
" maaf saya ga sengaja nyenggol kamu .. ?? " ( Anita ) sambil mengulur kan tangan nya.
tapi Sisil menepis nya.
" kalaw jalan itu,liat liat .. ?? " ( sisil )
" saya kan sudah meminta maaf,saya engga sengaja .. ?? " ( Anita )
" kamu pasti sengaja,orang jalan luas gini .. ?? " ( sisil ) dengan tatapan tajam nya.
Hendra pun maju,dan menggenggam tangan istri nya.
" saya atas nama istri saya,meminta maaf,lagian kan kamu ga ada yg terluka .. ?? " ( Hendra ) ia menatap cinta dengan sinis .
" hanya masalah gini,jangan terlalu di besar besar kan,di sini bukan hanya istri saya yg salah tapi kamu juga .. ?? " ( Hendra )
" loh,ko jadi aku yg di salahin .. ?? " ( sisil)
ketika Hendra akan menjawab ucapan sisil,Anita ke buru mencegah nya,karena sekarang mereka jadi pusat perhatian.
" sudah sudah mas,jangan di bahas lagi,malu mas orang orang pada ngeliatin kita,sekali lagi saya minta maaf ke kamu sil,aku bener bener ga sengaja .. ?? " ( Anita ) sambil menarik lengan Hendra untuk pergi dari situ,mau ga mau Hendra pun mengikuti nya.
sedang kan sisil ia merasa,kesal,ia pun menghentak kaki nya,dan berlalu dari tempat tersebut.
Anita pun menuju resto untuk sarapan,ia pun mengambil nasi beserta lauk pauk nya,untuk suami nya terlebih dahulu,setelah itu baru untuk diri nya.
mereka pun makan dalam diam,hanya ada suara dentingan sendok saja.
selang beberapa menit,akhir nya mereka beres dengan acara sarapan nya,mereka pun berencana untuk pergi ke pantai.
" gimana sayang suka .. ?? " ( Hendra ) ia merangkul bahu istri nya.
" aku suka mas ..?? " ( Anita ) ia menatap berbinar.
" iya udah sekarang kita duduk di sana sayang .. ?? " ( hendra ) ia menunjuk sebuah bangku yg berada di bawah pohon.
Anita pun mengangguk,dan mereka pun menuju tempat tersebut,sedang kan Fitri dan Doni,entah kemana,mereka berpencar,setelah sampai mereka pun duduk di bangku tersebut.
" mas .. ?? " ( Anita ) ia menoleh ke arah suami nya.
" iya sayang .. ?? " ( Hendra )
" mas telpon mamih dong,aku kangen Dede Andra .. ?? " ( Anita )
Hendra pun mengangguk dan mengambil hendphone di saku celana nya,dan mencari kontak mamih nya,tak menunggu lama,sambungan telpon nya tersambung.
" assalamualaikum .. ?? " ( Anita )
" waallaikumsallam .. ?? " ( mamih ) sambil tersenyum.
" mih,Giman Dede Andra rewel engga .. ?? " ( Anita )
__ADS_1
" allhamdullilah ,Dede Andra anteng sayang,bahkan malem dia pules banget tidur nya,bangun bangun pukul 04 shubuh .. ?? " ( mamih )
" allhamdullilah mih,kalaw ga rewel,aku takut dia rewel .. ?? " ( Anita )
" engga sayang,Dede Andra ngerti kalaw orang tua nya,pingin berduaan dulu .. ?? " ( mamih ) sambil tersenyum.
" iya mih .. ?? " ( Anita ) sambil membalas senyum man mamih.
mamih pun mengarah kan kamera nya ke arah Dede andra.
" sayang,mamah kangen kamu .. ?? "( Anita )
" sayang jangan rewel ya,sama omah dan opah .. ?? " ( Anita ) sedang kan Dede Andra,menampil kan senyum nya,seperti mengerti dengan ucapan mamah nya,Anita pun tersenyum,melihat senyuman anak nya,seakan mengerti dengan ucapan sang ibu.
" sayang,beri waktu papah sama mamah ya,untuk berduaan nanti kalaw mamah pulang ke Jakarta,mamah bakal milik kamu seutuh nya ." ( Hendra )
oek .. oek .. oek ..
Dede Andra pun menangis,Anita memukul lengan suami nya,dan mengarah kan kembali ke wajah nya.
" cup ..cup .. sayang jangan nangis,ya .. ?? " ( Anita )
" mamah udah pukul nih papah .. ?? " ( Anita )
Dede Andra langsung terdiam,dan menatap mamah nya.
" iya udah kalian lanjut aja ya,hanymoon nya,hepan,jangan pikir kan Dede Andra,dia anteng ko .. ?? " ( mamih )
" engga sayang,mamih ga merasa di repot kan,namun justru seneng,jadi mamih ada temen .. ?? " ( mamih )
" iya mih .. ?? " ( Anita )
" iya sudah kalau gitu mamih matiin ya sayang .. ?? " ( mamih )
" iya mih .. ?? " ( Anita )
" assalamualaikum .. ?? " ( mamih ).
" waallaikumsallam .. ?? " ( Anita )
akhir nya sambungan telpon nya terputus,Hendra pun mengelus bahu istri nya.
" sudah ya sayang,Dede Andra kan anteng .. ?? " ( Hendra ) ia menenang kan istri nya,ia tahu isi hati Anita.
" iya mas .. ?? " ( Anita )
" iya sudah jangan cemberut gitu,kita Selvi yu sayang,jangan kalah dong sama Fitri sama Doni .. ?? " ( Hendra )
Anita pun,menatap jengah .
" iya udah ayo sayang .. ?? " ( Hendra ) ia menggenggam tangan istri nya,untuk berfoto.
__ADS_1
akhir nya mereka pun berselvi,dan bergabung dengan Fitri dan juga doni.
di sudut yg berbeda,ada yg memperhati kan kegiatan mereka berempat,dengan tatapan tidak suka,siapa lagi kalaw bukan cinta.
" seharus nya bukan kamu,yg berada di sana tapi aku .. ?? " ( sisil )
" bagaymana pun,kamu harus milik aku hen .. ?? " ( sisil ) sambil mengepal kan tangan ny.
" tapi bagaymana cara nya,aku kan ga punya uang sekarang .. ?? " ( Sisil )
Sisil pun berpikir,dan mencari ide untuk memisah kan kembali Hendra dan juga Anita.
" sil .. sil .. ?? " ( teman Sisil )
Sisil pun menoleh ke arah,teman ny.
" kamu aku cariin kenal ada di sini,bukan nya kerja tapi malah nongkrong di sini .. ?? " ( temen Sisil )
" aku hanya cari angin sebentar,sumpek aku harus di dalam .. ?? " ( Sisil )
" cari angin,tapi jauh banget sil .. ?? " ( temen Sisil )
" iya pingin cari suasana baru aja sil .. ?? " ( Sisil )
" kamu jangan malas sil,untuk bekerja,kalaw kamu ga bener kerja nya,nanti kamu di pecat,kamu mau makan apa sil .. ?? " ( temen Sisil )
" iya .. iya .. ?? " ( Sisil ) sambil beranjak dari persembunyian nya.
mereka pun menuju ke hotel.
" flasback "
di saat Sisil terusir dari,kediaman Permana,hidup nya tak tau arah,ia pun menuju ka apartemen,tapi sangat di sayang, apartemen yg ia tinggali,ternyata sudah di jual,oleh orang tua angkat nya,di situ lah Sisil sangat terpuruk.
ia pun berjalan tanpa arah,sambil menyeret koper nya,tiba tiba di jalan ia merasakan pusing,pandangan nya buram,ia pun tak ingat apa apa.
di saat ia tersadar,ia membuka mata nya,ternyata dia sedang berada di sebuah kamar,ia pun bangkit dari tidur nya,dan mengerjap ngerjap kan mata nya.
" kamu sudah sadar .. ?? " ( Sinta )
Sisil pun menoleh,dan mengangguk kan kepala nya.
" nih minum dulu,setelah itu makan .. ?? " ( Sinta )
Sisil pun mengangguk dan mengambil piring yg berisi nasi dan lauk pauk nya,tidak memakan waktu lama,Sisil pun menghabis kan makan nan nya.
" sekarang kamu mau pulang,atau gimana,.. ?? " ( Sinta )
Sisil pun menatap Sinta,dan akhir nya ia pun menceritakan kehidupan nya,sinta pun turut prihatin dengan nasib Sisil,ia pun menawar kan pekerjaan kepada Sisil,karena ke betulan di tempat ia bekerja sedang ada lowongan,awal nya Sisil tidak mau,karena sebagay OG ,tapi ia menimbang nimbang kembali,dan pada akhir nya,Sisil pun menerima nya,karena ia butuh untuk penunjang hidup ke depan nya.
dan ke esok kan nya,Sinta dan Sisil pun pergi ke Bali,untuk bekerja.
__ADS_1
" flasback "