
malam pun tiba,Anita batu saja menyelesaikan shalat magrib nya,iya pun menuju ke dapur,di sana sudah terdapat kulkas kecil,ia pun membuka kulkas tersebut,ternyata banyak di kulkas banyak sekali sayur,dan buah buah Han,ia pun tersenyum.
akhir nya ia pun memutus kan untuk memasak sayur bening,ia pun mengambil bayam dan memotong nya.setelah beberapa menit masakan nya pun jadi,di saat ia akan menghidang kan di meja,tiba tiba ada yg mengetuk pintu.
Anita pun membuka nya,ternyata Angga yg bertamu.
" mas .. ?? " ( Anita ) sambil tersenyum.
" kamu udah makan,aku bawain kamu makan nan .. ?? " ( Angga ) sambil mengacungkan 2 kresek,ke hadapan Anita.
" aku baru mau makan mas,ayo masuk mas .. ?? " ( Anita ) ia mempersilah kan Angga masuk,karena ia merasa tak enak,kalaw tak mengijin kan Angga masuk,ia pun memutus kan untuk membawa Angga ke dalam,tapi pintu nya ia buka lebar.
" kamu masak apa nit ..?? " ( Angga )
" aku mask sayur bening aja mas .. ?? " ( Anita ) sambil membawa piring dari arah dapur mini nya,Angga pun tersenyum.
" ayo mas kita makan,.. ?? " ( Anita )
Angga hanya mengangguk,dan memakan makan nan yg ia bawa tadi.
" padahal aku tadi beliin kamu nasi,tapi kamu udah masak,jadi nya kan mubajir .. ?? " ( Angga ) sambil mengunyah makan nan nya.
" kata siapa mas,mubajir,ya ga akan mubajir lah,orang nanti malam aku,makan lagi ..?? " ( Anita ) sambil cengengesan,karena ia malu,napsu makan nya ,yg tinggi.
" wah iya juga ya,bahkan pas kamu di rumah sakit kamu sampay nangis karena ke lapar ran .. ?? " ( Angga ) tertawa terbahak bahak.
" ih .. kamu mas .. ?? " (Anita ) ia memukul lengan Angga,dan memonyongkan bibir nya.
" jangan di omong Ngin deh mas,malu tau .. ?? ( Anita )
" iya .. iya .. maaf .. ?? " ( Angga )
akhir nya mereka pun makan,dengan penuh canda tawa.
Angga ingin menghibur Anita,supaya Anita tidak terlalu larut,dalam kesedihan nya.
di sebuah hotel ada sepasang pengantin baru,tapi bukan nya,harmonis tapi mereka sedang berdebat.
" kamu ini kenapa sih hen,dari tadi ketus terus sama aku ...?? " ( Sisil )
__ADS_1
" aku ga kenapa Napa... ?? " ( Hendra ) jawab nya ketus,sambil duduk di sofa.
Sisil pun mendekati Hendra,ia pun ikut duduk,dan kepala nya ia sandarkan ke bahu hendra,niat nya sih,pingin romantis,tapi Hendra tidak menanggapi sama sekali.
Hendra malah pokus ke hp nya.
" hen ... ?? " ( Sisil ) menaik kan satu oktaf.
Hendra yg di bentak seperti itu,merasa marah,ia pun menatap sinis,ke arah Sisil.
ia pun beranjak dari sofa,dan berjalan ke luar,ia membanting pintu.
sedangkan Sisil merasa kesal karena,ia di tinggal di kamar sendirian,harus nya sekarang malam romantis,tapi itu semua hanya mimpi.
Hendra,pun pergi ke rumah mamih nya,di saat Hendra datang,mamih sama papih lagi makan malam,mamih sama papih bingung,anak nya pulang,padahal ini malam pertama.
" mih,pih. . ?? " ( Hendra) sambil duduk di kursi,ia pun mengambil piring kosong,dan mengisinya,dengan lauk pauk,Hendra pun memakan nya.
mamih dan papih pun memakan makan nan nya,biar nanti mendengar penjelasan anak si mata wayang nya.
beberapa menit kemudian,mereka selesay dengan acara makan nya,mereka pun berlalu ke ruang keluarga.
" hen .. ?? " ( mamih )
" kenapa kamu pulang nak,bukan seharus nya kamu,masih di hotel,ko kamu pulang.. ?? " ( mamih )
" aku malas aja mih,ga berselera aja .. ?? " ( Hendra )
" dari pada aku club,mending aku ke sini,ke apartemen di sana masih banyak kenang Ngan tentang Anita .. ?? " ( Hendra ) ucap nya lirih.
" aku ke atas mih,aku lelah,... ?? " ( Hendra ) sambil beranjak dari sofa dan berjalan ke kamar nya.
mamih dan papih saling tatap,papih hanya mengedik kan bahu nya.
" iya udah mih,lebih baik kita ke kamar,.. ?? " ( papih ) sambil menggenggam tangan mamih.
mamih pun mengikuti papih.
di saat Hendra membuka pintu kamar,yg pertama ia lihat,foto pernikahan nya dengan Hendra,karena baik mamih ataw pun Hendra,tidak memperboleh kan fto tersebut di pindah kan,Hendra pun menatap sebentar fto tersebut,ia pun merebah kan tubuh nya,karena ia benar benar lelah,akhir nya Hendra pun terlelap.
__ADS_1
" pah .. ?? " ( anak kecil ) sambil tersenyum.
Hendra pun menoleh,dan menatap anak tersebut,ia pun melirik ke kiri dan kanan,dan di tempat itu hanya ada mereka ber dua,anak tersebut berlari menuju nya,dan memeluk kaki nya,Hendra pun bingung,Hendra melepas kan peluk kan anak tersebut,ia pun menekuk lutut nya,dan mensejajar kan badan nya,dengan anak tersebut,tangan Hendra pun memegang bahu anak tersebut.
" saya bukan papah kamu,apa kamu tersesat nak .. ?? " ( Hendra ) menatap anak tersebut.
anak tersebut menggeleng geleng kan kepala nya.
" aku ga tersesat pah,aku ini anak papah.. ?? " ( anak kecil ) air mata nya sudah mengalir ke pipi gembul nya
" tapi om belum punya anak,om aja baru nikah .. ?? " ( Hendra )
" tapi aku ini anak papah .. ?? " ( anak kecil )
" kamu salah nak,mungkin papah kamu postur tubuh nya hampir sama dengan om,makan nya kamu manggil aku om .. ?? " ( Hendra )
" aku ga salah,om itu papah aku . ?? " ( anak kecil )
" papah jahat ga mau ngakuin aku sebagay anak papah,.. ?? " ( anak kecil ) ia menepis tangan Hendra yg berada di bahu nya,dan ia pun berlari,sambil menangis.
" tunggu nak .. ?? " ( Hendra ) ia pun mengejar anak tersebut.
" AHH .. ?? " ( Hendra ) ia pun terbangun dari tidur nya,keringat di dahinya bercucuran,ia pun melirik jam dinding ia melihat sudah tengah malam,ia pun mengambil air minum yg berada di atas nakas,ia menguk nya sampay habis.
Hendra pun merebah kan badan nya kembali,ia pun memikir kan tentang mimpi nya.
" ini hanya mimpi .. ?? " ( Hendra ) ia bermonolog sendiri.
" tapi seperti nyata,.. ?? " ( Hendra )
" tapi wajah nya sangat mirip dengan gue .. ?? " ( Hendra )
" AHH ..?? ga usah di pikir Rin lah,orang ini mimpi,bunga tidur,mending aku tidur lagi aja .. ?? " ( Hendra )
ia pun menutup mata nya,untuk tidur kembali,dan akhir nya ia terlelap kembali.
sedang kan di sebuah kos san,Anita membolak balik kan tubuh nya,karena ia tidak bisa tidur.
ia pun bangun,dan ia melihat jam ding Ding ternyata sudah menunjuk kan pukul satu malam.
__ADS_1
ia pun memutus kan untuk shalat tahajud,dan mengaji sebentar,supaya hati nya lebih tenang.
akhir nya kantuk pun datang,ia pun menyudahi ,Anita pun menuju kasur,dan merebah kan badan nya,ia pun terlelap.