Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 237


__ADS_3

" iya udah, aku mau masuk, jangan halangi aku untuk masuk.. ?? " ( dira) ia mendorkng tubuh giandra.


" ngapain kamu masuk,udah tau kamu di larang masuk.. ?? " ( giandra)


" kata, siapa aku di larang masuk, jelas jelas andra menyuruh aku untuk masuk, dan dia pasti udah nungguin aku.. ?? " ( dira) ia masih berusaha untuk masuk ke dalam, karena giandra masih menghadang nya.


" aku akan hubungi andra, kalau memang benar, dia mengajak kamu makan siang. ?? " ( giandra)


" kenapa sih, kamu wngga percaya sama aku.. ?? " ( dira) ia sedikit gugup , karena ia ketahuan bohong.


" kenapa, kamu gugup gitu.. ?? " ( giandra)


" aku, engga gugup, coba aja telpon andra.. ?? " ( dira) ia berusaha tenang, ia tidak mau terlihat gugup di mata giandra.


giandra pun mengambil hendphon nya, yg berada di saku jas nya, ia mencari nama andra, dan setelah menemukan nya, giandra pun menekan tombol panggil, tak membutuh kan waktu lama, sambungan telpon pun terhubung.


" ada apa gi.. ?? " ( andra)


" engga ndra, cuman aku mau tanya, kamu siang ini, ada membuat janji untuk makan siang. ?? " ( giandra)


" kaya nya engga ada gi, aku kan lagi pokus ngurus istri, dan aku juga engga berani ninggalin istri.. ?? " ( andra)


" kamu bohong ndra, bukan nya kamu tadi menghubungi aku, mengajak aku makan siang. ?? " ( dira) ia mencari pembelaan.


" maaf, aku dari tadi engga memegang HP,baru memegang HP di saat kamu menghubungi aku, kalau engga percaya ini tanyain aja sama istri aku, aku dari tadi mengerja kan pekerjaan kantor.. ?? " ( andra)


" iya bang, dari tadi mas andra mantengin leptop bang, bahkan HP nya di simpen di atas meja mas, sesekali mas andra menerima telpon, dari kalyen mas, dan menahan pekerjaan saja.. ?? " ( kiara) ia berkata jujur, tidak ada yg di tutup tutup pi.


" bisa saja, di saat kamu tidur, andra menghubungi aku. ?? " ( dira) ia masih berusaha untuk mengelak.


" maaf, dari tadi aku engga tidur, nona masih mengejar suami saya ya,engga cape apa, nona mengejar suami saya, yg jelas jelas suami saya engga mau sama nona.. ?? " ( kiara)


" saya engga akan berhenti, mengejar andra, sebelum andra aku dapat kan, karena aku tahu kalau andra masih cinta sama aku.. ?? " ( dira)


" kata siapa aku masih cinta sama kamu, apa aku pernah mengatakan cinta sama kamu.. ?? " ( andra) .

__ADS_1


" pernah, apa kamu lupa.. ?? " ( dira)


" kapan aku pernah mengucap kan itu, kamu jangan ngarang deh. ?? " ( andra)


" kamu kenapa jadi seperti itu, kemarin aja kamu mengucap nya, dengan kata kata manis, sekarang kamu malah seperti itu, seolah olah aku di sini yg berhayal. ?? " ( dira)


" terserah kamu aja ra, kamu mau ngomong apa, yg terpenting aku engga pernah berbicara seperti itu, aku berani bersumpah. " ( andra) ia sedikit menaik kan nada bicara nya, karena ia sangat kesal, atas ucapan dira.


" tapi aku ngomong jujur, kamu ini kenapa sih ndra, kata nya mau mencerai kan istri kamu, dan menikah dengan aku. ?? " ( dira)


" terserah kamu aja cewe gila, berhayal setinggi langit, gi aku tutup ya sambungan telpon nya, aku engga mau ke bawa gila.. ?? " ( andra) ia pun mematikan sambungan telpon nya, karena ia malas, harus berdebat dengan dira, ujung ujung ia di buat emosi.


andra pun menatap ke arah sang istri.


" sayang, kamu percaya kan sama aku, sumpah Demi Allah, aku engga pernah mengucap kan, apa yg di ucap kan oleh dira.. ?? " ( andra) ia menatap sang istri.


kiara pun menatap dalam mata andra, ia tidak melihat, sedikit pun kebohongan dari mata andra , kiara percaya kalau andra tidak berbohong, ia pun mengangguk kan kepala nya, andra tersenyum senang, ia pun memeluk sang istri.


" makasih sayang, kamu udah percaya sama aku.. ?? " ( andra)


" iya sayang, mas janji.. ?? " ( andra ) ia mengecup kening sang istri.


" kamu makan dulu, makan obat, dan istirahat ya sayang. ?? " ( andra)


kiara pun mengangguk, dan andra menyuapi sang istri, dengan telaten, setelah makan nan nya habis, andra pun memberi kiara obat, dan akhir nya kiara pun istirahat.


andra pun melanjut kan pekerjaan nya.


berbeda di kantor nya, giandra masih menghadapi dira.


" kamu mau ngapain di sini, bukan sudah jelas, kalau andra tidak menghubungi kamu. ?? " ( giandra)


" tapi andra, benar menghubungi aku, makan nya aku mau ke atas, mau ketemu sama andra, biar ia engga bisa mengelak.. ?? " ( dira)


giandra menghela napas nya, sangat dalam, anday saja kalau dira itu laki laki, mungkin ia sudah mengajak ia berantem.

__ADS_1


" kamu dengar kamu sudah bohong, kalau andra menghubungi kamu, dan menyuruh dia ke atas, asal kamu tahu, dia sedang nungguin istri nya di rumah sakit, jadi ia engga mungkin di sini.. ?? " ( giandra)


" dari situ aja, saya tahu kalau kamu itu bohong.. ?? " ( giandra).


" aku, engga percaya, kalau andra lagi di rumah sakit.. ?? " ( dira) .


giandra pun menghubungi kembali, andra.


tapi sekarang bukan panggilan suara melain kan panggilan vidio cal.


" ada apa lagi sih gi, aku lagi ngerjain pekerjaan gue.. ?? " ( andra)


tanpa membalas jawaban andra, giandra pun mengalihkan hendphone nya, ke arah dira, membuat andra membulat kan mata nya.


" kamu, masih engga percaya, kalau andra lagi di rumah sakit.. ?? " ( giandra) ia menatap ke arah dira.


" ini cewe gila ini, engga percaya , kalau kamu sedang ada di rumah sakit, ia masih bersi kukuh, ingin ketemu kamu,ia masuk ke ruangan kamu.. ?? " ( giandra)


andra pun menghela napas nya, ia bersiri dan duduk di sisi ranjang, ia memperlihatkan kalau dia sedang di rumah sakit, bersama sang istri yg lagi tertidur pulas.


'' masih engga percaya . ?? " ( andra)


" sudah lah gi, usir dia, kan aku udah bilang kemarin sama satpam, kalau ada cewe gila ini masuk, usir dia, jangan pernah di bolehin masuk.. ?? " ( andra).


" udah gi, tapi ai cewe nya aja, yg ngeyel, ingin ketemu kamu.. ?? " ( giandra)


" iya sudah lah gi, sekarang juga usir dia, kalau dia tetep masih ingin masuk kantor kamu lapor polisi aja, atas dasar tidak mengenakan, mengganggu ke nyamanan orang. ?? " ( andra)


" iya ndra, aku akan melakukan nya. ?? " ( giandra)


andra pun langsung, mematikan sambungan telpon nya, giandra pun memasuk kan hendphone nya, ke dalam jas nya.


" apa kamu mendengar nya, kalau kamu engga mendengar nya, berarti kamu budeg.. ?? " ( giandra) ia menatap tajam ke arah dira.


membuat nyalinya menciut, mau tidak mau ia pun pergi meninggal kan kantor, kalau dia masih mengenal, bisa bisa dia masuk penjara, karena ancaman giandra dan andra engga pernah main main, ia pun akhir nya mengalah, untuk sementara, ia akan kembali untuk merebut hati andra.

__ADS_1


giandra hanya menghela napas nya , ketika melihat dira pergi.


__ADS_2