Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 318


__ADS_3

waktu sudah menunjuk kan pukul 04 sore waktu nya para pekerja pulang termasuk andra, ia pun memberes kan pekerjaan nya, ada yg di bawa ke rumah, ada juga yg di simpen, karena yg di bawa ke rumah , pekerjaan nya, harus segera selesai.


di saat ia bangkit dari kursi nya ternyata handphone nya berdering, ia melihat handphone nya,ternyata dari sang istri, ia pun tersenyum, dan menekan tombol hijau.


" assalamu'alaikum sayang. " ( andra)


" waalaikumsalam mas. " ( kiara)


" ada apa sayang. " ( andra)


" mas, udah mau pulang.. ?? " ( kiara)


" iya sayang, ada apa ya, apa ada yg kamu perlu kan. " ( andra).


" mas ko tau.. ?? " ( kiara) sambil cengengesan.


" mas tau lah, pasti kamu butuh sesuatu, kalau kamu menghubungi mas. " ( andra)


he...he.. he..


suara kiara yg tertawa.


" kamu butuh apa sayang. " ( andra)


" tolong beli kan pempes ya mas, untuk dede,aku belum sempet beli, karena seharian ini anak kamu rewel,engga amu di tinggal,maaf ya mas." ( kiara) ada rasa tak enak.


" siap sayang, mas engga merasa di repot kan,kamu santay aja sayang,kan sekalian mas pulang,mas bisa mampir dulu ke minimarket,apa ada yg di butuh kan lagi sayang ." ( andra)


kiara terdiam, ia berpikir apa ada lagi yg harus ia titip ke sang suami.


" sayang.. ?? " ( andra)


" ah.. ?? iya mas. " ( kiara) ia tersentak kaget.


" kok kamu malah diam sayang, apa ada lagi yg kamu butuh kan. " ( andra)


" seperti nya engga ada mas, aku tadi diam karena aku memikir kan apa ada lagi yg aku butuh kan, tapi engga ada. " ( kiara).


" iya udah kalau engga da yg kamu butuh kan, kalau engga makannan, apa kamu mau makan sesuatu sayang. " ( andra).


" boleh deh mas, aku mau martabak telor, kamu mau beli pempers dimana. " ( kiara) ia balik bertanya ke sang suami.


" kaya nya yg dekat rumah komplek kita sayng. " ( andra)


" oh iya udah kalau yg di situ, aku mau martabak telor nya mas, yg sepesial, di situ terkenal dengan rasa martabak nya, yg enak. " ( kiara)

__ADS_1


" siap sayang,udah itu aja, minuman nya sekalian. " ( andra)


" boleh.. boleh.. ?? memang kamu suami pengertian. " ( kiara)


" kamu mah yang, bisa aja muji suami mu ini. " ( andra)


" emang kenyataan nya mas, aku bukan memuji. " ( kiara)


" iya.. iya.. ?? sekarang kamu mau apa sayang. " ( andra)


" aku mau boba aja, rasa vanila ya mas. " ( kiara)


" siap sayang, kalau gitu mas tutup ya, biar cepet pulang nya, soal nya takut ke jebak macet. " ( andra)


" iya maa, hati hati ya. " ( kiara)


" iya sayang, assalamu'alaikum.. ?? " ( andra)


" waalaikumsalam.. ?? " ( kiara)


andra pun mengakhiri sambungan tlpn nya, dan kini ia bergegas ke luar, dan berbarengan dengan giandra, yg kebetulan,baru ke luar dari ruangan nya.


" Hai.. ?? ndra. " ( giandra)


" eh gi, baru pulang juga.. ?? " ( andra).


" gue juga sama,apa yg lo rasa kan sekarang,dan gue juga sama membawa kerjaan gue ke rumah,yg benar benar harus selesai besok." ( andra)


mereka pun berjalan ke arah parkiran, dan berpisah, masuk ke dalam mobil masing masing.


andra pun mengendarai mobil nya menuju minimarket, sedikit memakan waktu, karena ia terjebak macet, biasa nya memakan waktu 20 menit, tapi ini hampir memakan waktu satu jam, ia pun sampai ke minimarket, sebelum masuk, andra pun memesan martabak, yg di ingin kan sang istri, selain martabak, ia pun memesan minuman yg di minta sang istri, ia memesan makan kan terlebih dahulu, supaya tidak lama menunggu.


kebetulan yg di butuh kan sang istri, di satu tempat yg sama kalau beda tempat, mungkin akan memakan waktu lama.


andra pu masuk ke dalam minimarket, ia langsung masuk ke lorong yg menyediakan pempes, setelah menemukan apa yg ia cari ia pun langsung mengambil nya, dan menuju kasir untuk membayar nya.


di saat ia mau mengambil pesan nan nya, ia menabrak seseorang.


" aw.. ?? " ( seli).


" ah, maaf saya engga sengaja. " ( andra)


seli pun mendongak kan wajah nya, dan menatap ke arah andra, hati nya begitu bahagia, ternyata dia bertemu dengan pujaan hati nya.


" engga apa apa, tuan.. ?? " ( seli) ia pun berusah berdiri, dan memberes kan barang belanjaan nya.

__ADS_1


" sekali lagi maaf ya . " ( andra) ia menyipit kan mata nya, dan melihat ke arah wajah nya seli.


" engga apa apa, tuan.. ?? " ( seli)


" kamu bukan nya seli ya, asisten nya Gio. " ( andra)


" iya tuan. " ( seli)


" ah, sekali lagi maaf ya sel, kamu engga ada yg luka kan. " ( andra)


" engga ada, tuan. " ( seli)


" syukur lah, kalau kamu engga ada yg luka, sekali lagi maaf ya, soal nya saya buru buru, hingga menabrak kamu. " ( andra)


seli hanya mengangguk kan kepala nua saja sebagai jawab ban.


" kalau begitu saya permisi, karena saya ingin cepet cepet pulang. " ( andra)


" ah, iya tuan silah kan. " ( seli) ia pun mempersilah kan andra, dengan cara menggeser kan tubuh nya.


andra pun meninggal kan seli, dan menuju ke stan makannan dan minuman, yg ia pesan, setelah lengkap ia pun menuju ke arah mobil nya, sambil membawa pesan nan sang istri.


di saat ia akan memaju kan mobil nya ia melihat, seli yg sedang berdiri, seperti menunggu taksi, ia pun berhenti di hadapan seli,dan membuka kaca mobil nya.


" kamu belum pulang. " ( andra)


" belum tuan, karena lagi nunggu taksi. " ( seli)


" emang rumah kamu dimana. " ( andra)


" di jalan b.. "( seli)


" oh, kalau gitu kita searah, gimana kalau kita bareng saja, lagian jalan rumah aku juga ke situ. " ( andra)


jantung seli pun berdegup sangat kencang, ketika mendengar uacapan andra.


" gimana sel, atau kamu mau menunggu taksi. " ( andra)


" ah iya, kalau engga merepot kan saya mau tuan. " ( seli)


" engga sama sekali, merepot kan ko. " ( andra)


seli pun masuk ke jok depan, tapi sayang jok ada barang belanjaan andra.


" eh.. ?? maaf ya, kamu duduk di belakang aja, karena kita bukan muhrim, dan engga baik kalau kita harus bersebelahan, sekali lagi maaf ya. " ( andra ) ada rasa tak enak, tpi ia juga engga mau, terjadi hal hal yg tidak di ingin kan.

__ADS_1


seli pun tersenyum kikuk, ada rasa kecewa tapi dia tidak bisa protes, ke andra, karena ia tidak mau membuat andra ilfil dengan sipat nya, bisa gagal dong, untuk mendapat kan simpati andra.


ia pun masuk ke mobil andra, dan duduk di belakang kemudi, walaupun sempat kecewa, tapi ia senang karena bisa satu mobil dengan pujaan hati nya.


__ADS_2