Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 251


__ADS_3

Hendra pun memutar kursi nya, dan mencari sumber suara nya, ia merasa kalau itu istri nya, dan di saat ia memutar kursi nya, benar saja, kalau itu sang istri.


ia mencubit pipi, ternyata sakit, ia benar benar tidak mimpi, ia pun berdiri dan beranjak dari kursi nya, menuju sang istri, yg sedang berdiri di ambang pintu.


bi inah sudah pergi, ke tika anita sudah membuka suara nya.


tanpa banyak tanya, Hendra langsung memeluk sang istri, sangat erat, ia begitu rindu dengan sang istri.


sedang kan anita, hanya membiar kan sang suami memeluk nya, ia pun merasa kan apa yg suami nya rasa kan, tapi menahan nya, ia sedikit gengsi.


"m setelah beberapa menit, Hendra pun mereray peluk kan nya, dan menatao wajah sang istri.


" sayang.. ?? "( Hendra) ia menatao wajah sang istri


" ehmptzz.. ?? " ( anita) ia tanpa menoleh ke arah sang suami.


" sayang, kamu masih marah. " ( Hendra)


anita pun duduk di sofa, dan di ikuti oleh sang suami.


" jujur aja, aku masih marah mas, cuman aku kasian sama kamu, iya udah aku pulang.. ?? " ( anita) padahal di balik ucapan nya, ia begitu merindu kan sang suami, cuman karena gengsi, ia malu untuk mengata kan nya.


" terserah kamu aja sayang, yg penting kamu pulang, dan berada di sisi aku.. ?? " ( Hendra) ia kembali memeluk tubuh sang istri.


" terserah kamu aja mas. " ( anita) ia pun membiar kan suami nya, yg memeluk tubuh nya, karena sebenar nya dia pun nyaman berada di peluk kan sang suami.


" mas.. ?? "( anita )


" ehmptzz.. ?? " ( Hendra)


" kamu, makan dulu ya sayang, jangan sampai kamu telat makan, kalau kamu sakit bagaimana. " ( anita)


" tapi suapin ya.. ?? " ( Hendra) dengan tatapan memohon nya.


anita hanya menggeleng kan kepala nya, saat mendengar, permintaan sang suami.


ini lah Hendra, ketika dengan sang istri, ia begitu manja, kalau dekat sang istri.


Hendra yg tegas,dan berwibawa, kalau depan sang istri, tidak ada Hendra yg seperti itu.

__ADS_1


tapi kalau dekat dengan sang istri, Hendra seperti anak kecil, yg membutuh kan perhatian dan kasih sayang.


" sayang.. ?? " ( Hendra) ia mencium pipi sang istri.


sehingga anita tersentak kaget, karena ia sedang melamun.


" ah.. ?? iya mas.. ?? " ( anita)


" gimana sayang, mau engga, aku ingin di manja sama kamu. " ( Hendra)


" iya udah, ambil sini makan nan nya. "( anita)


Hendra pun tersenyum, ia sangat antusias karena permintaan nya di kabul li, oleh sang istri.


anita pun menyuapi sang suami, dengan telaten, tak terasa nasi beserta lauk pauk nya habis, di piring nya, anita pun menyimpan piring tersebut di atas meja, dan memberi kan Hendra minum.


setelah acara menyuapi, anita pun menyimpan nampan yg berisi gelas kosong dan piring kosong ke bawah.


awal nya Hendra tidak memperboleh kan sang istri untuk ke bawah, tapi bukan nya anita, kalau ia bisa menuruti apa yg dia ingin kan, Hendra pun pasrah, dari pada istri nya kembali merajuk, bisa bahaya.


sedang kan anita menuju ke bawah,Hendra pun menuju ke kamar.


" allhamdulilah, habis nya. " ( bi inah) ia mengambil nampan di tangan anita.


" syukur nya,kenapa nyonya malah mengantar piring dan gelas kosong ke sini, padahal panggil bibi aja, biar nanti bibi beres kan. " ( bi inah) ia merasa tak enak, karena sang majikan kan nya, melakukan pekerjaan nya, seharus nya itu tugas nya.


" engga apa apa bi, sekalian aku mau minum.. ?? " ( anita) sambil mengambil air, di dalam lemari es.


setelah mengambil nya, anita pun meminum nya, hingga menghabis kan setengah botol.


" bi, aku ke atas dulu ya..?? " ( anita)


" iya nya..?? " ( bi inah)


anita pun menuju ke atas, sambil membawa air mineral, yg sisa setengah, ia pun menuju ke kamar nya, dan membuka pintu, di saat ia baru masuk, ternyata sang suami sedang merebah kan tubuh nya, Hendra pun mendongak kan wajah nya, dan tersenyum ke arah sang suami.


Hendra pun menepuk kasur di sebelah nya, anita pun berjalan, dan duduk di samping sang suami, sebelum nya ia menyimpan air minum nya.


Hendra pun lagi lagi memeluk nya.

__ADS_1


" sayang, jangan pernah meninggal kan aku lagi ya, jujur hidup aku terasa hampa, dan hancur kalau engga ada kamu di sisi aku.. ?? " ( Hendra)


" tergantung, dari sikap kamu mas, kalau aku engga nyaman, aku akan ninggalin kamu, apalagi kalau kamu menyakiti aku, aku kasih kamu satu kesempatan lagi, kalau kamu menyia nyia kan kesempatan terakhir mu, aku engga akan segan segan untuk meninggal kan kamu mas, pergi dari sini, tanpa ada yg tahu. " ( anita) nada bicara nya, begitu serius dan sedikit mengancam.


Hendra yg mendengar nya bergidik ngeri, ia engga mugkin melakukan ke salah han nya lagi, karena satu minggu ini, ia merasa tersiksa, apalgi kalau selama nya, sudah terbayang, kalau hidup nya akan hancur.


anita pun menoleh ke arah sang suami, ia melihat Hendra menatap kurus ke arah depan.


" mas, kenapa kamu engga jawab pertanyaan aku. " ( anita)


" ah.. ?? maaf sayang, aku memikir kan kalau aku kehilangan kamu, untuk selama nya, hidup aku pasti hancur, seminggu aja aku engga sanggup, apalagi untuk selama nya, jangan sampai sayang, karena aku engga sanggup menjalani hidup tanpa kamu. " ( Hendra) ia mengerat kan peluk kan nya.


" makan nya, mas jangan macam macam lagi, aku juga manusia mas, ada batas kesabaran nya, kamu udah melakukan 2 kesalahan mas,aku berharap engga ada ke salahan ke salahan lagi .. ?? " ( anita)


" iya sayang, aku janji, aku engga akan lagi mengulangi nya. "( Hendra) ia menatap sang istri, dan meyakin kan sang istri, kalau ia benar benar serius dengan ucapan nya, dan janji nya, yg engga akan mengulangi ke salahan nya.


" aku pegang janji kamu mas. " ( anita)


" iya sayang.. ?? " ( Hendra)


" yang.. ?? " ( Hendra)


" ada apa mas.. ?? " ( anita)


" aku kangen.. ?? " ( Hendra) ia sudah mengecup leher jenjang sang istri, sebelum nya ia sudah membuka hijab sang istri.


" kan, udah ketemu, kenapa masih kangen. " ( anita)


" iya, kan ini mah kangen nya beda sayang.. ?? " ( Hendra) ia masih dengan aktivitas nya.


" beda nya..?? " ( anita) ia masih belum mengerti, atas permintaan sang suami.


Hendra pun menghela napas nya, ia sedikit kesal dengan sang istri yg begitu polos.


" maksud nya mas, mau ini.. ?? "( Hendra) sambil menyentuh area sensitif sang istri.


anita pun tersenyum, ia baru menyadari apa yg di ingin kan sang suami, ujung ujung nya masalah ranjang.


" bilang aja minta ini.. ?? " ( anita)

__ADS_1


" iya kan kode sayang.. ?? " ( Hendra)


akhir nya anita dan Hendra pun melakukan hubungan suami istri, skip aja ya.


__ADS_2