
kini kiara, sedang bersiap siap untuk pergi ke kantor sang suami, ia sedang merapi kan tempat makan yg akan di bawa, setelah semua nya selesai, kiara pun bergegas ke kamar, untuk mandi, hanya memakan waktu 35 menit, akhir nya kiara selesai , ia sudah bersiap siap untuk pergi ke kantor sang suami, di antar oleh supir kantor.
" maaf pa, nunggu lama.. ?? " ( kiara)
" engga ko non.. ?? " ( supir) ia pun membuka kan pintu, untuk kiara.
setelah memasti kan kiara masuk, supir pun menuju ke kantor andra, tak menghabis kan waktu lama, akhir nya kiara sudah sampai di kantor sang suami.
kiara pun ke luar, dari mobil tanpa menunggu supir untuk membuka kan pintu, satpam pun membungkuk kan tubuh nya, sebagai tanda hormat, kiara membalas nya dengan senyuman, yg tulus.
di sepanjang jalan, karyawan yg berpapasan dengan kiara, mereka menunduk kan tubuh nya, sebagai tanda hormat, kiara membalas nya dengan memberi senyum tulus, kiara pun sampai di lip, dan ia menakan tombol , kiara pun kini sudah sampai, ia melihat sekretaris sang suami, tidak ada meja nya,ia berpikir asisten lagi makan siang, karena ini jam makan siang.
ia pun membuka pintu, di saat pintu sudah terbuka semua, ia melihat pemandangan yg menyakit kan.
deg...
hati nya begitu tertusuk, ia melihat sang suami yg sedang berciuman dengan wanita lain, ia mematung, melihat adegan sang suami, ia harus berusaha kuat, ia menghapus air mata nya, yg jatuh ke pipi nya.
" ehmptzz.. ?? " ( kiara) berdehem keras.
andra yg rersadar, dengan deheman tersebut, ia pun menoleh, dan ternyata itu kiara yg berada di amabanh pintu, ia hanya terdiam dan tidak memindah kan wanita itu,dari pangkuan nya, karena ia kaget dan bingung harus ngapain.
sedang kan wanita itu, menoleh dan tangan nya, masih mengalung ke leher andra.
" maaf ganggu, aktivitas kalian, saya ke sini hanya mengantar kan, pesanan kamu mas.. ?? " ( kiara) suara nya sedikit bergetar,menahan tangis, ia pun masuk dan menyimpan kotak bekal nya, di atas meja.
" udah tau, kamu ganggu, engga tau malu banget.. ?? " ( dira) dengan tatapan sinis.
kiara hanya terseyum, masam.
" oh, iya kamu itu pembantu nya andra ya,.. ?? " ( dira)
kiara tidak menjawab, ia ingin tau sang suami, menjawab apa, tapi harapan nya kini musnah, andra lagi lagi diam, dan tidak menjawab ucapan dari dira, membuat hati nya kembali teriris.
" kalau gitu saya pamit, dan silah kan lanjut lagi aktivitas kalian.. ?? " ( kiara) ia pun pergi begitu aja, tanpa melihat ke arah sang suami.
di saat ia berjalan ia menabrak sekretaris suami nya.
__ADS_1
" nyonya, engga apa apa, maaf aku engga melihat.. ?? " ( asisten) ia berusaha membantu, kiara untuk berdiri.
" engga apa apa, saya yg salah, saya buru buru kalau gitu saya permisi.. ?? " ( kiara) sambil menunduk kan wajah nya ia tidak menatap asisten sama sekali.
" kalau gitu saya permisi.. ?? " ( kiara) ia pun buru buru menuju lip,ia ingin segera pulang.
sesampai di lobi, kiara tidak menaiki mobil yg tadi, tapi ia berlari dan menyetop kan taksi.
setelah ia masuk taksi tangisan nya pun pecah.
membuat supir taksi bingung.
" maaf mba, kita mau kemana ya.. ?? " ( supir taksi)
kiara pun mendongak kan wajah nya, dan ia menyebut alamat apartemen nya, ia pun melihat jalan nan, dengan tatapan kosong.
" apa kamu sengaja mas, melaku kan ini, kamu nyuruh aku, ke kantor hanya untuk melihat kamu, bermesraan dengan kekasih mu itu.. ?? " ( kiara) ia tersenyum masam.
sedang kan andra, baru tersadar, di kala ia melihat sang istri sudah tidak ada.
" dira tolong kamu turun dari pangkuan ku.. ?? " ( andra)
" maaf tuan, bentar lagi ada miting.. ?? " ( asisten) ia masuk, tanpa melihat di dalam ada di siapa,karena ia sedang merapi kan berkas yg akan di periksa oleh andra, di satu sudah rapih, ia membulat kan mata nya, karena andra lagi memangku seorang wanita, ia pun berpikir, pantas aja tadi kiara mengis, ternyata melihat pandangan seperti ini.
" kamu, apa apaan ha. ?? engga bisa kamu mengetuk pintu dulu, engga sopan banget, kamu itu ganggu, tadi pembantu yg maen nyelonong, sekarang asisten, kamu itu ndra, harus nya bersikap tegas, kamu itu pemimpin .. ?? " ( dira)
asisten nya, membulat kan mata nya, di saat ia mendengar ucapan dari mulut dira.
" maaf mba, say kira tidak ada anda. ?? " ( asisten)
" apa kamu bilang, mba.. ?? " ( dira) kini nada suara nya meninggi.
" panggil aku nyonya, karena bentar lagi saya akan menjadi istri dari bos kamu ini.. ?? " ( dira)
" tapi.. ?? " ( asisten)
" engga ada tapi tapian, ini keputusan saya, apa mau kamu saya pecat.. ?? " ( dira)
__ADS_1
asisten pun menghela napas nya, ia hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawban.
" sudah sudah, miting kali ini kamu yg hendel.. ?? " ( andra) ia memutus kan, untuk mengalih kan nya kepada asisten nya, karena ia tidak mungkin memimpin rapat, dengan pikiran yg kacau, lagian miting nya pun hanya membahas omset, bulan ini.
asisten nya pun, hanya mengangguk kan kepala nya saja dan ia pun undur diri dan menutup pintu.
" kamu bisa turun di pangkuan saya. ?? " ( andra) ia menatap dira.
" tapi ndra,.. ?? " ( dira) dengan tatapan memohon, ia masih ingin berada di pangkuan andra.
" saya bilang turun turun.. ?? " ( andra) sedikit tegas.
akhir nya dira pun, turun dari pangkuan andra, dengan perasaan dongkol.
" kamu mau ngapain ke sini.. ?? " ( andra)
" aku pingin balik kan lagi sama kamu ndra.. ?? " ( dira)
" aku masih sangat mencintai kamu.. ?? " ( dira) dengan menampil kan wajah penyesalan.
andra pun menatap dira.
" tapi aku engga bisa ra, soal nya aku sudah menikah.. ?? " ( andra)
" kamu bohong kan ndra, kamu wngga mungkin udah punya istri, kamu mengata kan itu, untuk menghindari aku.. ?? " ( dira)
" tapi sayang nya, aku engga percaya ndra, bukti nya kamu menikmati ciuman yg aku beri kan, kalau kamu udah menikah, pasti kamu menolak, itu tanda nya kamu masih sayang kan sama aku.. ?? " ( dira) ia mendekat ke arah andra, dan menangkup pipi andra.
andra terdiam, ia tidak bisa mengelak, karena di sudut hati nya, masih ada nama dira.
" kenapa kamu diam, berarti kamu masih cinta kan sama aku.. ?? " ( dira)
andra masih terdiam, ia tidak menjawab, karena ia bi gung dengan perasaan nya, di sisi lain hati nya sudah terisi oleh kiara, tapi masih ada sedikit ruang, nama dira.
" sudah lah sayang, mending kita makan, tadi kan pembantu kamu, sudah mengantar kamu makan nan, seperti nya enak, lebih baik kita makan. ?? " ( dira) ia membawa andra, duduk di sofa, dan membuka kotak bekal, yg di bawa oleh kiara.
andra hanya duduk,ia tidak menyangkal tentang setatus kiara, lidah nya terasa kelu, akhir nya ia pun duduk di sofa, ia pun menikmati masak kan kiara.
__ADS_1
" penasaran, dengan dira itu siapa, yu bantu, dengan like dan komen nya, di tunggu ☺☺"