
malam pun tiba,keluarga Permana sedang makan malam,Dede Andra seperti biasa di jaga oleh BI sum.
selang beberapa menit,mereka pun selesai,dan berkumpul di,ruang tengah,sedang kan Anita ia menuju dapur untuk membuat teh,mamih dan papih pun duduk di sofa,dan di ikuti oleh Hendra yg duduk di sofa panjang,dengan tidak tau malu nya,cinta duduk di sebelah Hendra.
tak berselang lama Anita membawa nampan,yg terdapat teh,dan juga kueh.
Anita menata di meja,setelah selesai ia simpan nampan di bawah meja.
di situ hanya tinggal tersisa satu sofa,Anita pun duduk,dan di saat Anita duduk Hendra pun pindah,ia duduk di pinggir sofa,karena sofa yg di duduk Ki oleh Anita,sofa tunggal.
" mas,kenapa pindah .. ?? " ( Anita ) ia menoleh ke arah suami nya.
" mas ,pingin Deket istri mas .. ?? " ( Hendra ) sambil tersenyum.
" tapi mas,mas jadi ga nyaman duduk nya." ( Anita )
" biarin sayang,mau dimana pun mas duduk,mas akan nyaman,bila mas di sisi kamu .. ?? " ( Hendra ) sambil mencium pipi Anita .
" mas ih .. ?? " ( Anita ) ia memukul suami nya,karena ia malu di cium oleh Hendra,di depan orang.
" so sweet,banget sih anak mamih . ?? " ( mamih )
" iya dong mih,harus .. ?? " ( Hendra )
" kamu,kaya papih aja nak,kalaw mau cium itu,ga tau tempat ..?? " ( mamih )
" bukan ga tau tempat mih,tapi itu bentuk kasih sayang kita .. ?? " ( papih )
" nah betul itu mih,apa yg di ucap kan papih ..?? " ( Hendra )
" bukan kasih sayang,itu mah nora aja ... ?? " ( cinta ) dengan nada ketus.
ia kesal,karena Hendra menghindar terus,dan ia juga kesal Hendra selalu memperlakukan Anita seperti ratu.
" sirik ya .. ?? " ( mamih ) sambil tersenyum meledek.
cinta tidak meladeni omongan mamih,karena kalaw ia ladeni,ujung ujung nya ia yg kalah.
" oh iya pih,aku mau bicara serius .. ?? " ( Hendra )
" mau ngobrol apa ndra .. ?? " ( papih )
" hari jumat sore,kita ada kan akikah mih buat anak aku .. ?? " ( Hendra )
" iya ndra,papih sampai lupa kalaw kita belum tsyakuran anak kamu,..?? " ( papih )
" iya pih,aku akan undang anak yatim aja pih,dan anak pesantren beserta kiyai .. ?? " ( Hendra )
" ide bagus tuh ndra,kamu mau Adain dimana .. ?? " ( papih )
" kaya nya di sini aja pih,ga apa apa kan .. ?? " ( Hendra )
" iya ga apa apa lah nak,malah itu bagus,terus masalah dekor dan yg lain nya gimana .. ?? " ( papih )
__ADS_1
" Hendra udah mempersiap kan semua nya pih,dari dekor dan juga ketring,jadi kita tinggal terima beres aja .. ?? " ( Hendra )
papih hanya manggut manggut saja.
" mamih ko dari tadi diam .. ?? " ( Hendra )
" mamih ga memberi kan pendapat gitu .. ?? " ( Hendra ) sambil menatap mamih,Hendra heran biasa nya mamih paling semangat kalaw ada acara di rumah nya.
" terus mamih,harus gimana sayang .. ?? " ( mamih )
" mamih diam,bukan mamih ga punya pendapat,tapi mamih satu pendapat dengan kamu,jadi ngapain mamih harus repot repot mengeluar kan pendapat,kalaw pendapat mamih sama dengan kamu .. ?? " ( mamih ) sambil tersenyum.
" baik kalaw begitu mih,dan ada satu lagi yg ingin Hendra bicara kan .. ?? " ( Hendra )
" apa nak .. ?? " ( mamih ) sambil tangan nya menyimpan gelas ke meja.
" mih,pih,setelah aku mengadakan akikah,aku akan pindah ke apartemen mih .. ?? " ( Hendra )
" kenapa harus pindah nak ..?? " ( mamih )
" kami ingin mandiri mih,lagian kan Dede Andra udah besar mih .. ?? " ( Hendra )
" tapi kan sayang,mamih jadi kesepian,kalaw kalian pindah .. ?? " ( mamih ) ucap nya lirih.
papih pun melihat istri nya.
" ga boleh gitu mih,Hendra ingin mandiri,itu udah jadi ke putusan dia,kita cuman bisa mendukung,apa pun keputusan anak kita,Hendra itu kepala rumah tangga mih,lagian mamih kan bisa main ke apartemen Hendra,jarak nya juga dekat dari rumah kita .. ?? " (papih ) mengelus punggung mamih.
" maaf mih,ini udah jadi keputusan Hendra,.. ?? " ( hendra )
Hendra menghela napas.
" iya udah deh,mamih setuju,tapi dengan satu syarat .. ?? " ( mamih )
" apa itu mih .. ?? " ( Hendra )
" setiap hari Sabtu,kamu harus menginap di sini .. ?? " ( mamih )
" kirain syarat nya apa,ternyata itu .. ?? " ( hendra )
" Giman sayang .. ?? " ( mamih ) kini ia menatap Anita.
" kalaw aku mah setuju aja nih,ga tah kalaw mas Hendra .. ?? " ( Anita ) ambil tersenyum.
" aku setuju mih .. ?? " ( Hendra )
" makasih sayang .. ?? " ( mamih )
" sama sama .. ?? " ( Anita )
" ndra,kenapa kamu ga menempati rumah saja .. ?? " ( papih ) ia tahu hendra,sudah membeli rumah,di kompleks kalangan elit.
" rumah itu,lagi di renop pih ,karena Angga kurang suka dengan model rumah nya . ?? " ( Hendra )
__ADS_1
papih hanya mengangguk kan kepala nya saja.
sedang cinta ia merasa kesal,dengan keputusan Hendra,mau protes percumah,karena protes nya ga akan di gubris oleh Hendra.
oek ..oek .. oek ..
tak berselang lam,BI sum membawa Dede Andra .
" maaf nona,kaya nya,Aden kecil haus .. ?? " ( BI sum ) sambil menyerah kan Dede Andra.
" oh iya bi .. ?? " ( Anita ) ia menerima Dede Andra,dan di pangku.
" aduh,anak mamah kenapa,haus ya .. ?? " ( Anita ) sambil mencium pipi Dede Andra.
" pih,mih saya permisi dulu ya,soal nya Dede Andra haus .. ?? " ( Anita ) sambil tersenyum.
" iya sayang,kasian cucu omah,haus ya .. ?? " ( mamih )
" iya omah .. ?? " ( Anita ) sambil menirukan suara anak kecil.
" kalaw begitu permisi .. ?? " ( Anita ) sambil beranjak dari sofa,dan tangan nya menggendong Dede Andra.
" sini sayang,biar Dede Andra di gendong sama aku .. ?? " ( Hendra ) ia mengambil Dede andra,dari gendongan Anita.
" mih,pih,aku ke atas dulu ya .. ?? " ( Hendra )
papih sama mamih hanya menjawab dengan angguk kan saja.
Hendra dan Anita pun menuju kamar nya,Hendra merebah kan Dede Andra di kasur nya,dan di ikuti oleh Anita.
Anita lebih nyaman,menyusui sambil tiduran.
Hendra pun,ikut merebah kan tubuh nya,ia menatap anak nya,yg sedang menyusu.
" sayang,haus banget ya .. ?? " ( Hendra ) sambil mengusap pipi anak nya.
" iya pah .. ?? " ( Anita ) menirukan suara anak kecil.
" sayang papah boleh minta ga .. ?? " ( Hendra ) sambil tangan nya menoel Noel pipi Dede Andra.
Dede Andra langsung melepas kan ****** ibu nya,dan menangis.
oek ..oek ..oek .
" mas ih .. ?? " ( Anita ) ia memukul lengan suami nya.
" cup .. cup .. sayang,.. ?? " ( Anita ) sambil mengelus punggung anak nya.
" sayang,papah bercanda,sekarang kamu nete lagi ya,.. ?? " ( Hendra ) sambil tersenyum,dan mengelus rambut Dede Andra,dan mengarah kan anak nya,untuk menyusu.
Dede Andra kembali nete ke Anita.
" anak papah ga mau berbagi,pelit .. ?? " ( Hendra ) sambil beranjak menuju sofa,dan mengambil leptop nya,ia mengeluar kan berkas berkas yg ke belum ia kerja kan,sedang kan Anita,ia hanya menggeleng kan kepala nya,melihat tingkah suami nya.
__ADS_1