
mamih benar benar kaget,karena yg bertabrakan dengan nya,mantan Hendra yaitu lusi.
" Tante .. ?? " ( Sisil ) sambil tersenyum ramah.
" apa .. ?? " ( mamih ) dengan sinis nya.
" Tante apa kabar .. ?? " ( Sisil ) sambil memegang lengan mamih,tp ke buru mamih tepis.
" baik,ga usah pegang pegang saya .. ?? " ( mamih )
Sisil merasa kesal,dengan sikap mamih,tpi ia bisa tahan,karena ia berencana untuk mendekati Hendra.
" Hendra apa kabar mih .. ?? " ( sisil ) ia tersenyum palsu.
" ga usah nanya nanya kabar anak saya,anak saya sudah menikah,dan mempunyai istri yg bagitu cantik,dan juga Sholeh.. ?? " ( mamih ) menatap tajam ke arah Sisil.
Sisil kaget,mendengar berita,kalaw Hendra sudah menikah.
" ga mungkin Tante,Hendra sudah menikah .. ?? " ( Sisil )
" ga mungkin bagay mana,kalaw itu kenyataan nya .. ?? " ( mamih ) .
" Hendra itu itu sangat mencintai saya Tante,jadi ga mungkin Hendra menikah,karena wanita satu satu nya yg Hendra cinta cuman saya .. ?? " ( Sisil ) menaik kan nada bicara nya satu oktaf.
" kamu yg sopan,kalaw bicara,saya ini lebih tua,dari kamu .. ?? " ( mamih ) ia pun meninggi kan nada bicara nya.
sedang kan anita mendengar suara mamih nya,ia pun menuju mamih,dan melihat orang orang sedang memperhatikan mamih dan seorang gadis,Anita memperhatikan gadis itu,ia merasa kenal dengan gadis itu,tp dimana.
dari pada ia penasar ran ia pun menemui mamih dan gadis itu.
" mih ini ada apa .. ?? " ( Anita ) sambil mengelus lengan mamih,untuk menenang kan mamih.
" kamu .. ?? " ( Lusi ) ia menunjuk anita.
Anita pun menoleh,ke arah gadis itu,Anita baru inget kalau gadis itu,yg dulu bertabrakan dengan diri nya.
" dia siapa nya Tante,dan kamu jangan pegang pegang Tante .. ?? " ( Sisil ) menatap tajam ke arah anita,sedang kan Anita,mengidik kan bahu nya,karena ia bingung,kenapa gadis itu marah kepada nya.
" emang kamu,siapa .. ?? " ( mamih )
" mengatur ngatur saya,kalaw kamu tau gadis yg ada di dekat saya itu,adalah mantu saya .. ?? " ( mamih ) sambil menatap tajam,ke arah Sisil dan tersenyum sinis.
" dan kamu juga pasti tau kan,kalaw dia itu istri nya Hendra,.. ?? " ( mamih )
Sisil membulat kan mata nya,karena ia kaget,dan ia juga masih ga percaya.
" Tante bohong kan,ga mungkin Hendra sudah menikah,apalagi istri nya model beginian .. ?? " ( Sisil ) menatap Anita dari atas sampay bawah,dengan sinis nya.
" kata siapa ga mungkin,itu kenyataan nya" ( Mamih )
" kamu jangan so lugu ya,aku tau kamu menjebak Hendra dengan tubuh mu,supaya Hendra bertanggung jawab dan menikahi mu,supaya kamu bisa menjadi nyonya permana." ( Sisil ) bicara dengan sinis nya,dan tersenyum remeh,ke arah Anita.
Anita membulat kan mata nya,dan ia merasa tersinggung dengan ucap pan Sisil.
" buka aja hijab Lo,.. ?? " ( Sisil )
__ADS_1
" Lo pake hijab,karena untuk menutupi ke busuk kan Lo kan,jangan so lugu dech,.. ?? " ( Sisil ) dan ia pun maju selangkah,dan akan memegang hijab Anita.
tp Anita buru buru menepis nya,dan Anita pun menampar pipi Sisil karena ia tidak terima,dengan ucap pan Sisil,yg merendah kan harga diri nya,Sisil yg di tampar oleh Anita,merasa tidak terima,ia pun akan balik menampar,Anita.
tp tangan nya ke buru d pegang oleh mamih,mamih pun menampar pipi sebelah nya.
Sisil di situ benar benar marah,karena ide nya gagal untuk menjelek jelek kan Anita.
" kamu jangan berani berani nya nampar mantu saya .. ?? " ( mamih )
" tapi Tan,dia yg nampar aku duluan,ini yg di sebut mantu ke sayang Ngan,yg mempunyai sifat arogan ..?? " ( Sisil ) ia masih saja membela diri nya,dan berusaha menjelek jelek kan Anita.
" maaf sebelum nya,saya menampar anda,karena anda sudah merendah kan harga diri saya," ( Anita ) dengan tegas dan balik marah ke arah Sisil.
" dan ingat nona,tubuh saya ga semurah itu,karena ga ada laki laki satu pun yg menyentuh tubuh saya,terkecuali suami saya .. ?? " ( Anita )
" jadi anda jangan sembarangan menuduh saya,bisa saja apa yg di ucap kan anda itu,terbalik ke diri anda sendiri .. ?? " ( Anita ) tersenyum remeh ke arah Sisil.
" iya udah mih,kita pulang takut suami aku pulang,apalagi suami aku dari tadi mewanti wanti aku,sebelum ia pulang,aku sudah harus di apartemen,untuk menyambut nya mih,mamih kan tau mas Hendra,tidak bisa jauh dari aku .. ?? " ( Anita ) sambil menggenggam tangan mamih.
" oh iya sayang,ayo kita pulang,jangan meladeni orang sinting .. ?? " ( mamih ) sambil menatap sinis ke arah Sisil.
" kalian . ?? " ( Sisil ) sambil menatap tajam ke arah Anita dan mamih,ia merasa malu karena sudah di rendah kan oleh mereka ber dua.
sebelum mamih beranjak,ia memanggil pemilik salon.
" masalah pembayaran,nanti asisten saya akan ke sini,saya males lama lama berada di sini,panas karena ada mahluk halus .. ?? " ( mamih ? sambil arah mata nya menantap ke arah Sisil.
" baik nyonya . ?? " ( pemilik salon )
" saya akan aduk kan semua ini kepada Hendra,dan untuk kamu ( sambil menunjuk wajah Anita ) aku akan merebut kembali Hendra dari kamu,Karen Hendra itu milik aku . ?? " ( Sisil ) dengan lantang nya Sisil berbicara.
" dan asal kamu tau,Hendra itu hanya mencintai ku .. ?? " ( Sisil ) dengan PD nya,ia berbicara.
Anita yg mendengar ucap pan Sisil,nyali nya menciut,karena memang ia ga pernah mendengar Hendra mengucap kan kata cinta,kepada nya,tapi Anita tidak menunjuk kan kalaw ia takut,Anita pun membalik kan badan nya,dan berjalan menuju sisil.
" silahkan kalaw anda,mau merebut Hendra dari saya,dan asal anda ingat,wanita baik baik tidak mungkin merebut suami orang,jangan bangga,karena hasil merebut itu ga akan abadi. " ( Anita ) sambil tersenyum sinis,dan membalik kan tubuh nya,menuju mamih.
" ayo mih .. ?? " ( Anita ) menggandeng tangan mamih,mamih pun mengangguk dan berjalan ke luar salon,menuju parkiran .
sedang kan Sisil menghentak kan kaki nya,karena ia merasa kesal dan malu,karena di permalukan,di depan umum dan ia juga pergi ke luar salon,tadi nya sisil mau memanjakan diri nya tpi malah mendapat kan kabar tidak enak.
sedangkan di mobil Anita dan mamih saling diam.
" mih maaf ya,aku tadi namapar gadis itu ..?? " ( Anita ) ucap pan nya,dengan lirih dan penuh penyesalan.
" ga apa apa sayang .. ?? " ( mamih ) sambil mengelus punggung tangan Anita.
" kamu berhak,karena itu bentuk mempertahan kan harga diri kamu .. ?? " ( mamih )
" justru mamih bangga,kamu seberani itu. " ( mamih )
" iya mih,sekali lagi maaf ya .. ?? " ( Anita )
" iya sayang,ga usah meminta maaf,.. ?? " ( mamih ) sambil merangkul bahu Anita,supaya lebih dekat dengan nya.
__ADS_1
tak berselang lama mobil pun berhenti,ternyata sudah samapay ke apartemen.
" sayang sudah samapay .. ?? " (mamih )
" iya mih,mamih mau mampir dulu,ataw mau langsung pulang," ( Anita )
" kaya nya mamih,langsung pulang aja sayang,mamih lelah .. ?? " ( mamih )
" oh iya nih kalaw gitu .. ?? " ( Anita )
" aku duluan ya .. ?? " ( Anita ) sambil mengambil punggung tangan mamih.
" iya sayang . ?? " ( mamih ) mengusap kepala Anita.
" mang,turun kan barang belanjaan mantu saya,dan antar kan dia ke atas .. ?? " ( mamih )
" baik nya .. ?? " ( sopir ) ia pun ke luar,dan ia memilih milih barang belanjaan Anita.
" ga usah mih,aku bisa ko .. ?? ( Anita )
" ini banyak sayang,ga mungkin kamu bisa bawa semua .. ?? " ( mamih )
Anita pun menoleh barang belanjaan nya,dan benar saja,hampir 20 lebih kantong belanjaan nya,akhir nya ia pun mengiya kan perkataan mamih .
" memang ga apa apa,kalaw mamih di tinggal di sini sendirian .. ?? " ( Anita ) ia merasa khawatir.
" ga apa apa sayang,kan di sini ada satpam .. ?? " ( mamih ) meyakin kan mantu nya.
" iya sudah kalaw gitu,aku ke atas dulu ya mih .. ?? " ( Anita )
" iya sayang .. ?? " ( mamih )
akhir nya Anita dan sopir nya,ke atas menuju hunian nya.
mereka berdua masuk,dan memasuk kan barang belanjaan nya.
" taro di sini aja non ?? " ( sopir )
" iya pa,taro aja di sini .. ?? " ( Anita )
" mau di Buatin minum dulu pa .. ?? " ( Anita )
" ga non makasih,kalaw begitu saya permisi .. ?? " ( sopir )
" iya pa,maksih ya pa,udah bantuin saya .. ?? " ( Anita )
" iya non,sama sama,kalaw gitu,saya permisi .. ?? " ( sopir ) sambil membungkuk kan badan naya.
" iya pa,hati hati .. ?? " ( Anita )
" iya non .. ?? " ( sopir ) ia pun berjalan ke arah lip,dan Anita pun menutup pintu nya,dan menuju kamar,dan ia melihat jam,ternyata sudah jam dua siang,ia pun segera ke kamar mandi,untuk membersih kan tubuh nya,dan ia pun segera melaksanakan shalat,karena ke buru waktu nya habis,padahal ia belum memakai baju,hanya memakai handuk saja.
setelah selesay shalat Anita pun segera mencari baju,ia hanya menggunakan tentop,dan leging.
Anita merasakan tubuh nya lelah,ia pun merebah kan tubuh nya,di atas kasur,lama kelamaan kantuk pun datang Anita pun tertidur dengan lelap nya.
__ADS_1