Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 341


__ADS_3

waktu pun sudah memasuki pukul 9 malam, setelah membahas masalah ciara, mereka pun membahas tentang pekerjaan.


" pah aku masuk ke kamar ya, udah ngantuk. " ( andra).


" iya papah juga lelah. " ( Hendra )


" gimana engga lelah, orang dari pagi papah bekerja keras, padahal udah tua, ingat umur pah, hati hati takut encok nanti. " ( andra) sambil menampil kan senyum meledek.


" kamu meragu kan, ke perkasaan papah ndra, gini gini juga , stamina papah masih kuat, anday saja mamah kamu mau melanjut kan sampai besok pagi, papah akan jabanin ndra, tapi syang mamah kamu merengek ingin pulang. "( Hendra)


* ah, papah payah.. ?? " ( andra)


" maksud kamu apa, ngomong papah payah. "( Hendra) menatap tajam ke arah andra.


" kalau masalah ranjang sih papah okey, tapi masalah merayu mamah, Sangat payah. " ( andra)


" papah udah mengeluar kan jurus maut papah, tapi kaya engga tau aja sifat mamah kamu seperti apa, apa yg di ingin kan mamah kamu harus di terap kan, apa lagi mamah kamu, sudah mengeluar kan jurus andalan nya, kalau papah engga menuruti kemauan mamah kamu, pasti pabrik papah akan di tutup, iya lebih baik papah menurut , dari pada pabrik di tutup. " ( Hendra) ia mencari pembelaan.


" alasan aja. "( andra)


" papah engga cari alasan, tapi emang itu kenyataan nya ." ( Hendra) masih memepertahan kan gengsi nya.


" terserah papah, aku mau ke kamar, mau minta jatah ke istri aku." ( andra) ia berdiri, dan meninggal kan sang papah.


sedang kan Hendra , hanya menggeleng kan kepala nya, melihat kelakuan sang anak, tak menunggu lama , ia pun beranjak meninggal kan ruang tengah, menuju kamar nya.


ceklek


Hendra pun masuk, dan melihat ke arah kasur, kalau sang istri sedang tidur pulas, Hendra gagal pokus, saat melihat sang istri memakai baju kesukaan nya.


ingin rasa nya ia membangun kan sang istri, untuk melakukan ritual suami istri,tapi ada rasa tak tega, karena sang istri tertidur pulas, mau tak mau Hendra pun harus mengurung kan niat nya, Hendra pun membuka baju dan celana nya, ia hanya memakai celana boxer saja.


ia pun merebah kan tubuh nya, dan memeluk sang istri, sebelum tidur ia mengecup kening sang istri.

__ADS_1


" selamat malam sayang, makasih untuk hari ini, love you. " ( Hendra) ia pun menutup mata nya, tak berselang lama, ia pun terlelap karena ia juga merasa kan lelah, setelah aktivitas hari ini.


" malam juga suami ku. " ( anita) ucap nya dalam hati.


sebener nya anita, belum tidur ia hanya berpura-pura pura tidur saja, ia takut sang suami akan menggempur nya kembali, karena ia memakai baju kesukaan sang suami, bukan nya ia berniat menggoda , tapi pakaian tidur nya, semua model nya seperti itu, Hendra akan marah kalau anita memakai pakaian tertutup , di saat mereka akan tidur, berbeda kalau di luar kamar anita harus memakai pakaian tertutup, karena anita istri yg sholeh, dan penurut .


ia pun melakukan nya, dengan ikhlas, apa lagi permintaan sang suami, ia akan melakukan apa pun, supaya suami nya nyaman dengan diri nya, dan engga berpaling dari nya.


apa lagi mempunyai suami yg mapan, kaya, pokok nya paket komplit, di luar sana banyak sekali wanita penggoda, walaupun usia Hendra sudah kepala lima, tapi wajah dan tubuh nya masih menunjuk kan kepala tiga.


bahkan pernah, di saat jalan dengan sang anak, banyak menyangka kalau mereka adik kaka, Hendra sangat menjaga pola makan nya, dan juga sering berolahraga , anita pun sama, ia harus menjaga tubuh nya.


makan nya usia anita yg memasuki kepala empat, tak terlihat seperti sudah mempunyai cucu, mungkin karena badan nya yg mungil, dan mempunyai wajah beby fres, jadi tak terlihat.


anita pun membalik kan tubuh nya, dan melihat wajah sang suami.


anita tersenyum, dan mengecup bibir Hendra, setelah itu, ia pun menutup mata nya, dan terlelap.


" mas, kamu engga ganti baju. " ( kiara) ia duduk di samping sang anak, yg masih anteng dengan maenan nya.


" nanti aja sayang, kalau sekarang kagok. " ( andra)


" kenapa kagok mas. " ( kiara) ia mengkerut kan kening nya, karena ia bingung dengn ucapan sang suami.


" iya kan kita akan olahraga dulu sayang. " ( andra) sambil menaik turun kan alis nya.


kiara hanya menggeleng kan kepala nya saja, atas ucapan sang suami, ia mengerti apa yg di ucap kan suami nya.


" sayang cepet bobo, kini giliran papah yg manja manja sama mamah kamu. " ( andra) ia berbicara pada sang anak.


seperti mengerti, sang anak hanya menggeleng kan kepala nya,dan kembali pokus dengan mainan nya, membuat andra sedikit kecewa.


sedang kan kiara hanya tersenyum, melihat tingkah suami nya, dan juga sang anak.

__ADS_1


andra pun menatap, ke arah kiara untuk membantu nya, tapi sayang kiara haya mengedik kan bahu nya saja.


" sayang ayo lah, bantu aku. " ( andra) dengan tatapan memohon.


" sabar ya mas, emang engga cukup apa, tadi siang kamu bareng sama aku. " ( kiara)


" beda lah sayang, tadi kan kita engga melakukan apa apa. " ( andra)


kiara hanya mengiya kan, perkataan suami nya, ada benar nya juga, ia berusaha membujuk sang anak, untuk tidur, tapi sayang al masih pokus dengan mainan nya.


" gimana nih mas, al masih anteng dengan main nan nya. " ( kiara).


" biar kan saja sayang, tunggu dia sampai ngantuk, dari pada rewel. "( andra) akhir nya ia pun mengalah, ia engga mau egois.


sambil menunggu sang anak tidur, andra pun memilih melihat email yg masuk, dan mengerjakan pekerjaan nya, biar besok tidak menumpuk.


hampir satu jam, ia menunggu sang anak masih pokus bermain.


" nak, kita tidur ya, ini udah malam. " ( kiara) ia mengelus rambut sang anak.


sang anak pun menatap, kiara dan tersenyum.


seperti mengerti, al pun mengangkat ke dua tangan nya, meminta di gendong.


dengan sigap kiara pun menggendong sang anak, dan membawa nya ke kasur, ia rebah kan sang anak dan di beri asi.


tanpa banyak kata, andra pun memberes kan mainan sang anak, ia masuk kan ke dalam keranjang.


setelah selesai ia pun menuju kamar mandi untuk menggosok gigi nya, setelah selesai ia pun membuka baju nya , untuk bersiap, ia hanya menyisakan boxer saja.


" sayang, al sudah tidur. "( andra) ia duduk di sisi sang istri.


kiara hanya mengangguk kan kepala nya saja, takut sang anak bangun lagi, andra pun langsung membawa tubuh kiara ke sofa, karena kalau ia melakukan nya di kasur, takut sang anak ke bangun, makan nya ia membawa nya di sofasofa, dan melakukan nya di sofa.

__ADS_1


__ADS_2