
kini hari yg di tunggu tunggu pun datang.
giandra sedang berada di kamar nya, sudah memakai setelan jas nya, ia sedang bercermin, melihat penampilan nya yg sudah rapih, di saat ia sebuah bercermin, fitri pun masuk, dengan sang adik kiara.
" sudah bang, abang ganteng ko.. ? " ( kiara) ia sudah berada di belakang sang kaka sambil tersenyum.
" iya abang tau, kalau abang ganteng,?? " ( giandra ) sambil membalik kan tubuh nya ke arah kiara dan juga sang mamah.
" bang.. ?? " ( kiara) langsung memeluk giandra.
giandra pun, membalas peluk kan kiara.
" bang, bentar lagi abang akan menjadi kepala keluarga, apa abang akan mengurangi kasih sayang abang terhadap aku. ?? " ( kiara) dengan tatapan mata yg berkaca kaca.
" iya engga lah ra, walaupun abang sudah menikah, tapi kasih sayang abang terhadap kamu, engga akan berkurang, ingat itu.. ?"( giandra ) sambil mencolek hidung kiara.
" bener ya bang.. ?? " ( kiara) dengan tatapan berbinar.
" iya ra, abang janji.. ?? " ( giandra) smbil tersenyum.
kiara pun mereray peluk kan nya, kini giliran fitri yg memeluk giandra.
" jadi lah suami yg bertanggung jawab ya nak, jangan pernah kamu sakiti istri kamu, apalagi main tangan, kalau sampai mamah melakukan itu semua, sama aja kamu menyakiti mamah.. ?? " ( fitri)
" iya mah, aku janji lagian aku engga akan mungkin menyakiti dia mah,karena aku sama vina, butuh proses dan pengorbanan aku, untuk mendapat kan vina, begitu berat dan juga banyak rintangan nya mah.. ?? " ( giandra ) ia mengusap punggung sang mamah.
" bagus nak,apa yg kamu ucap kan harus bisa di tepati ya nak.. ?? " ( fitri)
" siap mah, aku akan melakukan apa pun untuk kebahagian vina.. ?? " ( giandra)
" iya udah sekarang kita ke bawah ya, penghulu sudah nungguin kamu.. ?? " ( fitri).
giandra pun mengangguk dan mereka menuju ke bawah.
kini giandra pun sudah berhadapan dengan sang para saksi penghuliu dan juga calon mertua, yg bentar lagi yg akan menjadi mertua nya setelah ia melaksana kan ijab kabul.
" bagaimana, para saksi sah.. sah.. ?? " ( penghulu)
" sah..?? " ( saksi) mereka berkata samabil mengangguk kan kepala nya.
" allhamdulilah.. ?? " ( giandra)
pak penghulu pun melontar kan doa doa, yang di amin kan, oleh semua orang yg berada di sana.
kini, vina pun turun dari tangga, dan di dampingi oleh silvi di samping nya, giandra yang melihat wajah vina, begitu cantik.
" sudah jangan di liat terus bang, kaka vina engga akan kemana mana ko bang.. ?? " ( kiara) dengan setengah berbisik.
giandra hanya melirik sekilas.
kini vina sudah duduk di samping giandra,setelah itu vina dan giandra menandatangani berkas berkas, dan melanjut kan penyerahan mas kawin.
setelah melakukan serangkai acara kini acara selanjutnya nya, yaitu resepsi yg akan di ada kan, malam.
__ADS_1
kini giandra dan vina sedang berada di kamar.
" kamu cantik banget sih sayang. ?? " ( giandra) ia memeluk vina dari belakang.
" mas lepas, geli.. ?? " ( vina) ia berusaha mereray pelukan nya, karena kini kepala giandra sedang berada di bahu vina.
" sebentar sayang, mas merasa nyaman berada di posisi ini.. ?? " ( giandra) sambil mengecup tengkuk vina.
" iya tapi jangan mengecup ngecup gini mas, geli tau.. ?? " ( vina ) ia berucap lirih.
" iya deh, sekarang engga boleh, kalau nanti boleh yah.. ?? " ( giandra) ia membalik kan tubuh vina, dan menghadap ke diri nya tidak lupa giandra menaik turun kan alis nya.
vina hanya menunduk kan kepala nya, karena ia malu dengan ucapan giandra.
giandra pun memegang dagu vina, dan ia angkat sedikit, supaya menatap ke arah nya.
" kenapa kamu menunduk gitu.. ?? " ( giandra)
" maaf kan aku mas, di malam pertama kita, aku engga bisa memberi kan kamu mahkota aku, maaf mas, aku engga bisa menjaga nya.. ?? " ( vina)
giandra pun menutup bibir vina , dengan telunjuk nya.
" aku nerima kamu apa ada nya, jadi engga usah bilang kaya gitu ya.. ?? " ( giandra)
" tapi mas,.. ?? " ( vina)
" sudah ya jangan bahas itu lagi.. ?? " ( giandra)
vina pun mengangguk dan memeluk giandra.
" iya sayang, udah ya jangan nangis nangis lagi, sekarang kamu bersih bersih dulu ya.. ?? " ( giandra) ia mengecup kening vina.
vina pun mengangguk kan kepala nya, dan ia pun menuju ke kamar mandi untuk membersihkan kan tubuh nya.
giandra pun duduk di sofa, baru saja mendarat kan pinggul nya , ada suara orang yg mengetuk pintu.
tok.. tok.. tok..
" masuk.. ?? " ( giandra) sedikit berteriak.
MUA pun masuk, dan menuju ke kamar giandra.
" maaf tuan, nona vina nya mana.. ?? " ( MUA )
" lagi di kamar mandi.. ?? " ( giandra)
" tunggu saja, mungkin bentar lagi juga masuk.. ?? " ( giandra)
MUA pun masuk dan duduk di sofa.
tak berselang lama vina ke luar dari kamar mandi.
" sudah mandi nya, sayang.. ?? " ( giandra)
__ADS_1
" sudah mas .. ?? " ( vina) sambil menampilkan kan senyuman nya.
giandra pun tersenyum, dan menyuruh vina untuk di meja rias, karena sang MUA sudah menunggu nya.
" aku ke luar dulu ya sayang.. ?? " ( giandra)
vina pun hanya menjawab dengan angguk kan saja.
giandra pun keluar dari kamar nya, ia menuju balkon, ia duduk di sana, tak berselang lama andra pun datang menemui nya.
" gi.. ?? " ( andra) ia menepuk bahu giandra.
" eh, ndra.. ?? " ( giandra)
" ngapain kamu melamun.. ?? " ( andra).
" engga melamun, cuman lagi nenangin.. ?? " ( giandra)
" gue tau masalah lo,gue harap lo bisa, Terima dengan lapang dada.. ?? " ( andra).
" dan keputusan lo itu, sangat mulia gi, gue bangga sama lo.. ?? " ( andra)ia menepuk bahu giandra.
" iya, gue ngelakuin ini semua karena gue cinta sama vina, lo tau kan, pengorbanan gue untuk mendapat kan vina bagaimana.. ?? " ( giandra)
" iya gue tau, lo harus melewati tikungan curam, jurang yg sangat dalam, dan tanjakan . " ( andra) sambil tertawa.
" sialan lo.. ?? " ( giandra) ia memukul bahu giandra.
" ha. ha.. ha.. ?? " ( andra) tertawa terbahak bahak.
" gue berdoa, semoga pernikahan lo, samawa ya, hanya maut yg memisah kan kalian.. ?? " ( andra)
" amin, makasih atas doa nya. ?? " ( giandra)
" semoga lo cepet cepet dapat momongan.. ?? " ( andra)
" amin, lo juga ya, biar nanti anak kita, engga beda jauh.. ?? " ( giandra)
" ok, gue juga ingin cepet cepet punya anak, biar ada teman di rumah dan suasana rumah akan lebih ramai ..?! " ( andra)
" seru ya, kalau punya anak, pulang kerja ada obat lelah nya, selain istri.. ?? " ( giandra)
" ah.. ?? dasar lo, udah berhayal aja.. ?? " ( andra)
" bikin aja belum, udah berhayal aja.. ?? " ( andra)
" biarin, ingat ya, ucapan adalah doa.. ?? " ( giandra)
"lagian kita kan ngobrol nya juga, yg baik baik untuk kehidupan kita.. ?? " ( giandra)
" iya, juga ya. ?? " ( andra) .
" iya udah ah, gue ke kamar dulu mau persiapan untuk resepsi. " ( giandra) sambil beranjak dari kursi.
__ADS_1
sedang kan andra hanya mengangguk kan kepalanya saja, sebagai jawaban nya.