
tak terasa,hari ini hari Jumat,di bawah sedang banyak orang,karena ada orang yg sedang mendekor,dan mempersiap kan acara akikah Dede Andra.
sedang kan Hendra,ia berangkat ke kantor,karena ada miting penting,tpi setelah beres ia pun pulang.
sedang kan mamih,ia sedang mengarah kan orang yg sedang mendekor,kalaw papih ia hanya memperhatikan saja,dari ke jauhan.
Anita tidak ikut nimbrung,ia lebih baik di dalam kamar aja,karena mamih dan papih melarang nya,takut ada apa apa dengan cucu nya,karena di bawah banyak orang,takut nya Dede Andra sensitip.
" bosen juga ya nak .. ?? " ( Anita ) sambil menoel noel anak nya .
Dede Andra hanya membalas dengan senyuman saja.
tak berselang lama,ada yg mengetuk,pintu.
Anita pun membuka pintu,dan ternyata itu Fitri.
Anita pun memeluk Fitri.
" fit,kan acara nya nanti sore,ko udah ke sini .. ?? " ( Anita ) sambil mereray peluk kan nya.
" aku tadi nya mau siang,cuman mau ngapain juga di apartemen,pekerjaan udah beres semua,mending aku ke sini,sekalian bantu bantu,tapi di saat aku ke sini,ga di perboleh kan sama mamih,malah di suruh nemenin kamu aja .. ?? " ( Fitri ).
" sama aku juga,ga di perboleh kan sama mamih,untuk bantu bantu malah suruh di kamar aja.. ?? " ( Anita ) ia berjalan menuju Dede Andra.
" iya,jadi ga enak kan,kita cuman duduk duduk aja .. ?? " ( Fitri ) ia pun mengekor di belakang Anita.
" iya terus,harus gimana ngebantah pun ga mungkin,kamu tau kan sifat mamih ga boleh ada yg membantah,mau tidak mau aku diam aja." ( Anita )
" tapi untung nya ada kamu,jadi ga terlalu bt .. ?? " ( Anita )
Fitri hanya mengangguk kan kepala nya saja,tanda ia setuju,ia pun mengalih kan tatapan nya,ke Dede Andra.
" aduh,keponakan onty,udah embul aja .. ?? " ( Fitri ) sambil menoel Noel pipi gembul Dede Andra.
" iya dong onty,karena Dede ***** nya kuat .. ?? " ( Anita ) sambil menirukan suara anak kecil.
" wah hebat ya,Dede Andra,pasti kaya papah ya,kuat kalaw ***** sama mamah .. ?? " ( Fitri ) sambil tertawa.
Anita pun memukul lengan Fitri.
" kamu ya nit,kalaw ngomong ga di sensor .. ?? "( Anita )
ha ..ha .. ha..
" nit,gimana rasa nya,netein papah nya,sama anak nya,ada beda nya ga .. ?? " ( Fitri ) dengan raut penasaran.
" gimana ya .. ?? " ( anita ) ia mengetuk ngetuk dagu nya,ia sengaja membuat Fitri penasaran.
__ADS_1
" ayo lah nit,jangan buat aku penasaran deh .. ?? " ( Fitri ) dengan tatapan memohon.
" beneran mau tau nih .. ?? " ( Anita ) sambil menaik turun kan alis nya.
" Nita ih ... ?? " ( Fitri ).sedikit berteriak,membuat Dede Andra terbangun,Fitri pun replek menutup mulut nya.
" maaf .. ?? " ( Fitri )
" cup ..cup .. cup .. ?? " ( Anita ) ia menggendong Dede Andra,dan menenang kan nya,sambil mengeluar kan payudara nya,untuk netein Dede Andra.
" maaf,ya sayang onty tidak sengaja,habis nya mamah kamu,membuat onty penasaran .. ?? " ( Fitri ) sambil mengelus elus pipi gembul Dede Andra.
" nit .. ?? " ( Fitri )
Anita menoleh,ke arah Fitri.
" ada apa fit .. ?? "( Anita )
" nit,kasih tau dong,aku masih penasaran .. ?? " ( Fitri ) masih dengan nada memelas nya.
" astagfirullah nit,kirain sudah lupa .. ?? " ( Anita )
" iya belum lah,aku belum lupa .. ?! " ( Fitri )
" aku kan penasaran .. ?? " ( Fitri )
" enak kan mana,netein papah nya ataw Dede Andra .. ?? "( Fitri )
Anita tidak menjawab,ia hanya menggeleng geleng kan kepala nya saja.
" nit,jawab dong .. ?? " ( Fitri )
" bukan cuman menggeleng geleng kan kepla saja .. ?? " ( Fitri ) ia menggoyang goyang kan lengan Anita.
" aku ga akan jawab fit,nanti kamu aja yg ngerasain .. ?? " ( Anita )
" pelit banget sih,.. ?? " ( Fitri ) sambil memonyong kan bibir nya.
Anita tidak menghirau kan Fitri,ia pun pindah ke kasur,sambil netein Dede Andra,dan di ikuti oleh Fitri.
lama ke lamaan mereka pun tertidur.
sedang kan Silvi,hari kemarin ia ke luar dari ke rumah sakit,sekarang ia tidak di perboleh kan untuk beraktivitas,bahkan di apartemen sudah ada asisten rumah tangga,sekaligus untuk menemani silvi,ketika ia ada di apartemen.
Silvi pun keluar melihat asisten rumah tangga nya,sedang memotong motong sayuran.
" BI .. ?? " ( Silvi )
__ADS_1
BI apah pun menoleh,dan tersenyum.
" ada yg bisa saya bantu non,ataw non mau di buat kan sesuatu .. ?? " ( BI ipah )
" ga ada BI,cuman aku bt aja diam di kamar,cuman tiduran .. ?? " ( Silvi ) sambil duduk di kursi mini bar.
bibi hanya,tersenyum menanggapi ucapan majik kan nya,dan bibi pun menerus kan pekerjaan nya.
" bi,ada yg bisa saya bantu ga .. ?? "( Silvi ) .
" engga ada non,bibi bisa sendiri ko .. ?? " ( BI ipah )
" BI aku yg memotong motong sayuran nya,ya .. ?? " ( Silvi ) sambil menuju BI ipah.
" ga usah non,bibi bisa ku,non istirahat aja .. ?? " ( BI ipah ) menolak dengan halus.
" tapi BI .. ?? " ( Silvi ) dengan tatapan memohon.
" ga ada tapi tapian,sekarang non istirahat aja,kalaw engga non,nonton tv aja,nanti bibi buat kan jus,sama cemilan deh,kebetulan bibi bikin kue .. ?? " ( BI ipah ) sambil tersenyum.
Silvi pun menghela napas nya panjang.
" Giman non,bibi lakukan semua ini,buat non,dan perintah dari tuan .. ?? " ( BI ipah )
" kalaw non bersi keras untuk membantu bibi,nanti bibi di marahin sama tuan,.. ?? " ( BI ipah )
" iya jangan kasih tau aja sama suami saya,kalaw saya bantuin bibi .. ?? "( Silvi )
" ga perlu di kasih tau pun,tuan udah tau non .. ?? " ( BI ipah )
" loh ko bisa tau,sih BI .. ?? " ( Silvi )
" kan bibi ga akan memberi tahu suami saya,begitu pun saya ..?? " ( Silvi ) dengan tatapan penasaran.
" non lihat ke atas .. ?? " ( BI ipah ) menunjuk kan tatapan nya ke atas,Silvi pun mengikuti nya,dan sekarang Silvi baru menyadari kalaw suami ny memasang cctv,tapi sejak kapan .
" jadi sekarang non,di ruang tamu aja ya,nanti bibi bikinin non jus,non mau jus apa ... ?? " ( BI ipah ) sambil menatap Silvi.
" aku mau jus mangga aja .. ?? " ( Silvi )
" baik kalaw begitu,non tunggu aja di ruang tamu ya .. ?? " ( BI ipah )
Silvi pun menuju ruang tamu,dan duduk di sofa,sambil tangan nya memegang remot,dan menyalakan tv,tak berselang lama bibi pun membawa kan jus,beserta cemilan nya.
" makasih bi .. ?? " ( Silvi )
" sama sama non,kalaw begitu bibi permisi .. ?? " ( bibi ) sambil menunduk kan badan ny,dan beralu ke dapur.
__ADS_1
sedang kan Angga,ia tersenyum melihat tingkah istri nya,rasa nya ia pingin cepat pulang,tapi tak mungkin,karena pekerjaan nya sangat numpuk,karena ia tinggal kan beberapa hari ini.