
hari ini,adalah hari pertunangan giandra dan Kiara,di kediaman Hendra mereka sedang bersiap bersiap untuk menuju ke rumah Doni.
tok .. tok .tok ..
Anita mengetuk pintu giandra.
" nak,apakah kamu sudah siap .. ?? " ( Anita )
tak berselang lama,pintu terbuka dan menampil kan sosok giandra yg gagah.
" astagfirullah,bang ..?? " ( Anita ) ia terpesona dengan tampilan sang anak.
" kenapa mah,jelek ya mah,kalaw Abang pake gini .. ?? " ( giandra )
" engga sayang,justru mamah kagum,dengan penampilan kamu sekarang,apa benar ini anak mamah .. ?? " ( Anita )
" iya jelas lah mah,ini anak mamah,Abang ganteng kan,hasil dari mamah sama papah .. ?? " ( giandra ) sambil menaik turun kan alis nya.
" iya udah,ayo kita ke bawah,orang orang sudah nungguin Abang .. ?? " ( Anita ) sambil menggandeng lengan sang anak.
" iya udah ayo mah .. ?? " ( giandra )
mereka pun turun ke bawah,dan langkah mereka menjadi pusat perhatian,walaupun Anita sudah berumur,tapi ia awet muda,karena ia sering perawatan mulai dari tubuh dan wajah ( maklum orang kaya ðŸ¤).
" aduh cucu opah ganteng banget sih .. ?? " ( papih Hendra )
" jelas dong pih,siapa dulu papah nya .. ?? " ( Hendra ) sambil menepuk nepuk dada nya.
" iya sudah sekarang kita berangkat ke buru sore .. ?? " ( mamih Hendra ) kalaw ga di potong pembahasan nya,bisa panjang.
" iya udah kita berangkat .. ?? " ( Anita )
keluarga Permana pun berangkat ke kediaman doni.
sedang kan di kediaman Doni,Fitri sedang mengecek semua nya,walaupun sudah memakai jasa wo dan cetring,tapi ia takut ada yg kurang.
" kamu lagi apa sih sayang .. ?! " ( Doni ) ia menuju sang istri,karena ia melihat Fitri yg terus mondar mandir ke sana ke mari.
" ini aku lagi ngecek sayang,takut nya ada yg kurang .. ?? " ( Fitri )
" kamu ada ada aja sayang,mana ada kurang,orang kita mengguna kan jasa yg sudah propesional,mereka pasti teliti sayang .. ?? " ( Doni )
" iya kali aja sayang,ada yg kurang .. ?? " ( Fitri )
" iya udah,kita duduk yu,tadi Hendra ngabarin,kalaw ia sudah menuju ke sini,mungkin bentar lagi mereka sampai .. ?? " ( Doni )
" iya mas .. ?? " ( Fitri )
baru saja mereka duduk,di luar sudah terdengar suara mobil.
__ADS_1
" pasti mereka mas .. ?? " ( Fitri )
" iya sayang . ?? " ( Doni )
mereka pun ke luar,dan menyambut keluarga Permana.
setelah keluarga Permana duduk,Fitri pun menuju ke atas untuk ke kamar sang anak,di saat ia membuka pintu,ia kagum dengan sang anak,benar benar pangling.
" sayang .. ?? " ( Fitri )
kiat pun mendongak kan wajah nya, dan menatap sang mamah .
" kamu cantik banget sayang .. ?? " ( Fitri )
Kiara pun tersenyum.
" ayo,sayang calon suami kamu sudah datang .. ?? " ( Fitri )
" iya mih,tapi aku gerogi mah .. ?? " ( Kiara ) sambil memegang tangan sang mamah,dan benar saja tangan nya sudah mengeluar kan keringat dingin.
" bismillah,ya sayang ... ?? " ( Fitri ) sambil tersenyum,dan meyakin kan sang anak.
" iya mah .. ?? " ( Kiara )
" iya udah sekarang kita ke bawah,kasian mereka sudah menunggu kita .. ?? " ( Fitri )
Kiara pun mengangguk kepala nya.
" jangan di lihat terus bang,tenang aja ga akan hilang ko,bentar lagi juga milik kamu bang,tapi tunggu halal dulu ya bang .. ?? " ( Anita ) setengah berbisik.
tatap pan nya ia alih kan kepada sang mamah,bibir nya sedikit di manyun kan.
kini Kiara sudah berada di depan Andra,mereka saling pandang,tapi hanya sesaat,karena Kiara ke buru mengalih kan tatapan nya.
serangkaian acara di mulai,dan sampai mereka menentukan hari pernikahan nya.
yg akan di tentukan satu Minggu lagi,ini keputusan dari dua belah pihak.
awal nya Andra akan protes,karena itu terlalu cepat,Andra mengingin kan 3 bulan lagi,tapi itu hanya ia ucap kan dalam hati,karena ia ga mungkin mengungkap kan,di depan semua orang,sama aja ia mempermalukan keluarga nya, akhir nya ia mau tidak mau,ia pun menerima.
kini mereka pun sedang menyantap makan nan,yg sudah tersedia.
Andra dan Kiara pun sedikit canggung.
" bang,mau tambah lagi .. ?? " ( Kiara ) ia memulai bicara,walaupun sedikit gugup.
Andra pun menoleh ke arah Kiara.
" engga usah,makasih atas tawaran nya,saya udah kenyang .. ?? " ( Andra ) sambil sedikit tersenyum.
__ADS_1
Kiara pun hanya mengangguk,dan menerus kan makan nya.
sedang kan para orang tua,seperti biasa mereka membahas tentang bisnis.
" oh iya ngomong ngomong,kamu kapan gi,menyusul Andra .. ?? " ( Hendra )
" belum menemukan yg cocok om .. ?? " ( giandra )
" tenang aja,nanti mamah cari kan kamu calon istri .. ?? " ( Fitri )
" yah mah,aku mau cari sendiri .. ?? " ( giandra ) ucap nya lirih .
" no ...?? " ( Fitri ) sambil menggerak kan telunjuk tengah nya,ke kanan dan ke kiri.
" mamah udah punya calon nya,kamu harus mau,dan mamah ga menerima penolak kan . ?? " ( Fitri )
" terserah mamah aja .. ?? " ( giandra ) ia pun mengalah,dari pada harus menentang ke ingin nan sang mamah,bisa bisa sang mamah merajuk.
" oh iya,Silvi ko belum ke sini ya .. ?? " ( Fitri )
" iya .. ya .. padahal acara hampir mau selesai,masa sih mereka ga akan datang .. ?? " ( Anita )
" mungkin mereka ada keperluan sayang .. ?? " ( Hendra ) ia mengelus bahu sang istri.
" iya seharus nya,mereka ngabarin pah .. ?? " ( Anita )
sedang kan Silvi,ia sedang menggerutu,karena ia kesal kepada sang suami,yg baru pulang dari kantor,padahal tadi pagi Silvi sudah mewanti wanti sang suami untuk pulang lebih awal,karena ia ingin menghadiri acara pertunangan anak sahabat nya.
Silvi belum membahas,tentang perjodohan nya kepada Vina,karena ia belum sempat,dan ia juga jarang bertemu,karena Vina pergi bekerja pagi pagi sekali,pulang nya pun sangat larut.
kini Vina sedang menangani proyek besar,jadi Vina lebih pokus ke pekerjaan nya.
sekarang pun Vina di paksa untuk menghadiri acara pertunangan Andra dan Kiara,oleh sang mamah,awal nya Vina menolak tapi Silvi terus membujuk nya,dan pada akhir nya Vina pun mengikuti kemauan sang mamah.
kini mereka sedang berada di jalan,menuju ke kediaman Fitri,Angga menoleh ke sang istri.
" sayang jangan marah dong,tadi aku ada miting mendadak,jadi ga mungkin dong aku meninggal kan nya,apalagi miting tersebut membahas tender besar,jadi ga mungkin kalaw aku ga hadir .. ?? " ( Angga )
" ehmptzz .. ?? " ( Silvi ) sedikit pun ia tidak menoleh ke arah sang suami.
Angga hanya menghela napas nya,paling susah membujuk sang istri,kalaw sedang marah,sedang kan Silvi,hanya menjadi pendengar,karena ia duduk di belakang.
akhir nya mereka pun sampai,Silvi buru buru ke luar,ia menggandeng Vina,sedang kan angga,hanya megekor,mereka bertiga pun masuk ke dalam,dan mencari para sahabat nya,setelah menemukan nya,mereka pun menuju sahabat .
" assalamualaikum,maaf ya aku telat .. ?? " ( Silvi )
para sahabat nya pun menoleh,dan membalas salam Silvi.
sedang kan Vina tidak sengaja melihat giandra di sana,tatapan mereka bertemu.
__ADS_1
" kamu .. ?? " ( giandra ) sambil menunjuk ke arah Vina.