
kini giandra dan Vina, kan chek in, sebenar nya masih ada waktu satu malam lagi, tapi Vina ingin ingin cepat pulang, ia lebih nyaman berada di kamar nya, yg sedari kecil, ia tempati.
" sayang, kenapa pulang hari ini, engga besok aja sayang, lagian kan sayang, masih ada waktu satu hari lagi.. ?? " ( giandra)
" anggap aja ini bulan madu, kalau aku udah masuk kerja, kemungki nan, aku bakal sibuk sayang, andra akan memberi kan aku setumpuk pekerjaan, aku yakin itu.. ?? " ( giandra)
" ingat janji kamu, sama mamah mas, kita harus pulang sekarang.. ?? " ( Vina)
giandra hanya menghela napas nya, akhir nya ia pasrah , dan ngikutin apa kata sang istri.
Vina pun melihat ke arah giandra, ia tersenyum dan duduk di samping sang suami, yg terlihat lesu.
" emang, kenapa kamu engga mau pulang sekarang mas..?? " ( Vina) ia menatap sang suami, dan tangan nya ia mengelus pipi giandra.
" aku masih pingin ngabisin waktu sama kamu sayang, aku pingin nya berduaan sama kamu.. ?? " ( giandra) kini ia rebah kan tubuh nya di atas kasur, dan berbantal paha sang istri, Vina pun tersenyum, sebucin itu kan giandra, terhadap diri nya.
" kan di rumah mamah juga bisa mas, kita berduaan.. ?? " ( Vina) kini tangan nya memijay, kening sang suami.
" beda sayang, kalau di rumah kan ada mamah.. ?? " ( giandra) ia memejam kan mata nya, karena merasa nyaman, ketika sang istri meminta kening nya.
" iya, kan paling kali kali, aku bersama mamah.. ?? " ( Vina).
" tetep aja sayang, aku kan mau menghabis kan masa cuti aku, hanya berduaan dengan kamu, tapi kalau kamu engga mau engga apa apa, kita pulang sekarang.. ?? " ( giandra)
" tapi, untuk hari ini aja ya mas, besok kita pulang ya.. ?? " ( Vina)
bina memutus kan untuk, pulang besok, karena ia tidak tega melihat wajah sang suami, yg memelas.
giandra pun membuka mata nya, dan menatap sang istri.
" bener sayang, besok pulang nya.. ?? " ( giandra) dengan tatapan yg berbunga bunga.
" iya mas, besok.. ?? " ( Vina) sambil menampil kan senyuman nya.
" makasih sayang.. ?? " ( giandra) ia bangkit dari rebahan nya, dan kini ia memeluk sang istri .
" terus, gimana cara nya, kita cari alasan ke mamah sayang.. ?? " ( Vina)
" bilang aja, kita masih betah di sini, besok baru kita pulang.. ?? " ( giandra).
__ADS_1
" iya udah aku hubungin mamah dulu.. ?? " ( Vina)
" kalau engga bilang aja, kalau masih ada waktu, untuk kita di sini, jadi sayang untuk meninggal kan hotel ini, dan engga enak kalau kita ninggalin hotel ini, karena pasilitas ini semua, yg memberi kan andra.. ?? " ( giandra)
" nah, mending aku pake alasan yg ke 2 aja mas, biar lebih enak bilang nya ke mamah.. ?? " ( Vina)
" terserah kamu aja sayang, yg penting kita masih di sini.. ?? " ( giandra)
" iya, udah aku mau ambil handphone aku dulu.. ?? " ( Vina)
ia pun beranjak dari kasur, dan mengambil handphone nya, yg berada di dalam tas, setelah menemukan nya, Vina pun kembali ke kasur, dan duduk di sisi ranjang, ketika sang istri sudah duduk giandra pun kembali tidur di paha sang istri, dan menenggelam kan kepala nya, di perut sang istri.
Vina pun, mencari kontak mamah nya, setelah menemukan nya, ia pun mencet tombol panggil, tak membutuh kan waktu lama, sambungan telpon pun, terhubung.
" assalamu'alaikum mah.. ?? "( Vina)
" wa'alaikumsalam nak.. ?? " ( silvi)
" mah, kaya nya besok aku pulang ke rumah nya.. ?? " ( Vina)
" loh, kenapa sayang.. ?? "( silvi)
" jadi, engga apa apa kan mah, kalau aku sama mas andra pulang besok. ?? " ( Vina)
" iya udah, kalau itu keputusan kamu sama giandra, mamah engga bisa halangin.. ?? " ( silvi) terdengar kecewa.
"iya mah, maaf ya, aku janji besok langsung pulang ke rumah mamah.. ?? " ( Vina)
" iya, tapi janji ya, jangan ingkar.. ?? " ( silvi)
" iya mah, aku janji, besok pulang dari hotel, aku langsung ke rumah mamah.. ?? " ( Vina)
" janji yah.. ?? " ( silvi)
" iya mah, aku janji, kalau gitu aku tutup ya mah, assalamu'alaikum.. ?? " ( vina)
" waalaikumsalam nak.. ?? " ( silvi)
sambungan telpon pun terputus, Vina pun menghela napas nya, awal nya ia kecewa, karena sang anak tidak jadi pulang, rasa nya ia ingin marah, tapi kini ia tidak bisa, karena sang anak , udah punya suami.
__ADS_1
angga pun turun dari tangga, dan melihat sang istri yg sedang murung, ia pun kini duduk di sofa.
" kamu, kenapa sayang.. ?? " ( angga) ia mengelus bahu sang istri.
" aku kecewa sama anak kamu mas.. ?? " ( silvi) ia memandang kan bibir nya.
" emang kenapa sama Vina mah, kenapa dia mengecewakan kamu.. ?? " ( angga)
" iya, bilang nya kan sekarang, mau pulang, tapi engga jadi mas.. ?? " ( silvi) ucap nya lirih.
" alasan nya apa sayang.. ?? " ( angga)
" alasan nya, karena mereka tidak enak, dengan andra.. ?? " ( silvi)
" emang kenapa dengan andra.. ?? " ( angga)
" karena, hotel tersebut di sewa oleh andra, untuk kado pernikahan, giandra dan juga Vina, jadi kalau mereka langsung chek in, engga enak kata nya pah,kaya engga ngehargain gitu kata nya pah.. ?? " ( silvi)
" iya udah mah, kalau alasan nya, seperti itu, papah juga ngerti ko, lagian kan mereka pengantin baru, mereka ingin berduaan kaya nya mah, mamah harus ngerti posisi mereka, kaya mamah engga pernah ngalamin aja.. ?? " ( angga)
" mamah engga pernah ngalamin pah, orang kita nikah juga terpaksa, apa papah lupa.. ?? " ( silvi) ia menatap tajam ke arah sang suami.
angga pun tersenyum kikuk, ia merasa kalau dulu ia, memperlaku kan sang istri, sangat tidak baik.
" maaf sayang, itu kan dulu, kalau sekarang aku cinta banget sama kamu.. ?? " ( angga) ia memeluk bahu sang istri, sehingga silvi, masuk ke dalam dekapan sang suami.
" iya mas, itu kan masa lalu, lagian sekarang kan kamu udah bucin sama aku.. ?? " ( silvi ) ia mendongak kan wajah nya, melihat ekspresi sang suami.
" iya, sekarang aku bucin akut sama kamu.. ?? " ( angga) ia pun mengecup kening sang istri, dan beralih ke bibir.
" iya udah, sana bukan nya ada miting, kenapa masih di sini.. ?? " ( silvi) ia mereray peluk kan nya.
" iya habis nya, di saat aku akan pergi, kamu terlihat cemberut, engga akan tenang lah aku kerja, melihat istri aku cemberut.. ?? " ( angga)
" iya, sekarang aku kan engga cemberut lagi, sekarang kamu pergi kerja, cari uang yg banyak, buat aku dan cucu aku nanti.. ?? " ( silvi)
" siap, laksana kan bos, kalau gitu aku pergi dulu, assalamu'alaikum sayang.. ?? " ( angga) ia mengecup kening sang istri.
" waalaikumsalam mas.. ?? " ( silvi) ia tidak mengantar angga sampai depan, karena tadi kan udah, ia pun melanjut kan aktivitas nyanya, setelah ia melihat sang suami, sudah meninggal kan rumah nya.
__ADS_1