Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 204


__ADS_3

setelah menerima panggilan dari sang calon suami Vina pun menuju kamar mandi, untuk mengambil air wudhu.


setelah selesai dengan shalat nya Vina pun menuju ke bawah, ia turun dari tangga melihat sang mamah yg lagi menyiap kan makan malam nya.


" mah.. ?? " ( vina) kini ia sudah berdiri di samping sang mamah.


" iya sayang, duduk dulu nak, mamah tinggal mengambil air minum aja.. ?? " ( silvi).


" biar aku aja mah.. ?? " ( Vina)


" engga usah sayang, biar mamah.. ?? " ( silvi)


" engga apa apa mah, itung itung aku belajar mah, kan bentar lagi aku mau, nikah mah, dan punya suami.. ?? " ( Vina)


" iya sudah lah terserah kamu aja sayang.. ?? " ( silvi)


" oh iya mah, kalau aku mau ijin ke luar boleh engga.. ?? " ( Vina)


" emang kamu mau kemana sayang.. ?? " ( silvi) ia menatap sang anak.


" aku ada perlu mah.. ?? " ( Vina)


" emang penting banget sayang.. ?? " ( silvi)


" penting sih engga mah.. ?? " ( Vina)


" iya terus, kalau engga terlalu penting,kata mamah mah, mending jangan sayang, kalau kata orang dulu mah, pamali.. ?? " ( silvi)


" apalgi kan, kamu tinggal menunggu hari menuju pernikahan kamu.. ?? " ( silvi)


Vina pun menghela napas nya.


" oh iya mah, aku besok di ajak sama mas giandra, dan juga tante fitri untuk membeli perlengkapan aku mah,kata nya buat seserahan.. ?? " ( Vina)


" oh iya udah, mamah boleh ikut engga ya. ?? " ( silvi)


" coba aja mamah hubungi mas giandra, kalau engga tante fitri .. ?? " ( vina ) menatap sang mamah.


" ag, benar sayang, mamah akan menghubungi tante fitri aja.. ?? " ( silvi) ia duduk di kursi dan mengotak ngatik handphone nya, dan mencari nama fitri, setelah menemukan nya, fitri pun menekan tombol panggil, tak menunggu lama, sambungan telpon nya pun terhubung.


" assalamu'alaikum.. ?? "( fitri)


" waalaikumsalam. ?? " ( silvi)


" ada apa vi, menghubungi aku malam malam.. ?? " ( fitri )


" apa aku ganggu kamu fit.. ?? " ( silvi)


" ah.. ?? engga ko vi, tumben aja kamu malam malam menghubungi aku,apa ada yg penting.. ?? " ( fitri)


" engga terlalu penting juga fit, aku cuman mau bilang, apa aku boleh besok ikut kalian, aku bt di rumah.. ?? " ( silvi)


" boleh dong, biar aku ada teman.. ?? " ( fitri)


" ah.. ?? bener fit boleh. ?? " ( silvi) ia meyakin kan kembali pendengaran nya.

__ADS_1


" boleh banget dong, tadi nya aku mau menghubungi kamu, untuk menemani aku, setelah jam makan malam, tapi kamu malah duluan yg menghubungi aku.. ?? " ( fitri)


" ha.. ha.. ha.. ?? berarti kita sehati ya fit.. ?? " ( silvi)


" iya, dong.. ?? " ( fitri)


" gimana kalau kita ajak anita, dan anak aku yg stu lagi.. ?? " ( fitri)


" boleh baget, biar tambah rame dan seru.. ?? " ( silvi)


" ok, aku akan menghubungi anita dan ank aku. ?? " ( fitri)


" atur atur saja, aku Terima beres, kita ketemuan nya di mall aja.. ?? " ( silvi)


" boleh, besok kalau aku mau otw , di kabarin ya.. ?? " ( fitri)


" siap.. ?? " ( silvi)


" iya udah, kalau gitu aku tutup ya sambungan telpon nya.. ?? " ( fitri ) karena ia melihat sang suami, dan juga anak nya sudah turun ke bawah, menuju meja makan.


" iya fit.. ?? " ( silvi).


" assalamu'alaikum.. ?? " ( fitri)


" waalaikumsalam .?? " ( silvi).


"mamah lagi menghubungi siapa ..?? " ( doni)


" itu pah silvi, besok ia mau ikut ke mall.. ?? " ( fitri)


" oh iya sayang, besok kita ketemuan nya di mal aja.. ?? " ( fitri) ia beralih menatap sang anak.


giandra hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban.


" kamu, belum cuti bang. ?? " ( fitri)


" besok terkahit aku kerja mah.. ?? " ( giandra)


" syukur bang, kalau besok kamu terakhir kerja.. ?? " ( fitri)


" iya mah.. ?? " ( giandra)


mereka pun melanjut kan makan nanti nya, tanpa ada yg bicara.


tidak berbeda jauh di kediaman silvi, ia pun sedang makan malam.


" gimana boleh mah.. ?? " ( Vina) ia menatap sang mamah.


" iya jelas boleh, dong sayang. ?? " ( silvi) sambil tersenyum.


" emang, kalian mau kemana.. ?? " ( angga) ia menatap sang istri dan beralih ke arah sang anak.


" kita besok mau ke mall pah, mau belanja perlengkapan Vina, untuk seserahan pah.. ?? " ( silvi)


angga hanya mengangguk kan kepala nya, sebagai jawaban.

__ADS_1


di saat mereka akan menerus kan makan nya, tiba tiba handphone nya Vina berdering, Vina pun melihat, siapa yg menghubungi nya, ternyata fino, ia malas mengangkat nya, akhir nya ia mengabay kan, nya.


tapi fino, tidak berhenti menghubungi nya, ia terus menerus menghubungi Vina.


silvi dan angga, hanya menatap Vina.


" anggkat aja nak, siapa tau itu penting.. ?? " ( silvi)


Vina pun menghela napas nya, dan akhir nya mau tidak mau, ia harus mengangkat nya.


" mah, pah aku permisi dulu ya, mau mengangkat telpon dulu.. ?? " ( Vina)


angga dan silvi hanya mengangguk kan kepala nya saja, setelah itu mereka melanjut kan makan malam nya, sedang kan Vina ia beranjak ke taman belakang.


" hallo, ada apa no.. ?? " ( Vina) sedikit kesal.


" kamu kenapa, aku telpon engga di angkat. ?? " ( fino)


" tadi aku lagi, sama orang tua aku, engga mungkin aku mengangkat telpon kamu, di hadapan orang tua aku. ?? " ( Vina)


" iya maaf, gimana kamu mah kan ketemu sama aku.. ?? " ( fino)


" kaya nya engga deh no, mamah sama papah aku engga akan ngijinin aku.. ?? " ( Vina)


" aku engga mau tau, kamu harus nemuin aku, kalau engga, aku akan menghancurkan kan pernikahan kamu, ingat itu.. ?? " ( fino) dengan nada tegas.


" kamu kan tau, kalau ucapan aku engga akn main main, jadi ingat itu, aku tunggu setengah jam lagi, di resto biasa.. ?? " ( fino) ia langsung memati kan sambungan telpon nya, tanpa mendengar ucapan Vina.


Vina menghela napas nya, ia tau dengan sifat fino, akhir nya Vina pun mau tidak mau harus menemui fino.


Vina pun masuk ke dalam dan meminta ijin kepada ke dua orang tua nya, dan akhir nya mereka mengiijin kan.


Vina pun mengendarai mobil sendiri, tidak memakai supir agar lebih leluasa, takut nya supir bilang sama ke dua orang tua nya kalau ia bertemu dengan fino.


hanya menempuh setengah jam, akhir nya Vina sampai di resto, ia langsung mencari fino, dan ternyata ia melihat fino yg melambai kam tangan nya.


Vina pun menuju ke meja fino.


" aku tau, kamu pasti akan menemui aku, kamu pasti masih ada rasa cinta sama aku kan.. ?? " ( fino)


Vina hanya menatap jengah ke arah fino.


" engga usah banyak basa basi deh no, sekarang kamu mau ngomong apa, sama aku, kata nya penting.. ?? " ( Vina) dengan tegas


" santay, aja dulu vin, gimana kalau kita minum dulu, atau makan dulu, aku laper nih.. ?? " ( fino).


" aku udah kenyang no, barusan aku sudah makan.. ?? " ( Vina) dengan nada ketus.


" ataw engga, kamu pesan minum aja.. ?? " ( fino)


" iya boleh, aku pesen minum aja.. ?? " ( Vina)


akhir nya pesan nan mereka pun datang, sebelum nya fino sudah memesan terlebih dahulu, jadi di saat Vina datang, makan nan dan minum nya sudah sampai.


Vina pun minum, karena ia haus.

__ADS_1


tapi di saat ia minum, tiba tiba mata nya ngantuk, dari situ lah ia tidak mengingat apa pun.


__ADS_2