Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 302


__ADS_3

acara pun di mulai, penuh harus dan hikmat, harus karena kini, keluarga mereka telah bertambah, dengan ada nya sang jagoan kecil, yg tampan dan juga menggemas kan semua tamu yg hadir, seakan ingin menggendong nya, tapi sayang, karena sikap andra yg prosesif, jadi para tamu hanya bisa melihat saja, tanpa menyentuh nya,banyak sebagian yg ingin menggendong beby raka, tapi andra menolak dengan halus, dengan alasan, takut nya sang anak kurang nyaman, dan juga badan sakit, karena sering nya di gilir, dari tangan satu, ke tangan yg lain.


alasan andra, begitu masuk akal, apa lagi usia beby raka, masih berumur 3 minggu.


para tamu undangan pun, ada kerabat jauh dan juga dekat, tidak lupa mereka mengundang para rekan bisnis mereka.


" makasih ya, yg udah berkenan hadir di acara tasayakuran anak saya. "( anita) dengan ramah, tidak lupa ia memberi senyum manis nya.


" sama sama jeng, cucu kamu begitu menggemas kan. "( fera) ia pun menampip kan senyum manis nya.


" iya jwng, cucu kamu sangat lucu, ganteng lagi seperti papah nya. "( dini)


anita hanya menggangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban.


" dulu aku berharap, bisa menjadi kan anak kamu itu mantu saya, tapi kini tinggal lah harapan, padahal andra itu, mantu idaman banget, sudah tampan, sukses lagi. "( mega)


" mungkin, mereka engga jodoh,semoga aja anak jeng, dapat laki laki yg lebih segala nya dari anak saya. "( anita) ia berkata jujur, walaupun hati nya sedikit kesal, karena memang dari dulu, teman nya itu ingin menjodoh kan anak nya, dengan andra, tapi anita kurang setuju, karena dulu pernah bertemu dengan anak nya ibu mega, di saat mereka mengada kan arisan, anak nya itu kurang sopan, bukan itu aja dari penampilan nya pun, terlalu seksi, jadi anita kurang suka.


" nah, itu benar, mungkin anak jeng mega, engga berjodoh dengan andra, malah berjodoh nya, dengan anak saya, jadi Terima nasib aja bu. "( fitri) ia menatap sinis ke arah bu mega, karena ia juga ikut merasa kesal.

__ADS_1


" alah bilang aja, kamu takut kan kalau, anak kamu di tendang oleh andra, dan di ganti kan oleh perempuan lain, aku yakin pasti kamu menyuruh anak kamu, untuk merayu andra, supaya mau menikah dengan nya, bukan hanya itu saja, kamu juga mendekati jeng anita juga kan, dan merayu nya, aku tau akal bulus kamu, tapi kita liat aja, pasti pernikahan anak kamu dan andra tidak akan bertahan lama. "( mega) sambil mata nya, menatap fitri, tak kalah tajam nya.


" kamu kalau ngedoin itu yg baik baik dong, jangan kaya gitu, kenapa kamu kesal kan, karena anak kamu, engga ke pilih sama andra, jelas andra engga mau, orang anak kamu itu jauh level dari anak saya. "( fitri) dengan meninggi kan suara nya, karena ia kesal dengan ucapan, yg ke luar dari mulut ibu mega.


" sudah.. sudah.. ?? jangan bertengkar.. ?? "( anita) ia menengahi, karena semua orang hampir melihat ke arah ibu mega, dan juga fitri.


" fit istighfar ya.. ?? "( anita) ia menatap ke arah fitri, dan mengelus bahu sang besan, ia berusaha menenang kan sang besan.


fitri pun beristigfar, ia berusaha tenang.


setelah terlihat fitri tenang, anita pun menatap ke arah ibu mega.


" tapi untung nya anak saya belum berumah tangga, karena ia ingin mencari laki laki yg baik, dan mencintai nya, dan pasti nya, nanti kalau dia nikah engga akan ada kata cerai, karena dari sekarang saya akan melihat, memilih calon untuk anak saya, jadi itu engga akan terjadi. "( mega) ia tak mau kalah.


" iya saking memilih, anak nya, belum juga menikah, padahal usia nya sudah cukup umur untuk menikah, bahkan yg seumuran dengan anak jeng, sudah pada menikah, bukan itu aja mereka udah punya anak, nah ini, anak jeng masih saja melajang, ingat loh jeng, jangan ke enak kan memilih, ujung ujung nya jong,apa lagi usia di atas kepala tiga, sudah rentan untuk mengandung, masih mending kalau udah nikah langsung ngisi, gimana kalau masih lama. "( fera) kini ia membuka suara nya, karena geram, dengan ucapan ibu mega, dulu saja anak nya, sering di kata katain oleh ibu mega.


" kalau, punya mulut itu harus di jaga ya.. ?? "( mega) ia mengepal kan tangan nya, karena ia kesal dengan ucapan fera.


" aku bicara apa ada nya, apa salah, aku di sini engga membela siapa pun, aku hanya ingin membuka mata, dan hati jeng mega, apa yg aku ucap kan benar kan. "( fera) dengan senyum sinis nya.

__ADS_1


" kamu.. ?? "( mega) ia menunjuk wajah fera.


" ini ada apa. "( andra) ia berdiri di depan para ibu ibu.


" ini nak, biasa ada biang kerok, yg mulut nya yg engga di filter. "( fitri)


andra pun mentap ke arah, ibu mertua nya, setelah ibu mertua nya selesai berbicara, ia mengalih kan tatapan nya ke arah ibu mega, andra yakin kalau sumber masalah nya, berada di ibu mega, karena ia tau dengan sifat ibu mega, apa lagi ucapan nya, yg begitu pedas.


" mohon maaf Bu, kalau anda, membuat ulah, lebih baik anda ke luar dari rumah saya, karena saya di sini, tidak membutuh kan orang yg seperti ibu, yg suka nya mendoa kan yg jelek jelek, saya membutuh kan, orang yg mendoa kan saya, dan jgan keluarga kecil saya yg baik dan juga tulus. "( andra) dengan tegas.


" sekarang ibu ke luar dari rumah saya, ibu tau kan jalan ke luar nya itu dimana. "( andra) sambil mengarah kan tangan nya, kw arah pintu ke luar.


ibu mega,pun terpaksa meninggal kan rumah andra, walupun hati nya sangat berat, tapi engga etis kalau dia di harus di seret.


di dalam hati nya,ia mengucap kan sumpah serapah, untuk mereka yg memperlakukan diri nya, tidak baik.


setelah ibu mega ke luar, mereka pun melanjut kan obrolan nya, karena ke betulan acara nya, tinggal makan makan saja.


" maaf ya, baru bisa up. 🙏🙏🙏"

__ADS_1


__ADS_2