Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 210


__ADS_3

tak berselang lama Vina pun ke luar dari kamar mandi, hanya mengguna kan sehelai handuk, yg menutupi tubuh nya.


giandra pun menileh ke arah Vina, ia menelan slavina karena melihat tubuh Vina.


Vina yg melihat tatapan giandra pun merasa malu, ia berusaha menutupi paha nya, karena anduk nya, yg hanya menutupi setengah paha nya saja.


" engga udah di tutup pintu gitu sayang, nanti juga aku bakal liat semua nya.. ?? " ( giandra) sambil menaik turun kan alis nya.


giandra pun langsung masuk ke kamar mandi, dan melewati sang istri, tidak lupa ia berbisik.


" pakai baju dinas ya sayang.. ?? " ( giandra) sambil meniup telinga Vina, membuat Vina merinding.


" aduh, gimana ini apa aku harus memakai baju seperti itu.. ?? " ( Vina) sambil mondar mandir.


" tapi aku ingin menyenangkan kan suami ku walaupun aku sudah tidak suci lagi, setidak nya aku bisa melakukan yg lain.. ?? "( Vina) akhir nya ia pun menuju lemari, dan melihat di sana banyak sekali pakaian dinas, macam macam model dan warna nya.


akhir nya ia memilih baju warna, merahmerah menyala, dengan model dada yg rendah, walupun malu, tapi ia berusaha menekan perasaan nya.


setelah memakai nya ia pun menuju meja rias, untuk mengering kan rambut nya, sebelum nya ia memakai serangkaian perawatan wajah nya, tidak lupa ia menyeprot kan parfum.


di saat ia sedang mengering kan rambut nya, ternyata giandra ke luar hanya memakai handuk sebatas pinggang.


giandra melihat ke arah meja rias, ternyata istri nya yg sedang mengering kan rambut nya.


giandra pun berjalan ke arah sang istri, Vina tau kalau sang suami sedang berjalan ke arah nya, tapi ia pura pura tidak tau , jangan di tanya, kini jantung nya berdetak begitu kencang.


tiba tiba giandra memeluk nya dari belakang, dan menyimpan wajah nya di ceruk leher sang istri.


" sayang.. ?? " ( giandra) sedikit berbisik, di telinga Vina, membuat merinding.


" iy.. ya.. mas.. ?? " ( Vina) ia gugup.


" kamu menggoda aku ya sayang kenapa kamu memakai baju kaya gini.. ?? " ( giandra) kini giandra sudah mengecup leher Vina.


" kan, kamu yg minta mas.. ?? " ( Vina)


" setiap malam pakai baju kaya gini ya sayang.. ?? " ( giandra)


" ehmptz.. ?? " ( Vina) ia menggigit bibir bawah nya.

__ADS_1


" mas lepas, geli.. ?? " ( Vina) ia berusaha menghindar, tapi giandra tidak membiar kan Vina, lepas dari genggam man nya.


giandra pun membalik kan tubuh sang istri, kini Vina sudah berhadapan dengan nya, giandra melihat penampilan sang istri dari atas sampai bawah, Vina yg melihat itu merasa malu ia berusaha menutupi dada nya.


" kenapa di tutup sayang.. ?? " ( giandra) ia pun menyingkir kan tangan Vina.


" malu mas.. ?? " ( Vina)


" ngapain, harus malu sayang,yg melihat kan bukan orang lain tapi aku, suami kamu sayang.. ?? " ( giandra)


" iya tapi mas, tetep aja malu.. ?? " ( Vina)


" biasa kan sayang, kamu jangan malu, nanti terbiasa ko sayang,apalagi sekarang kita ini suami istri, jadi jangan pernah malu ya. ?? " ( giandra )


Vina pun mengangguk, dan tersenyum malu.


" apa boleh aku meminta, hak ku sekarang.. ?? " ( giandra) ia menatap sang istri.


Vina pun kembali menatap sang suami akhir nya ia pun mengangguk, dan memberi kan hak nya, kepada sang suami.


giandra pun tersenyum senang ia pun mengangkat tubuh sang istri dan membawa nya ke arah ranjang, ia menurun kan tubuh sang istri sangat pelan pelan.


" mas, akan menghapus jejak, laki laki bajingan itu sayang .. ?? " ( giandra)


akhir nya mereka pun melaku kan malam pertama, skip aja ya para pembaca.


berbeda dengan giandra yg senang, karena kini ia sedang memadu kasih, andra kini lagi uring uring ngan karena ia tidak dapat jatah dari sang istri, karena sang istri lagi mendapat kan tamu bulanan.


" mas, jangan marah gitu dong, aku kan engga tau kalau tamu bulanan aku datang nya sekarang, jangan marah ya.. ?? " ( kiara) dengan tatapan memohon.


" aku engga marah ko.. ?? " ( andra) sambil tatapan nya tidak lepas dari handphone nya ia sama sekali tidak menoleh ke arah sang istri.


" kata nya engga marah, tapi mas, engga menoleh ke arah aku.. ?? " ( kiara)


andra pun emnghela napas nya, dan menoleh ke arah sang istri.


" nih liat, mas engga marah ko.. ?? " ( andra) sambil melihat kan senyuman terpaksa nya.


" tapi aku lihat, senyuman yg mas perlihat kan itu terpaksa.. ?? " ( kiara)

__ADS_1


" terus, aku harus memberi senyuman, seperti apa sayang.. ?? " ( andra) ia berusaha bersabar.


" iya yg tulus.. ?? " ( kiara) sambil membangun kan bibir nya ke depan.


" iya, ini tulus nih sayang.. ?? " ( andra) kini senyuman nya tulus.


" nah gitu dong.. ?? " ( kiara).


andra pun menghela napas nya, dan mwnatap sang istri.


" nanti kalau udah beres, aku ingin minta jatah ke kamu dobel ya.. ?? " ( andra)


" iya nanti aku kasih dobel deh.. ?? " ( kiara) sambil tersenyum.


" bener ya, aku tagih janji kamu, awas aja, baru juga 2 ronde udah bilang cape... ?? " ( andra)


" gimana engga cape mas, orang kamu dari satu ronde, hampir 2 jam, apalagi kalau kamu minta nya beberapa ronde, engga ke bayang tubuh aku, besok nya jadi apa, entah bisa bangun, atau malah susah bangun atau engga pinggang aku encok lagi.. ?? " ( kiara) ia bergidik ngeri membayang kan itu semua, membuat andra tersenyum, melihat sang istri.


ia merasa gemas, melihat raut wajah sang istri.


" iya kan yang, kita kan harus kerja target, untuk memberi kan orang tua kita cucu, jangan sampai ke daluan oleh giandra, dan Vina.. ?? " ( andra)


" emang kalau ke duluan, emang kenapa mas.. ?? " ( kiara)


" bisa bisa aku jadi ledekan lah sayang, apalagi kan giandra baru menikah, masa sudah sukses, membuat Vina hamil.. ?? " ( andra).


" ahh.. ?? jangan sampai itu terjadi sayang, aku engga akan ridho, supaya nya aku mau duluan yg membuat kamu hamil.. ?? " ( andra)


" mas itu kan nama nya rezeki mas gimana se dikasih nya oleh Allah kita hanya bisa berusaha , berihtiar, selebih nya biar Allah, yg menentu kan.. ?? " ( kiara) sambil tersenyum ke arah sang suami.


" tapi tetep aja sayang, mas pingin nya kita duluan yg memberi kan, orang tua kita cucu.. ?? " ( andra) ia berbicara penuh dengan semangat.


" iya mas, makan nya kita harus sering berdoa kepada Allah, meminta supaya cepet cepet di beri ke turunan ya.. ?? " ( kiara)


" kalau itu jangan di pinta sayang, karena setiap aku habis shalat, aku selalu berdoa, supaya kamu cepat cepat hamil.. ?? "( andra) ia mengelus bahu snag istri.


" semoga cepat terkabul ya mas.. ?? " ( kiara)


" amin.. ?? " ( andra)

__ADS_1


" makan nya, kita harus selalu berusaha, untuk sering membuat nya.. ?? " ( andra)


" iya, terserah mas aja.. ?? " ( kiara) ia pun bangkit dari sofa, dan merebah kan tubuh nya di kasur empuk nya, dan di susul oleh sang suami, dan memeluk tubuh nya sangat erat, kahit nya, mereka pun tidur, dan menuju mimpi masing masing.


__ADS_2