
sebelum meninggal kan, kiara ke luar, bagas memberi kan pekerjaan untuk sang istri, dan bagas juga menyuruh sang istri untuk duduk di meja nya.
ketika kira sedang serius mengerja kan pekerjaan nya, tiba tiba ada suara yg membuka pintu, kiara pun mendongak kan wajah nya.
" hay, sayang kita makan siang dulu, aku udah bawa makan nan, ke sukaan kamu.. ?? " ( dira) sambil menenteng paperbage, berlogo sebuah restoran ternama, dira tidak menyadari kalau yg berada di ruangan itu kiara, karena ia menunduk kan wajah nya, di saat ia masuk, ia mendongak kan wajah nya, dan kaget, melihat kiara yg berada di sana.
" kamu ngapain di sini.. ?? " ( dira) dengan lantang nya.
" engga salah nanya ya, yg harus nya bertanya itu aku, kamu ngapain di sini.. ?? " ( kiara) ia menegak kan tubuh nya, sambil tangan nya, memutar bulpoin..
" aku ke sini, aku mau ketemu pacar aku.. ?? " ( dira) dengan gaya angkuh nya.
" aku engga salah denger nih, kamu ngaku, andra pacar kamu.. ?? " ( kiara)
" emang kenapa, dan bentar lagi aku mau jadi istri nya andra, dan siap siap aja kamu yg akan menangis, karena bentar lagi andra, akan menendang kamu.. ?? " ( dira) .
ha.. ha.. ha..
kiara tertawa sangat keras.
" kenapa kamu ketawa.. ?? " ( dira)
" aku tertawa, karena mendengar lelucon kamu, kamu kalau bermimpi jangan terlalu tinggi, nanti takut jatuh.. ?? " ( kiara)
" yang bakal menangis di sini itu siapa, udah jelas kamu itu cuman pacar, tapi sayang pacar tak di anggap, sedang kan aku, istri sah dari mas andra, secara agama, negara, bahkan orang lain di sana pun sudah tau, kalau aku ini ISTRI, dari andra pratama.. ?? " ( kira) ia menekan kata istri, supaya dira menyadari.
" tapi sayang nya, posisi kamu bentar lagi akan terganti kan oleh saya.. ?? " ( dira) dengan angkuh nya.
" kita lihat saja, siapa yg akan mas andra pilih.. ?? " ( kiara)
" ok, aku akan menanyakan langsung sama andra, dia akan memilih aku atau kamu, yang pasti dia akan memilih aku, karena aku cinta pertama nya.. ?? " ( dira)
" kita liat aja.. ?? " ( kiara) ia kembali mengerja kan pekerjaan, ada rasa sedikit takut, dengan ucapan dira, takut andra akan memilih dira dan meninggal kan diri nya, tapi ia berusaha tenang, ia tidak boleh terlihat lemah di mata dira, bisa besar kepala nya, dan dira akan makin mengajak harga diri nya.
__ADS_1
" sayang.. ?? " ( andra) ia baru beres miting, dan ia langsung menuju ke arah sang istri, ia tidak menyadari kalau di situ ada dira, karena dira sedang berada di sofa.
tanpa aba aba, dira langsung memeluk andra, membuat andra membeku, begitu pun kiara, ia membeku tak kala melihat sang suami yg sedang di peluk oleh dira.
" sayang, aku tau kalau kamu, itu masih cinta sama aku.. ?? " ( dira) ia kira andra, memanggil sayang untuk diri nya, padahal untuk sang istri.
" kalian apa apa an.. ?? " ( anita) kini ia berada di ambang pintu, ia marah, tak kala melihat sang anak, yg sedang berpeluk kan dengan wanita lain, dan di saksi kan oleh sang menantu.
andra tersadar, langsung melepas kan peluk kan dira, dira yg belum siap, langsung terjatuh.
" sayang, ko peluk kan aku di lepas, jadi sakit nih, pantat aku.. ?? " ( dira) ia bangkit mengelus ngelus pantat nya.
" kamu apa apaan ndra, siapa wanita ini.. ?? " ( anita) ia menuju ke arah dira juga andra, sedang kan kiara ia lebih memilih mengerja kan pekerjaan nya, ketimbang harus melihat itu semua, ia sudah mempersiapkan kan diri nya kalau andra akan meninggal kan diri nya, dan lebih memilih dira, ia berpikir seperti itu karena andra, langsung terdiam tak kala dira memeluk nya,dan panggilan sayang, bukan untuk diri nya, melain kan untuk dira.
" oh , ini pasti ini mamah nya andra, kenal kan tante saya calon istri nya andra,dan otomatis saya calon menantu tante.. ?? " ( dira) ia berbicara dengan pd nya, dan tangan nya terulur, tapi naas anita tidak membalas uluran dari dira.
" dengar, menantu saya cuman satu, yaitu KIARA, bukan kamu.. ?? " ( anita) ia sengaja menakan kata kiara.
" tapi sayang nya, bentar lagi menantu yg bernama kiara itu akan terganti kan oleh saya, yaitu dira permana.. ?? " ( dira)
" untuk kamu ndra, bisa kamu jelas kan, apa maksud dari ini semua ini.. ?? " ( anita) ia menatap tajam ke arah sang anak.
" gini, mah jangan salah paham dulu dong, aku engga ada hubungan apa apa sama dia mah, kalau mamah engga percaya, tanya aja sama istri aku.. ?? " ( andra) ia meminta bantuan kepada sang istri, karena ia takut sang mamah akan marah besar terhadap nya.
" sayang sini.. ?? " ( andra) ia menatap kiara, tapi kiara masih acuh.
" sayang, istri aku sini dong, kamu ikut jelasin dong.. ?? " ( andra) dengan tatapan memohon.
kiara pun mendongak kan wajah nya, dan melihat sang suami.
" ke aku mas.. ?? " ( kiara) dengan wajah polos nya.
" iya, ke kamu sayang, emang istri aku ada dua, istri aku itu kan cuman kamu sayang.. ?? " ( andra)
__ADS_1
" iya mas, cuman aku takut nya, nanti ke pd an, kan tadi kamu bilang sayang juga ke dira. ?? " ( kiara)
andra pun tersenyum, ia tau maksud dari sang istri.
" tadi itu aku, manggil kamu sayang,dan aku engga tau kalau ada dira, dira nya aja yg ke pd an.. ?? " ( andra)
kini kiara pun sudah mendekat ke arah sang suami, andra langsung memeluk bahu sang istri.
kiara pun menceritakan kejadian tadi pagi, ke pada sang ibu mertua, kalau sang suami, sudah menolak mentah mentah dira.
" kamu dengar wanita murahan, kulit kamu itu setebal apa sih, atau jangan jangan kamu tuli ya, mau saya bawa kan kamu ke dokter, untuk membersihkan kuping kamu.. ?? " ( anita) ia berkata pedas, karena ia kesal dengan tingkah laku dira.
" sekarang kamu ke luar, dari kantor anak saya, jangan pernah kamu menginjak kan kaki kamu di kantor anak saya, dan satu lagi jangan pernah kamu mengusik kembali rumah tangga anak saya, dengar itu.. ?? " ( anita)
dira yg kesal, seperti tidak mempunyai muka, wajah nya merah, menahan amarah, ia pun menatap ke arah kiara, tanpa banyak tanya dira pun, mendorong kiara sangat keras, sehingga kiara terjatuh, setelah mendorong kiara, dira pun langsung pergi.
sedang kan kiara, merasa perut nya sakit.
" dasar wanita gila.. ?? " ( anita) sedikit berteriak.
" sayang kamu engga apa apa.. ?? " ( andra) ia khawatir melihat sang istri, wajah nya kini berubah jadi pias.
" nak, kamu engga apa apa.. ?? " ( anita) ia pun sama khawatir nya, melihat sang menantu tak menjawab pertanyaan andra.
" mas perut aku sakit.. ?? " ( kiara) ucap nya lirih, sambil memegang perut nya, dan keringat dingin muali bercucuran di kening nya.
" iya Allah sayang, aku harus gimana.. ?? " ( andra) makin bingung.
" mas sakit, hiks.. hiks.. ?? " ( kiara) ia menangis,karena menahan sakit , di ke dua pangkal paha nya pun sudah mengalir darah.
membuat anita dan andra panik.
" kita bawa ke dokter ndra, cepet.. ?? " ( anita)
__ADS_1
andra pun degan sigap langsung membawa kiara, ke rumah sakit.