
mereka semua pun terdiam, dan hanyut dalam pikiran mereka masing-masing.
oek.. oek.. oek..
mereka semua, melihat ke arah anak andra.
cup. cup.
" jangan nangis sayang, mamah ada di sini..?? "( kiara) ia mengambil sang anak, dari gendongan sang suami.
Kiara pun, menyuruh bibi untuk mengambil stok asi, untuk menghangat kan nya.
ia selalu menstok asi, di dalam flizer.
" oh iya mah, untuk akikah anak aku sama sekalian tasyakuran rumah,hari jumat ya mah. "( andra)
" boleh, mamah ngikutin aja nak, gimana baik nya. "( fitri)
" terus kalau masalah ketring dan yg lain nya gimana mah. "( Kiara)
" allhamdulilah, udah selesai semua nak, mamah sama mamah anita,sudah memboking nya,tinggal menentu kan acara nya, apa kalian mau mengundang anak yatim. "( fitri)
" kalau aku terserah mas andra mah. "( Kiara) ia menatap ke arah sang suami.
" undang aja mah. ?? "( andra).
" mau berpa orang. "( fitri)
" seratus juga , kaya nya masih cukup mah, allhamdulilah rumah aku agak besar. "( andra)
" oh iya udah, kalau gitu mamah akan, menghubungi pihak panti. "( fitri)
" iya mah.. ?? "( andra)
mereka pun membahas ke kurangan, untuk tasyakuran nanti, dan tak terasa adzan magrib pun berkumandang, mereka pun melaksana kan shlat magrib berjamaah, terkecuali Kiara, karena masih masa nipas.
setelah melaksana kan shalat magrib, mereka pun berkumpul di meja makan, untuk makan malam.
setelah beberapa menit, akhir nya mereka pun selesai, dan menunggu adzan isya, sedang kan Kiara langsung menuju ke atas, karena sang anak rewel, mungkin ingin tidur.
" assalamu'alaikum.. ?? "( giandra)
" waalaikumsalam.. ?? "( jawab semua )
gianda pun menuju ke ruang tengah, mengecup punggung tangan sang mamah, dan juga sang papah, setelah itu ia pun duduk.
" gi, setelah nanti shalat isya berjamaah, mamah mau ngobrol sama kamu. "( fitri) dengan tatapan serius.
__ADS_1
" iya mah, kalau gitu aku mau ke atas dulu, untuk membersih kan tubuh aku dulu mah. "( giandra)
" iya, tapi jangan lama lama, soal nya bentar lagi akan memasuki adzan isya. "( fitri)
giandra pun mengangguk, dan langsung menuju ke kamar nya.
dan benar saja, 15 menit kemudian, adzan isya berkumandang, mereka semua melaksana kan, shalat isya.
setelah selesai, shalat isya, giadra dan fitri pun menuju ke ruang tengah, sedang kan andra menuju ke kamar nya, kalau doni menuju ruang kerja nya, karena ada pekerjaan yg harus ia selesai kan.
setelah mereka duduk di ruang tengah, hampir 5 menit, tidak ada yg bersuara, fitri bingung, harus memulai dari mana.
" ehmptzz mah, mau bicara apa.. ?? "( giandra) akhir nya giandra pun memulai pembicaraan nya.
Kiara menghela napas nya, ia pun menatap ke arah giandra.
" gi, mamah mau membicara kan tentang hubungan kamu sama Vina. "( fitri) ia menatap ke arah sang anak.
" apa mamah sudah merestui hubungan aku sama Vina mah. "( giandra) .
" mamah masih sulit nak, untuk merestui hubungan kalian, tapi mamah juga engga mau menyakiti cucu mamah. "( fitri) .
" terus gimana mah, apa mamah mau merestui hubungan aku sama Vina,kalau mamah engga mau menyakiti cucu mamah."( giandra) dengan tatapan penuh berharap.
" entah lah gi, mamah masih ragu, mamah takut cina, menyakiti kamu lagi. "( fitri) ucap nya lirih.
giandra tau dengan perasaan sang mamah, akhir nya ia pun menceritakan kan ke jadian tadi, untuk meyakin kan sang mamah.
" iyaa mah, bahkan Vina menolak keras. "( giandra) ia berusaha meyakin kan sang mamah.
" besok sore, bawa Vina ke rumah, mamah ingin mngobrol dengan Vina. "( fitri)
" kenapa harus bawa Vina mah, kan mamah belum merestui hubungan aku dan Vina. "( giandra) ia sedikit was was, kalau Vina di bawa ke rumah nya, ia takut sang mamah menyakiti hati Vina, dan takut nya ke pikiran oleh Vina, dan takut nya terjadi apa apa dengan Vina dan anak yg di kandung oleh Vina,jangan sampai itu terjadi.
" kenapa kamu melamun. "( fitri)
" engga, kenapa napa mah.. ?? "( giandra) ucap nya lirih.
fitri tau, dengan pemikiran sang anak.
" kamu tenang aja, mamah engga akan menyakiti Vina,yg terpenting besok kamu bawa Vina ke rumah ini, untuk menemui mamah. "( fitri) berucap dengan tegas, dan langsung meninggal kan giandra.
giandra pun menghela napas nya, karena mau tidak mau ia pun harus membawa Vina ke rumah nya, untuk menemui sang mamah.
karena ia yakin, kalau sang mamah engga akan menyakiti Vina.
giandra pun menuju ke kamar nya, dan segera menghubungi Vina, satu kali ia menghubungi Vina, tapi tidak di jawab, giandra pun kembali menghubungi Vina, hampir 5x mencoba, tapi Vina tidak mengangkat nya, giandra pun merebah kan tubuh nya, di saat ia akan menyimpan handphone nya di atas nakas, handphone nya berbunyi, giandra pun melihat,siapa yg menghubungi nya, ternyata Vina, giandra pun tersenyum, dan langsung menekan tombol hijau.
__ADS_1
" assalamu'alaikum mas. "( Vina)
" waalaikumsalam, sayang. "( giandra).
" ada apa mas, sampai menghubungi 5x, maaf aku engga angkat, soal nya barusan aku habis dari bawah. "( Vina)
" iya engga apa apa sayang.. ?? "( giandra)
" mas, ada apa menghubungi aku, pasti ada yg mau di bicara kan. "( Vina) dengan suara penasaran nya.
giandra pun menghela napas nya.
" ada apa mas. "( Vina)
" gini sayang, mas mau membermemberirahu, kalau besok kamu di suruh mamah, ke rumah aku. "( giandra) ucap nya lirih.
" emang ada apa mas, mamah menyuruh aku ke rumah. " ( Vina) ia sedikit takut.
" engga tau sayang, tapi mamah pingin bertemu sama kamu, kata nya ada yg mau di bicara kan. "( giandra).
" tapi mas.. ?? "( Vina)
giandra tau, kalau Vina sedikit ragu dan takut, untuk bertemu dengan sang mamah.
" InsyaAllah, sayang semua akan baik baik saja, percaya sama aku.. ?? "( giandra) ia berusaha meyakin kan Vina.
terdengar helaan napas, dari sebrang sana.
" iya mas aku mau, emang mau jam berapa mamah bertemu sama aku. "( Vina)
" sore kata nya, sayang. "( giandra)
" iya mas, aku mau. "( Vina)
" iya udah,kalua gitu, besok aku jemput ya sayang. "( giandra)
" iya mas, tapi kamu jangan jangan jauh dari aku ya, kalau nanti kita udah ada di rumah kamu. "( Vina)
" iya sayang, mas janji akan selalu ada si samping kamu. "( giandra)
" iya mas, makasih. "( Vina).
" iya sayang, engga usah bilang terimakasih, karena aku harus melindungi kamu dan anak aku, sekarang kamu istirahat, karena ini udah malam. "( giandra)
" iya mas, assalamu'alaikum.. ?? "( Vina).
" waalaikumsalam sayang. "( giandra)
__ADS_1
ia pun mematikan sambungan telpon nya, dan menyimpan di atas nakas.
" maaf kemarin engga up, di karena kan ada kerjaan, yg harus di kerja kan 🙏🙏 ya. "