
waktu sudah menunjuk kan pukul enam pagi, kiara sedang membangun kan andra kebetulan kemarin malam kiara dan andra memutus kan untuk menginap di rumah orang tua nya kiara.
" mas, bangun.. ?? " ( kiara) ia menggoyang goyang lengan andra.
" emptzz.. ?? " ( andra) ia mengucek ngucek kan mata nya.
" bangun mas, udah siang, emang engga ke kantor.. ?? " ( kiara)
" iya bentar, 5 menit lagi.. ?? " ( andra)
kiara hanya menghela napas nya, dan kini ia pun menuju ke kamar mandi untuk menyiapkan kan air angat, untuk sang suami, setelah selesai kiara pun menuju ke suami nya,kiara geleng geleng kepala melihat sang suami masih tidur.
ia pun duduk di sisi ranjang.
" mas ih, bangun.. ?? " ( kiara)
tapi andra masih tak bergeming.
" mas..?? " ( kiara ) ia sedikit menaik kan intonasi bicara nya.
" iya .. ?? " ( andra) ia pun bangun dan mengeliat, sambil menguap.
setelah nyawa nya terkumpul ia pun beranjak dari kasur, menuju kamar mandi, sebelum nya ia mengecup kening sang istri.
kiara sudah mulai terbiasa dengan sikap sang suami, yg setelah bangun tidur langsung mengecup kening nya, atau engga bibir nya, awal nya kiara kaget, tapi karena keseringan kiara pun akhir nya terbiasa.
setelah kepergian sang suami kiara pun memberes kan kasur nya, setelah beres ia pun menyiap kan baju untuk suami nya.
sedang kan kiara ia menuju ke bawah, di sana sudah kumpul semua, mereka sudah memulai sarapan nya.
" pagi mah,pah, bang.. ?? " ( kiara) ia mengecup pipi sang mamah dan juga papah nya.
" mamah aja nih, yg di kecup abang engga di kecup nih.. ?? " ( giandra) ia sedikit merajuk.
kiara hanya geleng geleng kepala mendengar sang kaka yg merajuk.
kiara pun mengecup pipi giandra.
" puas.. ?? " ( kiara) dengan nada sinis.
" puas, makasih ya adik aabang, yg cantik ini.. ?? " ( giandra)
" ehmptzz.. ?? " ( kiara)
" ra, suami kamu mana.. ?? " ( fitri)
" suami aku, masih siap siap mah, paling bentar lagi juga dia turun.. ?? " ( kiara)
fitri hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban nya.
dan benar saja andra sudah turun ke bawah, dengan pakaian rapih nya.
__ADS_1
" pagi pah, mah, bang.. ?? " ( andra) ia menduduk kan bokong nya.
" pagi juga.. ?? " ( jawab ban semua nya)
kiara pun mengambil kan sarapan, untuk sang suami, kiara pun menatap andra, seperti nya penampilan andra ada yg kurang, setelah di selidiki ternyata belum memakai dasi.
" mas, belum pakai dasi.. ?? " ( kiara)
" belum, kan biasa nya juga kamu yg pakai in.. ?? " ( andra) sambil menyuap kan nasi nya ke dalam mulut nya.
kiara hanya menggeleng kan kepala nya saja, melihat tingkah laku andra, sedang mertua nya hanya saling senyum.
" Manja, banget sih lo.. ?? " ( giandra)
" biarin aja, aku manja nya sama istri gue, bukan ke orang lain sirik ya lo.. ?? " ( andra) sambil menaik turun kan alis nya.
" ogah, gue harus sirik sama lo,gue juga bentar lagi, bakal ada yg memperhati kan gue , emang lo aja yg bisa manja manja, gue juga bisa kali, bahkan lebih.. ?? " ( giandra) dengan tatapan tajam.
" terserah lo aja deh.. ?? " ( andra)
" tapi sayang nya masih lama.. ?? " ( andra) sambil menampil kan senyuman meledek.
" dasar loh.. ?? " ( giandra) ia memukul lengan andra, ke betulan berada di samping nya.
" sudah sudah jangan bertengkar, lanjut kan lagi sarapan nya.. ?? " ( fitri ) ia menengahi.
" oh iya bang, jadwal aku sekarang apa aja.. ?? " ( andra)
" nanti pukul satu kamu ada miting dengan cinta ..?? " ( giandra)
" ah, males wakilin aja lah sama kamu.. ?? " ( andra)
" sekarang kan, aku kerja nya cuman setengah hari ndra, kebetulan aku akan fiting baju.. ?? " ( giandra)
" ih.. ?? aku males banget harus berhadapan dengan cinta.. ??" ( andra)
" loh, kenapa malas nak, dalam bekerja harus profesional dong.. ?? " ( doni)
" aku malas pah, susah lah, kalau untuk di jelas kan apalagi kalau aku ke sana nya sendiri.. ?? " ( andra)
" emang kenapa nak.. ?? " ( fitri) ia menatap, penuh penasaran.
" cinta itu suka sama andra mah.. ?? " ( giandra)
" apa bang, dia suka sama menantu mamah.. ?? " ( fitri)
" iya mah,.. ?? " ( giandra)
" jangan sampai di biar kan deh, emang dia engga tau kalau andra udah menikah.. ?? " ( fitri)
" tau mah,iya nama nya juga ulat keket mah, pasti segala cara di lakuin mah.. ?? " ( kiara)
__ADS_1
" gila juga tuh cewe. ?? " ( fitri)
" iya udah gini aja, kamu aja de, ganti kan abang, menjadi asisten nya suami kamu, kalau sama kamu kan, dia engga bisa macam macam.. ?? " ( giandra )
" ah... ?? itu ide yg bagus sayang , biar si ulet keket itu engga ada kesempatan untuk mendekati suami kamu.. ?? " ( fitri)
kiara pun bingung, ia menatap suami nya, andra tau dengan tatapan sang istri .
" iya udah sekarang kamu siap siap kita berangkat ke kantor.. ?? " ( andra)
kiara pun mengangguk kan kepala nya, dan menuju ke kamar nya.
tak berselang lama, kiara pun sudah rapih, dengan setelan kerja nya.
" udah sayang.. ?? " ( andra).
" sudah mas.. ?? " ( kiara)
mereka pun berangkat ke kantor dengan memakai mobil masing masing, sebelum nya mereka pun berpamitan kepada sang mamah.
berbeda di kediaman Vina,ia sedang kedatangan tamu, yg tak di undang yaitu fino, kini mereka sedang berada di ruang tamu, untung nya angga sudah berangkat, kalau belum mungkin fino, tidak boleh menemui Vina.
" mau apa lagi fin apa masih kurang jelas.. ?? " ( Vina).
" aku belum Terima vin dengan keputusan yg kamu ambil.. ?? " ( fino).
" engga Terima gimana.. ?? " ( Vina).
" kamu menikah dengan giandra. ?? " ( fino)
" hak, kamu apa, melarang aku , orang tua aku aja mendukung.. ?? " ( Vina) dengan nada sinis.
" tapi kamu, masih cinta kan sama aku.. ?? " ( fino)
" sudah berulang kali, aku kata kan rasa cinta aku sudah engga ada, terganti kan dengan rasa benci. ?? " ( Vina)
" giandra hanya pelampiasan kamu saja kan.. ?? " ( fino)
" engga, sudah deh, kamu jangan banyak omong, kalau engga ada yg mau di bicara kan lagi, kamu pulang,aku masih banyak kerjaan untuk mempersiap kan pernikahan aku dan giandra.. ?? " ( Vina) dengan nada sinis.
" tapi vin..?? " ( fino ) dengan nada memelas.
" engga ada tapi tapian fin, aku anggap kita engga saling mengenal, dan stof mengejar aku,dari pada buang buang waktu, lebih baik kamu urus rumah tangga kamu, kamu kan bentar lagi akan menjadi seorang ayah.. ?? " ( Vina)
" sekarang kamu pulang, aku mohon.. ?? " ( Vina) ia mengakui kan ke dua tangan nya,dengan tatapan memohon.
fino pun akhir nya menghela napas nya, dan mengalah.
" semoga pernikahan kamu langgeng.. ?? " ( fino) sambil beranjak dari sofa dan menuju ke luar.
" amin.. ?? " ( Vina) ucap nya lirih, dan menatap ke pergian fino,ada rasa tak rela, bohong kalau cinta nya sudah hilang, tapi ia berusaha untuk menekan kan perasaan nya, demi menghargai giandra, ia harus berusaha melupakan cinta nya kepada fino, dan membuka hati nya untuk giandra.
__ADS_1