Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 183


__ADS_3

waktu sudah menunjuk kan pukul 12 siang.


Vina pun mengajak teman teman nya untuk ke cafe sebrang, mereka pun menyetujui nya, tapi di saat ia ke luar ia melihat fino, fino pun melambay kan tangan nya.


" vin.. ?? " ( fino).


tapi vina tidak menggubris nya, ia pura pura tidak melihat nya.


" vin, itu kekasih kamu.. ?? " ( riri)


" biarin aja.. ?? " ( Vina) dengan nada ketus.


" kamu lagi marahan.. ?? " ( ina)


" udah yu ah, jangan bahas dia, aku lagi malas,aku laper ingin cepet cepet makan.. ?? " ( Vina) ia pun buru buru jalan, menuju ke arah luar.


sedang kan ina dan riri hanya saling tatap, dan riri hanya mengedik kan bahu nyamereka pun memutus kan untuk menyusul Vina.


tapi di saat Vina melewati fino, tangan nya di genggam oleh fino.


" tunggu vin, aku mau ngomong.. ?? " ( fino)


" mau ngomong apa lagi fin, engga ada yg harus di bicara kan lagi,.. ?? " ( Vina )


" tapi masih ada yg harus di bicara kan vin, kamu harus mendengar penjelasan aku.. ?? " ( fino)


" tapi aku engga mau, dan mulai dari hari kemarin kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi fin, jadi tolong fin lepas kan tangan kamu.. ?? " ( Vina)


" aku engga akan melepas kan tangan kamu, sebelum kamu mau denger penjelasan aku.. ?? " ( fino) ia makin mencengkram tangan Vina.


" fin sakit.. ?? " ( Vina) sambil sedikit meringis.


" makan nya kamu nurut sama aku.. ?? "( fino)


sedang kan riri sama ina, ia hanya memperhati kan saja, karena mereka bingung harus melakukan apa.


" gimana vin.. ?? " ( fino)


Vina pun menghela napas nya, dan ia pun akhir nya memutus kan untuk meng iya kan saja, karena kalau ia menolak pun, fino akan semakin memaksa nya.


" okey, tapi ke 2 sahabat aku harus ikut.. ?? " ( Vina)


" tapi vin.. ?? " ( fino).


" terserah kamu, kalau kamu engga setuju, engga apa apa, lebih baik kita engga jadi. " ( Vina) ia berbicara dengan tegas.


fino pun akhir nya meng iya kan, karena engga mungkin ia menolak nya, karena kalau ia menolak pasti Vina engga akan mau.


" iya udah kita mengobrol nya di cafe depan aja.. ?? " ( Vina)

__ADS_1


fino pun mengangguk kam kepala nya saja, dan mengikuti Vina.


mereka pun sampai ke cafe tersebut, dan mereka mencari bangku yg kosong.


" bangku nya terpisah ya.. ?? " ( fino)


Vina pun mengangguk kan kepala nya saja, ia menoleh ke arah 2 sahabat nya, riri dan ina pun mengerti dengn tatapan Vina, mereka pun mengangguk kan kepala nya, dan mencari bangku kosong.


setelah Vina dan fino duduk, pelayan pu datang, dan mereka pun memesan makan nan.


pelayan pun mencatat nya, dan setelah menulis pesan nan fino dan Vina, pelayan pun pamit.


" tutup poin aja.. ?? " ( Vina) dengan menampil kan wajah dingin.


" vin maaf kan ke dua orang tua aku.. ?? " ( fino) ia menatap Vina dengan tatapan memohon, tapi Vina tidak melihat ke arah nya sama sekali.


" aku sudah memaafkan kan ny.. ?? " ( Vina) dengan nada ketus.


" bener kamu sudah memaafkan kan ke dua orang tua ku.. ?? " ( fino) dengan wajah berbinar.


" iya aku sudah memaafkan nya.. ?? " ( Vina)


" makasih vin.. ?? " ( fino) ia menggenggam tangan Vina, tapi vina buru buru menepis nya.


pelayan pun datang, membawa pesan nan nya, Vina pun lansung melahap nya, karena memang ia sudah lapar.


" berarti kamu masih ke kasih aku.. ?? " ( fino).


" loh.. ?? kenapa.. ?? " ( fino) ucap nya lirih.


" karena aku engga mau jadi pelakor.. ?? " ( Vina)


" kan, aku sudah bilang kalau kamu bukan pelakor.. ?? " ( fino)


" tetep aja fin, aku ini pelakor, karena istri kamu yg berhak atas diri kamu, dia saja dimata hukum dan agama.. ?? " ( Vina) ia berusaha tegas.


" iya aku tau vin, tapi aku masih cinta sama kamu vin, aku wngga cinta sama dia.. ?? " ( fino)


" kalau kamu engga cinta sama dia, kenapa kamu meikahi nya.. ?? " ( Vina)


" kan kamu tahu, kalau aku sama dia di jodoh kan.. ?? " ( fino) ia memberi kam sebuah alasan yg masuk akal.


padahal yg sebenar nya, fino menikahi sang istri karena sang istri sedang mengandung anak nya, jadi mau tidak mau ia harus bertanggung jawab.


ia tidak bilang yg sesungguhnya nya, karena ia takut Vina akan jiji kepada nya, jadi ia memutus kan untuk berbohong.


" tetep aja fin, aku harap kamu bisa mencintai istri kamu, karena aku engga mau, menjadi seorang pelakor, mesin mending aku kamerin hanya di tegur oleh orang tua kamu, gimana kalau aku di labrak sama istri kamu, bisa bahaya.. ??" ( Vina)


di saat fino akan berbicara ternyata ada yg memanggil nya.

__ADS_1


" sayang.. ?? " ( Reni) ia menuju meja Vina dan fino.


fino dan Vina pun otomatis menoleh, Vina hanya menatap sekilas, sedang kan fino, ia membulat kam mata nya karena kaget, melihat ada istri nya.


" sayang.. ?? " ( Reni) ia duduk di samping fino.


jangan di tanya, wajah fink kini pucat pasi, karena ia merasa ada ancaman, yg akan memperkeruh hubungan antara Vina dan dirinya.


" kamu ngapain di sini.. ?? " ( fino) dengan menampil kam wajah datar nya.


" aku habis dari rumah sakit, langsung ke sini.. ?? " ( Reni)


" emang habis ngapain mba di rumh sakit.. ?? " ( Vina) ia sangat penasaran, dengan ucapan Reni.


" aku habis periksa kandungan.. ?? " ( Reni)


glek..


vina pun kaget dengan ucapan Reni, bukan hanya Vina, fino pun sama, karena rahasia nya terbongkar juga.


" oh.. ?? berapa bulan.. ?? " ( Vina) dengan tatapan penasaran nya.


" mau jalan 3 bulan.. ?? " ( Reni) ia mengucap nya tanpa malu.


" engga salah, hitung.. ?? " ( Vina)


" iy engga lah, soal nya kan di saat aku menikah dengan fino, aku sudah hamil.. ?? " ( Reni)


" apa.. ?? " ( Vina) ia menaik kan nada suara nya.


" eh.. ?? maaf.. maaf.. ?? " ( Vina) ia pun menatap ke pengunjung, karena pengunjung menoleh ke arah nya.


" maaf ya.. ?? " ( Vina) ia menatap ke arah Reni, karena ia merasa tidak enak.


" engga apa apa, pasti kamu kaget.. ?? " ( Reni)


" iya aku kaget.. ?? " ( Vina)


" aku kan sebelum menikah dengan fino, melakukan hubungan suami istri, karena fino berjanji akan menikahi aku.. ?? " ( Reni)


" kamu percaya.. ?? " ( Vina)


" iya aku percaya, bukti nya, sekarang dia menjadi suami aku.. ?? " ( Reni)


Vina hanya mengangguk kan kepala nya, ia berpikir berarti di saat itu, fino berhianat kepada nya.


Vina menatap sekilas ke arah fino dengan tatapan sinis, dan jiji.


" karena makan nan saya sudah habis, saya permisi ya, makasih atas makan siang nya, dan untuk kamu selamat ya, semoga sehat selalu, sama anak kamu juga ya, semoga lancar nanti pas lahir nya.. ?? " ( Vina)

__ADS_1


Reni hanya mengangguk kan kepala Nya saja, dan Vina pun beranjak, meninggal kan mereka berdua, dengan hati kecewa.


__ADS_2