Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 47


__ADS_3

Sisil pun mendongak kan wajah nya,dan menatap Hendra.


" hen,kamu mau menikah dengan ku,dan melepas kan istri kamu .. ?? " ( Sisil )


di sini Hendra,benar benar bingung,harus mengambil ke putus san seperti apa.


" hen .. ?? " ( Sisil ) mengusap bahu Hendra.


" aku belum bisa mengambil keputus san,lebih baik sekarang kita pulang .. ?? " ( Hendra )


" tapi hen .. ?? " ( Sisil )


" sudah sekarang,kita pulang .. ?? " ( Hendra )


" kamu mau,nganterin aku ga .. ?? " ( Sisil )


" aku ga bawa mobil,aku aja balik ke kantor hanya memakai taksi. " ( Hendra )


" iya ga apa apa,aku bareng kamu aja,naek taksi,untuk ke apartemen aku .. ?? " ( Sisil ) masih kukuh,dengan pendirian nya,karena ia masih ingin berdekatan dengan Hendra.


" ya sudah kalaw gitu .. ?? " ( Hendra ) ia pasrah saja,ia pun berjalan ke luar,dan Sisil menggandeng lengan Hendra.


mereka pun ke luar resto dan memasuki taksi,di taksi sis lebih banyak bercerita,sedang kan Hendra hanya menjadi pendengar.


hampir 20 menit,mereka pun sampai ke di apartemen.


" hen,mampir dulu .. ?? " ( Sisil ) tatapan memohon.


" lain kali aja sil,soal nya kerjaan aku banyak .. ?? " ( Hendra )


Sisil pun kecewa,ia pun mencari ide,supaya Hendra mau mampir ke apartemen nya,di saat ia akan membuka pintu mobil,ia memegang perut nya.


" AW .. AW .. ?? " ( Sisil ) sambil memegang perut nya,Hendra pun menoleh.


" ada apa sil .. ?? " ( Hendra ) sambil memegang bahu Sisil,dengan raut wajah khawatir.


" ga tau hen,tiba tiba perut aku sakit,mungkin epek dari berobat aku hen .. ?? " ( Sisil ) sambil berusaha bangkit,dan ia pura pura menahan sakit.


" kamu bisa berjalan .. ?? " ( Hendra )


" ga tau hen .. ?? " ( Sisil )


akhir nya Hendra pun memutus kan untuk mengantar kan Sisil ke hunian nya.


Sisil pun bersorak senang.

__ADS_1


Sisil dan Hendra pun memasuki lip,menuju lantai atas,mereka pun sudah sampai.


" password nya .. ?? " ( Hendra )


" tanggal jadian kita .. ??" ( Sisil )


Hendra pun membulat kan mata nya,ia merasa bersalah,karena Sisil samapai segitu nya. ( padahal itu hanya akal akal sisil )


hendra pun menekan password nya,dan mereka pun masuk ke hunian nya,Sisil dan Hendra pun duduk di sofa.


" hen,boleh ambil kan aku minum ... ?? " ( Sisil )


Hendra pun mengangguk,dan berjalan ke arah dapur,tak berselang lama hp Hendra berbunyi,karena Hendra menarik hp nya,di meja.


Sisil pun melihat,siapa yg menelpon,ternyata istri nya.


ia pun menggeser kan tombol warna hijau,dan membiar kan nya,karena Hendra sedang mendekati nya.


Hendra pun memberikan minum nya,dan ia pun duduk di sofa.


" makasih sayang .. ?? " ( Sisil ) dengan suara manja nya,dan menaik kan nada suara nya.


Hendra pun bingung,ia pun mengerut kan kening nya.


" maaf hen,aku masih teringat kalaw kita itu masih pacar ran .. ?? " ( Sisil )


" gimana dengan pembicaraan tadi hen,aku mau ko jadi istri ke 2 kamu .. ?? " ( Sisil )


" aku masih cinta hen,sama kamu,aku berusaha melawan penyakit ku,semua demi kamu hen,aku rela hen harus berbagi sama istri kamu . ?? " ( Sisil ) ia terisak.


sedang kan Hendra,ia merasa tak enak,ia pun memeluk Sisil,dan mengelus punggung Sisil,supaya tenang,sedang kan Sisil bersorak senang.


" nanti kita bahas lagi ya,sekarang kamu istirahat,aku mau balik kantor dulu,mau aku anterin kamu ke kamar ." ( Hendra )


Sisil pun mengangguk,dan Hendra pun mengantar Sisil ke kamar.


sedangkan di sebrang sana Anita,mendengar semua omong Ngan Hendra,tiba tiba air mata nya terjatuh,dan terus mengalir,setiap ucap pan d sebrang sana,ia pun menutup tlpn nya.


" ya Allah,ternyata aku selalu salah,dalam mencintai seseorang .. ?? " ( Anita ) ia pun merosot kan tubuh nya di atas lantay,dan nangis sejadi jadi nya.


" aku begitu bodoh,dan teralu terbuay,dengan perhatiaan nya selama ini .. ?? " ( Anita ) ucap nya lirih.


hati nya benar benar sakit.


sedangkan di sebrang sana Hendra,baru kembali ke kantor nya,ia pun ke ruang Ngan Doni.

__ADS_1


" don .. ?? " ( Hendra ) sambil berjalan ke arah nya,sedangkan Doni hanya menoleh sebentar,dan mata nya kembali pokus ke leptop nya.


" Lo kenapa sih,Ko tatap pan Lo gitu banget .. ?? " ( Hendra )


" gue ga apa apa .. ?? " ( Doni ) dengan ketus nya.


" gue mau cerita .. ?? " ( Hendra )


" mau cerita apa .. ?? " ( Doni ) akhir nya ia menutup leptop nya,dan memperhatikan sahabat nya berbicara.


Hendra pun mencerita kan tentang Sisil,dari awal Samapay akhir,tanpa ada yg ia tutupi,dan juga ia menceritakan permintaan Sisil,sedang kan Doni mengepal kan tangan nya karena ia kesal dengan cerita Hendra.


" terus lo,percaya .. ?? " ( Doni ) menatap dalam mata hendra.


" ya gue percaya lah .. ?? " ( Hendra )


" terus Lo mau menuruti permintaan dia .. ?? " ( Doni )


" entah lah Don,hati gue masih bimbang,kalaw gue menjadikan Sisil yg ke dua,gimana dengan anita,.?? " ( Hendra )


" keputus san ada di tangan Lo hen,dan jangan gegabah mengambil ke putus san,takut nya nanti Lo salah ambil.. ?? " ( doni )


" dan satu lagi,kalaw Lo mau menikahi Sisil lepas kan Anita,gue juga masih menampung ko ..?? " ( Doni ) sambil berlalu dan menepuk bahu Hendra.


Hendra mendengar ucapan Doni,ia merasa kesal,dan akan mengejar Doni,tp Doni sudah tidak ada di ruang Ngan nya.


Hendra pun memutus kan untuk pulang,karena memang ini udah waktu nya pulang.


ia pun menuju ruang Ngan nya,untuk mengambil tas kerja nya,dan segera turun ke bawah.


Hendra pun sudah sampai ke apartemen nya,ia membuka pintu,pertama yg ia lihat istri nya tertidur,badan nya berada d bawah,dan kepala nya ia tumpu kan ke meja.


Hendra pun menuju istri nya,dan melihat,ada sisa air mata di pipi istri nya.


ia pun mengelus elus pipi Anita,Anita pun terbangun dan mengerjap ngerjap kan mata nya.


ia melihat suami nya tersenyum,dan ia pun mengangkat wajah nya,dan menatap suami nya sendu,Hendra yg di tatap nya mengerut kan halis nya.


" kamu kenapa .. ?? " ( Hendra ) ia membelay kepala Anita,yg masih di tutupi dengan hijab nya.


" aku ga apa apa mas .. ?? " ( Anita ) ia pun bangkit dan menuju kamar.


ia pun kembali menungkup kan kepala nya d bantal,di sana ia menangis sejadi jadi nya.


Hendra bingung dengan sikap istri nya,ia pun membuka dasi,dan membuka kancing tangan nya,lalu ia gulung kan samapai siku.

__ADS_1


Hendra pun mengambil hp nya,tadi nya ia mau memanggil Doni,untuk membawa kan berkas nya,yg belum sempat ia kerjakan,tapi ia keget,ada panggilan masuk,dari istri nya,dan melihat jam panggil lan nya,ternyata pas waktu ia di rumah Sisil.


ia langsung berlari ke arah kamar,dan melihat istri nya,sedang membalik kan badan nya,dan terdengar suara Isak kan,ia pun buru buru menuju anita.m,untuk menjelas kan semua nya.


__ADS_2