
andra pun baru sampai rumah, ia bergegas masuk ke dalam rumah, dan mencari sang istri dan juga anak nya, di saat ia masuk, ia berpapasan dengan sang asisten rumah ta gga nya.
" assalamu'alaikum.. ?? " ( andra)
" waalaikumsalam.. ?? " ( bibi)
" bi, istri dan anak aku dimana.. ?? " ( andra)
" nona, ada dia atas, bersama aden kecil, mungkin mau memandi kan aden kecil, barusan sih di ruang tengah, cuman aden kecil pup, jadi nona membawa nya ke kamar. " ( bibi).
" oh gitu ya bi, iya udah aku ke atas dulu ya bi.. ?? " ( andra)
bibi pun mengangguk, sebagai jawab ban nya.
andra bergegas menuju kamar nya.
cklek
kiara pun menoleh, ke arah pintu dan tersenyum, saat tahu sang suami yg masuk ke dalam kamar.
" sudah pulang mas. " ( kiara ) kini ia kembali pokus kepada sang anak, yg sedang memakai baju.
" iya sayang.. ?? " ( andra) ia menyimpan tas kerja, dan membuka jas, juga sepatu nya, setelah itu ia pun menuju sang anak dan juga istri nya.
ia duduk di sisi ranjang, dan melihat sang anak, ia ingin sekali mencium sang anak, tapi sayang istri nya, pasti akan marah, karena dengan alasan, ia baru saja dari luar, andra menyadari itu semua, karena apa yg di ucap kan sang istri, memang benar ada nya.
cup.
andra mengecup kening sang istri.
kiara pun tersenyum, dan menoleh ke arah sang suami.
" sudah shalat mas. " ( kiara)
" belum sayang.. ?? " ( andra) sambil cengengesan, karena ia pasti akan kena omelan sang istri.
" kalau belum, kenapa mas masih di sini. " ( kiara) dengan menatap tajam ke arah andra.
__ADS_1
" iya bentar sayang, kan mas mau cium kamu dulu." ( andra) ia berusaha mencari alasan.
" kan udah, sekarang cepet bersih bersih, ke buru habis waktu nya, setelah itu aku mau nitip ade, aku mau mandi. " ( kiara)
" siap sayang. " ( andra) ia langsung berdiri , dan bergegas menuju ke kamar mandi.
kiara hanya menggeleng geleng kan kepala nya saja, melihat tingkah sang suami, selama sang suami di dalam kamar mandi, kiara pun memberi asi kepada sang anak, sambil membaca kan shalawat, tak terasa sang anak pun tertidur, bukan hanya sang anak, tapi ia pun ikut terlelap mungkin diri nya pun lelah, karena ia mengurus sang anak tanpa bantuan bebi sister.
cklek
andra pun ke luar dari kamar mandi, dan melihat sang istri, dan juga anak nya, yg tertidur, andra tersenyum dan ia kembali melanjut kan aktivitas nya.
20 menit kemudian andra pun selesai, dan ia kembali melihat sang istri, ia duduk di samping sang istri.
hati andra bingung, antara membangun kan sang istri, atau engga, kalau engga di bangunin nanti sang istri mandi nya takut ke malaman, kalau di bangunin ia tidak tega, melihat wajah sang istri yg sangat lelah.
andra menghela napas nya, dan akhir nya nya iya memutus kan untuk membangun kan sang istri.
" sayang.. ?? " ( andra) ia mengusap pipi sang istri, dengan lembut.
" maaf mas, aku ke tiduran. " ( kiara) ia bangun perlahan, ia merebah kan punggung nya di dasbor ranjang.
" kamu lelah sayang. " ( andra) dengan tatapan khawatir, karena melihat wajah sang istri, yg begitu lelah.
kiara hanya menggeleng kan kepala nya saja, sebagai jawab ban, engga mungkin ia mengeluh, tentang mengurus sang anak, yg begitu lelah, karena itu sudah kewajib ban nya.
" sayang.. ?? " ( andra) ia menggenggam tangan istri.
" iya mas.. ?? " ( kiara) ia pun menatap ke arah sang suami.
" kamu pasti lelah menjaga, dan mengurus anak kita, apa kamu mau menyewa beby sister sayang, untuk membantu kamu, menjaga anak kita sayang. " ( andra )
" engga mas, aku engga mau, lagian aku masih bisa, mengurus anak aku, lagian kalau nanti ada beby sister, aku mau ngerjain apa, nanti aja lah mas kalau aku udah engga sanggup, baru aku bilang ke kamu. " ( kiara)
" iya sudah, kalau itu menjadi keputusan kamu, mas engga bisa apa apa, tapi bener ya sayang, kalau kamu udah lelah, bilang sama mas ya. " ( andra) ia membelai rambut sang istri.
" iya mas. " ( kiara) ia tersenyum ke arah sang suami.
__ADS_1
" iya udah, sekarang kamu mandi, pake air anget sayang, takut nya nanti kamu masuk angin.
kiara pun mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban, dan ia pun menuju ke kamar mandi, untuk membersih kan tubuh nya, sedang kan andra ia merebah kan tubuh nya, di samping sang anak sambil menatap nya.
" mamah kamu itu keras kepala ya nak, tapi papah bangga, sama mamah kamu, ia selalu menjadi istri dan juga mamah yg baik, untuk kita nak, tanpa memikir kan, keadaan nya. " ( andra)
" kelak, nanti kamu dewasa, harus bisa menjaga mamah ya nak. " ( andra) ia mengecup pipi gembul sang anak, dan memeluk sang anak, lama ke lamaan kantuk pun datang, dan pada akhir nya ia pun tertidur.
cklek
kiara pun ke luar dari kamar mandi, dengan wajah fresh, ia melihat sang suami yg tertidur di samping sang anak, ia pun tersenyum,kiara menuju walk in closet, setelah selesai memakai baju, kiara pun bersiap ke bawah, untuk membantu bibi masak.
" bi.. ?? " ( kiara).
" eh, iya non.. ?? " ( bibi) ia sedikit kaget, karena ia lagi serius memotong sayuran.
Kiara tersenyum, dan menuju ke arah bibi.
" mau masak apa bi. " ( kiara)
" ini non, mau masuk sop, sama ayam goreng aja, apa ada tambahan non, atau non mau makan yg lain. "( bibi) ia menatap kiara.
" engga ada bi, itu lebih dari cukup bi. " ( kiara)
" sini bi, ada yg bisa aku bantuin. " ( kiara)
" engga usah non, lagian ini engga banyak yg mau di masak. " ( bibi) ia merasa tak enak, karena kiara selalu membantu nya, padahal ia tau kalau kiara lelah, tapi ia tetap berusaha baik baik aja, di hadapan orang lain.
" engga apa apa bi, bibi masak ayam goreng, sambil siapin sambal terasi ya bi, kaya nya seger kalau pake sambel terasi, tapi jangan terlalu pedas ya bi. " ( kiara)
" iya non siap, pake cabe keriting aja ya, kalau engga mau pedas. " ( bibi)
" iya bi.. ?? " ( kiara)
bibi pun segera melakukan tugas nya,kiara pun sama melakukan tugas nya, yaitu memotong sayur sayur ran, dan memasak nya.
" mohon maaf sudah lama engga up date, di karena kan ada sesuatu hal yg harus benar benar di urus, InsyaAllah ke depan nya, saya akan selalu up, sekali lagi maaf dan maksih yg selalu mendukung karya saya. "
__ADS_1