
berbeda dengan giandra, karena ia buka puasa, sedang kan andra, harus menunggu sekitar 2 mingguan lagi, ia memasang wajah masam.
" kamu kenapa mas, ko cemberut gitu. "( kiara) ia mengkerut kan kening nya, karena heran melihat suami nya, yg masuk kamar dengan wajah cemberut.
" aku lagu bt aja sayang. "( andra)
" bt kenapa mas.. ?? "( kiara) ia pun menepuk kasur nya, menyuruh andra duduk di sisi nya.
andra pun kini sudah duduk di sisi kiara.
" iya bta aja sayang, kamu tau engga, tadi semua, pada ngeledek kin aku. "( andra) sambil merebah kan kepala nya, di paha sang istri.
" ngeledek kin kenapa. "( kiara) ia mengelus rambut sang suami .
" giandra kan lagi buka puasa, sedang kan aku belum buka puasa sayang. "( andra)
kiara mengkerut kan kening nya, dan menatap sang suami, dengan tatapan heran.
" emang abang giandra puasa. " ( kiara) dengan tatapan bingung.
andra tau, dengan tatapan sang istri, yg ke bingungan ia pun menggeleng geleng kan kepala nya, karna ke polosan sang istri.
" maksud nya mas itu, buka puasa itu loh sayang. "( andra) ia sambil menunjuk ke arah sensitif sang istri.
kiara menepuk jidat nya, karena yg di maksud sang suami itu, buka puasa dalam kata lain.
" astaghfirullah mas, kirain buka puasa apa. "( kiara)
" terus apa hubungan nya sama mas, kenapa mas di ledek kin. "( kiara).
" iya gimana engga di ledek kin, orang mas masih buka puasa nya lama, sekitar 2 mingguan lagi, pantas saja mereka meledek mas. "( andra)
" iya udah engga apa apa mas, jangan di hiraukan , anggap aja angin lalu, 2 minggu itu, waktu nya engga akan lama ko mas sabar ya.. ?? "( kiara) ia tersenyum ke arah andra.
__ADS_1
" tapi mas engga sabar sayang. "( andra)
" kan aku pernah bilang mas, jangan di tunggu tunggu, kalau di tunggu, pasti lama, makan nya harus sabar ya. "( kiara ) ia mengelus pipi sang suami, dan tidak lupa, ia menampilkan kan senyum termanis nya.
andra menghela napas nya, akhir nya ia pun mengalah, dan tidak mungkin ia harus memaksa sang istri.
" mas, awas ya, jangan sampai kamu, jajan di luar. "( andra) di hati kecil nya, ada rasa takut, kalau sang suami jajan di luar, para pembalap pasti tau, apa yg di pikir kan oleh kiara, yang di maksud jajan di luar itu seperti apa, engga perlu di jelas kan ☺.
" astaghfirullah, sayang.. ?? "( andra) ia menatap sang istri.
" engga ada niatan, untuk aku melakukan seperti itu, apa lagi aku punya adik cewe, aku takut karma sayang, di hati kecil aku, engga ada niat tan seperti itu. "( andra ) ia menggenggam tangan sang istri, untuk meyakin kan ucapan nya.
" kamu, percaya kan sama aku sayang. "( andra ) sekali lagi ia meyakin kan, karena ia tau dengan ke takutan sang istri.
" janji , ya mas, jangan pernah menghianati aku. "( kiara)
" mas janji sayang. "( andra) ia menegecup kening sang istri, dan membawa nya ke dalam peluk kan nya.
kiara pun, membalas peluk kan sang suami, dengan erat.
" iya mas, tapi kalau nanti masa nipas aku udah beres, aku janji akan memberi kan gak aku lagi. "( kiara)
" iya sayang, iya udah sekarang kita istirahat ya. "( andra).
kiara hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban, mereka pun merebah kan tubuh nya, saling berpeluk kan.
baru saja, ia menutup mata nya, ternyata sang anak menangis, membuat mata mereka terbuka lagi, mereka pun saling tatap, dan tersenyum.
andra pun bangun, dan melarang sang istri untuk mengambil sang anak, karena andra yakin, kalau sang istri sudah lelah, kini ia bangun dan memeriksa popok sang anak, ternyata sang anak pipis, dengan telaten nya ia mengganti popok nya, setelah beres mengganti popok, sang anak pun menangis.
oek.. oek.. oek..
" mungkin, ade mau ***** mas. "( kiara) ia pun bangun, dan menyandar kan tubuh nya.
__ADS_1
" sini mas, aku kasih ***** dulu. "( kiara) sambil merentang kan ke dua tangan nya.
andra oun menghampiri sang istri, sambil menggendong sang anak, dan memberi kan sang anak, ke pada sang istri.
" aduh, bener kan anak mamah, haus. "( kiara) ia mengelus rambut sang anak.
" jatah papah, kamu ambil de. "( andra) ia sedikit merajuk.
" mas ih.. ?? "( kiara) ia memukul lengan sang suami.
" apa sayang, emang bener, itu punya aku, tapi karena aku papah yg baik, papah akan pinjam kan sama kamu nak, tapi hanya satu tahun aja ya sayang. "( andra) sambil mengelus pipi gembul sang anak.
" engga ah.. ?? mas, enak aja cuman satu tahun, aku mau nya 2 tahun,anak aku di beri asi. "( kiara) sedikit protes.
" engga ah sayang, aku mau nya satu tahun aja. "( andra) ia masih memeting kan ego nya.
" mas ih, kamu nyebelin sih, kasian tau anak kamu, kalau sampai satu tahun. "( kiara) ia menatap tajam ke arah sang suami.
" kan bisa pake susu pormula sayang, nanti kita konsul ke dokter, susu apa yg bagus untuk anak kita. "( andra) ia masih membujuk sang istri, supaya memberi asi ke pada sang anak, hanya setahun.
sejujur nya, andra merasa cemburu, kalau istri nya sering di kuasai oleh sang anak, waktu untuk berdua pun engga ada, karena waktu sang istri, di habis kan oleh sang anak.
kiara menghela napas nya, ia sedikit kesal, karena ke putusan, yg di ambil oleh sang suami, kalau ia menolak, takut nya ia dosa, dan lebih di takut kan lagi, kalau sang suami, jajan di luar, apa lagi di luar sana, banyak banget pelakor, yg ingin masuk ke dalam peluk kan sang suami, kiara pun menggeleng geleng kan keplaa nya, jangan sampai itu terjadi.
" kamu kenapa sayang, menggeleng geleng kan kepala.. ?? "( andra) ia mengelus rambut snag istri.
" ah.. ?? engga kenapa kenapa mas. "( kiara) ia berusaha menyembunyi kan, pemikiran nya.
" iya udah, ke putusan kamu giaman sayang, kamu mau kan. " ( andra) dengan mengatup kan ke dua tangan nya.
" iya mas, aku ngikutin aja, apa kemauan mas. "( kiara).
" makasih sayang. "( andra) ia mengecup kening sang istri, sangat lama.
__ADS_1
kiara pun tersenyum, ke arah sang suami,terlihat sang suami, sangat bahagia. tak berselang lama, sang anak melepas kan ****** kiara, dan kini ia pun tertidur.
andra pun memangku nya, dan memindah kan ke dalam bok bayi, setelah itu ia pun menuju ke sang istri, untuk merebah kan tubuh nya, dan membawa sang istri ke dalam peluk kan nya, tak membutuh kan waktu lama, akhir nya, mereka pun terlelap.