
andra dan kiara, kini mereka sedang berada di kafe, mereka sedang menikmati makan siang, dan menghabis kan waktu berdua.
di saat mereka sedang asyik makan ternyata ada pengganggu, siapa lagi kalau bukan si dira, ulat bulu itu.
" hay ndra, memang jodoh ya, kemana kamu pergi, kita selalu di pertemu kan. "( dira) dengan nada centil nya, bukan itu aja, ia pun duduk di samping andra.
andra dan kiara, tidak mempeduli kan, ucapan dira, ia masih asyik dengan acara makan nya.
" sayang, coba ini, enak tau. " ( andra) sambil menyodor kan sendok, yg berisi makan nan nya.
kiara pun menatap sang suami nya, dan memakan makan nan nya, yg di beri oleh sang suami.
" iya mas, ini enak. " ( kiara) sambil mengunyah makan nan nya.
" mau lagi sayang.. ?? " ( andra)
" engga mas, ini aku kan lagi makan, nanti engga habis, makan nan aku.. ?? " ( kiara) sambil menunjuk kan makan nan nya.
" iya engga apa apa sayang, kamu kan harus banyak makan, biar anak kita sehat. " ( andra)
" iya, kalau aku gendut gimana.. ?? " ( kiara)
" biarin, kalau kamu gendut, aku tetap cinta, aku engga akan pernah berpaling dari kamu sayang, kamu gendut kan, karena ulah aku juga. " ( andra) sambil mengedip kan mata nya.
" dasar kamu mas.. ?? " ( kiara)
" hey.. ?? kalian engga menganggap aku di sini.. ?? " ( dira) ia sedikit menaik kan nada suara nya, karena ia kesal, diri nya tidak di anggap oleh andra dan kiara, mereka benar benar tak menganggap diri nya.
kiara dan andra pun menoleh ke arah, dira.
" maaf, kirain kita, engga ada orang, soal nya kita di sini engga mengundang orang lain, kita di sini, mau makan berdua. " ( kiara)
" tapi bukti nya aku di sini. " ( dira) dengan nada judes nya.
__ADS_1
" iya berarti, kamu engga tau diri, duduk di sini, apa kamu buta, kalau di sini ada orang. " ( kiara) dengan nada ketus nya, dan ia pun sambil memegang perut nya,sambil berkata mit amit, dalam hati nya.
" aku cuman mau menyapa jodoh ku, emang engga boleh. " ( dira)
" apa kamu bilang, jodoh.. ?? " ( kiara) dengan tatapan sinis.
" iya.. ?? " ( dira) kini ia memegang tangan andra, tapi andra buru buru menepis nya.
" waw.. ?? kamu engga lihat, kalau laki laki yg kamu sebut jodoh itu, sudah mempunyai istri, apalagi kalau istri nya, sedang mengandung anak nya. " ( kiara)
" iya,tapi aku tau, andra hanya menganggap kamu pelampiasan, karena ia kesal dengan aku, yg meninggal kan nya, sekarang aku kembali, makan nya siap siap kamu, akan di tendang oleh andra. " ( dira) dengan tatapan sinis.
" waw.. ?? bukan nya ke balik ya, kalau memang aku akan di tendang dari dulu aja, semenjak kamu datang ke ke hidupan andra, tapi dari sekarang, aku masih aman, malah andra makin lengket tuh, sama aku. " ( kiara) dengan kembali menatap tajam ke arah dira.
" iya kan belum, pasti lambat laun, andra akan menyadari kalau dia akan mencari cinta nya, yaitu aku. " ( dira)
" jadi orang jangan ke pdan ya, coba sekarang kamu tanya aja, ke pada orang nya. " ( kiara) ia menatap sang suami, yg dari tadi hanya diam, dan memperhatikan diri nya, dan dira.
" mas,gimana, kamu mau memilih siapa. " ( kiara) ia menatap ke arah sang suami, dengan harap harap cemas, karena ia takut kalau andra memilih dira.
andra pun menghela napas nya, dan menatap ke arah kiara, dan bergantian ke arah dira.
" mas mau memilih cinta mas. " ( andra)
kiara menatap ke arah andra, dengan tatapan kecewa, ia tau jawab ban sang suami, kalau andra lebih memilih dira, ke timbang diri nya, karena yg ia tau, kalau andra cinta ke dira.
sedang kan dira tersenyum senang, atas jawab ban dari andra, ia tau kalau andra bakal memilih diri nya.
" kamu dengar, kalau andra itu bakal memilih aku, seperti yg tadi aku ucap kan, kalau andra itu hanya menganggap kamu, pelampiasan saja, setelah aku kembali, kamu kan di buang bak sampah.. ?? " ( dira) dengan tatapan sinis nya, dan tersenyum senang.
" ngapain kamu, masih di sini, sekarang kamu pergi, tinggal kan kami berdua. " ( dira)
ia pun mengalih kan tatapan nya, ke arah andra, ia bergelayut manja.
__ADS_1
" aku tau , kamu pasti akan memilih aku, karena cinta kamu itu hanya untuk aku.. ?? " ( dira) tersenyum senang.
di saat kiara akan pergi, meninggal kan andra dan dira, tangan nya di tahan oleh andra.
" kamu, mau kemana sayang.. ?? " ( andra)
" lepas mas, bukan nya kamu memilih dia, iya udah lebih baik, aku yg meninggal kan kamu, dan membawa anak ini. " ( kiara) sambil terisak, air mata nya yg tadi ia tahan, sudah tak bisa ia tahan.
" kata siapa, aku memilih dia, sekarang kamu duduk sayang., jangan berdiri gitu, kasian anak kita sayang. " ( andra) ia berusaha menepis tangan dira, dengan kasar.
sehingga membuat dira hampir terjatuh.
" ndra, ko kamu begitu, untung aja aku engga jatuh, biar kan aja dia pergi, bukan nya kamu udah memilih aku.. ?? " ( dira) ia sambil membenarkan kan duduk nya.
" kaya siapa, aku memilih kamu. ?? " ( andra) ia pun menuntun kiara untuk duduk di kursi nya.
" bukan nya, tadi kamu bilang, kalau kamu memilih cinta nya kamu, kan cinta nya kamu itu aku.. ?? " ( dira)
andra menatap sinis ke arah dira.
" dengan baik baik, pasang telinga kamu, aku memilih cinta aku, emang kamu berasa kalau kamu ini cinta aku. " ( andra) ia menatap intens ke arah dira.
" iya, aku berasa kalau kamu, itu cinta sama aku, terlihat dari tatapan kamu.. ?? " ( dira)
" jangan ngada ngada kamu ra, dulu iya aku cinta sama kamu, tapi sekarang rasa cinta aku ke kamu, sudah engga ada, semenjak kamu meninggal kan aku, dan kini cinta aku hanya untuk istri dan anak aku. " ( andra) sedikit menekan kata cinta,ke pada sang istri dan anak nya.
" kamu bohong ndra. " ( dira)
" aku engga bohong, buat apa aku bohong, kalau aku memilih kamu, aku pasti meninggal kan istri aku, dan memilih hidup bersama kamu, tapi ini bukti nya, aku masih bersama dengan istri aku, jadi stop kamu mengganggu ke hidupan aku, karena aku ingin bahagia bersama istri aku. " ( andra)
" sekali lagi kamu mengganggu rumah tangga aku, aku engga akan segan segan menghancur kan hidup kamu. " ( andra) dengan tegas.
tanpa banyak kata, dira pun meninggal kan andra dan kiara, ia tidak memiliki muka untuk berdiam di situ, apa lagi mereka jadi tonton nan pengunjung lain nya.
__ADS_1