
mamih dan Anita pun sudah selesay shalat,
mereka pun ke luar dari mushola,hati mamih benar benar tenang,
Anita dan mamih,bergandengan tangan.
mereka menuju ruang tamu.
tak berselang lama mereka duduk papih datang ,
" sore mih ..?? " ( papih ) sambil mencium kening mamih.
" sore juga pih ..? " ( mamih )
papih baru menyadari,kalaw d sebelah istri nya ada gadis cantik. ke
" eh .. ada mantu papih ..?? " ( papih )
sambil tersenyum,
" iya pih,..?? " ( Anita )
sambil mengambil tangan papih,lalu ia cium.
papih pun tersenyum,da tangan nya yg satu lagi,membelay kepala anita.
" udah dari tadi nak ..?? " ( papih )
" udah pih," ( Anita ) sambil tersenyum,
papih pun duduk,d sofa.
" Hendra mana mih." ( papih )
" Hendra tadi ijin ke kamar pih ,katanya mau.. " ( mamih ) belum juga beres,mamih berbicara,Hendra yg d bicarakan sudah turun dari tangga.
" sore pih ..?? " ( Hendra )
" sore juga son ..?? " ( papih )
Hendra langsung duduk,d samping Anita,karena mamih udah pindah ke sisi papih .
" Giman fiting nya lancar " ( papih )
" allhamdullilah lancar pih ..? " ( Hendra ) papih hanya menjawab dengan angguk kan.
" oh iya son,kamu udah bikin undang Ngan ..?? " ( papih )
" udah pih,besok juga udah jadi pih ..?? " ( Hendra )
" besok akan d bagiin sama anak buah pih .." ( Hendra )
lagi lagi papih hanya menjawab dengan angguk kan.
" kalaw begitu papih ijin bersih bersih dulu ya . ?? " ( papih ) sambil menarik tangan mamih .
" pih,mamih mau di sini ..?? " ( mamih ) yang enggan beranjak dari tempat duduk nya
"mih temenin papih. ?? " ( papih ) dengan nada manja,
Anita hanya menanggapi dengan senyum man,sedang kan Hendra hanya geleng geleng kepala,karena ia tau kalau papih nya,seperti anak kucing kalaw dekat mamih .
" pih malu,ada mantu kita ..?? " ( mamih )
" ngapain harus malau,ini itu contoh,buat anak mantu kita,walaupun usia sudah tidak muda lagi,tpi kita selalu romantis ..?? " ( papih )
" ya tapi kan ga harus gini juga kali pih ..?? " ( mamih ) memanyun kan bibir nya .
" ya udah ayo mih,papih udah gerah, "( papih )
__ADS_1
" ataw mau papih gendong,biar lebih romantis " ( papih ) sambil menaik turun kan Alis nya .
mamih pun beranjak,dari tempat duduk nya,sambil menghentak kan kaki nya,karena ia malu,dengan menantu nya,kalaw ia kekeh diam bersama Anita,suami nya pasti akan menggendong nya,karena mamih tau kalaw suaminya itu nekad.
" sayang mamih,mau ke atas dulu ya,mau ngurus dulu BAYI BESAR .. ?? " ( mamih )
sambil mendelik ke arah papih,sambil menekan kata bayi besar.
" iya mih . ?? " ( Anita )
sambil mengangguk kan wajah nya,ke arah mamih.
mamih pun berlalu,dan yg pasti papih mengekor,d belakang mamih .
setelah kepergian mamih dan papih,Anita canggung,karena mereka hanya berdua.
" ehmptzz. ." ( Hendra )
akhir nya Hendra yg memulay pembicaraan.
Anita pun menoleh,saat Hendra berdehem..
" ga usah iri,nanti kita juga bakal seperti itu .. ? " ( Hendra ) sambil tersenyum jail,
Anita mengkerut kan kening nya,
" maksud ..?? " ( Anita ) akhir nya ia pun berbicara .
" ya,kamu kan,lagi membayang kan,kalaw kamu pingin kaya mamih dan papih ..?? " ( Hendra )
Anita langsung melotot kan kedua bola mata nya,
" siapa juga yg punya pemikir ran seperti itu,itu mah pemikir ran kamu aja..?? " ( Anita ) sambil menatap tajam hendra,
Hendra gemas melihat,Anita yg marah.
" walaupun kita,menikah tanpa cinta,tpi kita harus berusaha tuk membuka hati kita,.. ?? " ( Hendra ) ia pun menatap ke arah Anita,Anita pun replek,melihat ke arah Hendra,mata mereka pun saling menatap, hanya beberapa detik saja,
" prinsip ku,nikah itu cuman sekali,seumur hidup,dan hanya maut yg memisahkan kita ..?? " ( Hendra ) dari tadi Hendra terus menatap Anita,tanpa mengalih kan tatapan nya.sedangkan Anita yg d tatap nya,merasa salah tingkah,dan muka nya bersemu merah karena malu,Hendra yg tau itu merasa gemas,ingin rasa nya ia,( hayo mikir Rin apa ðŸ¤ðŸ¤)
" ahh .. ?? " ( hendra ) Hendra prustasi sendiri,ia mengacak ngacak rambut nya,
" ada apa mas ..?? " ( Anita ) sambil mendongak kan wajah nya,karena kaget.
" ga ada .. ?? " ( Hendra ) berusaha menutupi,kegugup pan nya,
" oh .. ?? " ( anita )
" gimana dengan pembicaraan tadi,setuju ga ..?? " ( Hendra ) Hendra pun mengalih kan pembicaraan nya.
anita menghelas napas panjang.
" aku juga setuju mas ..?? " ( Anita ) dengan lirih nya,dan wajah nya menunduk.
" kalaw bicara itu,harus liat wajah,lawan bicara nya,bukan menunduk .. ?? " ( Hendra )
" aku bukan lantay ya ..?? " ( Hendra )
akhir nya Anita mau ga mau,ia harus menatap Hendra,dan memanyun kan bibir nya,
Hendra yg melihat itu,merasa lucu,dan gemas.
" ga usah d manyun manyun nin,tuh bibir,nanti aku cium ..?? " ( Hendra ) sambil menaik turun kan alis nya,
Anita yg mendengar ucap pan Hendra,membulat kan mata nya,
" gimana .. ?? " ( Hendra ) sambil tersenyum jail,
" ga ada ya,kita belum halal ..?? " ( Anita ) sambil menatap tajam.
__ADS_1
Hendra yg di tatap bukan nya takut,malah gemas.
" berarti,kalaw udah halal boleh dong .. ?? " ( Hendra )
" bukan hanya cium,tapi peluk,ataw .. ?? " ( Hendra ) sambil menaik turun kan alis nya,
" ataw apa ..?? " ( Anita ) tatap pan yg tajam,dan berkacak pinggang.
" apa ya ..?? " ( Hendra ) sambil tersenyum ke arah Anita,
" masa kamu ga tau maksud aku itu apa ..?? " ( Hendra ) sambil mengikis jarak,ke arah wajah Anita,
Anita yg gugup dan takut,ia pun berteriak .
"MAS .. ?? " ( Anita ) sambil mau beranjak,dari sofa,tapi ke buru Hendra mencekal tangan nya,
" udah jangan marah marah ..?? " ( Hendra )
" nanti cantik nya ilang loh ..?? " ( Hendra )
" tau ah .. ?? " ( Anita ) sambil memalingkan wajah nya .
" sudah sini duduk lagi.. ?? " ( Hendra ) sambil merik tangan Anita .
" GA .. ?? " ( Anita ) masih memalingkan wajah nya,sedangkan tangan nya masih d cekal oleh Hendra ,
" ya udah kalaw ga mau duduk mah,paling nanti kamu pegel.. ?? " ( Hendra ) sambil tersenyum,entah lah Hendra senang,kalaw menjaili Anita .
apalagi kalaw udah manyun,di saat Anita sedang lengah,Hendra menarik tangan Anita,sehingga ia terduduk di pangkuan hendra.
" AH ... ?? "( Anita ) ia berteriak,karena kaget ..
Hendra pun tersenyum menang
" kata nya ga mau duduk,ini malah duduk di pangkuan aku .. ?? " ( Hendra ) sambil tangan nya,memeluk erat pinggang Anita.
" kamu yang menarik tangan aku, .. ?? " ( Anita )
ia membela diri nya.
" kalaw kamu nya kuat,ga akan sampey kamu terjatuh d pangkuan aku ..?? " ( Hendra ) yang gak mau kalah,Anita pun memikir kan itu,apa yg d ucap kan Hendra memang ada benar nya,mending dia tidak menjawab aja.
" kenapa diam,ga menjawab,ngaku kalah ya .. " ( Hendra ) sambil mencubit hidung anita.
" AW .. sakit tau .. ?? " ( Anita ) sambil mengusap usap hidung nya.
Hendra menjawab dengan senyum saja.
Anita pun berusah bangkit dari pangkuan Hendra,tapi Hendra malah memeluk nya erat,
" lepas ih ..?? " ( Anita ) sambil tangan nya berusaha mereray peluk kan nya.
" mas lepas .. " ( Anita )
" emang mau kemana ..?? " ( Hendra )
sambil mendongak kan kepala nya.
" aku mau ke dapur .. ?? " ( Anita )
" mau ngapain,? "( Hendra )
" mau masak," ( Anita )
"kan udah ada bibi .. ?? " ( Hendra )
" ya walaupun .. ?? " ( Anita ) belum sempat menyelesaikan ucap pan nya,ada suara berdehem d belakang mereka,secara replek mereka berdua menoleh .
Anita yg kaget dan malu,karena posisi anita,sedang duduk d pangkuan Hendra,sedang kan Hendra malah tersenyum .
__ADS_1
" maaf ya up nya lama,d karena kan saya nya kerja , pulang nya malam terus,jangan bosan bosan ya mampir d novel saya,"