Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 244


__ADS_3

" gini aja pa Hendra,anda tidak perlu memutus kan sekarang, saya kasih waktu 2 atu 3 hari, untuk memutus kan nya, ingat pa Hendra, ini penawaran yg sangat bagus, karena saya engga akan melakukan ini, kalau bukan permintaan anak kesayangan saya.. ?? " ( klayen)


Hendra hanya mengangguk kan kepala nya saja, karena posisi nya bingung, harus memutus kan seperti apa, antara kebahagiaan anak nya, atau diri nya.


" kalau begitu saya permisi duluan, soal nya ini udah malam, kasian anak saya sudah mengantuk.. ?? " ( klayen)


" ah.. ?? iya tuan, silah kan.. ?? " ( Hendra)


Hendra dan anita pun berdiri, mereka pun berjabat tangan, setelah klayen dan anak nya pergi, Hendra dan anita pun duduk di kursi.


" mas, apa kamu mau, menerima tawaran nya.. ?? " ( anita) ia menatap intens ke arah sang suami.


" entah lah sayang, mas bingung.. ?? " ( Hendra)


" kalau kamu sampai menerima tawaran dari klayen itu, kamu tega mas.. ?? " ( anita)


" tega bagaimana sayang, itu perusahaan kan bagus, dari dulu aku ingin bekerja sama dengan perusahaan tersebut, sekarang dengan mudah nya perushaan tersebut, mau di beri kan kepada andra, itu peluang bagus sayang, kamu harus mendukung aku, dan mewujud kan nya sayang,gimana.. ?? " ( Hendra) dengan tatapan memohon.


anita terdiam, ia kaget dengan permintaan sang suami, yg rela mengorban kan ke bahagiaan sang anak, hanya untuk obsesi nya, benar benar keterlaluan.


" sayang ko engga jawab, lagian kan kalau andra engga cinta sama istri nya, kalau sudah menikah,mereka akan sering bersama, dan akan tumbuh benih benih cinta.. ?? " ( Hendra)


anita kembali menatap sang suami, ia pun beranjak dan pergi meninggal kan, sang suami, ia tak percaya atas ucapan sang suami,apalagi menantu nya itu, anak sahabat nya, anita benaran benar engga habis pikir atas ucapan sang suami.


" sayang, tunggu mau kemana kamu.. ?? " ( Hendra)


ia beranjak, dan mengejar sang istri, yg sudah terlebih dahulu ke luar, untung saja, makan nanti sudah di bayar oleh klayen nya.


di saat anita ke luar, ia langsung menyetop taksi, ia langsung masuk, tanpa menghirau kan sang suami, yg terus memanggil nya.


ah..


Hendra menjawab nya, dan ia pun segera menuju ke mobil nya, untuk mengejar sang istri, tapi nyata nya, taksi yg sedang di tumapngi oleh sang istri, sudah tak terlihat.


Hendra pun memukul setir nya, dengan keras.


ia pun segera memaju kan mobil nya ke arah rumah, karena ia tahu sang istri pasti pulang ke rumah nya.

__ADS_1


tapi amat di sayang, anita tidak pulang ke rumah nya, ia langsung ke rumah sang anak andra, tidak menunggu waktu lama anita pun sudah ke rumah sang anak, tapi bukan rumah sang anak, melain kan rumah besan nya.


ia pun turun dari taksi nya, dan melihat di sana ada mobil giandra, berarti di sana, masih pada mengumpul.


awal nya ia urung kan untuk masuk, tapi ia takut Hendra akan terlebih dahulu, memberi tahu sang anak, sebelum masuk anita pun menghela napas nya, ia pun masuk, dan ternyata pintu nya tidak tertutup.


" assalamu'alaikum.. ?? " ( anita) ia pun masuk ke rumah fitri.


" waalaikumsalam.. ?? " jawab semua yg ada di sana, mereka pun menoleh ke arah sumber suara.


" kamu, telat nit, baru aja selesai, semua nya habis,di habisin sama bumil.. ?? " ( fitri)


" engga apa apa, aku senang ternyata mantu ku yang cantik ini, benar benar ngidam.. ?? " ( anita) sambil menampil kan senyuman nya.


mereka pun bersalaman, dan cipika cipiki.


" gimana ke adaan cucu mamah sayang.. ?? " ( anita) sambil mengusap perut sang menantu.


" allhamdulilah mah, dia baik.. ?? " ( kiara) sambil menampilkan kan senyuman nya, yg begitu tulus.


membuat hati anita, tertusuk, kalau sampai benar sang suami melakukan ide nya itu, ia tidak akan tega melihat, ke sedihan yg akan di tampil kan oleh mantu nya.


" mamah kenapa menangis.. ?? " ( kiara) dengan tatapan khawatir.


" mamah cuman bahagia sayang, karena bentar lagi mamah akan mendapat kan cucu.. ?? " ( anita) ia berusaha mengalihkan kan pikiran nya, dan sedikit berbohong.


" mamah menangis bahagia.. ?? " ( anita) ia menangkup pipi sang menantu nya.


kiara pun mengangguk kan kepala nya, sebagai jawab ban nya,ia percaya itu.


tapi tidak dengan andra, ia tahu sang ibu, sedang tidak baik baik aja, ia pun ingin menanya kan itu semua, setelah acara ini selesai.


" kita pamit aja ya, soal nya ini sudah malam.. ?? " ( silvi)


" engga akan nginap.. ?? " ( fitri)


" engga, aku mau pulang aja, lagian suami aku juga, barusan menghubungi aku, kata nya ia sekarang lagi di perjalan nan pulang.. ?? " ( silvi)

__ADS_1


fitri pun mengangguk sebagai jawab ban nya.


" kalian mau menginap, atau mau pulang.. ?? " ( fitri) ia menatap ke arah, sang anak dan menantu nya.


" kalau mau nginap di sini, engga apa apa, mamah tinggal menghubungi papah kamu.. ?? " ( silvi)


" engga apa apa mah.. ?? " ( giandra) dengan tatapan engga enak.


" engga apa apa nak, mamah mau menghubungi dulu papah, kebetulan papah barusan ngabarin, sudah deket daerah ini.. ?? " ( silvi) ia pun menghubungi suami nya, dan benar saja sang suami sedang berada di depan komplek, ia pun langsung membantinh setir, masuk ke perumahan.


tak menunggu lama, angga sudah berada di depan, bukan nya ia tidak sopan , tidak mampir ke rumah dulu, ia sudah lelah, dan ingin segera beristirahat, mereka semua pun mengerti, silvi pun pamit untuk pulang.


setelah ke pergian silvi, andra dan Vina pun pamit ke kamar.


" fit, kalau kamu mau istirahat stirahat aja, aku ke sini mau bertemu dengan andra, aku ingin berbicara dengan andra..? ? " ( anita)


" tapi benar fit, engga apa apa aku tinggal.. ?? " ( fitri) dengan tatapan tak enak.


" iya, aku engga apa apa fit, kaya yg ke siapa aja.. ?? " ( anita) sambil menampil kan senyuman nya .


" iya udah, kalau gitu aku istirahat dulu ya.. ?? " ( fitri) ia pun beranjak,dengan sang suami meninggal kan anita.


anita pun menatap ke arah kiara.


" nak, kamu istirahat duluan ya, engga baik untuk ibu hamil kalau tidur malam malam.. ?? " ( anita) ia menatap kiara, dengan sangat lembut.


" mamah pinjam sebentar ya, suami kamu.. ?? " ( anita)


anita ha ya mengangguk kan kepala nya saja, dan menuju ke kamar nya, kini tinggal lah anita bersama sang anak.


" mah, ada apa.. ?? " ( andra) langsung tutup poin, dan melihat wajah sang mamah yg, penuh dengan penasaran.


anita pun menghela napas nya, ia pun akhir nya menceritakan, rencana sang klayen bersama papah nya, tanpa ada yg di tutup tutup pi.


" apa kamu menerima nya sayang.. ?? " ( anita)


" aku bingung mah, soal nya aku juga ingin perusahaan itu mah, ini peluang emas mah, dengan mudah nya, aku bisa mendapat kan itu semua.. ?? " ( andra)

__ADS_1


anita membulat kan mata nya, atas jawab ban sang anak,ia benar benar tak percaya.


__ADS_2