Salah Kah Aku Mencintaimu

Salah Kah Aku Mencintaimu
episode 67


__ADS_3

tak terasa kini usia kandung Ngan Anita,sudah memasuki 8 bulan,hari ini Anita akan membeli peralatan bayi,tapi tidak sendiri melain kan dengan ke dua sahabat nya,mereka sangat berantusias sekali,tadi nya Anita mau membeli di pasar agar lebih murah,tapi Silvi dan Fitri melarang keras,bahkan mereka yg akan membeli kan nya,walupun mereka harus mengancam dulu anita,ancam man nya,mereka tidak mau lagi,jadi sahabat Anita,kalaw Anita tidak mau.


akhir nya Anita pun mengiyakan saja,dari pada ia harus kehilangan sahabat terbaik nya.


mereka bertiga pun berangkat ke mall,menggunakan taksi.


sepanjang perjalanan,mereka merencanakan apa saja yg mereka harus beli,lebih tepat nya sih Fitri dan silvi,sedangkan Anita hanya menjadi pendengar.


setelah beberapa menit kemudian,mereka pun sampay ke mall,mereka langsung menuju peralatan bayi.


" ah .. lucu lucu .. ?? ( Fitri ) ia berteriak dan ia pun segera memilih.


" ingat,warna biru ya,jadi netral warna nya .. ?? " ( Anita ) ia mengingat kan,ke 2.sahabat nya.


" okey ... ?? " (jawab ke dua nya )


Anita pun memilih yg lain,ia pun berpapasan dengan sepasang suami istri.


ia pun memperhatikan sepasang suami istri tersebut,hati nya tercubit,melihat kemesraan mereka,ingin rasa nya ia pun seperti wanita hamil tersebut,yg di perhatikan oleh suami nya.


" mas,gimana kabar kamu,apa kamu merasakan apa yg sekarang aku rasakan,kalaw aku kangen banget sama kamu mas .. ?? " ( Anita ) tak terasa air mata nya mengalir ke pipi nya,tapi segera ia usap,karena takut ketahuan oleh para sahabat nya,ia pun mengalih kan pikiran nya dengan berbelanja keperluan anak nya.


hampir satu jam,mereka belanja,itu pun kalaw ga Anita stop,mungkin sahabat nya bakal borong semua.


" kita makan yu .. ?? " ( Anita ) sambil mengusap perut nya.


" aduh,kasian banget ibu hamil ini,laper ya .. ?? " ( fera ) sambil mencubit pipi Anita,dengan gemas.


" iya udah ayo,kita cari makan saja.. ?? " ( Silvi ) sambil berlalu,dan tidak lupa tangan nya membawa beberapa paperbage.


Anita yg tidak pokus,ia hampir saja jatoh,untung laki laki itu menahan nya,Anita yg menutup mata nya,karena ia kaget,ia pun mencium bau parfum yg ia kenal,perlahan ia membuka mata nya,dan ternyata yg menahan tubuh nya itu Hendra,ayah dari anak nya,rasa nya ia ingin sekali memeluk lelaki itu,tpi ia ragu.


entah dorong Ngan dari mana,Anita pun memeluk Hendra,dengan erat,dan tak terasa air mata nya mengalir ke pipi nya,tpi bukan ke pipi nya saja,tapi ke kemeja hendra.


Hendra yg mendapat kan pelukan dari Anita,ia pun kaget,tapi ia bahagia,bisa bertemu dengan Anita,tpi ia bingung karena sekarang Anita sedang hamil,ia pun menerka nerka.


tapi ia tidak memikir kan itu,ia lebih memikir kan perasaan nya,yg begitu rindu terhadap Anita,ia pun mengerat kan peluk kan nya.


mereka berpeluk kan sangat lama,mereka menumpah kan kerinduan,yg sudah beberapa bulan tidak bertemu,Anita tersadar ia pun mereray peluk kan nya,ia tertunduk malu.

__ADS_1


" maaf mas ,aku replek .. ?? " ( Anita ) wajah nya tertunduk,karena ia malu.


Hendra pun tersenyum,ia pun membawa Anita kedalam pelukan nya kembali.


" mas malu .. ?? " ( Anita ) ucap nya lirih.


akhir nya Hendra,mereray pelukan nya,ia pun menatap Anita,tpi bukan ke mata Anita ia lebih pokus ke perut nya.


" bisa kamu jelas kan .. ?? " ( Hendra )


Anita pun mendongak kan kepala nya,dan menatap ke arah Hendra,ia tau dengan tatapan Hendra.


" kamu udah nikah lagi nit .. ?? " ( Hendra )


di sini lah Anita bingung,harus menjawab apa.


" nit .. ?? " ( Hendra ) ia memegang dagu Anita,supaya menatap mata nya.


" jujur .. ?? " ( Hendra ) mereka saling menatap.


Anita hanya menggeleng kan kepala nya,karena ia tidak bisa berbohong.


" terus ini .. ?? " ( Hendra ) dengan wajah penasaran nya.


" itu anak kamu .. ?? " ( papih ) sambil berjalan menuju Hendra dan Anita.


sedangkan Silvi dan Fitri hanya melongo,mereka kaget,dengan kejadian ini semua,apa lagi menyangkut dengan keluarga Permana,Fitri dan silvi tau,siapa itu keluarga Permana.


" maksud nya pih .. ?? " ( Hendra ) wajah nya terlihat kebingung Ngan.


" sekarang kita cari dulu tempat makan,papih laper,kasian juga Anita,yg lagi hamil . " ( papih )


" iya pih .. ?? " ( Hendra ) iya pun menggenggam tangan Anita.


" kalian sahabat nya,Anita kan .. ?? " ( papih ) menatap Silvi dan Fitri.


" iya pa .. ?? " ( Silvi ) sambil menunduk kan wajah nya,karena Silvi sungkan.


" iya udah kalian ikut kami makan ya,.. ?? " ( papih )

__ADS_1


" tapi pa .. ?? " ( Silvi )


" saya ga suka penolakan .. ?? " ( papih ) ia menatap tajam ke arah Silvi dan Fitri.


Silvi dan Fitri pun,mau tidak mau ikut bersama papih,Hendra,dan Anita.


mereka pun duduk di tempat masing masing,dan memesan makanan terlebih dahulu,karena papih melihat Anita sedang menahan lapar.


beberapa menit kemudian,makan nan pun tiba,saking lapar nya,Anita langsung memakan nya,tanpa mempedulikan,keadaan sekitar.


sedang kan Hendra,yg baru pertama melihat,ia melongo melihat,kelakuan Anita,yg sekarang.


sedang kan Silvi dan Fitri,sudah terbiasa melihat Anita,makan seperti itu,semenjak kehamilan nya membesar.


papih pun sama,ia tidak heran karena ia sering mendapat kan informasi dari anak buah nya.


mereka semua makan masing masing,terkecuali Hendra,yg masih asik memperhatikan Anita.


" mas .. ?? " ( Anita ) ucap nya lirih.


" iya .. ?? " ( Hendra )


" mas boleh ga,makan nan kamu,buat aku .. ?? " ( Anita ) tatap pan memohon,Hendra pun tak tega,dengan tatapan Anita .


Hendra pun memberikan makan nan nya,kepada Anita.


" makasih mas .. ?? " ( Anita ) mata nya berbinar,sambil tangan nya menyuap kan nasi nya.


beberapa menit kemudian,mereka beres dengan acara makan nya.


Anita batu menyadari,kalaw ia makan yg paling banyak.


" maaf ya,aku makan nya rakus .. ?? " ( Anita ) ucap nya lirih,dan kepala nya ia tunduk kan.


" ga apa apa,sayang .. ?? " ( papih )


" itu hal wajar,dulu mamih juga gitu,bahkan berat badan mamih naik sampay,25 kg ..?? "( papih ) sambil tersenyum


" masa sih,pih .. ?? " ( Anita ) sambil mendongak kan kepala nya.

__ADS_1


" iya,tapi papih tetap cinta dan sayang sama mamih,karena ia mengandung anak papih,walupun badan mamih,tak seindah awal menikah." ( papih )


Meraka menjawab dengan anggukan,sedangkan Fera dan silvi,ia kagum dengan papih,dan merasa heran,papih seramah ini,karena kalaw papih sedang di luar,ia terlihat tegas,dan garang,bahkan untuk senyum pun papih ga pernah.


__ADS_2