Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 264


__ADS_3

waktu sudah menunjuk kan pukul 06 pagi, giandra pun mengerjap kan mata nya.


giandra menghela napas nya, biasa nya setiap ia bangun, selalu ada sang istri, di samping nya, dan melihat wajah nya, yg begitu cantik, dan nyaman saat di pandang.


" apa aku, engga akan merasa kan lagi, seperti ya vin.. ?? " ( giandra) ucap nya lirih.


" aku kangen kamu vin.. ?? " ( giandra)


giandra memejam kan mata nya sejenak, ia menghela napas nya.


akhir nya giandra pun memutus kan untuk joging di taman ,sebelum nya ia mencuci muka nya, dan menggosok gigi nya.


kini ia sudah berada di taman, di sana banyak sekali pasang ngan muda mudi, dan keluarga kecil, yg sengaja membawa anak nya, ke betulan hari ini wekeend, jadi mereka meluangkan kan waktu, untuk meluang kan waktu mereka.


" anday saja, kita seperti mereka ya vin, mungkin kita akan sebahagia itu, tapi itu hanya impian aku aja ya vin, aku doa kan supaya kamu, dapat kebahagiaan, dengan orang yg kamu cintai. " ( giandra)


kini ia pun mengelilingi taman, dan tiba ada anak kecil, yg menangis,giandra pun engga tega, akhir nya ia pun memutus kan menemui anak tersebut.


" kamu, kenapa de.. ?? " ( giandra ) ia mengelus rambut anak tersebut.


" ibu.. ?? " ( anak laki laki) sambil terisak.


" emang, ibu nya dimana de. "( giandra).


" ibu.. ?? "( anak laki laki)


giandra menggaruk tengkuk nya yg tidak gatal, karena ia bingung harus gimana, kalau gendong, anak tersebut takut nya ia di sangka penculik.


" ade, mau makan es crem, nanti kita beli es crem, ade amu rasa apa, coklat, stobery, vanila. " ( giandra) ia berusaha membujuk sang anak, dengan iming iming makan es crem, karena biasa nya anak anak menyukai es crem.


dan benar aja, sang anak lagsung terdiam, langsung menatap ke arah giandra.


" mau.. ?? " ( anak laki laki) sambil mengangguk kan kepala nya, penuh dengan antusias.


" iya udah, kita beli, kamu mau rasa apa. " ( giandra)


" cokat om.. ?? " ( anak laki laki) dengan nada cadel nya, kalau di perkira kan, anak tersebut berumur 2 tahun.


" ok, kita beli es crem.. ?? " ( giandra) ia pun mengangkat tubuh sang anak tersebut, menuju ke tukang es crem.


setelah membeli nya, giandra pun membawa sang anak, menuju ke bangku kosong, begitu lahap sang anak, memakan es crem, giandra pun menatap sang anak tersebut.


anday saja, ia sudah punya anak, mungkin ia akan bahagia, tapi mau buat ama siapa, bentar lagi dia akan menyandang setatus duda, begitu miris ya hidup nya.


" kenzo.. kenzo.. ?? "

__ADS_1


sang anak tersebut pun, menoleh ke arah suara, dan wanita itu pun menghampiri mereka.


" ibu.. ?? " ( kenzo) ia merentang kan ke dua tangan nya.


wanita itu pun memeluk sang anak, ia meniti kan air mata nya.


giandra membiar kan nta, dan hanya menatap wanita tersebut, yg terlihat khawatir, ke pada sang anak.


wanita itu, mereray peluk kan nya, dan menatap ke arah giandra.


" tuan, makasih banyak ya, sudah menjaga anak saya.. ?? " ( wanita)


" sama sama nona.. ?? " ( giandra) ia sambil menampil kan senyum manis nya.


" saya Lidia tuan.. ?? " ( Lidia) ia mengulur kan tangan nya.


" saya giandra.. ?? " ( giandra ) ia pun menerima jabat tangan Lidia.


" seperti nya, saya baru lihat anda tuan.. ?? " ( Lidia) karena ke betulan apartemen yg di huni giandra baru, jadi masih sedikit orang yg menempati apartemen tersebut.


" iya nona, saya baru saja menempati apartemen ini, kemarin sore. " ( giandra)


" pantas saja, saya baru melihat tuan. " ( Lidia) sambil menampil kan senyum manis nya.


" jangan panggil saya tuan, panggil aja giandra, ke lihatan ny, kita seumuran. " ( giandra)


" kamu, sudah sarapan.. ?? " ( giandra)


" ke betulan saya sudah sarapan, ada apa ya. " ( Lidia)


" kirain, belum sarapan, tadi nya saya, mau ngajak kalian sarapan, saya belum tau tempat ini, kali aja kamu ada rekomen, makan nan enak di sini, tapi kalau kamu, sudah sarapan, saya cari sendiri aja. " ( giandra)


Lidia merasa tak enak.


" gini aja, aku akan mengantar kamu, untuk mencari sarapan. " ( Lidia)


" engga usah, takut nya ngerepotin. ?? " ( giandra) .


" engga ko, engga ngerepotin, lagian tempat sarapan nya, dekat ko, engga jauh. " ( Lidia)


" iya udah, kita pergi.. ?? " ( giandra) sambil mengangkat kenzo, dan menggendong.


" suruh jalan aja gi, takut nya berat. " ( Lidia) merasa tak enak.


" segini mah ringan, engga ada berat berat nya.. ?? " ( giandra )

__ADS_1


" tapi.. ?? " ( Lidia) ia merasa tak enak.


" engga, ada tapi tapian.. ?? " ( giandra) sambil merangkul bahu, Lidia.


akhir nya Lidia pun pasrah,kalau di lihat, mereka seperti pasangan suami istri, dengan tangan giandra yg menggendong kenzo, dan satu nya merangkul pinggang Lidia. Poiu


sehingga mereka pun, sampai di tempat makan, yg menurut Lidia enak.


" kalau, kata aku di sini enak gi, tapi engga tau kalau sama kamu, cocok engga nya , soal nya kan aku belum tau selera kamu.. ?? " ( Lidia) mereka duduk di bangku. 9l


ia membawa giandra, ke tempat makan soto, dari tempat, sama harum nya.


" kalian mau pesen engga.. ?? " ( giandra) ia menatap ke arah Lidia, dan beralih ke arah kenzo.


" mau.. mau.. ?? " ( kenzo) sambil mengangguk ngangguk kan kepala nya, membuat giandra gemas.


" tapi nak, kamu kan udah makan. " ( Lidia) ia menatap ke arah sang anak, sambil mengelus rambut nya.


" mau bu.. ?? " ( kenzo) dengan mengembung kan pipi nya, seperti mau menangis.


" udah, engga apa apa lid, kasian dia kaya yg mau nangis. "( giandra)


Lidia menghela napas nya, akhir nya ia pun pasrah.


" satu aja gi, buat kenzo.. ?? " ( Lidia) .


giandra pun mengangguk, dan memesan 2 porsi soto, dan teh manis.


setelah memesan, giandra pun duduk kembali.


" oh iya lid, maaf banget, aku hampir lupa, aku mengajak kamu, suami mu marah engga.. ?? " ( giandra)


Lidia menatap ke arah giandra, dengan tatapan sendu.


" aku engga punya suami gi.. ?? " ( Lidia) ucap nya lirih.


membuat giandra tak enak, karena Lidia menjadi diam.


akhir nya, pesan nan mereka pun datang, dan akhir nya mereka makan, lebih tepat nya giandra, dan kenzo yg di suapi oleh Lidia.


benar saja, kenzo begitu lahap, walaupun tak habis, karena porsi nya, porsi orang dewasa, mau tidak mau Lidia yg menghabis kan.


mereka pun sudah selesai, sarapan.


mungkin karena lelah bermain, dan perut nya kenyang kenzo pun tertidur, awal nya kenzo mau di gendong oleh Lidia, tapi giandra mengambil alih kenzo, sehingga kenzo di gendong oleh giandra.

__ADS_1


giandra pun mengantar, kenzo dan Lidia ke hunian nya, ternyata mereka bersebelahan,setelah mengantar kenzo, giandra pun pamit pulang.


" jangan lupa mampir, ke karya aku satu lagi, cintai yg kau sakiti "


__ADS_2