
tak terasa rumah tangga Hendra sudah mau memasuki 2 bulan,Anita dan Hendra benar benar menjalani rumah tangga,benih benih cinta sudah tumbuh di hati masing masing,tapi tak ada satu pun yg berani mengatakan cinta,baik Anita maupun hendra.
Hendra sudah sangat tergantung kepada Anita,karena Anita melayani Hendra dengan tulus,mulai dari menyiap kan pakaian nya,dan segala kebutuhan Hendra,lidah nya pun sudah terbiasa dengan masak kan Anita,bahkan ia sering meminta Anita untuk mengantar kan makan siang nya.
gimana kabar nya Sisil,ia selalu berusaha untuk menemui Hendra,tp ia juga selalu gagal karena papih benar benar menjaga ketat Hendra,tp Sisil ga pernah menyerah,ia selalu berusaha sampay detik ini.
sedangkan Angga sifat nya sekarang dingin,bahkan ia tak segan memarahi karyawan nya,yg melakukan ke salahan,sedangkan rumah tangga nya,sudah hancur,karena ia menceray kan fera ,semenjak Fera mempermalukan Anita,ia benar benar murka,karena Fera,ia harus kehilang ngan,orang yg sangat ia cintai,bahkan sampai detik ini,hati nya masih di penuhi dengan nama Anita,rumah nya pun masih banyak fto Anita,bahkan ruang kerja nya pun,ada fto Anita.
" sayang apa kabar . ?? " ( Angga ) sambil mengusap usap bingkai fto Anita.
" kamu tau,aku sangat merindukan kamu,anday waktu bisa berputar,mungkin aku akan kembali ke masa itu,aku akan setia sama kamu sayang . ?? " ( Angga )
" hati ini masih terukir nama kamu .. ?? " ( Angga ) sambil menunduk kan wajah nya,air mata nya terus mengalir.
Angga memang tegas,kalaw berhadap pan dengan karyawan nya,dan saing Ngan bisnis nya,tp kalaw menyangkut hati nya,ia begitu rapuh.
Angga pun bangkit,dan berlalu ke kamar mandi,ia mencuci muka nya,biar lebih fres.
karena sebentar lagi,ia akan ada miting,dengan para pemegang saham,walupun perusahaan nya,tidak sebesar kelurga Hendra,tpi perusahaan nya cukup besar,dan perusahaan Angga pun mempunyai 3 cabang.
pintu ruang Ngan nya ada yg mengetuk.
" masuk .. ?? " ( Angga ) ia berteriak.
pintu pun terbuka,dan menampak kan seorang perempuan yg seksi dan menor.
" pa 5 menit lagi,miting segera di mualai .. ?? " ( seketaris )
" ehmptzz .. ?? " ( Angga ) tidak menoleh sedikit pun.
" kalaw gitu saya permisi .. ?? " ( seketaris ) sambil menghentak kan kaki nya,karena ia kesal,Hendra tidak melirik nya sedikit pun,padahal ia sudah dan dan semak simak mungkin,di saat ia akan memegang kenop pintu,Angga mencegah nya.
" tunggu .. ?? " ( Angga )
seketaris nya pun bahagia,karena ia berfikir Angga akan mengomentari penampilan nya,yg mempesona,dan ia pun berjalan ke arah Angga,dengan gaya jalan nya berlenggak lenggok,ia begitu girang karena Angga memperhatikan nya.
" ada apa pa .. ?? " ( seketaris ) sambil membungkuk kan badan nya,supaya dada nya terlihat,karena memakai kemeja,yg begitu ketat,dan kancing nya iya buka 2.
" kamu ga punya baju ya di rumah .. ?? " ( Angga ) menatap dengan sinis.
seketaris nya melotot,karena mendengar ucap pan angga.
__ADS_1
" maksud nya pa .. ?? " ( seketaris )
" baju kamu itu,udah kesempit Tan,masih aja di pake,emang kurang apa gajih dari saya,sehingga kamu ga bisa beli baju .. ?? " ( Angga )
seketaris nya,benar benar kaget dengan ucap pan bos nya.
" cukup pa .. ?? " ( seketaris )
" kenapa kalau cukup,kamu ga beli baju yg lebih sopan,di sini tempat kerja,bukan untuk mengumbar umbar lekuk tubuh .. ?? " ( Angga )
" kalaw besok saya melihat kamu masih memakay baju seperti itu,saya harap kamu mengundur kan diri,ke bagian HRD. " ( Angga )
ia pun berjalan ke luar,dan ia menoleh kembali ke arah seketaris nya,yg masih diam di tempat.
" dan satu lagi,saya ga suka gaya kamu,dandan lah sewajar nya,jangan semua di pake,kaya mau konser aja .. ?? " ( Angga ) ia melanjut kan langkah kaki nya,untuk ke ruang miting.
seketaris nya benar benar merasa kesal dan malu,di kirain Angga akan menyukai nya ternyata 0 besar,ia pun menghentak kan kaki nya,dan berjalan menuju ruang miting,ia pun mampir dulu ke meja kerja nya,untuk mengambil berkas.
Angga pun masuk ke ruang miting,di sana sudah banyak para pemegang saham,cuman Angga memperhatikan seseorang,ia memincing kan mata nya,ia kaya pernah lihat,to dimana,ia pun duduk di kursi kebesar ran nya.
dan miting pun di mulay,hampir memakan 2 jam mereka membahas pekerjaan,akhir nya miting pun selesay.
para pemegang saham pun,satu persatu keluar dari ruang Ngan,sedang kan orang yg Angga pernah bertemu,ia terakhir ke luar,di saat ia akan beranjak dari kursi nya,Angga mencegah nya.
" iya ada apa .. ?? " ( Hendra )
ternyata orang yg d kenal oleh Angga itu Hendra,karena Hendra mempunyai saham,di perusahaan Angga,biasa nya yg menghadiri rapat itu orang kepercayaan Hendra,cuman orang tersebut sedang berhalang Ngan hadir,jadi mau tak mau,Hendra turun tangan .
" maaf sebelum nya,apa anda suami nyaAnita .. ?? " ( Angga ) sambil duduk di sebelah hendra.
Hendra memicing kan mata nya.
" iya,emang kenapa ya .. ?? " ( Hendra ) sambil menatap Angga,ia merasa pernah bertemu dengan Angga.
" gimana kabar nya .. ?? " ( Angga ) tatap pan nya sendu.
" ngapain kamu nanya nanya istri saya .. ?? " ( Hendra ) ia menaik kan nada bicara nya satu oktaf,karena ia marah,ada yg menanyakan kabar istri nya.
" saya hanya bertanya .. ?? " ( Angga ) tatap pan nya,kosong ke depan.
" emang kamu siapa nya istri saya .. ?? " ( Hendra ) ia menatap tajam Angga,sedang kan Angga menampil kan senyum man nya.
__ADS_1
" masa kamu lupa,padahal kita pernah bertemu,dan kamu menjadi pahlawan ke siang Ngan untuk Anita " ( Angga ) ia menatap lagi ke depan.
sedang kan hendra,ia mengingat ingat ucap pan Angga,dan ia pun teringat.
" kamu manta nya Anita .. ?? " ( Hendra ) sambil menunjuk ke wajah nya Angga.
Angga pun menoleh.
" iya saya mantan nya,.. ?? " ( Angga )
Hendra pun mengepal kan tangan nya.
" santay saja,ga perlu emosi ,saya hanya menanyakan kabar saja " ( Angga )
" istri saya baik baik saja dan jangan pernah menanyakan lagi keadaan istri saya,karena ia sudah bahagia bersama saya " ( Hendra ) sambil beranjak dari kursi nya,dan berlalu ke luar.
" bagus kalaw gitu,kalaw kamu sekali saja menghianati nya,ataw menyakiti nya,saya akan mengambil nya dari anda." ( Angga )
Hendra pun berhenti,dan menoleh ke arah Angga,yg masih duduk.
" itu ga akan terjadi,karena saya akan membahagiakan nya,dan anda jangan terlalu berharap .. ?? " ( Hendra ) sambil berjalan ke luar,dan di ikuti oleh seketaris nya,mereka pun menuju ke parkiran.
Hendra menarik napas nya dalam,ia berusaha meredam kan emosi nya.
" bro,sudah jangan marah marah,nanti cepat tua.. ?? " ( seketaris)
Hendra pun menoleh,dan menatap tajam ke arah seketaris nya,sekaligus sahabat nya.
" ga usah menatap aku seperti itu.. ?? " ( seketaris ) sambil menyungging kan bibir nya,dan tangan nya menepuk bahu Hendra.
" Anita itu,memang harus di pertahankan,ibarat nya ia berlian hen,aku saja ingin mempunyai istri kaya Anita,baik,Sholeh,supaya nya yg bagus bagus ada di diri nya .. ?? " ( seketaris )
ia berbicara,menatap ke depan,ia tidak menyadari kalaw Hendra sudah menatap nya,dengan begitu tajam.
seketaris nya menoleh,ke arah Hendra,ia menyadari dengan ucap pan nya,ia pun mengacungkan tangan nya membentuk hurup v,sambil cengengesan,sedangkan yg satu nya,ia menggaruk garuk tengkuk nya yg tidak gatal.
" sori bro,gue hanya bercanda,dan hanya mengagumi saja .. ?? " ( seketaris )
" awas aja kalaw Lo,mau merebut Anita,dari ke hidup pan gue,karena Anita cuman milik gue " ( Hendra )
" iya .. iya .. Anita cuman milik lo .. ?? " ( seketaris )
__ADS_1
" pa Resto terdekat ya .. ?? " ( Hendra )
sopir pun hanya mengangguk dan membelok kan ke resto,Hendra dan seketaris nya turun,dan menuju resto,di saat mereka masuk,Hendra menabrak seorang perempuan .