Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 278


__ADS_3

di rumah sakit, kiara langsung di tangani oleh dokter, andra tidak jauh dari sang istri ia melihat segala proses sang istri.


" sayang kamu pasti kuat.. ?? "( andra) ia berbicara, di dekat telinga sang istri, ia berusaha menguat kan.


kiara hanya mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban.


" pembukaan udah sempurna nyonya, tuan.. ?? "( dokter)


" apa tuan, mau menemani nyonya. "( dokter)


" iya saya, mau menemani istri saya. "( andra) dengan yakin.


" baik kalau begitu, nyonya kalau sudah terasa mules, ibu bisa ngejen ya. "( dokter) ia menatap ke arah kiara.


" iya dok. ?? "( kiara) ucap nya lirih.


" mules dokter.. ?? "( kiara) ia sedikit menjerit, karena mules nya udah engga tahan


" tarik napas, ke luar kan perlahan, dorong ya nya."( dokter )


kiara pun ikut intruksi, dari dokter.


lima menit berlalu, akhir nya kiara melahir kan seorang anak,laki laki.


" makasih sayang.. ?? "( andra) ia mengecup kening sang istri, dan air mata nya jatuh ke pipi nya.


" sama sama mas.. ?? "( kiara) ia tersenyum, ke arah sang suami.


andra pun ke luar, menemui mertua nya, karena di dalam kiara mau di bersih kan.


" gimana nak, gimana keadaan kiara.. ?? "( fitri) ia berbicara , penuh dengan khawatir.


" mah, pah.. ?? "( andra) ia langsung memeluk papah mertua, membuat mertua nya bingung, dan membiar kan andra menangis, setelah reda andra pun mereka peluk kan nya.


" bagaimana keadaan kiara nak.. ?? "( fitri) terlihat dari wajah nya, masih khawatir.


" allhamdulillah istri aku baik baik aja mah, dan anak kita juga selamat, tak ada kurang satu apa pun.. ?? "( andra)


" allhamdulillah ..?? "( fitri dan dino) terlihat lega.


" anak kamu, laki laki atau perempuan. "( fitri)


" allhamdulillah, sesuai ke ingin nan, anak aku laki laki mah. "( andra)


" allhamdulillah.. ?? "( fitri dan doni)


kini mereka pun ke ruang perawatan, karena kiara sudah di pindah kan ke sana.


cklek.


mereka bertiga masuk ke ruangan nya, dan fitri langsung memeluk sang anak .

__ADS_1


" selamat ya nak.. ?? "( fitri)


" makasih mah.. ?? "( kiara).


fitri pun beralih ke arah bok bayi, dimana di situ sudah ada sang cucu.


" iya Allah, ganteng banget sih, cucu ku . . ?? "( fitri) ia menyelesaikan noel pipi gembul sang cucu.


" percis kamu banget ndra.. ?? "( fitri) ia menoleh ke arah, sang menantu, yg sedang menyuapi anak nya.


" iya dong mah, kan itu bibit permium aku mah.. ?? "( andra) dengan pd nya, membuat kiara malu, dan memukul lengan sang suami.


" kenapa kamu mukul sayang, sakit tau. "( andra) ia mengelus lengan nya yg di pukul oleh sang istri.


" habis kamu ngomong kemana aja mas. ?? "( kiara)


" aku ngomong apa ada nya sayang, engga bohong, benar kan mah pah.. ?? "( andra) kini ia menatap ke arah fitri dan doni.


ke dua orang tua nya, mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban.


" tuh sayang, ke dua orang tua kamu aja mengakui. "( andra) dengan bangga nya.


" tau ah.. ?? "( kiara) ia mendelik kesal.


sedang kan ke dua mertua ya, mereka hanya menggeleng veleng kan kepala nya saja, melihat tingkah laku sang anak, dan juga menantu nya.


" oh iya ndra, kamu udah menghubungi mamah kamu. "( fitri)


" iya udah kamu kabarin sayang.. ?? "( fitri)


andra pun mengangguk, dan ia mengambil handphone nya, mencari kontak sang mamah, setelah menemu kan nya, ia pun menekan tombol panggil, tak menunggu lama, sambungan telpon pun terhubung.


" assalamu'alaikum.. ?? "( andra)


" waalaikumsalam.. ?? "( anita)


" ada apa nak, tumben hubungi mamah. "( anita)


" emang, engga boleh ya,ngehubungi mamah.. ?? "( andra) dengan nada sedikit kesal.


" iya boleh aja nak, tapi tumben jam segini, biasa nya kan kamu lagi di kantor, pasti lagi sibuk sibuk nya. "( anita)


" aku lagi engga di kantor mah, tapi aku lagi di rumah sakit mah.. ?? "( andra)


" emang siapa yg sakit ndra, kamu atau siapa.. ?? "( anita) terdengar nada khawatir.


" kiara mah.. ?? "( andra)


" kenapa dengan menantu mamah nak.. ?? "( anita) sedikit menaik kan nada suara nya, karena kaget, mendengar menantu nya, masuk rumah sakit.


" biasa aja mas, engga usah teriak teriak gitu mah.. ?? "( andra)

__ADS_1


" gimana mamah engga teriak, orang mamah takut terjadi, sama menantu mamah. "( anita)


" udah cepatan, kasih tau mamah, kenapa dengan menantu ke sayangan mamah "( anita) sudah tak sabar ran.


" menantu mamah baik baik saja. "( andra)


" kalau baik baik saja, engga mungkin kiara masuk rumah sakit. "( anita)


" menantu mamah baik baik aja mah, dia baru aja melahir kan.. ?? "( andra)


" apa, kiara melahir kan, ko kamu wngga memberitahu mamah sih ndra. "( anita) dengan nada marah.


" maaf mah, aku lupa, saking khawatir nya sama istri aku, aku jadi lupa mengabarin mamah, ini juga aku di beritahu sama mertua aku mah.. ?? "( andra)


" iya sudah, sekarang kamu, di rumah sakit mana. "( anita)


" aku di rumah sakit pelita mah. "( andra)


" iya udah, sekarang mamah ke situ, di ruang ngan apa.. ?? "( anita)


" di ruangan anggrek mah, nomer 03 . "( andra)


" iya, mamah tutup ya, assalamu'alaikum.. ?? "( anita).


" waalaikumsalam.. ?? "( andra) ia pun menyimpan handphone nya di atas nakas.


" pasti mamah kamu marah ya ndra. "( fitri)


" iya mah, kenapa wngga ngasih tau dari tadi.. ?? "( andra)


fitri hanye tersenyum ke arah sang menantu, ia tau dengan watak sang sahabat.


" mah, bang giandra udah di beritahu kalau aku, udah melahir kan.. ?? "( kiara)


" udah sayang, seperti nya abang kamu sedang berada di perjalan nan.. ?? "( fitri) ia tersenyum ke arah sang anak, karena sebelum nya , ia sudah mengabari giandra, kalau adik nya melahir kan, ke betulan giandra belum berangkat ke kantor, jadi dia langsung memutus kan untuk pergi ke Jakarta, ke betulan pengganti diri nya, sudah ada, San cepat mengerti, jadi ia bisa meninggal kan nya.


" kalian udah punya nama, untuk cucu mamah. "( fitri) menatap ke arah sang anak dan menantu nya.


" belum mah, nanti belum ke pikiran.. ?? "( andra).


fitri hanya mengangguk, dan ia kembali menatap ke arah sang cucu.


sedang kan di luar, giandra baru saja masuk ke rumah sakit, ia buru buru karena ingin cepat cepat bertemu dengan ke ponakan kan nya, bukan itu saja ia sudah kangen dengan adik dan orang tua nya.


saking buru buru nya, ia menbrak seseorang, untung saja dia replek menangkap pinggang wanita itu, karena ia melihat kalau perempuan itu sedang mengandung.


" maaf saya buru buru, kamu engga apa apa kan.. ?? "( giandra) ia berusaha mereray peluk kan nya, tapi sayang wanita itu tidak menjawab, membuat giandra heran, giandra pun mendongak kan wajah nya.


degh...


" mampir ya ke karya, aku yang satu lagi, hati yg kau sakiti. "

__ADS_1


__ADS_2