Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 274


__ADS_3

mereka yg berada di ruang tamu, terdiam.


karena mereka bingung harus, melakukan apa.


" jadi, ini mau nya gimana vin.. ?? "( silvi) ia menatap sang anak.


" aku engga akan memberitahu giandra pah, aku udah engga punya muka, kalau aku harus bertemu dengan nya, aku akan mengurus anak ini mah, pah. "( Vina)


" kalau, itu ke mauan kamu, mamah sama papah hanya bisa mendoa kan kamu, dan mendukung kamu. "( silvi)


" tenang mamah, akan membantu mengurus anak kamu nak. "( silvi) ia memeluk tubuh sang anak.


" makasih mah.. ?? "( Vina) ia membalas peluk kan sang mamah.


" mah, pah.. ?? "( Vina) ia mendongak kan wajah nya.


" ada apa nak. "( silvi) ia mereray peluk kan nya.


" mah, pah aku menyesal. "( Vina) ia pun menunduk kan kepala nya.


" menyesal kenapa. "( silvi)


" apa yg mamah sama papah, ucap kan tentang fino, benar mah. "( Vina) ucap nya lirih.


" maksud kamu apa.. ?? "( silvi)


" aku udah mendengar semua nya, tujuan fino, ingin kembali lagi saama aku. "( Vina).


" coba, kamu jelas kan vin. "( silvi).


Vina menghela napas nya, ia pun mencerita kan semua nya, tentang fino dan mamah nya.


" ucapan mamah sama papah, kenyataan kan nak, mamah sudah memberitahu, beberpa kali tapi kamu malah memilih cinta buta kamu, ujung ujung nya, gini kan. "( silvi)


" kamu malah melepas berlian, ke timbang kerikil. "( silvi).


" iya mah, anday saja aku bisa mengulang waktu, pasti aku ulang, tapi sekarang semua terlambat, apa lagi giandra dan keluarga nya sudah membenci aku mah, jadi engga ada lagi kesempatan untuk aku balik lagi ke pada giandra. "( Vina) ucap nya lirih.


silvi menghela napas nya, ia pun merasa kan, kalau sang sahabat, sampai sekarang masih marah ke pada nya, bahkan nomer nya pun masih di blokir.


" kita hadapi semua nya nak, kamu jangan banyak pikiran, karena sekarang ada yg harus kamu jaga. "( silvi) sambil mengusap perut nya.


" iya mah, makasih ya mah, maaf kan aku, karena ke bodohan aku,persahabatan mamah hancur. "( Vina) dengan tatapan penuh dengan penyesalan.

__ADS_1


" engga apa apa nak, mungkin ini jalan yg harus kita jalani, jadi kita harus hadapi. "( silvi).


" iya mah, aku benar benar menyesal. "( Vina).


" penyesalan, memang selalu datang nya terakhir, tapi kita harus bangkit, jangan terus terus san terpuruk, di dalam penyesalan, kita harus bangkit, untuk menjalani ke hidupan kita. "( silvi)


" iya mah. "( Vina).


sedang kan angga dari tadi, ia tidak berbicara sedikit pun, ia hanya menanggapi obrolan sang anak, dan istri nya.


ada rasa kesal, terhadap keluarga fino, yg telah mempermain kan anak nya, ia akan membalas, atas perbuatan fino ke pada anak nya, bahkan persahabatan sang istri, yg sudah terjalin selama bertahun-tahun hancur, dalam sekejap, gara gara fino, ia mengepal kan tangan nya, ia tidak Terima selama ini dia diam, di saat fino mempermain kan anak nya, karena masih ada kata maaf, tapi untuk sekarang, dia engga akan memberi ampun, ia akan menghancur kan keluarga fino.


" mah, aku ke ruang kerja dulu ya, aku lupa, kalau ada pekerjaan,yg harus aku kerja kan. "( angga)


" iya pah, mau di buat kan kopi pah. "( silvi)


" engga usah sayang, mas bawa teh ini aja, lagian engga akan lama ko. "( angga) sambil menunjuk kan gelas yg berisi teh, yg di buat oleh bibi.


silvi hanya mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban, sedang kan angga kini menuju ke ruang kerja nya,ia pun duduk di sofa, yg berada di ruang kerja, sebenar nya ia bukan mau mengerjakan pekerjaan, tapi ia ingin menghubungi seseorang.


ia pun mengotak ngatik handphone nya, dan mencari nama sang asisten, tak menunggu lama, sambunhan telpon nya pun, terhubung.


" hallo.. ?? "( angga) dengan suara dingin nya.


" kamu tarik, semua saham yg ada di atmajaya. "( angga).


" kenapa ya tuan, harus di tarik.. ?? "( asisten )


" karena dia, sudah macam macam dengan keluarga saya. "( angga).


" baik tuan, saya akan menarik semua saham, yg berada di keluarga atmajaya. "( asisten)


" bagus, kerja kan, dan kalau bisa seluruh inspektor,pindah skema perusahaan kita. "( angga)


" itu mudah tuan, tidak perlu tenaga, dengan hanya menawar kan saja, pasti mereka akan lebih tertarik, pindah ke perusahaan kita. "( asisten).


" bagus, saya tau kinerja kamu, kalau sampai kamu berhasil, saya akan memberi kamu bonus 2x lipat.. ?? "( angga).


" tuan bisa saja, saya lebih semangat kalau di kasih bonus, apa lagi 2x lipat. "( asisten)


" bukti kan. "( angga)


" siap tuan, sekarang juga akan saya akeeja kan. "( asisten).

__ADS_1


" baik kalau gitu, saya tunggu kabar dari kamu. "( angga)


" baik tuan. "( asisten).


angga pun menutup sambungan telpon nya, dan menyimpan nya di atas meja, sambil mengusap rambut nya, ia berusaha menetral kan emosi nya, karena harga diri nya benar benar di injak injak oleh fino, dan keluarga nya.


Hampir 20 mnit, ia berdiam, di saat ia akan bangkit dari sofa, ternyata handphone nya berbunyi, ia pun melihat, dan menampil kan senyum manis nya.


memang asisten nya itu, bisa di andal kan, tidak menunggu besok, sekarang pun telah selesai.


handphone nya berderimh, menanda kan ada panggilan, ternyata asisten nya yg menghubungi nya, angga pun menekan tombol hijau.


" gimana tuan, sudah di lihat. " ( asisten).


" sudah, saya percaya akan ke ahlian kamu, engga akan mengecewa kan. "( angga)


" baik kalau tuan, puas dengan kinerja saya. "( asisten)


" saya engga akan, menunggu nanti untuk mengeluar kam bonus untuk kamu, saya akan mengirim nya sekarang.. ?? "( angga)


" ah, serius bos. "( asisten).


" iya, saya serius, kamu tinggal tunggu. "( angga)


" baik, kalau gitu saya akan menunggu nya. "( asisten)


angga tanpa banyak kata, langsung menutup panggilan nya, dan lngsung membuka m baking, lalu ia mengirim kan sejumlah uang.


ia pun langsung menskrinsut bukti pengiriman, ke pada sang asisten, angga pun menyimpan handphone nya, di saku celana nya, sambil menampil kan senyum, ia merasa puas telah menghancur kan keluarga fino, siapa suruh ia mengusik keluarga nya.


angga pun menuju ke kamar, mungkin sang istri sudah berada di kamar, dan benar saja, dugaan nya, sang istri sudah berada di kamar, angga pun membuka celana pendek nya, dan kaos polos nya, hanya menyisa kan boxer nya saja.


cklek


silvi pun ke luar, dengan memakai baju dinas nya, membuat angga tersenyum.


" sini sayang.. ?? "( angga) sambil menjentik kam jari nya.


silvi pun tau, apa yg di mau oleh sang suami, ia pun menuju ke arah sang suami.


dan pada akhir nya mereka melakukan sesuatu, pasti lara pembaca tau, apa yg terjadi terhadap Vina dan angga ☺


" jangan lupa mampir, ke karya aku yg satu lagi, hati yg kau sakiti. "

__ADS_1


__ADS_2