
akhir nya,mereka pun sampey ke rumah megah dan mewah,bak istana ..
Anita makin keringat dingin.
" ayo turun ..?? " ( Hendra )
mereka pun keluar dari mobil,
Anita sempat mematung,karena kagum dengan rumah megah milik keluarga Permana ..
nyali Anita makin menciut,apakah dia akan di terima oleh orang tua nya Hendra,
ia semakin serba salah,maju takut,mundur pun takut ..
tiba tiba lamun nan Anita buyar,tak kala Hendra menepuk bahu nya Anita ..
" kamu kenapa,ko malah melamun ..??" ( Hendra )
" ehmptzz ... ga apa apa..??" ( Anita )
jawab nya dengan gugup.
" ya udah kalaw gitu kita masuk ..?? " ( Hendra )
Anita masih tak bergeming d tempat nya,
" ayo..?? " ( Hendra )
" iya.. iya ..?? " ( Anita )
Anita pun melangkah,walaupun ragu.
" bismillah " ( Anita ) berbicara di dalam hati nya,dan meyakin kan diri nya ..
Anita pun berjalan di belakang hendra,
tp hendra menoleh ke belakang.
" ngapain kamu,jalan d belakang aku,..?? " ( Hendra )
" sini ..?? "( Hendra ) menggenggam tangan Anita,
tiba nya di pintu,Hendra di sambut,oleh asisten rumah nya,
" sore den,dan nyonya ..?? " ( Hendra )
hanya d angguki oleh Hendra.
sedangkan anita,mengaguk hormat
" bi siapa itu cewe,ko tumben tumbennan,den hendra,bawa perempuan..??" ( asisten rumah ) ia bingung karena setahu dia,Hendra belum pernah membawa seorang wanita,baru pertama kali nya,
" ya ga tau..??" ( asisten rumah 2 )
" ya kali aja,bibi tau " ( asisten rumah 1 )
"sudah ayo masuk ..? " ( asisten rumah 2) sambil melangkah,
asisten rumah 1,pun mengekor.
" mamih,papih .. ?? " ( Hendra ) berteriak memanggil orang tua nya .
sedangkan orang tua nya,berada di ruang tengah .
" sini sayang,mamih sama papih ada d ruang tengah ..?? " ( mamih )
Hendra pun menuju ruang tengah.
" mih,pih .. ?? " ( Hendra ) sambil mencium pipi mamih sama mamih .
" mih,nih aku bawa calon mantu..?? " ( Hendra ) sambil cekikikan .
Anita semakin gugup,saat Hendra mengenal kan nya kepada orang tua nya.
" assalamualaikum,om,Tante .. ?? " ( Anita )
anita pun menunduk kan wajah nya tanda hormat,dan ia melangkah untuk meraih tangan mamih dan papih untuk iya cium.
walupun awal awal ia ragu,takut d tolak,tp apa yg ia pikir kan,ga sesuay.
papih sama mamih menerima nya,Anita pun sedikit lega,
__ADS_1
" sini sayang,duduk sama mamih ..?? " ( mamih ) sambil menepuk sofa,di sebelah nya.
Anita pun duduk,sedangkan Hendra duduk d sebrang nya,
" kamu habis pulang kerja nak,,?? " ( mamih )
" ehmptzz .. aku lagi libur Tan ..?? " ( Anita ) sambil tersenyum .
" oh lagi libur ..?? " ( mamih )
yg d angguki oleh Anita .
Hendra pun memotong pembicaraan,antara mamih dan Anita,
" mih,pih aku akan menikah bersama Anita,Minggu depan ..?? " ( Hendra ) dengan enteng nya,
DEG ..
Anita makin gugup,mamih yang melihat itu,hanya tersenyum,mamih pun meraih tangan Anita,
" kenapa kamu gugup nak ..?? " ( mamih )
" aku takut,Tan "( Anita )
" takut kenapa, ehmptzz ..?? " ( mamih )
" apa Hendra memaksa kamu ..?? " ( mamih )
di sini lah Anita bingung,mau jujur takut salah,ga jujur juga takut salah,jadi dilema.
Anita hanya menjawab dengan gelengan saja .
" terus ..?? " ( mamih )
" aku hanya takut,Tante dan om menolak aku ..?? " ( Anita ) ucap pan nya dengan lirih.
" alasan nya ..?? " ( mamih )
" karena aku sama mas Hendra,berbeda kasta ..?? " ( Anita )
nerek yg berada di sana tersenyum .
" kita di sini,ga pernah membeda beda kan nak .. ?? " ( papih ) akhir nya angkat bicara .
Anita pun menetes kan air mata nya,karena ia terharu,mamih yg melihat itu heran,
" kenapa kamu menangis nak,apa ada yg salah dengan ucap pan mamih ataw papih " ( mamih ) sambil membelay bahu Anita .
Anita menggeleng .
" terus ..?? "( mamih )
" aku terharu Tan ..?? " ( Anita )
mamih langsung memeluk anita,
Anita pun makin terisak,tak kala mamih memeluk diri nya,ia merasakan dekap pan seorang ibu ..
" jangan panggil aku Tante,tp sama kan saja dengan Hendra ," ( mamih )
Anita hanya menjawab dengan angguk kan.
" mamih sama papih,hanya mendoa kan saja,semoga lancar sampey nanti hari H nya ya ..?? " ( mamih )
" amin ..?? " ( Hendra dan Anita )
" ada yg perlu mamih bantu ..?? " ( mamih )
" ga ada mih,semua nya udah d urus sin,sama orang orang kepercayaan aku mih ..?? " ( Hendra )
" oh ya sudah kalaw begitu ..?? " ( mamih )
" ngomong ngomong,hen kamu udah minta,restu ke orang tua nya,Anita ..?? " ( papih )
Angga hanya menggeleng kan kepala nya .
" dasar kamu ini nak,ko main nikah nikah aja ..?? " ( mamih )
" gimana sayang,dimana rumah orang tua kamu, ..?? " ( mamih )
" sa..saya .. yatim piatu,Tan eh .. mih..?? " ( Anita ) sambil menunduk kan wajah nya .
__ADS_1
" sayang maaf,kami semua ga tau kalaw kamu yatim piatu ..?? " ( mamih )
" ga apa apa mih ..?? "( Anita )
" terus kamu di sini,tinggal Sama siapa nak .. ?? " ( mamih ) sambil mengusap bahu Anita.
" aku di sini ngkos mih ..?? " ( Anita )
Anita memang hidup sebatang kara,dulu setelah ia di tinggal kan oleh ke dua orang tua nya,
ia hidup bersama nenek nya,tp setahun kemudian nenek nya meninggal.
dan ia memutus kan untuk merantau,ke kota .
karena ia tak mau bergantung,dari belas kasihan warga di sana.
" ya udah,sekarang kita makan malem aja yu ..?? " ( mamih ) sambil menggenggam tangan Anita .
mereka pun beranjak dari tempat duduk,menuju meja makan.
" ayo,sayang kita makan,mau makan sama apa ..?? " ( mamih ) sambil mengambil piring Anita,dan menyiuk nasi,
" ga usah mih,biar aku aja yg ambil ..?? " ( Anita ) Anita menolak dengan halus karena ia malu,dan tidak sopan ..
" ga apa apa sayang,nih mamih udah siapin buat kamu ..?? " ( mamih ) sambil meletak kan piring Anita,
" ya Allah,mih ..?? " ( Anita ) mata nya sudah berembun ..
" makasih banyak mih" ( Anita )
" sama sama sayang,jangan nangis dong,sekarang kamu makan ya ..?? " ( mamih )
" ya mih,maksih ..?? " ( Anita )
mereka semua makan,Hendra yg melihat perhatian mamih terhadap Anita,sangat heran.
karena mamih tidak mudah,menerima orang asing,tp sama Anita,mamih kelihat Tan sayang banget ..
15 menit kemudian,mereka selesay makan.
Anita beranjak dari tempat duduk nya,dan ia membersihkan piring piring kotor,dan membawa nya ke westapel.
walaupun mamih udah mencegah nya,Anita kekeh,ingin membersih kan meja makan,akhir nya mamih pasrah .
Anita sedang membersih kan meja makan,sedangkan mamih dan papih,keruang tengah,dan Hendra berlalu ke kamar nya..
Anita pun mencuci piring piring kotor,padahal bibi udah mencegah nya .
selesay berkutat di dapur,Anita pun pergi ke ruangan tengah.
mamih sama papih yg melihat Anita,langsung tersenyum .
" sini sayang ..?? "( mamih ) sambil menepuk sofa.
Anita pun duduk,d sebelah mamih .
" mih ..?? " ( Anita )
" boleh Anita ikut shalat,soal nya Anita belum shalat isya mih ..?? " ( Anita )
sambil menatap ke mamih .
" boleh sayang ..?? " ( mamih )
" dimana musholla nya mih .. " ( Anita )
" pinggir tangga nak ..?? " ( mamih )
" ya udah mih,aku shalat dulu ya mih,..?? " ( Anita )
" ya sayang ..??" ( mamih )
mamih melihat Anita,yg melangkah ke musholla,ada rasa sakit,karena ia Lalay dalam menjalan kan shalat,bahkan bacaan nya pun,ia udah lupa.
" pih,mamih pingin belajar shalat ..?? " ( mamih)
" papih juga mau mih..?? " ( papih )
" gimana kalaw kita belajar ke Anita ..??" ( mamih)
" boleh mih ..??" ( papih )
__ADS_1
nanti kita bicara sama Anita .
walaupun papih sama mamih ga pernah shalat,tp para asisten mereka sering shalat berjamaah,jadi nya pipih membuat mushola ..