Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 256


__ADS_3

waktu sudah menunjuk kan pukul 12 siang, giandra menghela napas nya, awal nya berat, tapi ia harus menghadapi ini semua.


" semangat giandra, kamu harus bisa menerima, apa pun ke putusan dari Vina.. ?? " ( giandra) ia menyemangati diri nya.


giandra pu beranjak dari kursi nya, dan menuju ke luar, di saat giandra alan ke luar, ia berpapasan dengan andra.


" kamu, mau berangkat gi.. ?? " ( andra)


" iya ndra, doa kan saja ya, mudah mudah han Vina menolak nya.. ?? " ( giandra)


" gue berharap begitu, tapi kalau Vina menerima nya. " ( andra)


" gue, ikhlas untuk melepas kan nya ndra, dan lo udah mengurys berkas nya kan ndra, " ( giandra) ia menatap ke arah andra.


" udah beres gi, lo tinggal berangkat.. ?? " ( andra)


" ok ndra, thank ya.. ?? " ( giandra) sambil emnepuk bahu andra.


" iya udah, kita ke bawah nya, bareng bareng.. ?? " ( andra).


giandra hanya mengangguk kan kepala nya, dan mereka pun menuju ke parkiran.


" apa pun ake putusan Vina, kamu harus ikhlas giandra..?? " ( andra)


" aku, akan menguat kan mental aku ndra. " ( giandra).


" semangat.. ?? " ( andra) ia mengacung kan lengan nya ke atas, tanda memberi kan selamat.


" iya udah gue pergi dulu ya, assalamu'alaikum.. ?? " ( giandra)


mereka pun melaju kan mobil nya, dengan tujuan masing masing.


tak membutub kan waktu lama, kini giandra pun sudah sampai ke restoran, tempat Vina, dan mamah fino berjanjian.

__ADS_1


giandra sudah sampai ke cafe tersebut, sebelum ke luar, ia menghela napas nya.


ia pun ke luar dari mobil, dan masuk ke cafe, ia pun melihat sekeliling ternyta di sana sudah ada sang istri, fino, dan mamah nya.


giandra pun duduk di samping tempat sang istri duduk, jadi sedikit terdengar, pembicaraan mereka.


giandra pun duduk.


" langsung ke inti saja ya nak, gimana apa kamu mau menerima fino lagi.. ?? ''( mamah fino)


Vina terdiam, karena ia benar benar bingung, harus berbicara apa, memang dia masih cinta sama fino, tapi ia juga sudah nyaman dengan sang suami.


" vin, aku tau kamu masih cinta sama aku, begitu pun sebalik nya, ayo kita jalin kembali cinta kita, masalah kamu udah menikah, kamu bisa cerai dengan dia, aku akan nunggu masa udah kamu vin.. ?? " ( fino) ia menatap ke arah Vina, dengan penuh harap.


" gimana vin, kamu kan tau kalau aku ini, di jebak oleh wanita sialan itu, aku terpaksa menikahi nya, karena harus bertanggung jawab, atas anak yg di kandung nya, ternyata anak yg di kandung nya bukan anak aku.. ?? " ( fino) ia berusaha meyakin kan Vina.


" tapi kemu kenapa, engga bisa menahan hasrat kamu no .. ?? " ( vina) ia berani membuka suara, dan menatap fino.


" aku, laki laki normal vin, aku engga mau merusak kamu, makan nya aku engga berani menyentuh kamu, aku akan jaga kamu sampai kita halal, aku engga mau merusak kamu, lagian aku setiap main dengan wanita selalu pake pengaman. " ( fino)


" aku belum sukses vin, sekarang aku kan lagi merintis usaha aku. " ( fino)


" sedikit sedikit perusahaan aku mengembang, makan nya sekarang aku berani mengajak kamu nikah vin, aku akan jamin ke hidup pan kamu, aku tau sekarang kamu menderita kan, dengan giandra, apa lagi masalah ke jangan, berapa sih gajih asisten, pati sekarang kamu tinggal di apartemen kecil. " ( fino) dengan senyum meremeh kan.


" kalau, kamu nikah sama aku, aku akan memberi kan semua nya, sama kamu vin, bahkan rumah pun, aku akan ku beri kan, kita mencari rumah dekat dengan orang tua kamu , di sana kan rumah nya tergolong elit dan mahal, pasti aku akan membeli kan rumah di sana. " ( fino)


giandra yg mendengar penuturan, fino merasa marah dan kesal, ingin rasa nya giandra, memukul mulut fino, tapi ia tahan.


" kamu tau kan, sifat aku seperti apa, aku orang nya sederhana, justru aku lebih memilih suami yg mau bekerja keras, dan aku mendampingi nya dari o, dari pada mengandal kan punya orang tua, tinggal menerus kan. " ( Vina)


" iya kan, untuk mengembang kan nya, susah vin, butuh perjuangan. " ( fino)


Vina menghela napas, sangat panjang.

__ADS_1


" jadi gimana nak, apa kamu mau balik kan lagi, dengan fino." ( mamah fino) ia menengahi perdebatan, antara fino dan Vina.


" jujur tan, aku masih cinta sama fino, aku juga mau balik kan sama fino..?? " ( Vina)


degh


bak di hantam batu besar, hati giandra begitu perih, tl tanpa banyak kata ia langsung meninggal kan cafe tersebut, tanpa mendengar penjelasan lebih lanjut.


sebelum pergi, giandra pun meninggal kan uang, untuk membayar minum mana nya.


giandra sudah berada di mobil nya, air mata nya dari tadi mengalir, ke pipi nyanya, giandra yg tegas, dan di segani oleh semua orang, kini tidak ada, hati nya begitu rapuh dan terpuruk.


giandra pun melaju kan mobil nya ke arah rumah nya, untuk mengambil semua baju nya.


hanya memakan waktu 20 menit, akhir nya giandra pun sampai ke rumah yg ia tempati, tapi mulai sekarang tempat itu bukan lagi tempat nya, melain kan untuk istri nya.


giandra pun masuk ke dalam rumah nya.


" tuan, tumben sudah pulang, nyonya sedang ke luar tuan.. ?? " ( bibi)


giandra tanpa banyak kata, ia langsung menuju ke atas, bibi yg melihat sikap giandra yg sedang tidak baik baik saja, karena biasa nya, sang majik kan selalu ramah, pada nya.


bibi hanya mengedik kan bahu nya, dan ia pun kembali menutup pintu, dan menuju ke belakang.


sedang kan giandra, ia mencari koper nya, dan memasuk kan semua pakaian nya,dan yg lain nya, hanya dua koper, yg satu koper kecil dan yg satu koper besar.


untung saja baju giandra, tidak terlalu banyak.


lagi lagi giandra, harus menahan sesak, ia melihat sekeliling kamar tersebut yg baru 2 bulan, ia tempati, begitu banyak kenangan di kamar tersebut.


giandra pun menuju ke bawah, sambil menyeret koper nya, mungkin bibi masih di belakang, tanpa banyak kata giandra pun menyimpan koper nya ke bagasi mobil, setelah rapih ia pun masuk ke dalam mobil, dan giandra pun menghubungi andra, kalau dia memutus kan untuk pergi ke Surabaya.


sebelum pergi ke Surabaya, ia mengambil berkas berkas yg akan di bawa ke sana, ia pergi ke kantor dulu.

__ADS_1


sambil berpamitan ke pada andra, dan merahasia kan ke pergian nya, giandra akan mengambil jalur darat, ia ingin menikmati selama perjalan nan.


__ADS_2