
kini giandra dan Vina, sudah berada di depan rumah, orang tua nya giandra.
" ayo sayang.. ?? "( giandra) ia memegang tangan Vina, ia melihat, ada ke raguan di wajah Vina, bahkan terlihat gugup.
" sayang, ayo cepetan, kita ke luar, kenapa kamu malah melamun. "( giandra)
" aku gugup mas. "( Vina) ucap nya lirih.
" jangan gugup gitu sayang, aku yakin kamu pasti bisa, ada aku di sini sayang .. ?? "( giandra) ia berusaha meyakin kan Vina.
" iya mas. ?? "( Vina) ia menghela napas nya, dan menatap ke arah giandra.
" ayo sayang.. ?? "( giandra).
Vina pun mengangguk dan ia pun menghela napas nya, dengan panjang,ia pun kini ke luar.
giandra membuka pintu nya, ternyata tidak ada siapa siapa.
" assalamu'alaikum.. ?? "( giandra)
muncul lah bibi, dari arah dapur.
" waalaikumsalam.. ?? "( bibi)
" orang orang pada kemana bi. "( giandra)
" nonton kiara dan suami nya di kamar tuan, begitu pun dengan nyonya dan tuan. "( bibi)
giandra pun mengangguk kan kepala nya sebagai jawab ban.
" bi, tolong buat kan minum, untuk Vina ya bi. "( giandra)
" baik den.. ?? "( bibi) membungkuk kan tubuh nya.
" kamu mau minum apa sayang ..?? "( giandra) ia menatap ke arah, Vina.
" air putih aja mas. "( Vina)
giandra pun mengangguk, dan menatap bibi, bibi tau dengan tatapan giandra, bibi pun menuju ke dapur, untuk membawa kan air minum untuk Vina.
" sayang, aku tinggal bentar ya, aku mau mandi dulu, cuman 5 menit ko, engga akan lama. "( giandra)
" kenapa mandi cuman bentar mas, engga bersih nanti. "( Vina) sambil tersenyum.
" aku engga mau, ninggalin kamu sayang . "( giandra)
" aku engga apa apa mas, aku baik baik saja. "( Vina) ia tahu kalau giandra, khawatir dengan diri nya, tapi ia yakin, kalau engga akan ada orang yg menyakiti diri nya.
" bener, kamu engga apa apa, kalau aku tinggalin, aku usahain aku akan mandi cepet, mau bersih atau pun engga, yg penting aku engga ninggalin kamu lama lama ."( giandra) dengan tatapan khawatir.
__ADS_1
" aku, yakin baik baik saja mas . "( Vina) ia kembali meyakin kan giandra.
" mandi yg bersih ya mas, aku engga apa apa ko, cepet sana ke buru adzan magrib, aku tunggu di sini ."( Vina) ia memukul bahu giandra.
" ingin, rasa nya aku bawa kamu ke kamar, tapi engga mungkin, aku takut hilap. "( giandra)
Vina hanya terkekeh kecil.
" iya udah, tunggu halal dulu ya, sekarang kamu mandi, cepet sana.. ?? "( Vina)
giandra pun mengangguk lesu, dan menuju ke atas, di saat di tangga ia bertemu dengan dengan andra dan juga kiara.
" de, tolong temenin Vina ya, di bawah. "( giandra) dengan tatapan memohon.
sedang kan andra, sudah menuju ke bawah, sambil menggendong sang anak, sudah menjadi ke biasakan bagi mereka, kalau sudah mau memasuki adzan magrib, mereka kumpul di ruang tengah, karena bentar lagi memasuki waktu adzan magrib, mereka akan shalat berjamaah, makan nya mereka berkumpul, di ruang tengah.
" emang ada mba Vina bang. "( kiara)
" iya de, tolong jangan membuat nya tersinggung, atau canggung, abang mohon. "( giandra) ia mengatup kan ke dua tangan nya, di dada nya .
" emang aku sekejam itu bang, aku udah tobat ko, lagian bentar lagi, aku bakal punya keponakan, jadi aku engga akan membuat mba Vina tertekan. "( kiara)
" makasih de, sekarang abang mau ke atas, mau bebersih dulu, ade ke bawah ya, temenin mba Vina. "( giandra)
kiara mengangguk kepala nta, sebagai jawab ban, mereka pun melanjut kan perjalan nan nya, giandra ke kamar nya, kalau kiara menuju ke bawah.
di saat ia ke bawah, ia terlihat, kalau Vina dan suami nya sedang mengobrol.
" eh.. ?? ki.. ?? "( Vina) sedikit canggung.
" engga usah canggung gitu vin, santay aja. "( andra)
" iya mba , engga usah canggung gitu, santay aja, rileks. "( kiara) ia menarik turun kan alis nya.
" ah.. ?? iya.. ?? "( Vina) ia menggaruk, tengkuk nya yg tidak gatal.
" sudah berapa bulan mba. "( kiara) ia menatap perut Vina.
" udah mau, jalan ke 7 bulan ki.. ?? "( Vina)
" wah, berarti tinggal tunggu 2 bulan lagi ya mba. "( kiara)
" iya ki.. ?? "( Vina)
" moga lancar ya mba.. ?? "( kiara)
" amin.. ?? "( Vina).
" udah di USG.. ?? "( kiara) penuh dengan antusias.
__ADS_1
" udah ki.. ?? "( Vina)
" laki, atau perempuan.. ?? "( kiara)
" perempuan.. ?? "( Vina)
" wah, mantap tuh, aku dulu juga pingin perempuan, biar bisa di pitain, pake baju kapel, eh.. ?? tapi yg ke luar, malah menara.. ?? "( kiara)
" engga apa apa sayang, kan kita bisa buat lagi, moga aja nanti anak ke dua bisa perempuan. "( andra)
" kalau laki laki lagi gimana.. ?? "( kiara).
" iya kita buat lagi, sampai kita punya anak perempuan. "( andra) dengan enteng nya, membuat kiara membulat kan mata nya, karena kaget, mendengar ucapan sang suami.
" mudah, banget sih maa, kamu bilang, emang melahir kan itu enak, sakit tau, sekarang aja masih terasa. "( kiara)
andra tertawa terbahak bahak, mendengar ucapan kiara.
" mas ih, jangan kenceng kenceng , nati anak kamu nangis, susah tau kalau dia nangis, apa lagi, kalau tidur nya terganggu, bisa bisa dia rewel, sampai nanti. "( kiara)
" iya maaf sayang, habis nya aku gemes, dengan istri aku. "( andra) ia mengecup kening kiara.
Vina melihat ke romantis san, kiara dan giandra, merasa iri, dan ia mengingat berapa bodoh nya, ia dulu meninggal kan giandra.
kiara tersadar, ia pun buru buru menjauh dari sang suami, membuat andra, menatap bingung.
kiara pun memberi kode ,lewat mata nya, andra pun mengerti, langsung terdiam.
" maaf ya vin, kalau aku lagi, sama istri aku, suka lupa tempat. " ( andra) dengan tatapan, tak enak.
" engga apa apa, aku mengerti ko. "( Vina) ia menampilkan kan senyum manis nya.
" iya nih mba maaf ya, aku jadi engga enak, begitu lah suami aku, engga tau tempat, maen nyosor nyosor aja. "( kiara) dengan perasaan tak enak.
" engga apa ki, santay aja ya. "( Vina)
mereka pun melanjut kan obrolan lan nya, di saat mereka sedang asyik mengobrol, ternyata fitri dan doni menghampiri mereka.
" eh.. ?? ada tamu.. ?? "( fitri ) ia menampilkan senyum manis nya.
" eh.. ?? iya tan.. ?? "( Vina) ia pun bangun dari duduk nya, dan menyalami fitri dan bergantian dengan doni.
" kamu sehat. "( fitri)
" allhamdulilah sehat tan. "( Vina)
" iya udah, nanti kita lanjut kan lagi, ngobrol nya, lebih baik kita melaksana kan shalat berjamaah dulu, setelah shalat kita makan malam, sambil menunggu shalat isya , nah selesai shlat, baru kita lanjut ngobrol nya. "( doni)
mereka semua mengangguk, dan menuju ke mushola, terkecuali kiara, karena kiara masih masa nipas.
__ADS_1
" maaf, baru bisa up, di karena kan, ada kerjaan yg, engga bisa di tunda. "