
di rumah sakit Silvi sedang memberi asi untuk anak nya,Silvi pun menoleh ke arah Angga.
" kamu kenapa mas .. ?! " ( Silvi ) ia menatap Angga.
" sekarang jadi milik dia,aku ga bisa nyicipin lagi dong sayang .. ?? " ( Angga ) dengan wajah lesu nya.
Silvi kaget dengan ucapan sang suami,ia menatap tajam Angga,tpi yg di tatap acuh.
" padahal kan,kalau setiap pagi aku sarapan itu .. ?? " ( Angga ) ia duduk di sisi ranjang.
" mas ih .. ?? " ( Silvi ) ia yg kesal langsung mencubit lengan sang suami .
" AW .. AW .. sakit sayang .. ?? " ( Angga ) ia mengusap ngusap lengan nya,terasa panas,karena Silvi mencubit nya sangat keras.
" kamu itu mas,di sini ada mamah,kamu ga malu ngomong masalah pribadi depan mamah .. ?? " ( Silvi )
Angga menatap mertua nya,ia pun menggaruk tengkuk nya,yg tidak gatal,sambil cengengesan.
" ga apa apa ya mah,mamah juga kan pernah muda .. ?? " ( Angga )
" terserah kalian,asal jangan bilang seperti itu,di depan anak kamu ..?? " ( mamah Silvi )
" iya mah .. ?? " ( Angga )
" asi nya banyak nak .. ?? "( mamah Silvi )
" allhamdullilah mah,banyak .. ?? " ( Silvi )
" kalian belum memberi nama,kepada anak kalian .. ?? " ( mamah Silvi )
" ah iya juga mah .. ?? " ( Angga )
" kamu ada ide ga sayang .. ?? " ( Angga )
" aku ga tau mas,mas aja deh,yg memberi nama kepada anak kamu .. ?? " ( Silvi )
" gimana kalaw aku beri nama Vina antalarik .. ?? " ( Angga )
" boleh mas,bagus juga .. ??" ( Silvi ) .
Dede Vani pun melepas kan ****** Silvi,mungkin ia sudah kenyang,mamah nya pun membawa Dede Silvi,dan menyimpan nya di ranjang nya,Dede Silvi pun terlelap karena sudah kenyang.
di mal,Anita sedang membeli kado buat anak Silvi dan Angga,di temani oleh sang suami.
sedang kan Fitri,ia hanya menitip saja,dan tidak masuk ke dalam mal,ia menunggu saja di parkiran,karena kondisi tubuh nya yg mudah lelah.
" udah lah mas ini aja ya,aku ambil .. ?? " ( Anita )
" terserah kamu sayang .. ?? " ( Hendra )
" yang ini bagus ,buat Dede Andra .. ?? " ( Hendra ) sambil menunjuk kan baju .
" mas bukan nya aku ga mau,tapi baju Dede Andra sudah banyak banget mas .. ?? " ( Anita )
" setiap mamih ke luar,ataw jalan jalan pasti mamih bawa banyak baju,bahkan yg masih berlebel juga banyak mas,hampir setengah lemari mas,yg masih di lebel .. ?? " ( Anita )
" masa sih sayang .. ?? " ( Hendra ) ia menatap ke arah sang istri,ia ga tau kalaw masalah pakaian anak nya,karena Anita yg mengurus nya.
__ADS_1
" makan nya nanti cek ke lemari Dede Andra,itu aja udah ga muat mas lemari Dede Andra,harus beli lagi .. ?? " ( Anita )
" iya udah nanti beli lagi aja yang .. ?? " ( Hendra )
" iya mas,tadi nya aku mau ngelarang mamih untuk membeli baju Dede Andra,tapi ga enak mas .. ?? " ( Anita )
" iya udah lah sayang,biar kan saja,itu bentuk rasa sayang,mamih ke cucu nya ." ( Hendra )
" iya mas .. ?? " ( Anita ).
mereka pun menuju kasir.
" mba,di sini,bisa di bungkus pake kado ga .. ?? " ( Anita )
" oh,bisa nona .. ?? " ( mba kasir )
" ini ya mba,jadi 2 bungkus kado ya .. ?? " ( Anita ).
" baik nona .. ?? " ( mba kasir )
tak berselang lama kado nya pun sudah jadi,Hendra pun membayar nya.
setelah itu Hendra dan Anita pun menuju parkiran,dan masuk ke mobil .
" sudah .. ?? " ( Fitri ) ia menoleh ke arah belakang.
" sudah dong .. ?? " ( Anita ) sambil tersenyum.
" yg aku berapa .. ?? " ( Fitri )
" udah lah yang,ga usah di bayar,uang segitu mah,ga ada apa apa nya buat Hendra .. ?? " ( Doni ).
" iya kan hen .. ?? " ( Doni )
" iya tenang aja,nanti aku potong aja gajih kamu,gampang kan .. ?! " ( Hendra )
" lah jangan dong,kan aku butuh biaya hen,buat biaya persalinan,masa kamu tega sih hen .. ?? " ( Doni ) ia pun menyala kan mobil nya.
" ehmptzz .. ?? " ( Hendra )
tak berselang lama mereka pun,sampai di rumah sakit,dan menuju ruang Ngan Silvi ke betulan sebelum nya,Hendra menelpon Angga,menanyakan kamar yg di tempati Silvi.
Hendra pun mengetuk pintu ruangan,dan Angga menyuruh mereka masuk.
" assalamualaikum .. ?? " ( Anita dan Fitri )
" waallaikumsallam .. ?? " ucap yg berada di dalam.
mereka pun bersalaman,dan cipika cipiki.
" Vi,anak kamu ko mirip banget sama Angga ya .. ?? " ( Fitri ) sambil duduk di kursi,di sisi ranjang.
" memang iya,padahal aku kan yg mengandung,melahir kan tapi mirip sama bapa nya,ga ada satu pun yg mirip aku .. ?? " ( Silvi ) sambil memanyun kan bibir nya .
ha .. ha..
mereka pun tertawa.
__ADS_1
" tapi Vi,ga apa apa masih untung mirip bapa nya,kalaw mirip sama orang lain gimana .. ?? " ( Anita )
" iya juga sih,untung bapa nya ganteng .. ?? " ( silvi ) sambil cengengesan.
sedang kan Anita dan Fitri hanya menggeleng kan kepala nya saja,mendengar ocehan Silvi.
" kenapa ya anak anak kita lebih mirip ke bapa nya ke timbang ibu nya,dulu Dede Andra sangat mirip dengan Hendra,sekarang Dede Vani mirip dengan Angga,jangan jangan nanti anak kamu juga,mirip lagi sama Doni .. ?? " ( Silvi ).
" iya yah .. ?? " ( Anita )
" ngomong ngomong udah tau jenis kelamin nya belum.. ?? " ( Silvi ) ia menatap Fitri .
" aku sama kaya kalian,ga akan menanyakan jenis kelamin nya,biar jadi surprise .. ?? " ( Fitri ) sambil tersenyum.
" kira kira laki laki ataw perempuan ya .. ?? " ( Silvi )
" laki laki ataw perempuan,ga apa apa yg penting sehat dan selamet dua dua nya .. ?? " ( Anita )
yg di amin kan,oleh Fitri dan silvi,mereka pun mengobrol sampai tak tau waktu,kalaw Hendra tak mengajak Anita pulang,karena mereka di rumah sakit sudah hampir 2 jam,akhir nya mereka pun pamit untuk pulang.
" ingat ngga,kamu harus puasa selama 40 hari .. ?? " ( Doni ) sambil memukul bahu Angga.
" seneng banget sih kamu melihat aku menderita .. ?? " ( Angga )
" sudah cukup Don,nanti kamu juga bakal merasakan apa yg kita kita rasakan,puasa 40 hari,nanti kalau Fitri sudah melahir kan,pasti kamu juga puasa 40 hari .. ?? " ( Hendra )
" iya yah .. .? " ( Doni ) menggaruk tengkuk nya.
ha .. ha ..
mereka yg berada di sana semua tertawa.
" iya udah ah,kapan kita pulang nya .. ?? " ( Hendra )
" iya udah kita pulang .. ?? " ( Anita )
akhir nya mereka pun pamit,kepada Angga,Silvi dan mamah Silvi.
mereka berempat pun sampai ke parkiran.
" gimana kalaw kita makan malam dulu . ?? " ( Anita )
" boleh deh,kita makan dulu,aku lapar .. ?? " ( Fitri )
" emang mau makan apa .. ?? " ( Doni )
" aku pingin nya makan pecel lele . ?? " ( Fitri )
" wah bener itu fit,aku juga mau .. ?? " ( Anita )
" tapi sayang,kan di sana .. ?? " ( Hendra )
belum juga menyelesai kan ucapan nya,ia sudah di beri tatap pan tajam oleh sang istri.
sedang kan Doni ia tidak berani membatah nya,karena takut istri nya marah.
akhir mau tak mau mereka pun mengikuti keingin nan sang istri,walaupun berat.
__ADS_1