
kiara pulang ke apartemen nya, dengan hati dongkol, karena sang suami, sama sekali tidak mengejar nya.
kiara pun masuk ke kamar nya, ia langsung tengkurep di atas kasur, sambil menangis.
" ya Allah, sesakit ini kah, rasa nya mencintai tanpa di cintai, siapa perempuan itu, kenapa ia begitu dengan mas andra.. ?? " ( kiara) sambil terisak, ia sampai tertidur, mungkin lelah menangis.
" flasback "
dulu andra dan dira, saling dekat, mereka pasangan kekasih yg, tidak bisa di pisah kan, karena mereka sangat bucin, tapi bukan dira yg bucin melain kan andra, andra sangat mencintai dira, apapun yg dira ingin kan, pasti di penuhi oleh andra.
hingga pada suatu ketika dira, meninggal kan andra, karena ia terpincut dengan lelaki yg lebih kaya dari andra, dan membeli kan dira barang barang mewah, tapi andra tida tahu, kalau dira meninggal kan nya, karena seorang lelaki,dira secara perlahan, menjauhi andra, dan pada akhir nya dira meninggal kan, andra tanpa kabar, orang tua nya andra, tidak tau kalau andra mempunyai ke kasih, karena andra orang nya tertutup, dan andra tidak pernah ke luar malam, bahkan malam minggu pun, andra selalu berada di rumah, jadi anita dan Hendra yakin kalau andra tidak mempunyai kekasih makan nya mereka menjodoh kan nya, dengan kiara.
kini dira kembali, ia tau dari teman teman nya, kalau sekarang andra kaya, jadi ia pun kembali, dan ingin mendapat kam andra kembali.
ia menuju ke apartemen nya, andra dan yg membuka kan nya itu seorang perempuan, ia berpikir kalau itu pembantu nya andra, tidak mendapat kan andra di apartemen nya, dira pun kini akan menuju ke kantor nya, awal nya ia sulit untuk bertemu dengan andra, karena mereka tidak mempunyai janji dengan andra, memaksa pun percumah, ia pun akhir nya menyerah, tapi keberuntungan berpihak kepada nya, ia bertemu dengan andra, di depan lobi, akhir nya andra pun membawa dira ke ruangan nya.
dira menjelas kan kalau diri nya meninggal kan andra, karena di paksa oleh ibu nya, untuk bekerja di luar negri,ia berusaha membuat andra percaya dan iba ke diri nya, dan ia melihat ekspresi andra seperti nya percaya, dira pun mencoba menggoda andra, awal nya andra menolak, tapi lama ke lamaan andra terbawa suasana, dan pada akhir nya kiara yg datang, mengganggu aktivitas mereka.
" flasback "
" enak juga ya ndra, masak kan pembantu kamu.. ?? " ( dira)
lagi lagi dira mengira, kiara pembantu nya.
" ehmptz.. ?? " ( andra)
" ndra, kamu mau kan balikan sama aku.. ?? " ( dira) ia menatap ke arah andra.
" entah lah, aku belum bisa memutus kan.. ?? " ( andra) ia meminum air putih nya, sampai tandas.
" kenapa, belum memutus kan ndra, kamu masih cinta kan sama aku.. ?? " ( dira)
" di bilang, aku belum bisa memutus kan ra, karena aku masih bingung, dengan kamu tiba tiba datang ke sini,.. ?? " ( andra)
__ADS_1
" iya, kan kamu tau alasan aku apa, kalau dulu aku terpaksa meninggal kan kamu, karena aku di paksa sama ibu aku..?? " ( dira)
" tetap aja ra aku butuh waktu, untuk menerima ini semua.. ?? " ( andra)
dira pun menghela napas nya.
" tapi, sampai kapan ndra.. ?? " ( dira).
" entah lah, sekarang aku minta kamu pulang ya, aku masih banyak kerjaan, dan bentar lagi aku mau miting. ?? " ( andra)
" aku tunggu kamu di sini ndra, lagian aku mau pulang kemana, kalau aku pulang ke rumah, ibu aku akan marahin aku.. ?? " ( dira) ia mencari alasan, supaya andra memberi kan ia tempat tinggal, atau engga ia bisa tinggal di apartemen nya andra.
" kamu bisa leman ke ra, tolong jangan mempersulit ke adaan.. ?? " ( andra)
" kalau engga, gini aja aku bisa tinggal di apartemen nya kamu.. ?? " ( dira)
" engga bisa, di sana udah engga ada kamar.. ?? " ( andra) ia mencari alasan.
" tetap aja, engga bisa, takut takut ada mamah aku, jadi aku mohon sama kamu, mengerti posisi aku.. ?? " ( andra)
Dira pun menghela napas nya.
andra pun memberi kan dira, beberapa lembar uang berwarna merah.
" kamu cari kos san.. ?? " ( andra)
" kenapa, engga apartemen ndra.. ?? " ( dira)
" nanti aku cari info dulu, kalau untuk apartemen.. ?? " ( andra)
membuat hati dira senang, ia tersenyum bahagia.
" baik, kalau gitu aku mau cari kos san dekat sini.. ?? " ( dira)
__ADS_1
" ehmptzz.. ?? " ( andra) ia malas menjawab, karena pikiran nya sedang kacau, apalgi ia teringat sang istri.
" iya udah aku pulang ya, kalau misal kan aku udah mendapati kos san, aku kabarin kamu, kamu mampir ya, ke kos san aku.. ?? " ( dira)
" iya, InsyaAllah.. ?? " ( andra)
" iya udah, dah sayang.. ?? " ( dira) ia pun meninggal kan andra, dan sebelum meninggal kan andra, ia mengecup pipi andra.
membuat andra, membulat kan mata nya, karena ia kaget, setelah kelergian dira ia menghela napas nya, dari tadi ia kepikiran dengan sang istri.
pasti kiara, salah paham, ingin rasa nya ia pulang, tapi ia tidak bisa mengambil ke putusan secara sepihak,kalau saja dia engga ada miting penting, ingin rasa nya ia pulang.
walaupun pikiran nya, sedang kacau tapi ia berusaha fropesional, ia menyamping kan masalah nya,kini ia pokus bekerja .
waktu, sudah menunjuk kan pukul 05 sore, kiara terbangun, karena kantung kemih nya sudah penuh, kiara pun menuju ke kamar mandi, setelah plong, kiara pun ke luar dan melihat jam dingding, ternyata sudah pukul 05 , ia pun membulat kan mata nya, dan kini ia pun, kembali masuk ke kamar mandi, untuk mengambil air wudhu.
setelah beres melaksana kan kewajiban nya, ia pun menuju ke dapur, untuk memasak.
" kenapa mas andra, belum pulang ya, biasa nya mas andra pulang pukul 04,ini malah mau magrib mas andra masih belum pulang. ?? " ( kiara) ia bergumam dalam hati.
kiara pun, mengingat ke jadian tadi siang, tak terasa air mata nya jatuh ke pipi nya.
" mungkin, ia sedang bersenang senang dengan wanita itu.. ?? " ( kiara)
" apa, aku masak, kalau aku masak, takut nya mas andra, udah makan .. ?? " ( kiara)
" aku masak, aja buat diri aku sendiri, kalau aku masak banyak, nanti mas andra engga makan, masak kan aku.. ?? " ( kiara) ucap nya lirih.
akhir nya kiara pun memutus kan masak, buat diri sendiri.
kiara memasak, sambil memikir kan ke hidupan nya, ke depan seperti apa.
apa rumah tangga nya akan utuh, malah akan berhenti, apa dia sanggup untuk melihat andra dengan wanita lain, karena rasa sayang nya dan terlalu mencintai andra, ia harus bertahan, walaupun sakit, tapi entah sampai kapan.
__ADS_1