
" hay, ndra maaf ya, membuat kamu menunggu. ?? " ( cinta) dengan nada genit nya, tapi andra tak merespon sama sekali.
cinta pun duduk di sofa, tadi nya ia ingin duduk di sebelah andra, tapi sayang andra malah duduk di sofa tinggal, jadi engga mungkin ia duduk berdesak desak kan dengan andra .
di saat cinta akan angkat bicara, papah cinta datang, karena ke betulan ini sudah waktu nya, jam makan malam, awal nya papah cinta akan menuju meja makan, tapi ia menoleh ke arah, ruang tamu, ternyata ada andra,karena posisi andra duduk, menghadap arah meja makan.
" wah.. wah.. ?? ternyata ada tamu.. ?? " ( papah cinta) sambil tersenyum, dan kini ia berjabat tangan dengan papah cinta.
andra pun menampil kan senyuman.
" ada apa gerangan, nak andra main ke sini.. ?? " ( papah cinta) sambil menatap wajah andra.
" saya lagi ada perlu sama cinta tuan, kirain engga ada tuan, biar sekalian aja, saya mau mengutara kan sesuatu.. ?? " ( andra) sambil tersenyum.
cinta langsung menampil kan senyuman, ia sangat yakin kalau andra mau melamar diri nya, dan meminta restu kepada sang papah, papah cinta pun satu pemikiran dengan sang anak, ia pun menampil kan senyuman.
" engga usah panggil tuan, biar lebih akrab panggil aja papah, sama seperti cinta, karena bentar lagi kan kamu mau jadi mantu saya.. ?? " ( papah cinta) dengan lantang nya, ia berucap.
andra mengkerut kan kening nya, ia bingung dengan ucapan papah cinta.
" maksud nya, apa coba.. ?? " ( andra) ia bergumam dalam hati.
" nak andra ko malah melamun, nak andra ingin mengucap kan apa, kata nya barusan ada yg mau di sampai kan.. ?? " ( papah cinta)
" ah.. ?? iya saya, sampai lupa dengan niatan saya ke sini.. ?? " ( andra)
" rilek aja nak andra, jangan gugup gitu.. ?? " ( papah cinta)
andra hanya menampil kan senyuman nya..
" aku pasti Terima ko mas, dan aku mau jadi istri kamu.. ?? " ( cinta) kini ia yg buka suara.
__ADS_1
" maksud kamu apa.. ?? " ( andra) masih belum mengerti, dengan ucapan cinta.
" maksud aku, kamu ke sini mau melamar aku,kan.. ?? " ( cinta)
andra pun tersenyum, dan tersadar, maksud ucapan cinta dan papah nya.
" iya kan nak andra, kamu ke sini mau melamar anak saya, kalau engga mau melamar anak saya, ngapain nak andra main ke rumah saya kalau engga ada maksud tertentu.. ?? " ( papah cinta)
" iya emang saya mau ke sini, karena saya ada maksud tertentu, dan ada yg mau bicara kan, tapi saya ke sini untuk bukan untuk melamar cinta, tapi ada urusan lain.. ?? " ( andra)
" urusan lain apa nak andra.. ?? " ( papah cinta) dengan tatapan heran.
" iya ndra, urusan apa.. ?? " ( cinta)
di saat cinta dan papah nya, sedang bertanya tanya,dengan tujuan andra datang ke rumah nya, tiba tiba ada suara langkah kaki, otomatis yg berada di ruang tamu pun langsung melihat ke arah, suara langkah kaki, dan menampil kan ekspresi yg berbeda beda.
andra, dengan menampil kan senyuman nya, papah cinta menampil kan wajah bingung, berbeda dengan cinta, ia berubah menjadi tegang, senyuman yg tadi ia tampil kan, kini berganti dengan perasaan was was, karena ia melihat, kenapa giandra bersama dengan pelayan itu.
" ini maksud nya apa, saya engga ngerti, terus ini siapa, yg kamu bawa nak giandra.. ?? " ( papah cinta) dengan tatapan penasaran.
" ini engga di persilahkan kan duduk dulu tuan.. ?? " ( giandra)
" ah, sampai lupa, silah kan duduk.. ?? " ( papah cinta) sambil tangan nya menunjuk sofa.
sedang kan cinta, wajah nya kini menjadi pucat pasi, karena melihat ada pelayan, yg ia suruh untuk memasuk kan obat perangsang ke minuman andra .
" begini aja tuan, tuan penasaran apa yg saya akan bicara kan, biar sekretaris saya saja, yg memberitahu, maksud dari kedatangan saya.. ?? " ( andra) sambil tersenyum.
" silah kan gi, untuk menjelas kan, tujuan kita ke sini.. ?? " ( andra)
" baik ndra.. ?? " ( giandra) ia menyebut nama, karena ini di luar kantor.
__ADS_1
" gini pa, kalau bapa penasaran silahkan tanya saja, kepada anak bapa, pelayan ini siapa, pasti anak bapa akan menjawab, karena ia kenal dengan pelayan ini.. ?? " ( giandra) ia menatap wajah papah cinta, dan beralih ke cinta.
" silah kan, jelas kan nona cinta, papah anda sangat penasaran, dengan laki laki yg saya bawa ini.. ?? " ( giandra)
cinta pun menghela napas nya, dan mendongak kan wajah nya, ia tidak boleh menunjuk kan, kalau ia kenal dengan pelayan ini.
" aku engga kenal, lagian engga level, kalau aku harus kenal dengan pelayan.. ?? " ( cinta) dengan gaya angkuh nya, untuk menutupi ke gugup pan nya.
" anda jangan pura pura engga kenal dengan saya nona, saya kenal nona, karena nona menyuruh saya untuk memasuk kan, obat ke dalam minum man tuan ini.. ?? " ( pelayan) sambil menunjuk sopan, ke arah andra.
" kamu jangan mempitnah saya ya, saya engga pernah melakukan hal rendah itu.. ?? " ( cinta) ia berusaha menyangkal ucapan pelayan itu.
" kamu jangan mempitnah anak saya, kamu bisa saya lapor kan atas dasar pencemaran nama baik.. ?? " ( papah cinta) ia angkat bicara, awal nya ia hanya menanggapi tapi setelah ia dengar, ia baru menyadari ucapan sang anak, tadi sore, kalau usaha nya gagal, dan seperti nya ada sangkut paut nya, dengan masalah ini tapi ia berusaha melidngi sang anak, dari kesalahan nya.
" sebelum anda, memenjaara kan pelayan ini, saya akan lebih dulu memenjada kan anak anda, karena kita punya bukti yg kuat.. ?? " ( giandra) dengan tegas.
sedang kan andra, hanya menjadi pendengar, dan penonton saja, ia serah kan seluruh nya pada giandra.
" emang kamu punya bukti apa.. ?? " ( papah cinta) kini ia gelisah, mendengar ucapan giandra, bukan hanya sang papah cinta pun sama.
" anda mau melihat, bukti yg saya bawa.. ?? " (giandra) dengan menampil kan senyum remeh nya, dan kini giandra beralih menatap cinta, yg sudah pucat, dan ke luar keringat dingin.
" dan untuk kamu, jangan mengelak, kalian perlu bukti kan, okey.. ?? saya akan membukti kan.. ?? " ( giandra) ia pun mengotak ngatik handphone nya, dan mencari vidio nya, setelah menemukan nya, giandra pun memperlihat kan vidio tersebut ke arah cinta dan papah cinta.
cinta sang papah pun, melihat vidio tersebut, dan mereka pun langsung bungkam.
" gimana, apa masih mau ngelak cin, jelas jelas itu kamu kan, yg memberi di obat, dan sebuah amplop coklat, yg aku yakini itu isi nya uang.. ?? " ( giandra)
" jadi stop, untuk mengelak.. ?? " ( giandra ) dengan nada tegas.
cinta dan papah nya, tidak bisa menjawab, mereka berdua benar benar bungkam, dan juga bingung harus berkata apa, mengelak pun percumah karena suda ada bukti, yg sangat kuat.
__ADS_1