Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 46


__ADS_3

" AW ... ?? " ( perempuan ).


" kalaw jalan itu pake kaki dan mata..?? " ( Hendra ) ia marah karena jalan nya,terganggu.


perempuan itu mendengar suara yg tak asing bagi nya,ia pun mengangkat wajah nya,dan ternyata laki laki yg selama ini,ingin ia temui.


" hen .. ( Sisil ) ia langsung memeluk tubuh Hendra,sedang kan Hendra tak bergeming,ia masih tetap diam,ia tidak menolak peluk kan Sisil,tapi ia juga tidak membalas nya.


Sisil pun bingung,kenapa Hendra tidak membalas peluk kan nya,akhir nya ia pun melepas kan nya.


" hen,kenapa kamu tidak membalas peluk kan aku .. ?? " ( Sisil ) mengeluarkan kan air mata buaya nya.


Hendra yg melihat itu,merasa tak tega,ia pun merangkul bahu Sisil dan mengajak nya ke ruang VIP.


sedangkan seketaris nya,menggeleng geleng kan kepala nya,ingin ia mencegah,tpi apa daya ia tidak bisa,ia hanya mengekor di belakang Hendra dan Sisil.


sedangkan mata mata papih,ia kehilang Ngan jejak,karena tadi mereka buang air kecil dulu.


sedangkan d resto,mereka baru memasuki ruang vip,setelah seketaris nya memesan.


sebenar nya Sisil ke berat Tan seketaris nya,ikut dengan mereka berdua,tapi seketaris nya,versi kukuh,ingin ikut bareng mereka ber 2,Hendra mengiya kan.


mereka bertiga duduk,di kursi masing masing .


" hen selama ini,aku ingin menemui kamu,tapi aku ga bisa .. ?? " ( Sisil ) ia kembali mengeluar kan air mata buaya nya,dan memegang punggung tangan hendra,.


" kenapa ga bisa .. ?? " ( Hendra ) mengerut kan alis nya,dan punggung tangan nya,masih di pegang Sisil,


sedang kan seketaris nya,melihat itu merasa muak.


" inget ada istri d rumah .. ?? ( seketaris ) ia berbicara,tapi mata nya,pokus ke hp nya.


Hendra pun tersadar,ia pun melepas kan genggaman tangan Sisil.


Sisil pun marah,dan kecewa,ingin rasa nya ia marah,tapi ia harus memendam nya,karena ia harus bersikap baik,biar Hendra bersimpati ke pada nya.


" kenapa di lepas .. ?? " ( Sisil ) suara nya lirih .


" maaf karena ada hati yg harus aku jaga .. ?? " ( Hendra )


tak berselang lama,ada orang membuka pintu,ternyata pelayan yg membawa buku menu.


akhir nya mereka bertiga memesan makan nan.


" kamu udah nikah hen .. ?? " ( Sisil ) tatapan nya sendu,dan ia pun pura pura ga tau,kalau Hendra itu udah nikah.


Hendra hanya mengaguk kan kepala nya,dan menatap Sisil.


" kenapa kamu menikah hen .. ?? " ( Sisil )


" apa kamu mencintai nya .. ?? " ( Sisil )


Hendra terdiam,ia tidak bisa menjawab pertanyaan Sisil,karena ia pun bingung harus menjawab apa.


" kenapa kamu diam .. ?? " ( Sisil ) ia menatap Hendra,dan ia pun menggeser kan kursi nya supaya lebih dekat,dengan Hendra.


" kamu pasti ga mencintai nya kan .. ?? " ( Sisil )


" kamu masih cinta kan sama aku .. ?? " ( Sisil ) ia kembali meraih tangan Hendra.


" kamu mau kan kembali lagi sama aku .. ?? " ( Sisil ) ia pun memeluk Hendra,dan mengeluar kan kembali air mata nya.


" hen jawab dong .. ?? " ( sisil ) mereray peluk kan nya.

__ADS_1


" ak .. aku .. ?? " ( Hendra ) ia bingung harus menjawab apa,dan ia pun bingung dengan perasaan nya sekarang.


di saat Sisil akan berbicara,pelayan masuk,membawakan pesan nan mereka,dan menghidang kan di meja.


" hen .. ?? " ( Sisil )


" udah kita makan dulu,aku lapar,dan ke buru dingin,nanti lagi berbincang bincang nya,sambil tangan nya mengambil nasi dan lauk pauk nya .


Sisil pun marah,dan kesal,ia pun menatap seketaris nya.


" tapi .. ?? " ( Sisil )


" sudah,kita makan dulu,nanti kita bahas lagi " ( Hendra ) tangan nya mengambil nasi dan lauk pauk nya,ia jadi teringat anita,karena Anita yg sering melayani nya.


" hen,mau aku suapin .. ?? " ( Sisil )


" ehmptzz .. inget istri .. ?? " ( sekataris ) sambil menyuap kan makan nan nya.


Sisil pun menoleh,dan menghentak kan kaki nya,lagi lagi gagal.


" ga usah,makasih ,aku punya tangan ko .. ?? " ( Hendra )


sisil kecewa,karena hendra menolak nya.


akhir nya mereka bertiga makan,tanpa diam.


beberapa menit kemudian mereka selesai dengan acara makan nya.


" hen bisa kita bicara berdua .. ?? " ( Sisil )


" emang mau bicara apa .. ?? " ( Hendra )


" banyak yg aku bicarakan,tapi aku hanya ingin kamu yg mendengar nya" ( Sisil ) sambil tatapan memohon .


" kamu balik duluan ke kantor,nanti saya naik taksi aja .. ?? " ( Hendra )


" tapi hen .. ?? " ( seketaris )


" ga ada tapi tapia an .. ?? " ( Hendra ) dengan tegas.


akhir nya seketaris nya pun mengalah,dan ia berdiri,ia pun membungkuk kan badan nya.


" ingat hen,ada istri di rumah,kalaw Lo menyakiti nya,banyak laki laki yg menunggu nya,termasuk gue .. ?? " ( seketaris ) sambil berbisik di telinga nya Hendra,dan ia pun berlalu,menuju ke luar.


Hendra yg mendengar ucap pan seketaris nya,marah,ia mengepal kan tangan nya.


" hen .. ?? " ( Sisil ) sambil bergelayut manja di lengan Hendra.


" iya .. ?? " ( Hendra )


Sisil menoleh ke arah Hendra,ia akan memajukan wajah nya,tapi dering hp Hendra berbunyi,Hendra pun menjauh kan badan nya,dan mengambil hp nya,dan melihat siap yg menelepon,ia pun mengangkat nya.


" assalamualaikum .. ?? " ( Hendra )


" waallaikumsallam mas .. ?? " ( Anita )


" mas mau aku bawa kan makan siang .. ?? " ( Anita )


" ga usah,aku sudah makan,kebetulan baru miting,jadi aku mampir dulu ke resto." ( Hendra )


" iya mas,kalaw begitu .. ?? " ( Anita ) di saat Anita akan mengucap salam ia mendengar suara wanita .


" sayang .. ?? " ( Sisil ) dengan suara manja nya,dan mendekat kan ke arah hp.

__ADS_1


Hendra pun replek memati kan nya,karena ia takut Anita curiga.


sedangkan di sana hati Anita,gelisah.


tpi ia meyakin kan diri nya,untuk mempercayai suami nya.


" kamu apa apaan,.. ?? " ( Hendra ) ia meninggi kan nada suara nya.


Sisil pun kaget,karena Hendra belum pernah semarah itu,ia pun mengeluar kan air mata nya,Hendra yg melihat itu,menjadi bersalah.


" maaf .. ?? " ( Hendra ) merangkul bahu Sisil.


Sisil pun masuk ke dalam peluk kan Hendra,ia tersenyum senang karena Hendra masih peduli terhadap nya,Sisil pun mendongak kan wajah nya.


" hen.. ?? " ( Sisil )


" iya .. ?? " ( Hendra )


" kamu mencintai istri kamu .. ?? " ( sisil ) ia menatap Hendra.


Hendra masih dengan diam nya.


" kenapa kamu diam hen,apa kamu benar benar mencintai nya,ataw sebalik nya.. ?? " ( Sisil )


" entah lah sil,aku juga bingung harus menjawab apa .. ?? " ( Hendra )


Sisil pun mereray kan peluk kan nya.


" berarti kamu masih mencintai ku hen .. ?? " ( Sisil ) ia menarik bahu nya Hendra,supaya berhadap pan dengan nya.


" entah lah sil .. ?? " ( Hendra ) ia memaling kan pandang Ngan nya ke arah lain.


" kenapa kamu dulu,ninggalin aku .. ?? " ( Hendra ) ia mengalih kan topik pembicaraan nya.


" aku .. aku .. dulu sakit .. ?? " ( Sisil ) ucap nya lirih.


" kamu sakit apa .. ?? " ( Hendra ) ia menatap dalam Sisil.


" aku mempunyai penyakit kanker rahim " ( Sisil )


Hendra pun kaget,dengan kondisi Sisil.


" kenapa kamu ga bilang sama aku .. ?? " ( Hendra )


" aku malu hen,makan nya aku lebih memilih meninggal kan kamu,karena kamu takut kecewa .. ?? " ( Sisil ) sambil terisak.


Hendra pun memberanikan diri membawa Sisil ke dalam peluk kan nya.


" terus sekarang ke adaan kamu bagaymana ?? " ( Hendra ) sambil mengelus surat rambut Sisil.


" sekarang kondisi aku baik hen,karena kanker aku baru setadium 1,jadi masih bisa di sembuh kan .. ?? " ( Sisil )


" di sana aku berjuang menyembuh kan penyakit aku,tapi di sini kamu malah menikah .. ?? " ( sisil) sambil terisak .


Hendra benar benar tak enak,sekarang hati nya pun manjadi bimbang.


antara Anita dan sisil.


sedangkan Sisil berusaha meyakin kan Hendra.


padahal dulu ia pergi,karena ia lebih memilih peria lain yg lebih kaya,dari Hendra.


karena dulu Hendra belum semapan sekarang.

__ADS_1


__ADS_2