
adegan 21+
setelah bertemu dengan Vina dan juga giandra, fino memutus kan utuk pulang ke rumah nya, karena kalau ia pergi ke kantor, ia pasti tidak konsen, karena pikiran nya sedang kacau, ia pun memutuskan kan untuk pulang ke rumah nya saja.
di saat ia sampai, ia mengkerut kan kening nya, karena ia heran, ada mobil yg terparkir.
fino pun membuka gerbang, ia turun dari mobil, dan melihat mobil tersebut, tapi tetap saja ia tidak mengenali mobil tersebut.
" mobil siapa ini.. ?? " ( fino) ia menatap dengan detail, mobil tersebut, tapi ia tidak sama sekali mengenal nya.
" atau jangan jangan ini mobil temen sisil.. ?? " ( fino) ia berpikir, mobil tersebut adalah mobil teman sang istri.
fino pun masuk ke dalam, di saat ia masuk ke dalam, ternyata keadaan rumah sangat sepi.
fino pun menuju dapur, dan mencari asisten nya, untuk menanya kan mobil siapa yg terparkir di depan, tapi nihil, ia tidak menemukan sang asisten, ia mencari nya mulai dari dapur, taman belakang, bahkan kamar nya pun, ia tidak menemu kan asisten nya.
ia juga mencari sang istri, kalau itu mobil teman nya, pasti sang istri dan teman nya, berada di ruang tamu, tapi ini engga ada.
fino juga berpikir, engga mungkin, mobil tetangga, ikut parkir di rumah nya.
kini bagai pertanyaan, menghantui nya.
fino pun memutus kan untuk ke kamar nya, ia ingin merebah kan tubuh nya, dari pada memikir kan mobil yg terparkir di depan rumah nya, yg tidak tau siapa pemilik nya,lebih baik ia beristirahat.
di saat ia menaiki tangga ia mendengar suara orang tertawa, ia perlahan melangkah kan kaki nya.
" siapa laki laki itu.. ?? " ( fino) ia pun berbicara sedikit berbisik.
kini ia sudah berada di depan pintu kamar nya, ternyata pintu nya tidak di tutup secara sempurna, ada sedikit celah untuk ia melihat, siapa yg berada di kamar nya, di saat ia melihat ternyata ada seorang laki laki, yg tidak memakai sehelai benang pun, dan bagian bawah nya di tutupi oleh selimut nya, ia juga melihat sang istri, sama percis dengan sang laki laki tersebut, mereka sama sama bugil, fino menghela napas nya, dana tangan nya sedikit terkepal, ia berusaha menahan emosi nya, ia ingin mencari bukti, siapa laki laki tersebut.
__ADS_1
ia pun mengambil handphone nya, yg berada di jas nya, lalu ia memulai merekam nya, siapa tau ada ucapan, untuk pembuktian perselingkuhan antara sang istri dan laki laki tersebut.
" laki laki itu bener bener bodoh sayang, mau mau nya ia tanggung jawab, padahal ia anak aku.. ?? " ( laki laki)
" kalau engga, karena harta nya,dan juga perjanjian bisnis,aku engga meu menikah dengan nya sayang,aku kan cinta sama kamu.. ?? " ( sisil) ia menempel kan kepala nya, di dada laki laki itu.
fino yg mendengar ucapan dari sisil, benar benar marah, tapi ia berusaha untuk menahan nya, bukan karena dia cemburu, tapi ia merasa di bohongi, ia sampai rela, kehilangan cinta nya, demi sisil.
" kamu kuras terus harta laki laki bodoh ini, setelah mendapat kan semua nya, kamu tinggalin dia, dan kita menikah.. ?? " ( laki laki) sambil mengecup pucuk rambut sisil.
" itu pasti sayang, dan kita bisa hidup bahagia dengan anak kita.. ?? " ( sisil) sambil mengerat kan peluk kan nya.
" oh iya sayang, asisten kamu kemana.. ?? " ( laki laki)
" aku suruh dia pergi, selama 5 jam, tinggal aku kasih uang, dan asisten pun pergi, mungkin dia lagi belanja.. ?? " ( sisil)
'' kirain aku, asisten kamu ada, makan nya tumben kamu ngajak ketemuan sama aku, di rumah, biasa nya juga, kita janjian di hotel.. ?? " ( laki laki) kini tangan nya sudah berkeliaran dimana mana, membuat sisil mendesah.
fino yg melihat itu, merasa geram,pantas saja ia mencari asisten nya engga ada, orang sisil yg menyuruh nya pergi lagi lagi, ia berusaha menahan emosi nya, demi mendapat kan sebuah bukti, yg lengkap.
" sayang, kondisi kan tangan nya.. ?? " ( sisil) ia menatap sang kekasih, dengan tatapan sayu.
" emang kenapa sayang, aku suka, kita lakukan sekali lagi ya.. ?? " ( laki laki) dengan tatapan memohon.
" tapi pelan pelan, ya sayang, takut menyakiti anak kita, soal nya usia kehamilan aku, masih usia rentan..?? " ( sisil)
" siap sayang, aku akan berusaha, sepelan mungkin.. ?? " ( laki laki)
sisil pun mengangguk, membuat laki laki tersebut tersenyum senang, di saat mereka akan melakukan nya, ada suara yg bertepuk tangan.
__ADS_1
prok.. prok.. prok..
sisil dan selingkuhan nya pun, melihat ke arah suara, mereka membulat kan mata nya, di saat melihat ke arah fino, wajah mereka menjadi pucat.
" waw.. ?? bagus sekali ya, kalian melakukan nya di kamar ku.. ?? " ( fino) dengan menampilkan kam senyuman meledek.
sisil pun buru buru menutupi tubuh nya, dengan selimut, sedang kan selingkuhan nya, mencari pakaian nya, yg berserakan di lantai.
" ngapain, kalian pakai baju, lanjut kan saja.. ?? " ( fino)
" mas, apa yg kamu lihat, belum tentu kebenaran nya mas, aku di paksa sama laki laki ini, kalau aku engga mau, aku akan di bunuh.. ?? " ( sisil)
sedang kan laki laki itu, di saat mendengat ucapan sisil ia merasa marah, ia mendelik kan mata nya,tapi tidak di gubris oleh sisil.
" di ancam ya, kalau di ancam, kamu engga akan membuat asisten pergi, dan saya melihat kamu dengan sukarela memberi kan tubuh kamu, kepada laki laki beresnsek ini.. ?? " ( fino) ia beralih menatap selingkuhan sisil, dengan tajam, yg kini selingkuhan nya sudah memakai baju lengkap.
" aku terpaksa mas, kalau engga nyawa aku melayang.. ?? " ( sisil) ia mengatup kan tangan nya, dan tatapan memohon nya.
" bener kamu terpaksa.. ?? " ( fino) dengan tatapan menyelidik.
kini selingkuhan sisil pun, di biar kan pergi, awal nya fino ingin sekali menghajar nya, tapi ia berpikjr, ia tidak mungkin melakukan nya, karena ia tidak ingin mengotori tangan nya.
" kalau aku punya bukti, apa kamu masih mau mengelak.. ?? " ( fino) ia pun menunjuk kan rekaman nya, sisil yg melihat rekaman tersebut, kini wajah nya berubah menjadi pucat.
" apa kamu bisa jelas kan.. ?? " ( fino) ia menatap tajam ke arah sisil.
" kamu engga akan bisa menjelas kan, karena ini semua sudah menjadi bukti yg kuat, siap siap saja, kamu di tendang, dan beres kan semua pakain kamu, aku engga mau melihat, barang barang kamu, berserakan di kamar ini.. ?? " ( fino)
" saya, tidak menerima penolak kan, kalau kamu menolak, aku akan menjeblos kan kamu ke penjara, karena kamu telah membohongi saya.. ?? " ( fino)
__ADS_1
sisil pun hanya bisa pasrah, dan tidak bisa berbuat apa apa, karena ia yg salah.
fino pun melihat dari jendela, ia melihat selingkuhan sisil, yg bingung karena, mobil fino menghalangi mobil nya,jadi ia tidak bisa mengeluar kan mobil nya, fino pun tersenyum senang, karena memang halaman rumah nya, hanya muat dua mobil, di situ ada mobil sisil,dan juga selingkuhan nya, jadi tidak memungkinkan untuk parkir di situ, jadi hanya setengah mobil nya, yg masuk, jadi otomatis mobil nya menghalangi mobil selingkuhan sisil.