Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 239


__ADS_3

andra yang baru ke luar dari kamar mandi, ia melihat sang istri yg lagi berpeluk kan dengan giandra.


" eh.. ?? ini apa apaan.. ?? " ( andra) ia mereka peluk kan sang istri.


" kenapa sih loh, sirik aja.. ?? " ( giandra) ia menatap sinis ke arah andra.


" lo, itu udah punya istri jadi engga pantas lo, peluk istri gue, kalau mau peluk peluk aja istri lo.. ?? " ( andra) ia menatap giandra tak kalah sengit nya.


" udah.. udah.. ?? kalian itu ya, kalau ketemu pasti berantem.. ?? " ( kiara) ia mereka sang kaka dan sang suami, kalau bertemu pasti berantem.


" tuh dengerin istri gue.. ?? " ( andra) ia memegang bahu sang istri.


" dia juga adik gue, di darah nya itu mengalir, darah yg sama dengan tubuh gue, lo mah cemburuan banget.. ?? " ( giandra)


" biarin, cemburu juga, sama istri gue, bukan sama istri orang lain.. ?? " ( andra)


" ah.. ?? dasar lo mah.. ?? " ( giandra)


" udah ih.. ?? kalian itu, susah di kasih tau, mau ke luar, atau tetap di sini, tapi jangan beradu argumen terus.. ?? " ( kiara) ia menatap tajam ke arah sang suami, dan beralih ke arah sang abang.


mereka pun tertunduk langsung, karena kalau sampai bumil, merajuk tamat riwayat mereka.


" ndra, gue mau bahas pekerjaan sama lo.. ?? " ( giandra)


andra hanya mengangguk kan kepala nya, dan andra menatap ke arah sang istri, kiara yg tau dengan tatapan sang suami, ia pun mengangguk kan kepala nya.


mereka pun duduk di sofa, berhadapan dengan bangkar sang istri , sedang kan kiara, mengisi waktu luang nya dengan membaca novel, yg ada di handphone nya.


" gue tutup poin aja, sejak kapan si dira menemui lo.. ?? " ( giandra) ia menatap ke arah sang adik ipar.


andra menghela napas nya, ia sudah menduga, kalau kaka ipar nya menjenguk sang istri, bukan semata mata untuk menanya kan ke adaan sang istri, tapi ada maksud tertentu, dan benar saja dugaan nya, tidak meleset.


" kenapa lo, malah melamun.. ?? " ( giandra)

__ADS_1


" kalau ke kantor, mungkin suda 2 kali, dira juga pernah berkunjung ke apartemen gue, tapi gue mengusir nya ko gi, kalau lo, engga percaya, lo bisa tanya kan langsung sama adik lo.. ?? " ( andra) ia menatap giandra, dan meyakin kan giandra.


giandra menghela napas nya, ia melihat mata andra, ia menelisik dan mencari ke bohongan, tapi ia tidak menemukan nya, ternyata andra benar benar jujur.


" kenapa, lo engga menghubungi gue, untuk mengusir uler keket itu.. ?? " ( giandra)


" gue, engga mungkin menghubungi lo, karena lo kan lagi menikmati, sebagai pengantin baru.. ?? " ( andra)


giandra terdiam, ia pun menghela napas nya lagi, apa yg di ucap kan oleh sang adik ipar, ada benar nya juga .


" lo, jangan khawatir kalau gue bisa mengatasi nya.. ?? " ( andra)


giandra hanya mengangguk kan kepala nya saja, sebagai jawab ban.


" tapi gue, melakukan satu hal gi.. ?? " ( andra) iaa berusaha jujur kepada giandra, karena ia takut giandra akan murka, kalau mendengar nya dari orang lain.


" apa. ?? " ( giandra) ia menatap, ke arah andra, penuh dengan tanda tanya.


" gue membayar sewaan rumah, untuk dira, karena dia engga punya uang, untuk menyewa rumah, dan dia bingung harus tinggal di mana, karena engga mungkin ia pulang ke rumah nya, karena takut dengan ibu nya, yg akan menjual nya ke peria hidung belang, dan gue menjanji kan untuk membeli apartemen, untuk nya.. ?? " ( andra) tatapan nya lurus.


giandra merasa kikuk, karena di tatap oleh sang adik.


" kalian, kenapa lagi sih.. ?? " ( kiara)


" ah ... ?? engga, suami kamu salah memberi kan ide, iya kan ndra.. ?? " ( giandra)


" kenapa bawa bawa aku.. ?? " ( kiara)


giandra menggaruk tengkuk nya, yg tidak gatal ia bingung harus menjawab apa.


" jadi gini sayang, kalau kita mau pergi, ke luar kota karena ada pekerjaan, awal nya kita engga akan memberi tahu kamu karena ke sana nya juga cuman sebentar, jadi kita engga pamit sama kamu, makan nya giandra bilang seperti itu.. ?? " ( andra) ia berusaha meyakin kan sang istri.


" ah, iya itu de, gimana kalau kita ke sorean, pasti kita akan nginep, di sana, dan kamu pasti akan khawatir, makan nya abang bilang gitu.. ?? " ( giandra)

__ADS_1


kiara pun mengangguk kan kepala nya, ia mengerti apa yg di ucap kan oleh sang abang dan juga suami nya kiata melanjut kan membaca novel nya.


sedang kan giandra dan andra, menghela napas nya, karena kiara setuju apa yg di ucap kan oleh andra.


" makan nya, lo jangan kenceng kenceng kalau bicara, untuk istri gue, percaya.. ?? " ( andra)


" iya, gue tau salah, udah ah. ?? " ( giandra) .


" habis nya, itu juga karena lo, gue replek tau.. ?? " ( giandra)


" iya gue, yg salah, tapi lo jangan menaik kan nada suara lo, juga.. ?? " ( andra)


" iya udah, kita bahas ke topik sebelum nya, lo jadi membeli apartemen untuk dira.. ?? " ( giandra)


" iya engga lah gi, awal nya gue meu membeli nya, karena rasa ke manusiaan , tapi sekarang gue berubah pikiran, gue engga mau lagi berurusan dengan wanita itu lagi, gue lebih menjaga perasaan istri gue, apalagi istri gue, sedang mengandung anak gue, gue engga mau anak gue kenapa kenapa,.. ?? " ( andra)


" syukur kalau lo,paham.. ?? " ( giandra)


" iya gue paham lah, karena gue harus mempertimbang kan lagi, apa yg harus gue lakukan, apalgi menyangkut tentang perasaan istri gue, bumil kan engga boleh banyak pikiran, apalagi usia kandungan nya, masih muda, ih amit amit , kalau sampai terjadi sesuatu dengan anak gue dan istri gue.. ?? " ( andra) ia bergidik ngeri, kalau sampai itu terjadi, ia tidak akan memaaf kan diri nya.


" gue pegang, ucapan lo, jangan pernah lo menyakiti adik gue, karena kalau sampai menyakiti adik lo, gue yg akan menjadi garda terdepan, untuk membela adim gue. " ( giandra) ia menepuk dada nya.


" tenang aja, gue akan selalu menjaga istri gue, dn engga akan pernah menyakiti dia, gue akan membahagia kan istri gue, sekuat tenaga gue.. ?? " ( andra)


" gue, pegang janji lo.. ?? " ( giandra) ia menepuk bahu sang adik ipar.


andra hanya mengangguk kan kepala nya, sebagai jawaban, atas ucapan sang kaka ipar.


" gue pulang dulu ah, soal nya gue kangen sama istri gue.. ?? " ( giandra)


" sombong banget, yang udah punya istri.. ?? " ( andra)


" biarin, emang lo aja, yg bisa sombong, gue juga bisa.. ?? " ( giandra) ia beranjak dari tempat duduk nya, dan berpamitan dengan sang adik.

__ADS_1


giandra pun meninggal kan rumah sakit, dan menuju ke rumah mertua nya, karena ia sudah kengen dengan sang istri.


__ADS_2