
kini Silvi dan Fitri,sedang bertemu,sebelum nya Fitri mengubungi Silvi,untuk bertemu di sebuah cafe .
" maaf,aku telat .. ?? " ( Fitri ) ia pun menunduk kan bokong nya,di kursi .
" engga ko,santay aja ,aku aja baru sampai .. ?? " ( Silvi )
Fitri pun hanya mengangguk kan kepala nya saja .
" kita pesan makan nan dulu aja .. ?? " ( Fitri )
pelayan pun datang,dan memberikan buku menu,Fitri dan silvi pun memesan makan nan,sesuai yg mereka ingin kan .
" sambil nunggu pesan nan,kamu mau bicara apa,aku penasaran .. ?? " ( Silvi )
Fitri pun tersenyum .
" gini Vi,anak aku giandra ingin mendekati anak kamu Vina .. ?? " ( Fitri )
" serius fit .. ?? " ( Silvi )
" iya serius vi,masa aku bohong .. ?? " ( Fitri )
" tanpa susah susah,untuk menjodoh kan nya,dia yg minta,tapi sayang nya anak aku udah punya pilihan fit .. ?? " ( Silvi )
" tapi kan masih pacaran,bukan menikah .. ?? " ( Fitri )
" iya juga ya .. ?? " ( Silvi )
" tapi Vi aku bukan aku mau ngadu domba,anak aku pernah ketemu pacar nya Vina,dengan wanita lain .. ?? " ( Fitri )
" serius fit .. ?? " ( Silvi ) ia menatap wajah Fitri .
di saat Fitri akan bicara,pesan nan mereka datang .
" iya aku serius vi,udah 2x iya bertemu dengan pacar nya Vina,pertama di club',ke dua di resto,di dua kali bertemu,giandra melihat Doni membawa wanita yg berbeda beda .. ?? " ( Fitri )
" giandra bingung,harus harus bilang sama siapa,karena ia tidak punya nomer Vina,dan pada akhir nya,ia memutus kan untuk meminta bantuan kepada aku Vi,dan asal kamu tau anak aku,udah jatuh cinta,pada pandang Ngan pertama,sama anak kamu .. ?? " ( fitri )
" serius fit .. ?? " ( Silvi )
" iya serius .. ?? " ( Fitri )
__ADS_1
" awal nya aja aku ga percaya,tapi dari tatapan nya dia serius,apalagi anak aku,ga pernah pacar ran .. ?? " ( Fitri )
" serius,seumur ran giandra engga pernah pacar ran .. ?? " ( Silvi ) ia menatap Fitri .
" iya aku serius,karena apa pun yg ia alami,dia selalu curhat sama aku Vi,makan nya aku percaya .. ?? " ( Fitri )
Silvi pun menghela napas nya.
" terus gimana fit,aku meyakin kan anak aku,kalau si fino,bukan laki laki baik .. ?? " ( Silvi )
" kita cari bukti nya,jangan dulu bilang sama Vina,cukup kita bertiga yg tau,setelah menemukan bukti nya,baru kita bilang ke anak kamu,tenang aja anak aku,bakal cari bukti nya .. ?? " ( Fitri )
" ok,aku serah kan semua sama kamu dan giandra,aku percaya ko .. ?? " ( Silvi ) ia sambil menyuap kan makan nan nya .
" ok siap .. ?? " ( Fitri ) sambil tersenyum .
" akhir nya kita besan nan,juga ya .. ?? " ( Silvi )
" tanpa harus menjodoh kan,anak aku yg minta .. ?? " ( Fitri )
" ah ... ?? seneng nya .. ?? " ( Silvi )
" amin .. ?? " ( Fitri )
" udah ah,kita makan dulu ,nanti kita ngobrol ngobrol lagi .. ?? " ( Silvi )
Fitri hanya mengangguk kan kepala nya saja,sebagai jawab ban nya .
sedang kan di tempat berbeda Vina sedang melaksana kan miting,di sebuah cafe,ia melihat seseorang yg ia kenal,vina pun mengkerut kan kening nya,ia pun memperjelas penglihatan nya,dan benar saja itu vino .
" vino lagi ngapain di sini,terus wanita itu siapa .. ?? " ( Vina ) ia bergumam dalam hati .
Vina pun berusaha berpikir positif,ia berpikir mungkin itu teman nya,atau rekan kerja nya .
kini Vina pun memulai miting nya,hampir dua jam mereka melakukan pembahasan.
" oh iya tuan,saya mau kenal kan anak saya,dan mantu saya .. ?? " ( pa Selo )
" oh boleh,silah kan,yg baru kemarin menikah ya pa .. ?? " ( pa Hendro ) atasan Vina .
" iya tuan,bentar saya panggil dulu,takut nya saya pensiun dini,nanti anak saya,ataw engga mantu saya yg akan mengganti kan posisi saya .. ?? " ( pa selo )
__ADS_1
" baik pak,silah kan .. ?? " ( pa Hendro )
" fer .. ?? " ( pa Selo )
datang lah laki laki dan seorang perempuan,Vina pun melihat ke arah satu pasangan tersebut,hati nya mulai was was,begitu pun dengan Fino,ia merasa gugup,melihat sang kekasih berada di sana .
" kenal kan tuan,nona ini anak saya bernama Fera,dan ini menantu saya bernama Fino .. ?? " ( pa Selo )
mereka pun saling berjabat tangan,di saat Fino berjabat tangan dengan Vina,Vina memaling kan wajah ny .
" selamat ya,untuk pernikahan kalian,maaf saya ga bisa hadir .. ?? " ( pa Hendro )
" engga apa apa pa,kebetulan kita belum mengadakan resepsi,baru akad aja .. ?? " ( Fera )
sedang kan Fino,ia mencuri curi pandang,melihat Vina,tapi lagi lagi Vina hanya memaling kan wajah nya .
" iya sudah kalau gitu,saya permisi ,kebetulan saya akan ada miting ,jadi saya pamit duluan ya .. ?? " ( pa Hendro )
yg berada di sana pun mempersilah kan pa Hendro dan Vina untuk pergi,sebelum nya mereka berjabat tangan,terlebih dahulu,setelah itu Hendro dan Vina meninggal kan resto tersebut,tapi Vina meminta izin ke pada pa hendro,untuk ke toilet,dan Vina pun menyuruh pa Hendro untuk pergi duluan,takut nya kalyen mereka menunggu,Vina beralasan sakit perut,dan pa Hendro pun mengiya kan .
di saat Vina sampai di toilet,ia duduk di closet,air mata nya,yg ia tahan dari tadi,mengalir begitu saja,tanpa bisa di tahan.
setelah puas menangis ia pun ke luar,sebelum nya ia mencuci muka,agar terlihat fres,dan tidak lupa ,ia memakai bedak dan lipcrem,supaya tidak terlalu terlihat habis menangis,walau pun mata nya yg sembab tidak bisa di tutupi .
di saat ia ke luar dari toilet,ada orang yg mencekal tangan nya,Vina pun menoleh,dan menatap sinis,ia berusaha melepas genggaman nya,tapi saking erat nya,ia tidak bisa melepas nya .
" lepas Fin .. ?? " ( Vina ) ucap nya lirih,karena ia tidak mungkin untuk berteriak,takut nya mengundang orang orang menemui diri nya,jadi berabe nanti nya .
" tolong,dengerin penjelasan aku Vin .. ?? " ( Fino ) dengan tatapan sayu .
" apa yg harus di jelas kan Fin,semua nya sudah jelas Fin .. ?? " ( Vina ) air mata nya yg ia tahan,tapi akhir nya jatuh juga .
" Fin,aku mohon,dengar kan dulu penjelas san aku ,aku nikah sama dia itu terpaksa .. ?? " ( Fino )
vina pun tersenyum sinis .
" kamu bilang terpaksa .. ?? " ( Vina )
" sudah lah fin,jangan banyak omong lagi,aku udah ga percaya lagi dengan ucapan kamu,terjawab semua,selama ini kamu hilang kabar,ternyata kamu menikah,padahal aku khawatir,takut kamu ada apa apa,ternyata kamu lagi menikah,makasih ya Fin,atas perlakuan kamu selama ini,selama aku jadi pacar kamu,dan mulai detik ini,kita udah ga ada hubungan apa apa lagi,dan jangan pernah hubungi aku lagi,kalau gitu saya permisi .. ?? " ( Vina ) ia pun melepas genggaman tangan Fino,dan berlalu ke luar,tanpa menoleh ke arah Fino .
Fino hanya menatap punggung Vina,ia tidak berani mengejar,karena takut ke Tahuan sama papah mertua nya,dan juga istri nya .
__ADS_1