
di kediaman klayen, sebut saja pa heru, dan anak nya Lina.
" pah, pokok nya ini harus berhasil ya, aku engga mau tau, soal nya aku udah jatuh cinta, sama andra pah.. ?? " ( lina) ia merengek ke pada sang papah, karena ia benar benar jatuh cinta ke pada bagas, pada saat ia bertemu di sebuah acara, tidak sengaja bersenggolan dengan Lina,sebenar nya yg salah itu Lina, karena ia terburu buru, hampir saja ia jatuh, untung dengan sigap andra memegang pinggang Lina, dan Lina tidak sampai terjatuh.
di situ lah, ia sangat kagum dengan wajah andra , ia melihat dengan jarak dekat, membuat jantung nya berdetak lebih cepat, ia pun mmeutus kan untuk, mencari tahu, tentang andra, ia tidak peduli dengan setatus andra, yg sudah menikah, yg dia peduli kan sekarang, andra harus menjadi milik nya.
ia pun meminta bantuan sang papah, ternyata ke betulan sekali papah nya andra, meminta kerja sama dengan perusahaan nya, suatu ke beruntung andra buat Lina, Lina pun memiki ide, lagi lagi papah nya setuju, dan mendukung nya.
" iya sayang, papah aka lakukan, apa pun yg kamu mau.. ?? " ( heru) mengelus rambut sang anak, dengan penuh kasih sayang.
" makasih pah.. ?? " ( Lina)
" tapi, gimana kalau andra menolak.. ?? " ( heru)
" papah yakin, dia engga akan menolak sayang, soal nya papah liat tuan Hendra, sangat antusias sekali, makan nya papah bisa seyakin itu.. ?? " ( heru)
" ia juga pasti akan memaksa anak nya.. ?? " ( heru)
" semoga aja , kita berhasil ya pah.. ??" ( lina)
" pasti berhasil sayang, kalau tidak berhasil, papah akan mencari cara lain.. ?? " ( heru)
" ok pah, aku percaya sama papah. ?? " ( lina) ia menampil kan senyuman nya, ke pada sang ayah.
" iya udah, sekarang kamu tidur , udah malam.. ?? " ( heru)
" iya pah, aku ke atas ya.. ?? " ( Lina) ia beranjak dari sofa, dan menuju ke kamar nya, tidak lupa, ia memberi kan heru kecupan di pipi sang ayah.
heru pun tersenyum, melihat tingkah laku sang anak.
" sayang, aku akan membahagia kan anak kita, bagaimana pun cara nya, karena dia lah bukti cinta aku terhadap mu.. ?? " ( heru) ia berbicara sendiri.
istri heru, meninggal dunia, di saat sang istri melahir kan sang anak, heru pun sampai sekarang belum menikah lagi, karena masih ada rasa cinta ke pada sang istri.
heru pun beranjak, dan menuju ke kamar nya, untuk istirahat.
berbeda di kediaman andra, ia menatap sang istri, setelah perdebatan tadi, andra belum menentu kan ke putusan.
__ADS_1
andra pun menatap kiara, hati nya begitu tertusuk beribu pisau, saat melihat ada sisa air mata di pipi sang istri.
andra pun mengusap pipi sang istri, dengan lembut, hati nya begitu bingung harus memilih yg mana, dua dua nya begitu berarti, apa lagi sang istri , sedang mengandung anak nya.
" sayang,papah harus bagaimana.. ?? " ( andra) ia mengelus perut sang istri.
" kasih papah petunjuk ..?? " ( andra) ia pun mengecup perut sang istri.
andra melihat jam dinding, ternyata sudah pukul 10 malam, pantas saja mata nya sudah sangat mengantuk.
andra pun merebah kan tubuh nya, di samping sang istri, ia memeluk tubuh kiara, sangat erat.
" love you sayang.. ?? " ( andra ) mengecup leher sang istri.
andra pun akhir nya memejam kan mata nya, dan menunggu lama, andra pun sudah masuk ke alam mimpi nya.
kiara pun mengerjap ngerjap kan mata nya, sebenar nya kiara belum tidur, dan mendengar ucapan sang suami, tapi ia berusaha memejam kan mata nya dan mendengar kan, apa yg di ucap kan oleh sang suami.
ada sedikit ke bahagiaan tak kala, sang suami mengucap kan kata cinta nya.
" sayah, bantu mamah untuk meyakin kan papah kamu ya, kamu harus bisa nak, mamah akan selalu berdoa, semoga papah kamu memilih kita berdua.. ?? " ( kiara) ia mengelus perut nya.
kiara pun memegang punggung tangan sang suami, sangat erat, semoga ke bahagiaan nya, tidak akan berakhir.
karena kiara sangat meyangi, mencintai sang suami nya.
kiara pun menutup mata nya, dan tidak menunggu lama, kiara pun tertidur, karena rasa lelah pada tubuh nya, di tambah perut nya yg sudah kenyang, membuat ia gampang tertidur, menyusul sang suami, ke alam mimpi.
berbeda di kamar giandra, setelah acara bakar bakar ran, giandra dan Vina masuk ke kamar nya, dan tiba di kamar mereka pun langsung melaku kan hubungan suami istri, kini mereka pun baru selesai.
" sayang, semoga aja, di sini ( sambil memegang perut sang istri) cepat tumbuh buah hati kita ya, sayang.. ?? " ( giandra) sambil mengulas senyum , ke pada sang istri.
" amin mas,.. ?? " ( Vina)
" kamu, engga apa apa kan, kalau kita di kasih anak cepet cepet.. ?? " ( giandra)
" engga apa apa mas, emang kenapa, justru aku ingin cepet hamil, aku ingin ngerasain jadi bumil, itu seperti apa, apa lagi tadi, kita membahas tentang ngidam, membuat aku iri mas, makan nya aku berdoa supaya aku cepat cepat di kasih momongan.. ?? " ( Vina) sambil menampil kan senyum manis nya, ke pada sang suami.
__ADS_1
" iya sayang, makan nya kita harus berdoa, dan berusaha, supaya kita cepat cepat di beri momongan.. ?? " ( giandra)
" amin mas, iya udah tidur yu, aku cape, besok harus bangun shubuh, malu kan sama mamah kamu.. ?? " ( Vina)
giandra pun mengkerut kan kening nya, ia menatap sang istri, ia bingung atas ucapan yg di lontar kan oleh sang istri.
" emang kita, harus bangun shubuh kan yang,kita kan harus melaksana kan kewajiban kita, sebagai umat islam.. ?? " ( giandra)
" iya mas, tapi kan sehabis aku shalat, harus menuju ke bawah, untuk menyiapkan kan sarapan , malu lah, sama mertua.. ?? " ( Vina)
" oh, itu yang, iya udah engga bantuin juga engga apa apa, lagian kan ada asisten, ngapain kamu harus bantuin, kan mereka di gajih.. ?? " ( giandra)
" mas, bukan nya gitu, tetap aja, aku harus melayani suami aku, itu kan udah jadi tugas aku.. ?? " ( Vina)
" iya, tugas kamu itu, cukup dengan menemani, aku di ranjang.. ?? " ( giandra) sambil menaik turun kan alis nya.
Vina pun memukul lengan giandra.
" dasar mesum.. ?? " ( Vina)
" mesum, mesum gini juga suami kmu sayng.. ?? " ( giandra)
" iya suami aku, yg mesum nya engga ke tulungan.. ?? " ( Vina)
" iya, tapi kan kamu juga menikmati.. ?? " ( giandra)
blus
wajah Vina pun, memeah menahan malu, atas ucapan sang istri.
" udah ah, aku mau tidur, melladenin ucapan kamu mah, engga akan kelar, mending aku istirahat.. ?? " ( Vina)
" engga mau nambah lagi.. ?? " ( giandra) ia pun menjahili sang istri.
" engga, aku mau tidur aja cape.. ?? " ( Vina) ia pun membalik kan tubuh nya, memunggungi sang suami.
giandra pun merasa gemas, atas tingkah laku sang istri, ia pun memeluk erat tubuh sang istri.
__ADS_1
akhir nya mereka pun terlelap, dalam tidur nya.