Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 192


__ADS_3

kini rombongan giandra pun sudah masuk ke rumah angga.


angga dan Vina kini sudah berada di dekat pintu, untuk menyambut keluarga giandra.


rombongan pun ke luar dari mobil masing masing, dan menuju ke dalam rumah.


" assalamu'alaikum.. ?? " ( doni)


" waalaikumsalam.. ?? " ( angga)


mereka pun saling menyapa, dan cipika cipiki, angga pun mempersilah kan rombongan untuk masuk ke dalam.


ailvi pun menuju ke kamar Vina, untuk menyuruh sang anak turun, karena sang mempelai sudah berada di bawah.


" sayang kamu cantik banget sih. ?? " ( silvi) sambil menuju sang anak, yg sedang duduk di sisi rajang.


" ayo sayang kita ke bawah, keluarga giandra sudah datang.. ?? " ( silvi )


" iya mah, tapi aku deg deg gan banget mah.. ?? " ( Vina) ia pun menggenggam tangan sang mamah.


silvi pun tersenyum, dan menatap sang anak.


" kamu tarik napas ya, terus buang pelan pelan.. ?? " ( silvi )


Vina pun mengikuti nya, dan ia pun sedikit tenang.


" gimana sayang, sudah siap, kita ke bawah ya, kasian yg di bawah, sudah menunggu kamu.. ?? " ( silvi)


Vina pun mengangguk dan menuju ke bawah, sambil menggenggam tangan sang mamah, di saat ia akan menuruni anak tangga, Vina dan silvi menjadi pusat perhatian.


apalagi giandra, ia tidak sama sekali berkedip melihat calon istri nya yg cantik.


" udah bang, jangan di lihatin terus, tinggal menunggu hari bang, Vina milik kamu. ?? " ( fitri)


" ih.. ?? mamah apa apaan sih.. ?? " ( giandra) ia sedikit malu, karena ketahuan oleh sang mamah, menatap sang calon istri.


acara lamaran pun di mulai,dan mereka pun menyepakati pernikahan giandra dan Vina, akan di gelar seminggu lagi.


dan giandra pun menyepakati, kalau pernikahan nya, akan di gelar mewah, karena permintaan dari sang calon mertua, awal nya giandra ke beratan tapi setelah calon mertua nya menjelas kan, akhir jua giandra pun menyetujui nya.


kini merek sedang makan malam, sambil sedikit membahas pernikahan ginadra dan Vina, di situ hanya ada para orang tua, sedang kan anak muda nya, makan di taman belakang, yg sudah di siap kan oleh angga.


" akhir nya kalian jadi juga ya besan nan.. ?? " ( anita) ia menatap fitri dan beralih ke silvi.


" iya, aku juga sngga nyagka, awal nya aku sudah putus asa, karena anak aku sudah punya pacar, tapi takdir berkata lain, kalau kini mereka akan menikah.. ?? " ( silvi )


" iya mungkin ini jalan takdir kita ya,biar kita terus menjaga silaturahmi kita.. ?? " ( fitri)

__ADS_1


" iya, dengan cara anak kita berjodoh.. ?? " ( anita)


" kalau cucu aku nanti berjodoh,dengan cucu kalian bagus juga, jadi silaturahmi nya makin erat.. ?? " ( anita)


" ha.. ha.. ha.. ?? iya ya, kaya nya harta warusan kita engga akn jatuh ke orang lain, tapi ke turunan kita lagi.. ?? " ( fitri)


" wah.. ?? betul juga ya.. ?? " ( anita)


" susah.. sudah.. ?? kalian jangan dulu bahas, yg belum terjadi ya,punya aka belum.. ?? " ( doni)


" iya kan mas, kita hanya berharap aja.. ?? " ( fitri)


" iya udah sekarang kita bahas, tentang pernikahan giandra dan Vina aja, kita persiapan kan semua ny , supaya nangi di saat hari H, tidak ada yg kurang.. ?? " ( angga).


" nah, itu betul sekali.. ?? " ( doni)


sedang kan Hendra hanya sebagai pendengar, ia tidak mengeluarkan kan suara.


kini mereka pun mempersiap kan, pernikahan giandra dan juga Vina.


sedang kan di dalam membahas tentang pernikahan, kalau di luar beda lagi.


" jangan diam diam gitu dong, ngobrol dong.. ?? " ( kiara) ia menatap giandra dan juga Vina.


" harus ngobrol, apa de. ?? " ( giandra)


" iya ngobrol, apa ke bang.. ?? " ( kiara)


" kaka ipar, nanti jangan sama sama kaku, soal nya ka giandra itu kaku, jarang ngomong.. ?? " ( kiara) ia berbisik ke telinga Vina.


giandra mentap tajam ke arah kiara.


" ngapain kamu bisik bisik gitu de.. ?? " ( giandra)


" kepo banget sih bang.. ?? " ( kiara)


" Awas kalau kamu ngomong macem macem.. ?? " ( giandra) ia menatao tajam ke Arah giandra.


" ngapain, kamu melotot tin istri aku.. ?? " ( andra) ia sedikit marah, karena melihat giandra yg melotot ke arah sang istri.


" habis nya istri kamu rese.. ?? " ( giandra)


" kamu nya aja yg baper, mungkin istri aku lagi membahas yg lain.. ?? " ( andra)


giandra pun terdiam, apa yg di ucap kan andra, ada benar nya juga.


" makasih sayang, udah memebela aku, kini aku ada yg membela , dari tinsan kamu bang.. ?? " ( kiara) ka pun bergelayut manja, dan menjulur kan lidah nya, ke arah sang kaka.

__ADS_1


giandra hany menatap jengah, melihat kelakuan sang adik.


di saat mereka sedang asyik mengobrol, tiba tiba asisten Vina, memanggil mereka untuk masuk.


akhir nya mereka pun masuk.


" ayo kita pulang, ini udah malam.. ?? " ( fitri)


mereka bertiga pun mengangguk, dan berpamktan silih berganti.


" vin, besok aku jemput ya, untuk fiting baju ..?? " ( giandra)


" mau jam berapa mas jemput.. ?? " ( Vina)


" paling setelah makan siang, kamu sudah mengajukan cuti vin.. ?? " ( giandra)


" aku sudah mau risen mas, di suruh sama papah.. ?? " ( Vina) .


" bagus kalau gitu, jadi setelah kamu menikah, menjadi ibu rumah tangga, seutuh nya, hanya msngutua aku.. ?? " ( giandra).


" iya mas.. ?? " ( Vina).


" sudah sayang kita pulang, ke buru malas, nanti bahas lagi, kalau kalian bertemu.. ?? " ( fitri).


giandra pun tersenyum, dan mengangguk kan kepala nya.


giandra pun berpamktan kepada Calon mertua, dan kini ia berhadapan dengan Vina.


" aku pulang dulu ya.. ?? " ( giandra).


" iya mas, hati hati di jalan.. ?? "( Vina) ia pun mengambil punggung tangan giandra, dan mengecup nya.


ingin rasa nya giandra, mengecup kening Vina, tapi amat di sayang, ja belum sah menjadi suami Vina, jadi ia harus bisa menahan nya.


akhir nya rombongan giandra pun, satu persatu meninggal kan kediaman Vina.


" akhir nya, satu beres pah, tinggal mengerjakan yg lain nya pah, mudah mudahan lancar ya pah, sampai nanti hari H.. ?? " ( silvi)


" amin mah, apa yg kita rencana kan, semoga lancar ya mah, dan sesuai dengan harapan.. ?? " ( angga).


" amin pah.. ?? " ( silvi) abil tersenyum.


" mah, pah, aku duluan ke kamar ya, soal nya udah gerah banget, pingin cepet cepet bebersih, dan merebah kan tubuh aku, karena sudah lelah banget.. ?? " ( Vina)


" iya sayang, istirahat yg cukup ya, kamu jangan cape cape.. ?? " ( silvi).


" iya mah.. ?? " ( Vina) ia pun mengecup pipi sang mamah, dan berganti ke pipi sang papah, setelah nya ia pun menuju ke kamar nya.

__ADS_1


angga dan silvi pun sama, masuk ke dalam kamar, karena tubuh ny,ingin segera di rebah kan,dan badan nya pun sangat lengket.


mereka silih berganti untuk membersih kan tubuh nya, awal nya angga menawari istri nya, untuk mandi bareng, tapi ailvi menolak keras, karena akan tau, pasti akan terjadi yg tidak di ingin kan, bukan nya silvi engga mau, tapi badan nya, benar benar lelah, ingin segera merebah kan tubuh nya, akhir nya angga hanya bisa pasrah, dan mengikuti ke mauan sang istri.


__ADS_2