
" mas sakit.. ?? " ( kiara) ia merintih ke sakitan, keringat dingin sudah bercucuran,wajah nya pun sudah pucat,membuat sang suami dan juga ibu mertua tak tega melihat nya , untung nya jarak kantor ke rumah sakit, hanya 5 meter.
" sabar sayang, bentar lagi kita sampai.. ?? " ( andra) ia mengelus rambut sang istri, tangan nya pun ia genggam, sangat erat.
tak menunggu lama, mereka pun sampai andra langsung membawa, kiara ke dalam.
di saat andra ke luar, dari mobil ternyata di depan sudah ada suster dan juga dokter, kiara pun langsung, di tidur kan di atas bangkar, dan di bawa ke UGD.
untung nya, tadi asisten nya andra, dengan sigap menghubungi pihak rumah sakit, biar cepat di tangani.
" maaf pa, bu, bisa tunggu di luar saja.. ?? " ( suster)
" tapi sus, saya mau menemani istri saya.. ?? " ( andra)
" maaf pa,engga bisa, bapa bisa tunggu di kursi tunggu.. ?? " ( suster) ia menunjuk ke arah kursi tunggu.
" nak, kita ikutin aturan nya ya, kita duduk di kursi tunggu,biar dokter menangani istri kamu, kita di sini, bantu dengan doa ya sayang.. ?? " ( anita) ia berusaha menenang kan sang anak.
andra pun mengangguk, dan kini ia pun duduk di kursi tunggu.
anita dan andra, membaca kan doa, untuk keselamatan sang istri, dan menantu.
handphone nya anita berbunyi, anita pun melihat nya, ternyata itu dari Hendra, anita pun langsung memencet tombol hijau.
" assalamu'alaikum mah.. ?? " ( Hendra)
" waalaikumsalam pah.. ?? " ( anita) ucappan nya lirih.
" mamah mau bareng andra, atau mau bareng papah, biar papah jemput, kebetulan bentar lagi papah udah mau sampai di kantor andra mah.. ?? " ( Hendra) karena mereka akan pergi ke acara tasyakuran rumah giandra.
" kaya nya palah aja, mamah engga bisa.. ?? " ( anita)
" loh, kenapa engga bisa mah.. ?? " ( Hendra)
" mamah sekarang lagi di rumah sakit.. ?? " ( anita)
" mamah lagi apa, di rumah sakit, mamah sakit apa.. ?? " ( Hendra) dengan nada khawatir.
" yg sakit bukan aku pah, tapi menantu kita .. ?? " ( anita)
" emang, kenapa dengan menantu kita mah.. ?? " ( Hendra)
" papah ke sini aja, nanti mamah jelasin, kalau papah udah di sini.. ?? " ( anita)
" iya mah, papah akan ke sana, rumah sakit mana.. ?? " ( Hendra)
" rumah sakit mitra pah.. ?? " ( anita)
__ADS_1
" iya udah papah ke sana ya mah, assalamu'alaikum.. ?? " ( Hendra)
" waalaikumsalam pah, hati hati di jalan pah.. ?? " ( anita) .
" iya sayang.. ?? " ( Hendra)
sambungan telpon pun terputus, kini anita melihat wajah sang anak, yg terlihat kosong.
" nak, mamah yakin kalau kiara anak yg kuat, pasti ia akan baik baik aja, sekarang kamu cuci tangan kamu, liat tangan kamu banyak darah.. ?? " ( anita)
andra pun melihat, tangan nya ternyata benar banyak darah, akhir nya ia pun mencuci tangan nya, kebetulan westapel tidak jauh , dari tempat duduk nya.
" kamu bawa kaos atau kemeja engga di mobil.. ?? " ( anita)
" seperti nya engga mah, aku lupa tidak menyimpan nya, biasa nya aku selalu bawa, cuman bekas kemarin aku lupa. " ( andra)
" iya udah, nanti mamah suruh, pa mugi, untuk membawa kan kamu pakaian.. ?? " ( anita)
" mah, ndra.. ?? " ( Hendra) .
" pah.. ?? " ( andra dan anita)
" kenapa ini bisa terjadi, coba kalian jelas kan.. ?? " ( Hendra) dengan tatapan penasaran.
akhir nya anita pun menceritakan, kejadian tadi siang saat berada di kantor sang anak.
" amin pah.. ?? " ( anita dan andra)
" kalau sampai terjadi apa apa, aku akan tuntut dia pah.. ?? " ( andra)
" lakukan lah nak, karena ini mengancam keselamatan menantu papah.. ?? " ( Hendra)
" pah, kamu bawa baju engga, liat andra kemeja nya berumulan darah.. ?? " ( anita)
" seperti ada, papah akan bawa kan.. ?? " ( Hendra) di saat Hendra akan beranjak, pintu UGD pun terbuka, dan ke luar suster.
andra, anita dan juga Hendra pun menuju ke arah suster, Hendra tidak jadi membawa kan pakaian untuk andra, karena ia ingin tahu keadaan sang menantu.
" suster, gimana keadaan istri saya.. ?? " ( andra) dengan tatapan khawatir.
" sebaik nya, tuan ikut dengan saya, ke ruangan dokter, biar dokter yg menjelaskan kan, sebelum nya urus urus dulu ke bagian administrasi, karena pasien tuk sementara waktu, harus di rawat insentif.. ?? " ( suster)
" biar saya aja yg mengurus nya.. ?? " ( Hendra)
" baik tuan , kalau begitu untuk suami nya nyonya kiara, ikut saya ke ruangan dokter.. ?? " ( suster)
andra hanya mengangguk, ia pun menuju ke ruangan dokter, di temani sang mamah.
__ADS_1
" maaf dok, ini keluarga pasien, nyonya kiara.. ?? " ( suster)
" silah kan duduk tuan, dan nyonya.. ?? " ( dokter)
" makasih dok..?? " ( anita)
andra dan anita pun duduk, berhadapan dengan dokter.
" gimana, keadaan istri saya dik, apa dia baik baik saja.. ?? " ( andra) dengan menampilkan raut wajah yg sangat khawatir.
" allhamdulillah, istri anda dan janin nya baik baik saja, untung saja anda sigap untuk membawa nona kiara, ke rumah sakit, kalau telat sedikit saja, mungkin kalian akan kehilangan buah cinta kalian.. ?? "( dokter)
" maksud, dokter apa, istri saya hamil.. ?? " ( andra) ia meyakin kan pendengaran nya, takut takut ia salah.
" iya tuan, istri anda sedang mengandung, emang anda belum tau, kalau istri anda mengandung.. ?? "( dokter)
andra menggelenh geleng kan kepala nya.
" untuk sekarang,di jaga ya pa, jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi, kalau sampai terjadi lagi,tuan dan nona akan kehilangan buah hati kalian.. ?? " ( dokter)
" baik dok, saya akan menjaga nya.. ?? " ( andra)
dari tadi anita, hanya mendengar kan ucapan andra dan dokter, ia juga masih shok, dengan kabar ini, ia sangat bahagia, karena bentar lagi ia akan menimang cucu.
" di usaha kan, untuk trisismester pertama, nona kiara, harus istirahat total, karena kandungan nya lemah.. ?? " ( dokter)
" baik dok,kalau begitu saya permisi, saya ingin bertemu dengan istri saya.. ?? " ( andra)
dokter pun hanya mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban nya.
andra dan anita pun ke luar, dan berpapsan dengn Hendra, yg baru selesai mengurus admin kiara.
" gimana mah, kondisi menantu kita gimana.. ?? " ( Hendra)
" allhamdulillah baik baik saja pah, cuman mamah shok aja, karena kita bakal mendapat kan cucu.. ?? " ( anita) sambil memeluk tubuh kekar sang suami.
" maksud kamu apa mah, kiara hamil.. ?? " ( Hendra)
" iya pah, aku seneng banget, karena bentar lagi rumah kita, akan banyak gelak tawa cucu cucu kita.. ?? " ( anita )
" kamu jaga dengan baik, menantu ke sayangan papah, jangan buat dia menangis,.. ?? " ( Hendra)
" iya udah, sekarang kita ke tempat kiara,di rawat,aku ingin cepet cepet ketemu sama istri aku, dan memberi kan kabar " ( Hendra)
" dan ini ndra, kaos , kamu ganti dulu pakai kaos itu," ( Hendra) ia memberi kan andra kaos, andra pun menerima nya.
mereka pun lansung ke ruangan rawat, karena kiara sudah di pindah kan ke ruang rawat.
__ADS_1