
waktu sudah menunjuk kan pukul 07 pagi, giandra sedang bersiap siap untuk pergi ke kantor,hari ini pertama ia masuk.
giandra menghela napas nya, ia menatap lurus ke depan,ia teringat sang istri, yg sebentar lagi mantan, tapi ia buru buru menepis nya, karena giandra sudah tau kalau Vina sudah mengaju kan gugat tan nya, sekarang masih proses.
giandra tau, karena ia mendapat informasi dari orang suruhan nya.
" bangkit gi,kamu pasti bisa, biar kan Vina bahagia, dengan pilihan nya, dan cinta nya."( giandra) ia menghela napas nya, dan kini giandra pun menuju ke dapur, untuk sarapan, setelah sarapan giandra pun bersiap siap untuk ke kantor.
hanya memakan waktu 15 menit, giandra pun sudah sampai ke kantor nya, giandra langsung masuk aja, karena ia sering ke sini, jadi mereka sudah pada tau, siapa giandra.
ia langsung menuju ke ruangan miting,di ruangan tersebut sebagian, sudah pada kumpul.
di saat ia akan duduk, pintu terbuka kembali, semua orang yg berada di dalam, menoleh ke arah pintu.
" maaf, saya sedikit terlambat.. ?? " ( Lidia) ia menunduk kan wajah nya.
sedang kan giandra, mengkerut kan kening nya, karena Lidia ternyata bekerja di sini.
" silah kan masuk. " ( menejer)
Lidia pun masuk, dan kini ia duduk di samping giandra.
Lidia mendongak kan wajah nya, ia langsung mengkerut kan kening nya, karena ia melihat giandra, di situ.
" perkenal kan tuan, ini Lidia, beliau akan menjadi sekretaris tuan. " ( menejer)
giandra hanya mengangguk kan kepala nya, dan tersenyum ke arah, Lidia.
miting pun di mulai, sebelum nya mereka memperkenal kan giandra, sebagai direktur, setelah itu mereka pun mulai membahas proyek yg akan mereka jalani, giandra tidak begitu kamu, karena giandra sudah mempelajari sebelum nya, hampir 2 jam mereka di ruang miting, setelah selesai mereka pun membubar kan diri, dan masuk ke ruang ngan masing masing.
" hari ini jadwal saya apa saja, baca kan. " ( giandra) sedangkan giandra, masuk ke ruangan nya.
" nanti saya lihat dulu.. ?? " ( Lidia ) ia menuju ke meja nya, dan mencari buku kecil, yg mengagenda kan jadwal giandra, setelah menemu kan nya, Lidia pun masuk.
tok.. tok.. tok..
" masuk.. ?? "( giandra)
Lidia pun masuk ke dalam, dan berdiri di samping giandra.
" baca kan.. ?? " ( giandra)
__ADS_1
Lidia mengangguk kam kepala nya, dan membuka buku agenda tersebut.
" jadwal tuan, hanya nanti siang, sekalian makan siang, dengan PT angkasa jaya. "( Lidia).
" baik kalau gitu, nanti kamu temani saya. "( giandra) sambil tangan nya, membuka leptop.
" baik tuan, apa ada yg tuan butuh kan, atu mau di buat kan minum..?? "( Lidia)
" seperti nya, untuk sekarang, engga ada. "( giandra).
" baik, kalau ada apa apa, dan ada yg anda butuh kan, bisa panggil saya tuan. "( Lidia)
giandra hanya mengangguk kan kepala nya, dan tatapan nya kini ke leptop.
" kalau begitu saya permisi tuan. "( Lidia) smbil membungkuk kam tubuh nya.
" ehmptz.. ?? "( giandra).
Lidia pun ke luar, dan menuju meja nya, ia menghirup udara sebanyak banyak nya, karena ia benar benar gugup.
" kirain bukan mas giandra, pengganti bos aku yg dulu, ternyata mas giandra, tapi kenapa ya , dia cuek, mungkin karena ia malu, tapi sudah lah, yg penting sekarang aku kerja, cari uang buat ke hidupan aku, sama kenzo, semangat.. ?? " ( Lidia) ia mulai menggerja kan pekerjaan nya.
memang giandra, kalau sedang berada di kantor ia begitu tegas,apalagi ia seorang pemimpin, jadi ia tidak ingin terlihat lemah di hadapan para karyawan nya.
giandra pun mengambil handphone nya, di saku jas nya dan menghidup kan handphone nya, setelah hidup, betapa banyak panggilan dan WA, dari sang mamah
" nak, kamu di mana..?? "
" nak jangan buat mamah khawatir, mamah sudah tau semua nya. "
p
p
p
" nak kalau sudah aktip, tolong hubungi mamah ya. "
itu lah pesan dari sang mamah, giandra menghela napas nya, ternyata sang mamah sudah mengetahui, tentang rumah tangga nya, apa dari sang adik ipar, atau adik nya.
atau engga dari Vina, dari pada ia bertanya tanya, akhir nya giandra pun memutus kan untuk menghubungi sang mamah, ia pun menekan tombol hijau, tidak menunggu lama, akhir nya sambunhan telpon pun terhubung.
__ADS_1
" assalamu'alaikum nak, kamu baik baik saja kan. "( fitri) dengan nada khawatir.
" waalaikumsalam mah, allhamdulilah aku baik baik saja mah, maaf membuat mamah khawatir.. ?? " ( giandra) ia merasa tak enak.
" iya nak, untung saja adik kamu ke sini, baru mamah bisa tenang. " ( fitri)
" mamah tau, dari siapa, tentang rumah tangga aku. "( giandra)
fitri pun menjelas kan, dari awal ia ke sana, sampai ia tahu semua nya.
giandra menghela napas nya, dan pada akhir nya ke tahuan sama sang mamah, awal nya ia akan menutupi dulu, tapi tidak sesuai rencana, ternyata sang mamah lebih cepat mengetahui nya, akhir nyan giandra pun hanya bisa pasrah.
" kenapa kamu diam nak. "( fitri)
" engga apa apa mah, maaf kan aku ya mah, aku udah gagal, rumah tangga aku kini, di ujung tanduk. "( giandra).
" kamu engga salah nak, mungkin kalian jodoh nya sampai di sini, tapi kamu harus kuat ya nak, ingat ada orang orang yg masih menyayangi kamu. "( fitri)
" iya mah, makan nya aku ke sini, selain aku kerja, aku juga ingin nenangin pikir dan aku dulu. "( giandra)
" iya nak, lakukan apa saja yg membuat kamu nyaman, tapi jangan pernah kamu meninggal kan kewajiban kamu, sebagai umat islam. "( fitri)
" iya mah, aku juga mengerti, InsyaAllah aku baik baik saja,dan doa kan aku ya mah,semoga aku bisa melewati ini semua "( giandra)
" tanpa kamu meminta, mamah akan selalu mendoa kan kamu, oh iya nak, kamu sudah tau kalau Vina sudah menggugat kamu. "( fitri)
" aku, udah tau mah, InsyaAllah aku iklas mah. "( giandra).
" mamah tau, pasti kamu kuat nak,kamu sekarang dimana nak. "( fitri)
" aku udah mulai kerja mah. "( giandra)
" syukur, kalau kamu udah kerja, iya udah mamah tutup, kamu semangat, dan jangan pernah lupa,untuk menunaikan kewajib ban kamu nak. "( fitri)
" iya mah.. ?? "( giandra)
" assalamu'alaikum.. ?? "( fitri)
" waalaikumsalam.. ?? "( giandra) ia pun menyimpan handphone nya di meja.
tak berselang lama, Lidia memberitahu kalau sebentar lagi mereka akan miting.
__ADS_1
setelah sudah siap,giandra dan Lidia pun berangkat, menuju ke tempat miting.
" jangan lupa mampir, ke karya aku yg satu lagi, hati yg kau sakiti "