
" apa aku harus kembali menelpon Silvi .. ?? " ( Fitri ) ia pun membolak balik kan hp nya.
" ataw nanti aja ya .. ?? " ( Fitri ) ia melihat jam,ternyata tinggal 2 menit lagi ia masuk kerja,akhir nya Fitri pun tidak jadi menghubungi Silvi.
" nanti saja lah,aku hubungi Silvi .. ?? " ( Fitri ) ia menyimpan hendpone nya,dan membuka leptop nya,ia pun kembali bekerja.
di saat ia sedang mengecek laporan,ia mendapat kan telpon dari atassan nya.
atasannya menyuruh ia untuk ke ruang Ngan nya,fitri pun berjalan menuju ke ruangan atasan nya,ia pun mengetuk pintu atassannya.
" masuk .. ?? " ( atasan nya ) ia berteriak.
Fitri pun membuka pintu,lalu ia masuk ke dalam.
" ada apa Bu .. ?? " ( Fitri ) ia berdiri di depan asisten nya.
" kamu sekarang,ke kantor Permana,karena mereka ingin tahu kinerja nya seperti apa,dan pa Doni,ingin nya kamu,yg ke sana .. ?? " ( atasan nya )
" Loh Bu,kenapa harus aku sih .. ?? " ( Fitri ) ia sedikit protes,karena ia tidak terima,apalagi ia harus berurusan dengan doni.
" saya juga ga tau,awal nya saya yg akan ke sana,tapi pa Doni memilih kamu .. ?? " ( atasan nya )
" kan ibu atassan saya,saya bawahan ibu,tapi kenapa ya,harus aku .. ?? " ( Fitri ) ia masih perotes,karena ia masih tidak terima.
" iya mana saya tau .. ?? " ( atasan nya ) sambil mengedik kan bahu nya.
" udah sana,biar kita dapat bonus .. ?? " ( atasan nya ) sambil tangan nya,ia Gibas Gibas .
Fitri pun sedikit,menghentak kan kaki nya,bentuk protes nya,sedang kan atas san nya,hanya menggeleng geleng kan kepala nya.
Fitri pun kembali ke ruangan nya,ia mengambil,tas nya,dan berkas yg ia butuh kan,ia pun menuju lobi,dan ia pun menuju mobil yg di siap kan oleh kantor.
" mau kemana non .. ?? " ( sopir )
" antar saya ke kantor Permana .. ?? " ( Fitri )
" baik non .. ?? " ( sopir ) ia pun menyalakan mesin mobil nya.
Fitri pun sampay,ke kantor Permana.
pertama yg ia lihat,ia begitu kagum dengan bangun nan nya,begitu megah,dan luas,ia pun masuk dan menanyakan ke bagian represionis.
__ADS_1
" selamat siang ba .. ?? " ( Fitri ) ucap nya ramah.
" siang,ada perlu apa ya .. ?? " ( represionis ) jawab nya sinis.
" maaf ba,saya ke sini mau bertemu dengan pak Doni .. ?? " ( Fitri )
" sebelum nya kamu,ada janji sama pa Doni .. ?? " ( represionis ) masih dengan sinis dan ketus.
" iya saya,ada janji dengan pa Doni .. ?? " ( Fitri ) masih sabar,padahal hati nya sudah kesal.
" saya hubungi pa Doni,kalaw kamu bohong awas aja ya,karena banyak yg ngaku ngaku,mau ketemu pa Doni,padahal ga ada,kamu tau kan kalaw pa Doni itu,punya posisi penting di sini,jadi banyak banget cewe cewe yg ingin dekat dengan pa Doni .. ?? " ( represionis ) menjelas kan panjang lebar,sedang kan Fitri hanya menggeleng geleng kan kepala nya.
" bodo amat,lagian gue ga tertarik tuh sama pa Doni .. ?? " ( Fitri ) ucap nya,dalam hati.
" pa Doni nyuruh kamu,ke lantay paling atas,.. ?? " ( represionis )
" baik makasih .. ?? " ( Fitri ) jawab nya aga sedikit ketua.
" tunggu .. ?? " ( represionis ) ia memanggil Fitri kembali,Fitri pun membalik kan badan nya,dan menatap represionis.
" ada apa .. ?? " ( Fitri )
" kamu jangan ganjen,ya .. ?? " ( represionis )
" silah kan ambil,saya ga minat tuh .. ?? " ( Fitri ) sambil berlalu.
Fitri pun menuju lip,dan ia pun menuju ruangan Doni, lip pun berjalan,menuju lantay atas,setelah itu,ia ke menuju ruangan Doni.
" maaf,mau bertemu dengan siapa .. ?? " ( seketaris Doni )
" saya mau bertemu dengan pa Doni." ( Fitri ) sambil menunduk kan badan nya .
" dengan ibu siapa ya .. ?? " ( seketaris Doni )
" saya dengan ibu Fitri .. ?? " ( Fitri ) sambil tersenyum.
" oh,ibu Fitri mari silah kan masuk Bu,pa Doni sudah menunggu anda di dalam .. ?? " ( seketaris Doni ) dengan tangan nya menunjuk ruang Doni,dengan sangat sopan.
sedangkan Fitri hanya mengangguk kan badan nya saja,dan ia pun mengekor di belakang seketaris nya doni.
seketaris Doni pun mengetuk pintu.
__ADS_1
" masuk .. ?? " ( Doni ) ia berteriak di dalam.
seketaris doni pun,memegang knop pintu,dan ia pun membuka pintu,Fitri bisa melihat,kalaw Doni itu sedang serius dengan leptop nya,tak lupa dengan kacamata baca nya,yg bertengker d hidung mancung nya,Fitri pun sedikit kagum,dengan ke tampan nan Doni,tapi ia seger menepis nya.
" maaf pa,saya ganggu .. ?? " ( seketaris Doni )
" ehmptzz .. ?? " ( Doni ) sedang kan pandangan mata nya,masih menatap leptop.
" ini ibu Fitri sudah datang .. ?? " ( seketaris Doni )
Doni pun menoleh ke arah fitri.
" sekarang kamu ke luar,dan buat kan minum untuk Bu Fitri" ( Doni )
" sedang kan kamu, ( telunjuk nya meunjuk ke arah Fitri ) duduk dulu di sofa,saya masih ada kerjaan sedikit lagi selesay .. ?? " ( Doni ) sambil mata nya,kembali menatap leptop,sedang kan tangan nya,sedang bermain di keyboard.
asisten Doni pun menoleh ke arah Fitri.
" mau minum apa Bu .. ?? " ( asisten doni)
" saya air putih dingin aja .. ?? " (Fitri )
" baik .. ?? " ( asisten Doni ) ia pun mengambil air putih di lemari es,yg kebetulan ada di ruangan Doni,ia pun memberikan nya kepada Fitri.
" makasih .. ?? " ( Fitri ) sambil tersenyum.
" kalaw begitu saya permisi,pa,Bu .. ?? " ( asisten doni ) sambil membungkuk kan badan nya.
Fitri pun hanya mengangguk kan kepala nya,sedang kan asisten Doni,sudah berlalu.
Fitri pun terdiam,ia melihat interior ruangan Doni.
hampir 30 menit,Fitri diam di ruang Doni,ia melihat Doni masih asyik dengan kerjaan nya,Fitri pun beranjak dari sofa,dan menghampiri Doni.
" maaf pa,apa masih lama .. ?? " ( Fitri )
Doni pun menoleh,hanya menatap dia sebentar,lalu tatap pan nya kembali,ke leptop nya,Fitri pun kesal dengan kelakuan Doni.
" pa ih .. ?? " ( Fitri ) sedikit menghentak kan kaki nya,karena ia kesal.
Doni yg melihat itu,ia berdiri dari kursi nya,ia pun membuka kacamata baca nya,lalu ia berjalan menuju Fitri,sedang kan Fitri hanya mematung,melihat Doni yg menuju diri nya,Doni makin mengikis jarak,sedang kan Fitri ia berjalan ke belakang,dan sampay ke pentok di meja Doni,Fitri semakin susah bergerak,Doni pun memajukan wajah nya,dan ia pun mengecup bibir Fitri,Fitri yg merasakan itu membulat kan mata nya,ia benar benar kaget,ia terdiam.
__ADS_1
Doni cukup senang,karena Fitri tidak melawan nya,ia pun memberanikan diri untuk mengecup kembali bibir,sekarang bukan lagi kecup pan tapi *******,entah setan dari mana,Fitri pun menikmati nya,Fitri tidak membalas ciuman nya,ia masih kaku,karena ini ciuman pertama Fitri,Doni pun memahami itu,tak berselang lama pintu ruangan Doni pun terbuka.
" DONI .. ?? " .....