
Silvi dan Fitri pun,sedang berada di taxsi.
" coba kalaw,pa Angga yg menawari kita,mungkin aku akan mengiya kan .. ?? " ( Fitri )
" istigfar fit,jangan berhayal deh .. ?? " ( Silvi ) sambil mengusap muka Fitri.
" iya kan, kali aja nanti,ingat ya ucap pan adalah sebuah doa .. ?? " ( Fitri )
" ya .. ya .. ?? " ( Silvi ).
" terserah kamu aja deh,jangan terlalu tinggi berhayal nya,takut nya nanti jatoh .. ?? " ( Silvi )
" siapa juga yg berhayal .. ?? " ( Fitri )
mereka berdua pun terdiam,dan sibuk dengan gejet nya masing masing,mereka pulang bareng dan berangkat bareng karena mereka,satu kos san,cuman beda kamar aja.
sedangkan di lain mobil,Angga mencoba memulay pembicaraan,dari tadi mereka hanya,diam.
" nit,mau makan dulu ga,ataw mau apa gitu ,biasa nya kalaw orang hamil itu,suka ngidam .. ?? " ( Angga ) ke bertanya,sambil tersenyum,sedangkan tangan nya masih memegang ke setir,dan mata nya pokus ke jalan.
Anita pun tersenyum,lagi lagi yg perhatian itu Angga,bukan ayah dari anak nya,yg ia kandung.
" aku lagi ga mau apa apa mas,yg sekarang aku butuhkan cuman pengen cepat pulang,pingin istirahat.. ?? " ( Anita )
" ok,kalaw itu mau kamu dan c bayi,kamu jangan sungkan untuk meminta ya nit .. ?? " ( Angga )
Anita pun hanya mengangguk kan kepala nya saja.
tak terasa mobil yg di tumapangi Anita,dan Hendra sudah sampay di kos san Anita.
" mas aku pulang dulu ya .. ?? " ( Anita ) sambil membuka setibel nya.
" kamu mau mampir dulu mas .. ?? " ( Anita )
" ga usah aku mau pulang aja,lagian ada berkas yg belum aku selesai kan tadi di kantor .. ?? " ( Angga )
" iya sudah kalaw begitu,aku pamit ya, assalammualaikum .. ?? " ( Anita )
" waallaikumsallam.. ?" ( Angga )
__ADS_1
Anita pun pergi,ke kamar kos san nya,sedang kan Angga melihat dari kejauhan,ia belum berani melajukan mobil nya,sebelum Anita masuk ke kos san nya,setelah melihat Anita masuk,baru lah Angga melajukan mobil nya.
Anita pun memasuki kamar kos san,di saat ia melihat kasur,rasa nya ia ingin merebah kan badan nya,tapi Anita harus membersih kan badan nya terlebih dahulu,sebelum ia rebahan.
dan ia pun belum melaksanakan shalat ashar,ia pun buru buru,ke kamar mandi,sebelum waktu habis.
setelah selesay dengan rutinitas nya,Anita pun merebah kan tubuh nya karena ia lelah,setelah beraktivitas seharian,kantuk pun mulay datang,perlahan ia menutup mata nya,dan pada akhir nya Anita pun tertidur pulas.
di tempat yg berbeda Hendra baru pulang kerja,dan di pinggir jalan ia menemukan rujak,dengan banyak buah mangga,membuat air liur nya nyeces,akhir nya Hendra pun meminggir kan mobil nya,dan membeli rujak,yang ia perbanyak buah mangga,setelah ia beli,ia pun masuk mobil,dan melajukan nya ke rumah orang tua nya,ingin rasa nya ia cepat cepat sampay.
dan beberapa menit kemudian Hendra sampay rumah nya,ia menyuruh bibi untuk memindah kan rujak nya ke dalam piring,sedangkan Hendra ia menuju kamar nya,karena badan nya sudah lengket,sebener nya Hendra bingung,antara makan rujak,dan badan nya lengket,akhir nya ia pun memutus kan untuk mandi dulu,baru ia memakan rujak.
di saat bibi menaruh rujak nya,ke piring.
mamih sedang menuju ke dapur.
" BI ini rujak siapa ..?? " ( mamih ) saambil berdiri,di pinggir bibi,dan memperhatikan bibi yg sedang menata buah mangga.
" ini rujak,punya den Hendra nyonya .. ?? " ( bibi ) sambil membuang pelastik bekas rujak nya ke tempat sampah.
mamih yg mendengar ucap pan bibi melotot kan mata nya.
" iya benar nyonya,masa saya bohong.. ?? " ( bibi )
" kan Hendra ga suka yg asam asam,sedangkan ini kelihatan buah mangga nya kecut BI .. ?? " ( mamih ) sambil tangan nya mengambil satu buah mangga,dan menggigit nya,belum juga di kunyah,mamih buru buru ke westapel untuk memuntah kan buah mangga tersebut,karena rasa nya kecut.
" BI ini kecut banget,.. ?? " ( mamih )
bibi hanya mengedikan bahu nya saja.
" udah lah BI ganti aja buah nya,jangan sama mangga,ini kan kecut banget,saya takut ada apa apa dengan hendra,.. ?? " ( mamih )
" tapi nya,gimana kalaw den Hendra marah... ?? " ( bibi )
" ga akan marah BI,nanti biar saya yg jelas kan .. ?? " ( mamih )
" baik nya .. ?? " ( bibi ) ia pun mengambil piring yg berisi buah mangga,ia bawa untuk di buang,di saat ia akan membuang nya,ada yg berteriak .
" JANGAN .. ?? " ( Hendra ) sambil berlari,dan mengambil piring,yg bibi pegang.
__ADS_1
" kenapa di buang sih,BI .. ?? " (.Hendra ) sambil nada marah.
" yg suruh nyonya den,karena buah nya kecut,takut nya ada apa apa dengan Aden .. ?? " ( bibi ) ia menjelas kan.
" biarin aja bi,ini saya yg mau, .. ?? " ( Hendra ) ia pun membawa rujak tersebut ke meja makan,dan ia pun memakan nya,sangat lahap.
bibi saja melihat anak majikan nya memakan rujak nya,bergidik,ia pun memutus kan untuk pergi ke dapur,dari pada melihat anak majikan nya makan rujak.
di saat buah mangga nya setengah lagi mamih datang dan menghampiri Hendra.
" hen .. ?? " ( mamih ) sambil memperhatikan hendra,yg sedang makan rujak.
" hen itu ga kecut .. ?? " ( mamih ) ia pun sama bergidik,karena melihat Hendra makan buah kecut.
" ga mih,ini enak Ko ..?? " ( Hendra )
" seger malahan .. ?? " ( Hendra ) sambil mengambil buah mangga,dan mencocol kan nya,ke dalam bumbu rujak.
" hen,sudah ini tuh asam banget .. ?? " ( mamih ) sambil mengambil piring yg berisi rujak.
" mih siniin,kenapa di ambil,itu seger mih .. ?? "( Hendra ) sambil berusaha merebut piring rujak nya,yg berada di mamih.
" tapi gimana kalaw kamu,kenapa Napa .. ?? " ( mamih ) menunjukan wajah ke khawatir ran nya.
" ga akan mih .. ?? " ( Hendra ) tatapan memohon.
" hen mohon,mamih boleh belanja sepuas nya,nanti hen kasih deh kartu limit hen untuk mamih,asal mamih mengembalikan rujak itu mih .. ?? " ( Hendra ) masih memohon.
" kamu kenapa hen,pingin banget rujak ini,apalagi ini buah mangga nya kecut banget.. ?? " ( mamih )
" aku juga ga tau mih .. ?? " ( Hendra )
" tiba tiba saja,aku ingin memakan nya . ?? " ( Hendra )
" iya sudah,kamu ganti aja ya,sama buah yg lain ,jangan buah mangga .. ?? " ( mamih ) ia bernegosiasi.
" ga mih,aku mau nya,cuman itu,aku mohon mih .. ?? " ( Hendra ) mata nya mulay berkaca kaca.
mamih pun akhir nya mengalah,dan mengembalikan rujak tersebut,kepada Hendra.
__ADS_1
hendra seperti orang yg mendapat kan tender besar,mata nya berbinar,ia pun melahap rujak nya,sedangkan mamih hanya memperhatikan Hendra,dan ia pun berpikir,kenapa anak nya,bisa seperti itu,sedangkan anak nya tidak suka dengan yg kecut kecut.