di depan ruangan UGD,hati nya gelisah.
tak berselang lama,asisten pribadi nya,datang sambil membawakan Angga baju,karena kemeja Angga dan jas nya pun terkena darah Silvi.
" pa,sebaik nya bapa ganti baju dulu .. ?? " ( asisten )
" insyaallah,ibu baik baik aja pa .. ?? " ( asisten ).
" ibu orang nya kuat pa .. ?? " ( asisten ) sambil mengelus elus punggung Angga.
" sekarang bapa ganti baju dulu ya .. ?? " ( asisten ) dengan lembut.
Angga pun mentap asisten nya,sedang kan asisten nya tersenyum.
" kalaw bapa udah ganti baju,bapa kan bisa menunggu ibu,dengan keadaan baju yg bersih,tidak bau amis .. ?? " ( asisten )
Angga pun mencerna ucapan asisten nya,ada benar nya juga,ia pun mengambil paperbage yg berisi baju nya,dan menuju toilet,tapi sebelum ia bangkit,ia berbicara terlebih dahulu dengan asisten nya.
" kalaw,ada apa apa segera hubungi aku .. ?? " ( Angga )
" baik pak .. ?? " ( asisten) sambil mengangguk kan kepala nya.
Angga pun berlalu menuju ke toilet,dengan tergesa gesa.
sedang kan Fitri,ia menghubungi Anita untuk memberitahu kalaw Silvi kecelakaan.
Fitri di beritahu oleh atassan nya .
" jadi gimana nih,nit .. ?? " ( Fitri )
" paling aku sore aja nit,ke rumah sakit nya,nunggu dulu mas Hendra .. ?? " ( Anita )
" tapi kan lama nit .. ?? " ( Fitri )
" aku ga bisa ke luar,nit .. ?? " ( Anita )
" mas Hendra,ga akan ngijinin aku untuk pergi sendiri .. ?? " ( Anita )
__ADS_1
" kalaw kamu,mau duluan,duluan aja .. ?? " ( Anita )
" nanti aku nyusul.. ?? " ( Anita ).
" iya udah deh,aku sore juga nit,nunggu mas Doni . ?? " ( Fitri ).
" iya udah kalaw begitu,kita ketemu di rumah sakit aja ya fit .. ?? " ( Anita )
" baik kalaw begitu .. ?? " ( Fitri )
" iya sudah,aku tutup ya,karena anak aku nangis .. ?? " ( Anita )
" iya udah, assalamualaikum .. ?? " ( Fitri )
" waallaikumsallam .. ?? " ( Anita )
mereka memutus kan untuk menjenguk Silvi,nanti sore saja.
sedang kan di rumah sakit,Angga sedang menunghu di kursi,sambil sesekali menatap pintu UGD.
" insyaallah,pa ibu kuat .. ?? " ( asisten ) ia terus menyemangati bos nya.
tak berselang lama,pintu UGD pun terbuka,dan terlihat,dokter ke luar.
Angga pun berdiri,dan menemui dokter tersebut.
" Giman dok,keadaan istri saya .. ?? " ( Angga )
dokter pun tersenyum,dan mengajak Angga ke ruang Ngan nya.
dokter pun menyuruh Angga,untuk duduk.
" Giman dok,keadaan istri saya .. ?? " ( Angga )
" istri anda baik baik saja,tuan .. ?? " ( dokter ) sambil tersenyum.
Angga pun menghela napas panjang nya,karena ia mendengar istri nya baik baik saja.
" memang,istri anda kekurangan darah,tapi allhamdullilah,ada stok darah di rumah sakit ini ." ( dokter )
" allhamdullilah dok .. ?? " ( Angga ).
" udah menyelamat kan istri saya .. ?? " ( Angga )
"ini semua ke hendak Allah,tuan ." ( dokter )
" dan juga istri tuan,sangat kuat,apalagi janin yg ada di dalam kandungan istri anda sangat kuat, .. ?? " ( dokter )
angga melotot kan mata nya,atas ucapan dokter.
" maksud dokter,istri saya lagi hamil .. ?? " ( Angga ) ia bertanya kepada dokter,dan meyakin kan dugaan nya.
" iya tuan,memang anda belum tau .. ?? " ( dokter )
Angga menggeleng geleng Ken kepala nya,dokter pun tersenyum.
" kalaw begitu,selamat ya tuan,sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ayah .. ?? " ( dokter )
" makasih dok .. ?? " ( Angga) ia tersenyum senang.
" lebih lanjut nya,nanti di periksa oleh dokter kandungan ya pa .. ?? " ( dokter )
" baik dok,kalaw begitu,saya permisi,.. ?? " ( Angga )
dokter pun mengangguk kan kepala nya,sedang kan Angga ia sedang berlalu ke luar.
__ADS_1