
kini semua sudah berada di ruangan kiara,dari tadi andra, tidak melepas kan genggaman tangan nya, dari sang istri.
" ndra, makan dulu, dari tadi kamu belum makan.. ?? " ( anita)
" aku engga nafsu mah,.. ?? " ( andra)
" kamu harus makan ndra, gimana kalau kamu sakit, siapa yg akan merawat istri kamu, kalau kamu sakit. ?? " ( anita) sambil membawa kotak makan nan, ke hadapan andra, karena tadi Hendra memesan makanan, ia tau kalau sang istri dan juga anak nya belum makan.
" tapi mah, aku engga berselera.. ?? " ( andra)
" paksain aja ndra, kamu pasti bisa.. ?? " ( anita) ia masih berusaha membujuk.
" atau mamah suapin.. ?? " ( anita)
andra menggeleng kan kepala nya, dan akhir nya andra menerima kotak tersebut, dan anadra memakan nya.
di saat ia melihat sang anak, makan tiba tiba Hendphone nya berbunyi, anita pun menekan tombol hijau.
" assalamu'alaikum nit, kamu dimana,terus kamu sana anak aku engga, soal nya, dari tadi aku menghubungi kiara engga di angkat, menggubungi andra pun sama, engga di angkat, aku jadi khawatir.. ?? " ( fitri) dengan nada khawatir.
pirasat seorang ibu sangat kuat, dan ia tau kalau sang anak sedang tidak baik baik saja.
anita pun menghela napas nya, ia harus mencari jawaban supaya, fitri tidak terlalu khawatir kepada anak nya, bukan ia menyembunyikan , tapi ia engga mau menggagal kan acara tasyakuran anak nya satu lagi.
" nit, kamu masih di sana kan.. ?? " ( fitri)
" iya, aku masih di sini.. ?? " ( anita)
" terus kenapa, kamu belum ke sini, acara nya sudah di mulai.. ?? " ( fitri)
" fit, maaf seperti nya, aku engga akan ke sana, begitu pun dengan anak dan mantu ku.. ?? " ( anita)
" lah kenapa, ko engga ke sini.. ?? " ( fitri)
" kita lagi ada di rumah sakit fit.. ?? " ( anita)
" kalian, ngapain di rumah sakit.. ?? " ( fitri)
" tapi kamu janji ya, jangan kaget.. ?? " ( anita)
" ini ada apa sih nit, sebenar nya, jangan buat aku penasaran begini.. ?? " ( fitri)
" jadi gini fit, aku sedang berada di rumah sakit, karena kiara harus di larikan ke rumah sakit,.. ?? " ( anita)
" APA.. ?? ko bisa, anak aku di bawa ke rumah sakit, emang ada apa dengan dia, terus ke adaan nya sekarang bagaimana.. ?? " ( fitri) dengan nada suara yg khawatir.
__ADS_1
" allhamdulillah kiara baik baik saja, nanti saja kalau kamu udah beres dengan acara tasyakuran anak kamu, baru kamu ke sini.. ?? " ( anita)
" tetap aja fit, aku engga akan tenang, kalau anak aku yg di sana, sedang terbaring di rumah sakit.. ?? " ( fitri)
" aku tau, kamu pasti khawatir, tapi aku mohon sama kamu, harus tetap tenang, kiara ada aku, kamu percaya kan sama aku,.. ?? " ( anita) ia berusaha meyakin kan fitri.
" sekarang kalau kamu ke sini, kasian anak kamu giandra, acara nya akan berantak kan, jadi kita selesai kan satu satu, setelah beres acara kamu ke sini, lagian kiara sekarang lagi istirahat, dan sudah di tangani oleh dokter,lagian di sini ada aku, suami aku dan anak aku, yg menjaga kiara,jadi kamu tenang ya,setelah selesai acara,kamu langsung meluncur ke sini..?? " ( anita)
" baik kalau gitu, aku ke dalem dulu, aku titip kiara sama kamu.. ?? " ( fitri)
" iya, engga usah kamu suruh pun, aku akan menjaga kiara, karena dia anak aku juga.. ?? " ( anita)
" iya fit, kalau gitu aku tutup ya, aku masuk ke dalam dulu ya, assalamu'alaikum.. ?? " ( fitri)
" waalaikumsalam.. ?? " ( anita)
sambungan telpon pun terputus, anita pun menyimpan handphone nya ke dalam tas.
kiara pun membuka mata nya, ia melihat sekeliling.
" sayang.. ? ? " ( andra) ia tersenyum ke arah kiara.
" mas.. ?? " ( kiara) ucap nya lirih.
" kamu butuh sesuatu sayang. ?? " ( andra)
andra pun, langsung mengambil air putih yg berada di atas nakas, dan memberi kan nya kepada kiara.
" mas, ko aku bisa ada di sini.. ?? " ( kiara) ia melihat sekeliling ruangan.
" kamu engga ingat kejadian tadi siang.. ?? " ( andra)
kiara pun memikir kan nya, dan ia baru teringat.
" aku ingat mas, terus aku kenapa mas, ko harus di rawat . ?? " ( kiara)
" kamu bentar lagi, akan menjadi seorang ibu, sayang.. ?? " ( andra)
" maksud nya mas, aku hamil.. ?? " ( kiara)
andra mengangguk kan kepala nya, sebagai jawaban nya, kiara pun terdiam, ia begitu bahagia, tak kala ia mendengar, diri nya sedang hamil.
" sayang, aku benar lagi hamil, kamu engga bohong kan.. ?? " ( kiara) ia meyakin kan kembali pendengaran nya.
" iya, buat apa aku bohong, kamu benar lagi hamil sayang, di sini ( ia mengusap perut kiara) ada buah cinta, jadi kamu harus jaga ya.. ?? " ( andra) sambil tersenyum ke arah kiara.
__ADS_1
kiara hanya mengangguk kan kepala nya, dan ia pun merentang kan ke dua tangan nya, andra sudah tau dengan kode, kiara.
ia pun memeluk sang istri, kiara pun mereka peluk kan nya, ia pun kembali menatap andra.
" orang tua aku, sudah tau kalau aku sedang di sini.. ?? " ( kiara)
" sudah sayang, mungkin setelah acara tasyakuran abang kamu, mamah sama papah, pasti langsung ke sini.. ?? " ( andra)
" tapi mas, jangan bilang kejadian yg sesungguhnya nya ya, karena aku takut kamu di salahin.. ?? " ( kiara)
andra tidak bisa berucap lagi, tak kala kiara ingin melindungi, diri nya dari kemarahan orang tua nya sendiri, andra sangat malu, seharus nya posisi seperti itu adalah diri nya, karena ia kepala keluarga, tapi ini malah sebalik nya.
" iya, sayang aku akan usaha kan.. ?? " ( andra) ia mengecupkening sang istri.
" sudah sudah,lebih baik kamu makan dulu, kasian cucu mamah kelaparan.. ?? " ( anita)
kiara pun tersenyum, dan langsung memakan nya, kebetulan ia sangat lapar, mereka bertiga, hanya sebagai penonton., melihat kiara yg sedang makan.
di kediaman giandra, akhir nya acara tasyakuran pun selesai, melihat mamah nya yg dari tadi diam, giandra pun menemui sang mamah, dan ingin menanyakan kenapa adik nya tidak menghadiri acara tasyakuran nya.
" mah, kenapa dari tadi diam.. ?? " ( giandra)
" mamah memikir kan adik kamu.. ?? " ( fitri) ucap nya lirih, kini sang suami doni sudah berada di sisi nya, karena doni habis dari toilet.
" emang ke apa dengan kiara mah.. ?? " ( giandra).
" kiara masuk rumah sakit.. ?? " ( fitri)
" APA.. ?? ko bisa.. ?? " ( giandra)
" iya mah, ko bisa.. ?? " ( doni)
" mamah juga engga tau, kenapa kiara bisa masuk rumah sakit, karena anita tidak memberitahu mamah. "( fitri)
" iya udah kalau gitu, mamah sama papah duluan aja, ke rumah sakit, nanti aku nyusul, aku engga enak kalau harus ninggalin tamu mah.. ?? " ( giandra).
" kamu, engga apa apa sayang, kalau mamah tinggal.. ?? " ( fitri)
" aku engga apa apa mah, lagian acra nya juga sudah selesai. ?? " ( giandra)
" baik, kalau gitu mamah ke rumah sakit duluan, nanti kamu nyusul ya, dan tolong bilangin sama mertua kamu kalau mamah pulang duluan.. ?? " ( fitri).
" iya mah, nanti aku akan memberitahu mertua ku, pasti beliau mengerti mah.. ?? " ( giandra)
fitri pun mengangguk, dan ia pun ke luar.
__ADS_1
ingin rasa nya fitri terbang, atau punya jurus menghilang dan tiba tiba sudah berada di rumah sakit, karena ia ingin tahu , sebab sang anak masuk ke rumah sakit.